ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tumbuhan paku (Pteridophyta) merupakan kelompok tumbuhan yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan serta berpotensi dimanfaatkan sebagai bioindikator lingkungan. Kawasan Hutan Lindung sekitar Bukit Mas, Kota Tarakan memiliki keanekaragaman flora yang cukup tinggi, namun informasi ilmiah mengenai jenis-jenis tumbuhan paku di kawasan tersebut masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis tumbuhan paku yang terdapat di kawasan tersebut serta menganalisis potensinya sebagai sumber belajar biologi pada jenjang SMP/MTs. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode survei eksploratif melalui teknik jelajah bebas (free roaming). Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling pada area seluas 1,4 hektar atau sekitar 5% dari total luas kawasan dengan mempertimbangkan kondisi habitat yang lembap dan teduh. Identifikasi tumbuhan paku dilakukan berdasarkan pengamatan langsung terhadap karakter morfologi tumbuhan paku yang ditemukan di lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di kawasan Hutan Lindung sekitar Bukit Mas ditemukan 7 famili dan 7 genus tumbuhan paku, yaitu Aspleniaceae (Asplenium), Polypodiaceae (Pyrrosia), Nepherolepidaceae (Nephrolepis), Lycoopodiaceae (Lycopodiaella), Gleicheniaceae (Dicranopteris), Blechnaceae (Blechnum), serta Pteridaceae (Adiantum). Hasil penelitian ini berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber belajar biologi pada materi klasifikasi makhluk hidup melalui draf panduan praktikum berbasis lingkungan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis katak dan kodok di Desa Long Ampung Kecamatan Kayan Selatan Kabupaten Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan exsplorasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode eksploratif, yaitu pengamatan atau pengambilan sampel secara langsung pada lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 6 spesies katak yaitu Limnonectes paramacrodon, Limnonectes ibanorum, Limnonectes leporinus, Limnonectes kuhlli, Staurois natator, Rana hosii dan 6 spesies kodok yaitu Bufo melanocticus, Ansonia sp, Bufo biporcatus, Bufo asper ,Bufo divergens, Bufo juxtasper. jumlah total individu yang tertangkap terdapat 422 individu dari 3 stasiun, stasiun 1 di Pinggir sungai kayan stasiun 2 di Pemukiman penduduk stasiun 3 di perkebunan. Spesies katak terbanyak yang di temukan di stasiun 1 (pinggir sungai kayan) dengan jenis spesies Limnonectes paramacrodon, Limnonectes ibanorum, Staurois natator dan katak yang sedikit di temukan di stasiun 2 (pemukiman penduduk) dengan jenis Limnonectes paramacrodon, Limnonectes ibanorum.kodok terbanyak yang di temukan di stasiun 2 (pemukiman penduduk) dengan jenis Bufo asper, Ansonia sp. hasil penelitian Amfibia Ordo Anura di Hutan Desa Long Ampung Kecamatan Kayan Selatan Kabupaten Malinau.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proporsi soal PTS berdasarkan dimensi kognitif dan dimensi pengetahuan taksonomi Anderson dan Krathwohl. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah naskah soal penilaian tengah semester ganjil mata pelajaran Biologi di Madrasah Aliyah Negeri Tarakan tahun 2020/2021. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan cara mengambil soal yang telah terdokumentasi. Soal di identifikasi dengan menghitung presentase dimensi kognitif dan pengetahuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) sebaran dimensi kognitif pada kelas X yaitu C1 diperoleh 50%, C2 diperoleh 30% dan C4 diperoleh 20%. Kelas XI yaitu C1 diperoleh 90% dan C2 diperoleh 10%. Kelas XII yaitu C1 diperoleh 28,5%, C2 doperoleh 25,7%, C3 diperoleh 2,8% dan C4 diperoleh 42,8%. (2) sebaran dimensi pengetahuan pada kelas X yaitu F (faktual) diperoleh 20%, K (konseptual) diperoleh 50% dan P (prosedural) diperoleh 30%. Kelas XI yaitu F (faktual) diperoleh 50% dan K (konseptual) diperoleh 50%. Kelas XII yaitu F (faktual) 14,3% dan K (konseptual) 85,7%.