ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Industri batik Kabupaten Malinau merupakan kegiatan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal yang menggabungkan nilai budaya dari lebih dari sebelas etnis asli Kalimantan Utara, khususnya suku Dayak, Kenyah, dan Lundayeh, ke dalam produk batik bermotif khas daerah. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis peran industri batik dalam mendukung perekonomian daerah Kabupaten Malinau, dan (2) mengidentifikasi strategi pengembangan usaha industri batik yang relevan dan aplikatif bagi pelaku industri maupun pemerintah daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Responden penelitian berjumlah enam orang yang dipilih secara purposif, terdiri dari lima pelaku usaha batik aktif dan satu perwakilan pemerintah daerah. Adapun strategi pengembangan usaha yang teridentifikasi mencakup lima prioritas utama: penguatan akses bahan baku lokal melalui pengembangan pewarna alami dari tanaman endemik Kalimantan Utara; penguatan kapasitas permodalan melalui skema KUR khusus pengrajin skala kecil; profesionalisasi pemasaran berbasis platform digital; regenerasi pengrajin melalui integrasi keterampilan membatik dalam kurikulum muatan lokal SMP dan SMK; serta pelembagaan kolaborasi multipihak dalam forum industri batik yang terstruktur. Penelitian ini menyimpulkan bahwa industri batik Kabupaten Malinau memiliki potensi besar sebagai pilar ekonomi kreatif berbasis budaya yang berkelanjutan. Namun realisasi potensi tersebut membutuhkan kerja kolektif yang terkoordinasi dari seluruh pemangku kepentingan, didukung oleh kebijakan yang konsisten dan program pembinaan yang berkesinambungan dari pemerintah daerah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
MODAL DAN JUMLAH INDUSTRI TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DI INDONESIA. Nila Ayu Ardila Agus Tridarmawanto, S.E.,M.E Tujuan penelitian ini adalah (i) untuk mengetahui pengaruh modal dan jumlah unit usaha industri secara parsial terhadap penyerapan tenaga kerja pada industri skala besar dan sedang di Indonesia (ii) untuk mengetahui pengaruh modal dan jumlah unit usaha industri secara simultan terhadap penyerapan tenaga kerja di Indonesia. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan data panel 24 subsektor industri manufaktur besar dan sedang tahun 2017-2022. Data yang digunakan adalah data sekunder, variabel yang terdapat dalam penelitian ini yaitu variabel penyerapan tenaga kerja sebagai variabel terikat dan variabel modal dan jumlah industri sebagai variabel bebas. Analisis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan regresi data panel, aplikasi Software pengolah data menggunakan Eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial modal tidak berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja dan jumlah industri memberikan pengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja di Indonesia Secara simultan modal dan jumlah industri berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja di Indonesia.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui pola konsentrasi spasial tenaga kerja pada Industri Mikro dan Kecil di Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan data sekunder, seperti jumlah unit usaha industri mikro dan kecil, jumlah tenaga kerja industri mikro dan kecil, dan jumlah penduduk Provinsi Kalimantan Utara pada tahun 2018-2019. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode Konsentrasi Tenaga Kerja (CI). Dari hasil penelitian Concentration Index (CI) tahun 2018 diperoleh konsentrasi tenaga kerja pada Industri Mikro dan Kecil terdapat di Kabupaten Malinau dan Kota Tarakan dengan nilai CI>1. Dan pada tahun 2019 diperoleh konsentrasi tenaga kerja pada Industri Mikro dan Kecil terdapat di Kota Tarakan dan Kabupaten Bulungan dengan nilai CI>1.