Pengaruh bentuk insektisida berbahan serai dan jenis wadah penyimpanan terhadap hama kumbang beras (Sitophilus oryzae)
PENGARUH BENTUK INSEKTISIDA BERBAHAN SERAI DAN JENIS WADAH PENYIMPANAN TERHADAP HAMA KUMBANG BERAS (Sitophilus oryzae) Abstrak Hama gudang kumbang beras merupakan hama pasca panen yang mampu menurunkan kualitas dan kuantitas beras. Pemanfaatan bahan alami sebagai insektisida dan jenis wadah penyimpanan yang tepat merupakan upaya alternatif untuk mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bentuk insektisida berbahan serai dan jenis wadah penyimpanan terhadap hama kumbang beras dan mengetahui perbedaan pengaruh bentuk insektisida berbahan serai dan jenis wadah penyimpanan terhadap hama kumbang beras. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan perlakuan bentuk insektisida (tanaman serai) yang terdiri dari kontrol/tanpa tanaman serai (P1), serai berbentuk bubuk (P2), serai berbentuk padatan (P3), dan serai berbentuk batang (P1). Sedangkan, faktor kedua yaitu wadah penyimpanan yang terdiri wadah plastik (W1), wadah karung (W2), dan wadah kaleng (W3). Masing-masing perlakuan di ulang sebanyak 5 (lima) kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk insektisida serai dan jenis wadah penyimpanan berpengaruh terhadap mortalitas serangga, kerusakan bulir, dan kehilangan berat beras pada 7 dan 14 hari setelah perlakuan. Insektisida bentuk batang (P4) dan bubuk (P2) memberikan efek terbaik dalam meningkatkan mortalitas dan menekan kerusakan serta kehilangan berat. Wadah kaleng (W3) menjadi jenis wadah penyimpanan paling efektif dibanding plastik dan karung, Kombinasi perlakuan P4 W3 secara konsisten menunjukkan hasil terbaik, dengan mortalitas tertinggi (28% pada 7 HSP dan 36% pada 14 HSP), kerusakan bulir terendah (1,08% dan 2,23%), serta kehilangan berat paling rendah. Dengan demikian, kombinasi bentuk batang dengan wadah kaleng direkomendasikan sebagai formulasi optimal insektisida nabati dalam pengendalian Sitophilus oryzae pada penyimpanan beras. Kata Kunci: Bubuk, Mortalitas, Kaleng, Kerusakan