Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Ikan air Tawar
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

KELIMPAHAN DAN KEANEKARAGAMAN IKAN HASIL TANGKAPAN JALA LEMPAR (CAST NET) DI PERAIRAN SUNGAI MALINAU KABUPATEN MALINAU

2025•

Kabupaten Malinau memiliki ekosistem lahan perairan air tawar berbentuk Sungai dan anak-anak Sungai, yang dimanfaatkan oleh Masyarakat setempat sebagai salah satu daerah perikanan tangkap dengan berbagai macam alat tangkap. Cast Net merupakan salah satu alat tangkap yang digunakan oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keanekaragaman jenis ikan yang tertangkap menggunakan alat tangkap Cast net, dan menganalisis kelimpahan masing-masing jenis ikan hasil tangkapan Cast net. Penelitian ini dilakukan selama 2 bulan mulai dari Mei - july 2024, bertempatan diperairan Sungai Malinau Kabupaten Malinau, menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil dari penelitian ini di dapatkan total sampel sebanyak 154 ekor yang terdiri dari 8 jenis ikan yaitu ikan Salap (B. atlus), ikan Barog (Hampala sp), ikan Pelian (Tor. tambara), ikan Baung (H. nemurus), ikan Lais (Cryptoterus sp.), ikan Tetigas (C. apogon), ikan Patin (Pangasius sp.) dan udang galah (M. rosenbergii). Kelimpahan jenis dengan presentase berkisar 0,64% - 87,01%, dan frekuensi relative hasil tangkapan 2 jenis 23,08%, B. atlus dan Hampala, 1 jenis 15,38%, Tor. Tambara, 5 jenis 7,69%, H. nemurus, Cryptoterus sp, C. apogon, Pangasius sp, M. rosenbergi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN RAWAI DAN JARING INSANG DI PERAIRAN MARA I KABUPATEN BULUNGAN, KALIMANTAN UTARA

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Selama sepuluh tahun terakhir, hasil tangkapan ikan di Perairan Sungai Kayan, Desa Mara I, mengalami penurunan signifikan. Hal ini diduga disebabkan oleh penggunaan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan oleh sebagian masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komposisi jenis dan kompsosisi hasil tangkapan menggunakan rawai dan jaring insang, sehingga dapat dijadikan sebagai acuan dalam pengelolaan dan pengembangan perikanan di Perairan Sungai Kayan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, serta teknik sampling total sampling untuk mengumpulkan data tangkapan ikan. Berdasarkan hasil penelitian, komposisi jenis tangkapan di perairan Mara I meliputi 183 ekor ikan, dengan 70 ekor berasal dari alat tangkap rawai dan 113 ekor dari jaring insang. Jenis ikan yang paling dominan tertangkap oleh alat tangkap rawai adalah ikan Patin dengan persentase sebesar 89%, sementara ikan Salap menjadi dominan pada jaring insang dengan persentase sebesar 60%. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa alat tangkap rawai cenderung menghasilkan tangkapan utama berupa ikan Patin, sedangkan jaring insang lebih banyak menangkap ikan Salap. Hasil tangkapan sampingan juga menunjukkan variasi jenis ikan yang berbeda antara kedua alat tangkap, namun tidak ditemukan adanya hasil tangkapan buangan. Temuan ini memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi perikanan di Perairan Sungai Kayan dan dapat dijadikan acuan dalam pengelolaan sumber daya ikan yang berkelanjutan di daerah tersebut.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kelimpahan Jenis Ikan Hasil Tangkapan Tugu (Trap Net) Di Rawa Banjiran Perairan Kecamatan Sembakung

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

KELIMPAHAN JENIS IKAN HASIL TANGKAPAN TUGU (TRAP NET) DI RAWA BANJIRAN PERAIRAN KECAMATAN SEMBAKUNG Abstrak Kecamatan Sembakung memiliki ekosistem lahan perairan air tawar berbentuk sungai, danau dan rawa banjiran, yang di manfaatkan oleh masyarakat setempat sebagai salah satu daerah perikanan tangkap dengan berbagai bermacam alat tangkap. Salah satu alat tangkap yang di gunakan yaitu trap net. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan relatif dan frekuensi relatif hasil tangkapan. Penelitian dilakukan selama 2 bulan mulai dari Maret sampai dengan April 2021, di perairan rawa banjiran Kecamatan Sembakung, menggunakan metode purposive sampling. Hasil dari penelitian ini di dapat kelimpahan jenis dengan persentase berkisar antara 0,02 – 63,55%, dan frekuensi relatif hasil tangkapan 6 jenis 100%, Cryptopterus sp, Cyclocheilichthys apogon, Macrobrachium rosenbergii, Barbodes altus, Rasbora dusonensis, Hemibagrus nemurus, 4 jenis 75%, Stenogobius hawaiiensis, Oxyeleotris marmorata, Ompok hypophthalmus, Ompok pabda, 1 jenis 50%, Hampala macrolepidato dan 4 jenis 25%, Barbonymus gonionotus, Labiobarbus leptocheilus, Monopterus albus, Amyda cartilaginea.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail