Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

8 hasil
Penulis: RONALDO
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

KELIMPAHAN DAN KEANEKARAGAMAN IKAN HASIL TANGKAPAN JALA LEMPAR (CAST NET) DI PERAIRAN SUNGAI MALINAU KABUPATEN MALINAU

2025•

Kabupaten Malinau memiliki ekosistem lahan perairan air tawar berbentuk Sungai dan anak-anak Sungai, yang dimanfaatkan oleh Masyarakat setempat sebagai salah satu daerah perikanan tangkap dengan berbagai macam alat tangkap. Cast Net merupakan salah satu alat tangkap yang digunakan oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keanekaragaman jenis ikan yang tertangkap menggunakan alat tangkap Cast net, dan menganalisis kelimpahan masing-masing jenis ikan hasil tangkapan Cast net. Penelitian ini dilakukan selama 2 bulan mulai dari Mei - july 2024, bertempatan diperairan Sungai Malinau Kabupaten Malinau, menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil dari penelitian ini di dapatkan total sampel sebanyak 154 ekor yang terdiri dari 8 jenis ikan yaitu ikan Salap (B. atlus), ikan Barog (Hampala sp), ikan Pelian (Tor. tambara), ikan Baung (H. nemurus), ikan Lais (Cryptoterus sp.), ikan Tetigas (C. apogon), ikan Patin (Pangasius sp.) dan udang galah (M. rosenbergii). Kelimpahan jenis dengan presentase berkisar 0,64% - 87,01%, dan frekuensi relative hasil tangkapan 2 jenis 23,08%, B. atlus dan Hampala, 1 jenis 15,38%, Tor. Tambara, 5 jenis 7,69%, H. nemurus, Cryptoterus sp, C. apogon, Pangasius sp, M. rosenbergi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KELIMPAHAN DAN KEANEKARAGAMAN IKAN HASIL TANGKAPAN JALA LEMPAR (CAST NET) DI PERAIRAN SUNGAI MALINAU KABUPATEN MALINAU

2025•

Kabupaten Malinau memiliki ekosistem lahan perairan air tawar berbentuk Sungai dan anak-anak Sungai, yang dimanfaatkan oleh Masyarakat setempat sebagai salah satu daerah perikanan tangkap dengan berbagai macam alat tangkap. Cast Net merupakan salah satu alat tangkap yang digunakan oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keanekaragaman jenis ikan yang tertangkap menggunakan alat tangkap Cast net, dan menganalisis kelimpahan masing-masing jenis ikan hasil tangkapan Cast net. Penelitian ini dilakukan selama 2 bulan mulai dari Mei - july 2024, bertempatan diperairan Sungai Malinau Kabupaten Malinau, menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil dari penelitian ini di dapatkan total sampel sebanyak 154 ekor yang terdiri dari 8 jenis ikan yaitu ikan Salap (B. atlus), ikan Barog (Hampala sp), ikan Pelian (Tor. tambara), ikan Baung (H. nemurus), ikan Lais (Cryptoterus sp.), ikan Tetigas (C. apogon), ikan Patin (Pangasius sp.) dan udang galah (M. rosenbergii). Kelimpahan jenis dengan presentase berkisar 0,64% - 87,01%, dan frekuensi relative hasil tangkapan 2 jenis 23,08%, B. atlus dan Hampala, 1 jenis 15,38%, Tor. Tambara, 5 jenis 7,69%, H. nemurus, Cryptoterus sp, C. apogon, Pangasius sp, M. rosenbergi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi penangkal petir menggunakan metode sudut proteksi dan bola gelinding pada gedung fik/fakultas ilmu kesehatan universitas Borneo Tarakan.

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Evaluasi penangkal petir mengunakan metode sudut proteksi dan bola gelinding pada gadung Fikes Universitas Borneo Tarakan, petir external pada Gedung Fikes Universitas Borneo Tarakan dan dapat mencegah sambaran petir dengan cara batang elektorda di tancap ke tanah dengan panjang elektroda batang 2 m atau sering di sebut metode tancap yang ada pada Gedung Fikes Universitas Borneo Tarakan. Dengan menggunakan dua metode yaitu metode sudut proteksi dan metode bola gelinding. Adapun hasil data yang di ukur di lapangan berserta hasil perhitungan data yang di peroleh adalah sebagai berikut: Data lapangan 0,23 ohm, Data hasil perhitungan terbagi dua yaitu: Data perhitungan menurut data lapangan sebesar(0,75 ohm)dan Data perhitungan menurut SNI sebsar(4,15 ohm), Data hari guruh selama 12 bulan dengan hasil perhitungan terdapat hasil 10,32 /tahun, Indeks bahaya sambaran petir pada tabel 2.5 dngan hasil yang di peroleh sebesar(12),data curah hujan dengan hasil perhitungan sebesar , Menghitung area proteksi(Ac) pada gedung yaitu:Atap tengah 100 574,29 dan Atap samping 90 416,08 , rata rata sambaran petir pertahun: Atap tengah 1,0 sambaran petir pertahun, dan Atap samping 0,90 sambaran pertahun, Mengitung efesiensi sambaran petir:Atap tengah gedung 0,9% dan Atap samping gedung 0,8%, Data sambaran petir tahun 2022 pada area Universitas Borneo Tarakan sebesar 1,659 A. Nilai probability atau angka perhitungan yang akan terjadi badai petir terdapat sebesar 13,8%, perhitugan jari jari petir 345 m dan hasil lingkaran bola gelinding 67,07 derajat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Studi Pemanfaatan Cangkang Kerang Kapah (Meretrix sp.) Sebagai Filter Air Tanah Di Kota Tarakan

2022•Koleksi Perpustakaan

Kota Tarakan memiliki potensi air tanah untuk kebutuhan air bersih. Namun untuk pemanfaatannya perlu dilakukan perlakuan terlebih dahulu agar kualitasnnya sesuai dengan baku mutu yang dipersyaratkan. Diantaranya melalui teknologi filtrasi dengan memanfaatkan limbah cangkang Kerang Kapah (Meretrix sp). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektifitas dari penggunaan cangkang Kerang Kapah sebagai filter air tanah di Kota Tarakan. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL), dengan tiga kali ulangan. Bahan yang digunakan adalah cangkang kerang kapah dengan level filter 30, 60 dan 100 Cm dengan kombinasi penggunaan arang aktif, pasir kuarsa dan kerikil untuk menentukan komposisi terbaik. Parameter yang diuji adalah menurut peraturan Menteri Kesehatan No.32 Tahun 2017 (Standar Baku Mutu Air untuk Kebutuhan Higiene Sanitasi) yaitu kekeruhan, warna, bau, pH, suhu, TSS, TDS, nitrat, nitrit, Fe dan mangan (Mn). Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektifitas filter untuk masing-masing parameter berbeda-beda. Untuk parameter mangan efektif pada level filter 30 cm yaitu 36%. pH, TDS, dan Warna efekif pada level 60 cm dengan nilai berturut-turut 61, 42 dan 17%. Parameter nitrit, nitrat, TSS dan kekeruhan efektif pada level filter 100 cm yaitu, 95, 97, 84 dan 76%. Penggunaan kerang kapah sebagai filter air tanah efektif meningkatkan kualitas air baku terutama secara fisik dan memenuhi persyaratan sesuai baku mutu yang digunakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

TINJAUAN YURIDIS TENTANG GUGATAN DINYATAKAN TIDAK DAPAT DITERIMA (Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Tarakan Nomor 9/Pdt.G/2020/PN.Tar)

2022•Koleksi Perpustakaan

Mekanisme penyelesaian sengketa yang dimaksud berupa sistem peradilan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah faktor-faktor penyebab gugatan tidak dapat diterima pada perkara sengketa tanah pada Putusan Nomor 9/Pdt.G/2020/PN.Tar dan bagaimana dasar pertimbangan hakim tidak menerima gugatan penggugat pada Putusan Nomor 9/Pdt.G/2020/PN.Tar. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif yaitu jenis penelitian yang dilakukan dengan mempelajari norma-norma atau peraturan perundang-undangan yang terkait dengan permasalahan yang dibahas. Melakukan penelitian terhadap berbagai sumber bacaan yaitu peraturan undang-undang, buku, majalah hukum, pendapat para sarjana, bahan-bahan kuliah dan melakukan studi pada Pengadilan Negeri Tarakan dengan mengambil Putusan Nomor 9/Pdt.G/2020/PN.Tar. Hasil penelitian Faktor-faktor penyebab gugatan di tolak pada Pengadilan Negeri yaitu dalil gugatan tidak mempunyai dasar hukum yang jelas. Suatu gugatan dianggap kabur jika dalil gugatan tidak menjelaskan dasar hukum dan peristiwa yang melatarbelakangi gugatan. Objek sengketa tidak jelas, Tidak disebutnya letak objek sengketa dan batas-batasnya, Petitum gugatan tidak jelas, Gugatan masih premature dan Gugatan telah daluwarsa. Pada Putusan Nomor 9/Pdt.G/2020/PN.Tar dalil-dalil isi gugatan penggugat tidak beralasan dan berdasar. Dasar pertimbangan hakim dalam memutuskan perkara perdata Nomor 9/Pdt.G/2020/PN.Tarobjek gugatan tidak jelas tidak disebutnya batas tanah yang disengketakan. Serta tidak sahnya surat kuasa karena cacat formil.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINJAUAN YURIDIS TENTANG GUGATAN DINYATAKAN TIDAK DAPAT DITERIMA (Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Tarakan Nomor 9/Pdt.G/2020/PN.Tar)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Mekanisme penyelesaian sengketa yang dimaksud berupa sistem peradilan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah faktor-faktor penyebab gugatan tidak dapat diterima pada perkara sengketa tanah pada Putusan Nomor 9/Pdt.G/2020/PN.Tar dan bagaimana dasar pertimbangan hakim tidak menerima gugatan penggugat pada Putusan Nomor 9/Pdt.G/2020/PN.Tar. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif yaitu jenis penelitian yang dilakukan dengan mempelajari norma-norma atau peraturan perundang-undangan yang terkait dengan permasalahan yang dibahas. Melakukan penelitian terhadap berbagai sumber bacaan yaitu peraturan undang-undang, buku, majalah hukum, pendapat para sarjana, bahan-bahan kuliah dan melakukan studi pada Pengadilan Negeri Tarakan dengan mengambil Putusan Nomor 9/Pdt.G/2020/PN.Tar. Hasil penelitian Faktor-faktor penyebab gugatan di tolak pada Pengadilan Negeri yaitu dalil gugatan tidak mempunyai dasar hukum yang jelas. Suatu gugatan dianggap kabur jika dalil gugatan tidak menjelaskan dasar hukum dan peristiwa yang melatarbelakangi gugatan. Objek sengketa tidak jelas, Tidak disebutnya letak objek sengketa dan batas-batasnya, Petitum gugatan tidak jelas, Gugatan masih premature dan Gugatan telah daluwarsa. Pada Putusan Nomor 9/Pdt.G/2020/PN.Tar dalil-dalil isi gugatan penggugat tidak beralasan dan berdasar. Dasar pertimbangan hakim dalam memutuskan perkara perdata Nomor 9/Pdt.G/2020/PN.Tarobjek gugatan tidak jelas tidak disebutnya batas tanah yang disengketakan. Serta tidak sahnya surat kuasa karena cacat formil.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi Pemanfaatan Cangkang Kerang Kapah (Meretrix sp.) Sebagai Filter Air Tanah Di Kota Tarakan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kota Tarakan memiliki potensi air tanah untuk kebutuhan air bersih. Namun untuk pemanfaatannya perlu dilakukan perlakuan terlebih dahulu agar kualitasnnya sesuai dengan baku mutu yang dipersyaratkan. Diantaranya melalui teknologi filtrasi dengan memanfaatkan limbah cangkang Kerang Kapah (Meretrix sp). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektifitas dari penggunaan cangkang Kerang Kapah sebagai filter air tanah di Kota Tarakan. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL), dengan tiga kali ulangan. Bahan yang digunakan adalah cangkang kerang kapah dengan level filter 30, 60 dan 100 Cm dengan kombinasi penggunaan arang aktif, pasir kuarsa dan kerikil untuk menentukan komposisi terbaik. Parameter yang diuji adalah menurut peraturan Menteri Kesehatan No.32 Tahun 2017 (Standar Baku Mutu Air untuk Kebutuhan Higiene Sanitasi) yaitu kekeruhan, warna, bau, pH, suhu, TSS, TDS, nitrat, nitrit, Fe dan mangan (Mn). Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektifitas filter untuk masing-masing parameter berbeda-beda. Untuk parameter mangan efektif pada level filter 30 cm yaitu 36%. pH, TDS, dan Warna efekif pada level 60 cm dengan nilai berturut-turut 61, 42 dan 17%. Parameter nitrit, nitrat, TSS dan kekeruhan efektif pada level filter 100 cm yaitu, 95, 97, 84 dan 76%. Penggunaan kerang kapah sebagai filter air tanah efektif meningkatkan kualitas air baku terutama secara fisik dan memenuhi persyaratan sesuai baku mutu yang digunakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail