Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

5 hasil
Subjek: Hydrofarm
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Monitoring Pemberian Nutrisi pada Hydrofarm Tenaga Surya Berbasis IoT

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

MONITORING PEMBERIAN NUTRISI PADA HYDROFARM TENAGA SURYA BERBASIS IoT Nama : Ayu Wulan Sari NPM : 2040302040 Dosen Pembimbing : Fitriani, S.T., M.T.1 : Abil Huda, S.T., M.T.2 Abstrak Perkembangan teknologi pertanian modern mendorong penerapan sistem hidroponik atau hydrofarm yang memanfaatkan media air sebagai sarana budidaya tanaman. Kestabilan larutan nutrisi menjadi faktor utama keberhasilan hidroponik yang dapat dipantau melalui nilai Total Dissolved Solids (TDS). Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring serta pengendalian otomatis pemberian nutrisi berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32. Sistem dilengkapi sensor TDS, layar LCD, serta aplikasi Blynk untuk pemantauan data secara real-time melalui koneksi WiFi. Kalibrasi sensor dilakukan menggunakan larutan calibration solution tersertifikasi standar internasional dan dibandingkan dengan TDS meter sebagai nilai referensi, menghasilkan faktor kalibrasi sebesar 1,001 ppm. Validasi pengukuran menggunakan larutan standar 1382 ppm menunjukkan rata-rata error sebesar 0,01% dengan tingkat akurasi mencapai 99,99%. Sistem mampu mengontrol pompa nutrisi A dan B secara otomatis ketika nilai TDS berada di bawah ambang batas 500–1000 ppm sehingga konsentrasi nutrisi tetap stabil. Hasil pengujian selama 14 hari menunjukkan performa sistem yang konsisten dengan rata-rata error harian sebesar 0,00628% dan akurasi rata-rata 99,993%. Sistem berhasil melakukan monitoring dan pengendalian nutrisi secara otomatis dan berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan efisiensi penggunaan nutrisi serta efektivitas budidaya hydrofarm. Kata kunci: Hydrofarm, Internet Of Things( IoT), Total Dissolved Solids (TDS).

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Fuzzy Logic Untuk Menjaga Nilai pH Pada Hydrofarm Tenaga Surya

2024•

Era moderen saat ini khususnya di daerah perkotaan, kebutuhan pokok sayur telah menjadi hal vital bagi semua elemen masyarakat. Namun pada daerah perkotaan keterbatasan lahan menjadi permasalahan dalam bercocok tanam. Salah satu solusi terhadap permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan metode hydrofarm yang tidak memerlukan tanah dan area yg luas. Bertani dengan sistem hydrofarm juga harus memperhatikan salah satu parameter tanaman yaitu pengendalian nilai pH. Nilai pH yang harus dijaga pada penelitian ini yaitu 5-7, sehingga dalam penelitian ini dilakukan implementasi kontrol fuzzy logic untuk pengendalian pH tanaman hydrofarm. Desain fuzzy logic yang dibuat terdiri atas 1 Input dengan nama sensor pH sebagai pembacaan sensor pH, sedangkan output terbagi atas 2 yaitu pH up dan pH down digunakan sebagai pompa larutan pH up dan pompa larutan pH down untuk menjaga nilai pH agar tetap pada set point. Hasil implementasi fuzzy logic bekerja dengan baik dan mampu mempertahankan nilai pH pada set point yang diinginkan dengan rata-rata pembacaan pH perjam didaptakan 6,32 dengan pembacaan pH tertinggi pada pukul 08.00 yaitu 6,39 dan nilai pH terendah pada pukul 17.00 yaitu 6,26. Rata-rata error sensor perjam didapatkan sebesar 1,45% dengan tingkat akurasi 98,55% yang dimana error tertinggi pada pukul 16.30 sebesar 1,74% dan error terendah pada pukul 08.00 sebesar 0,94%. Rata-rata error sensor perhari juga didapatkan sebesar 1,45% dengan tingkat akurasi 98,55% dengan nilai rata-rata error pembacaan sensor terendah pada hari senin 12 Agustus 2024 yaitu 0,79% dan nilai rata-rata error pembacaan sensor tertinggi pada hari minggu 4 Agustus 2024 yaitu 1,87% .

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Monitoring pH Air Pada Hydrofarm Tenaga Surya Berbasis IoT

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

.Budidaya tanaman hydrofarm, juga dikenal sebagai salah satu jenis pertanian modern yang memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah. Kegiatan ini dimulai karena beberapa masyarakat umum yang tinggal di perkotaan ingin mencoba bercocok tanam tetapi tidak memiliki lahan yang cukup, sehingga mereka dapat membuat hydrofarm dan menikmati hasil tanaman mereka yang tidak kalah bagusnya sementara itu IoT (Internet of Things) dapat digunakan sebagai kontrol secara tidak langsung. Agar Hydrofarm dapat mengontrol faktor-faktor seperti tingkat air, nutrisi, pH air, dan lain-lain, diperlukan alat-alat yang mendukung, yang tentunya membutuhkan listrik. sumber energi listrik bagi hydrofarm tersebut yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). PLTS adalah sebuah sistem yang mengkonversi tenaga panas matahari menjadi tenaga listrik. Dengan cara melalui solarcell yang akan mengubah panas menjadi listrik yang kemudian listrik tersebut disimpan ke dalam baterai. Sementara itu kualitas pH air menyatakan kualitas air mencakup tiga karakteristik, yaitu fisika, kimia dan biologi. Dasar inilah sehingga penulis melakukan monitoring pH air pada hydrofarm tenaga surya berbasis ( internet of things ) IoT agar terciptanya kondisi teknis dalam monitoring pH, air. Dalam monitoring ini penulis menggunakan metode IoT (internet of things)

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Rancang Bangun Sistem PLTS Sebagai Energi Alternatif Hydrofarm Berbasis IoT

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hydrofarm dapat dimanfaatkan diwilayah yang terbatas. Sistem hydrofarm ini menggunakan beban pompa untuk mengalirkan air sebagai media tanam. Sehingga, diperlukan sumber listrik yang cukup. Beberapa petani yang ingin mengurangi penggunaan biaya listrik akan menggunakan energi terbarukan. Oleh karena itu penelitian ini menerapkan PLTS sebagai sumber catu daya utama dan akan dikombinasikan dengan catu daya yang berasal dari PLN. Dimana hasil listrik yang dihasilkan PLTS ini dapat dimonitoring dengan sensor PZEM004T dan dapat dipantau dari aplikasi blynk dengan bantuan IoT. Metode penelitian ini bersifat kuantitatif. Hasil rancang bangun sistem PLTS ini berhasil menyuplai beban tertinggi di nilai 91,61 W. Rancang bangun ini juga menerapkan ATS untuk memindahkan antara suplai dari PLN maupun PLTS. Kesalahan pembacaan sensor PZEM004T untuk keluaran tegangan sebesar 0,27% dan arus sebesar 1,35%. Untuk jarak ESP32 sebagai pengirim data dengan sumber hotspot tanpa halangan sejauh 70 m dan untuk jarak data yang dapat diterima pengguna tak terbatas asalkan ESP32 dan pengguna terakses oleh internet.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Ekonomi Penggunaan PLTS sebagai Energi Alternatif Hydrofarm Berbasis IoT

2024•

Hydrofarm merupakan teknik bercocok tanam yang modern dengan memanfaatkan air. Motor pompa yang dikontrol menggunakan IoT dimanfaatkan sebagai penyuplai air agar kebutuhan hydrofarm terpenuhi, namun peralatan listrik tersebut apabila mengandalkan listrik dari PLN maka tagihan akan mahal, oleh karena itu diperlukan sumber listrik lain yaitu PLTS. Tujuan penelitian ini agar dapat menganalisis aspek ekonomi dari sistem PLTS yang dibangun. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2023 sampai Maret 2024 dan menggunakan data primer dan data sekunder yang dianalisis dengan microsoft excel. Hasil dari penelitian yaitu mengetahui aspek biaya dan aspek finansial. Pada aspek biaya seperti biaya awal (Initial Cost) sebesar Rp 7.159.000, biaya siklus hidup (Life Cycle Cost) selama 10 tahun sebesar Rp 9.897.061, energi yang dihasilkan sebesar 468,9kWh dengan tarif listrik sebesar Rp 2743 dan biaya internet selama 10 tahun sebesar Rp 12.383,28. Pada aspek finansial mendapatkan nilai NPV positif sebesar Rp 1.780.583,813 dan nilai IRR sebesar 11% dengan hasil tersebut proyek pada penelitian ini dapat dikatakan layak/menguntungkan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail