Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Aspek Ekonomi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERSEPSI TERKAIT RENCANA RELOKASI PEDAGANG KAKI LIMA DI PASAR SORE TANJUNG SELOR

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi terhadap rencana relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Sore Tanjung Selor, dengan meninjau dari dua aspek utama yaitu aspek lingkungan dan aspek ekonomi, serta menentukan lokasi alternatif yang paling sesuai antara Pasar Induk dan Pasar Subuh sebagai tempat relokasi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pendekatan kuantitatif dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 37 responden Pedagang Kaki Lima (PKL), sedangkan pendekatan kualitatif dilakukan melalui wawancara dengan pembeli/konsumen, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh wanita, dan pihak pemerintah (Disperindagkop). Analisis data dilakukan dengan menggunakan skala likert untuk menilai persepsi responden terhadap aspek lingkungan dan ekonomi di dua lokasi alternatif relokasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek lingkungan memperoleh skor 659 dari skor tertinggi 888 (74%), sedangkan aspek ekonomi memperoleh skor 637 dari skor tertinggi 888 (72%). Secara keseluruhan, tingkat kesesuaian lokasi relokasi mencapai 73% dan berada pada kategori “setuju”, yang berarti kedua aspek tersebut dinilai cukup baik meskipun belum maksimal. Berdasarkan hasil preferensi seluruh responden yaitu 53 responden terhadap lokasi relokasi, Pasar Subuh dipilih oleh 43 responden (81%), sedangkan Pasar Induk hanya dipilih oleh 10 responden (19%). Hal ini menunjukkan bahwa Pasar Subuh dinilai lebih layak untuk dijadikan lokasi relokasi karena memiliki kondisi lingkungan yang lebih bersih, aman, dan nyaman, serta potensi ekonomi yang lebih tinggi dalam hal aksesibilitas, daya tarik konsumen, dan peluang peningkatan pendapatan pedagang.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Ekonomi Penggunaan PLTS sebagai Energi Alternatif Hydrofarm Berbasis IoT

2024•

Hydrofarm merupakan teknik bercocok tanam yang modern dengan memanfaatkan air. Motor pompa yang dikontrol menggunakan IoT dimanfaatkan sebagai penyuplai air agar kebutuhan hydrofarm terpenuhi, namun peralatan listrik tersebut apabila mengandalkan listrik dari PLN maka tagihan akan mahal, oleh karena itu diperlukan sumber listrik lain yaitu PLTS. Tujuan penelitian ini agar dapat menganalisis aspek ekonomi dari sistem PLTS yang dibangun. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2023 sampai Maret 2024 dan menggunakan data primer dan data sekunder yang dianalisis dengan microsoft excel. Hasil dari penelitian yaitu mengetahui aspek biaya dan aspek finansial. Pada aspek biaya seperti biaya awal (Initial Cost) sebesar Rp 7.159.000, biaya siklus hidup (Life Cycle Cost) selama 10 tahun sebesar Rp 9.897.061, energi yang dihasilkan sebesar 468,9kWh dengan tarif listrik sebesar Rp 2743 dan biaya internet selama 10 tahun sebesar Rp 12.383,28. Pada aspek finansial mendapatkan nilai NPV positif sebesar Rp 1.780.583,813 dan nilai IRR sebesar 11% dengan hasil tersebut proyek pada penelitian ini dapat dikatakan layak/menguntungkan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail