Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Herbal.
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

OPTIMALISASI DOSIS PEMBERIAN EKSTRAK DAUN KARAMUNTING (Melastoma malabathricum L) PADA PROSES GANTI KULIT KEPITING BAKAU (Scylla serrata)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pertumbuhan kepiting bakau melalui proses moulting membutuhkan hormon ekdisteroid. Hormon ekdisteroid dihasilkan oleh hewan dan tumbuhan. Pada tumbuhan, ekdisteroid dikenal dengan fitoekdisteroid. Salah satu bahan baku yang memiliki kandungan bioaktif seperti hormon ekdisteroid adalah daun karamunting (Melastoma malabathricum L). Tujuan penelitian ini adalah menguji potensi karamunting sebagai sumber pengganti hormon yang berasal dari tumbuhan untuk stimulan proses moulting pada kepiting bakau (Scylla serrata). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan A (Kontrol), perlakuan B (3 µg/g), perlakuan C (5 µg/g) dan perlakuan D (7 µg/g). Diperoleh hasil bahwa penyuntikan dengan dosis terbaik adalah 5 µg/g bobot tubuh memberikan presentase moulting terbaik dengan nilai sintasan hidup 100%. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada pemberian ekstrak daun karamunting (Melastoma malabthricum L) dapat berperan terhadap stimulant moulting pada kepiting bakau (Scylla serrata). The growth of mangrove crabs through the moulting process requires ecdysteroid hormones. Ecdysteroid hormones are produced by animals and plants. In plants, ecdysteroids are known as phytoecdysteroids. One of the raw materials that has bioactive content such as ecdysteroid hormones is karamunting leaf (Melastoma malabathricum L). The purpose of this study was to examine the potential of karamunting as a substitute source of plant-derived hormones to stimulant the moulting process in mud crabs (Scylla serrata). This research is an experimental study, using a completely randomized design with 4 treatments and 5 replications. Treatment A (control), treatment B (3 g/g), treatment C (5 g/g) and treatment D (7 g/g). That the results of the injection with the best dose of 5 g/g body weight giving the best percentage of moulting with a survival value of 100% serrata).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN KARAMUNTING (Melastoma malabathricum L) SEBAGAI ANTI BAKTERI PADA BENUR UDANG WINDU (Penaeus monodon) YANG DI UJI TANTANG DENGAN BAKTERI Vibrio harveyi

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Beberapa tahun terakhir ini kegiatan budidaya udang di kota Tarakan mengalami penurunan produksi bahkan kegagalan panen, penyebab kegagalan ini adanya serangan penyakit. Salah satu penyakit yang menyerang udang adalah penyakit vibriosis. Karamunting (Melastoma malabathricum L), merupakan tumbuhan herbal yang mempunyai senyawa bioaktif, flavonoid, tannin, saponin, yang berpotensi sebagai anti bakterial. Penelitian ini bertujuan menguji potensi karamunting sebagai antibacterial pada benur udang yang diuji tantang dengan bakteri V. harveyi. Penelitian ini terdiri 4 perlakuan 3 ulangan, yaitu; kontrol (0 ppm) dan perendaman ekstrak daun karamunting dengan konsentrasi berbeda (25, 50, dan 75 ppm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman ekstrak dengan konsentrasi 75 ppm memberikan pertumbuhan bobot mutlak sebesar 0.083 g dan pertumbuhan berat spesifik 13.05%. Hasil menunjukkan bahwa pada hari ke 0-15, tingkah laku benur masih normal, gejala serangan terlihat pada hari ke 16–21 dan benur yang terinfeksi lebih awal adalah perlakuan kontrol (24 jam). Tingkat kelangsungan hidup benur untuk semua perlakuan, berkisar antara 90% - 98,3%. Kesimpulan perendaman ekstrak daun karamunting dengan konsentrasi berbeda memberikan pengaruh pada pertumbuhan bobot mutlak dan spesifik benur udang windu serta lama waktu penginfeksian yang lebih lambat dibandingkan dengan perlakuan kontrol. Selain itu ditemukan potensi ekstrak daun karamunting sebagai growth promotor.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail