ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemberian Grindal worm (Enchytraeus buchholzi), pakan komersil, dan kombinasi keduanya terhadap berat mutlak, panjang mutlak, Feed Conversion Ratio (FCR), dan Survival Rate (SR) benih ikan mas. Penelitian dilaksanakan selama 30 hari menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan tujuh ulangan. Perlakuan terdiri atas A (pakan komersil 100%), B (Grindal worm 100%), dan C (pakan komersil 50% + Grindal worm 50%). Data dianalisis menggunakan ANOVA satu arah, uji LSD pada taraf 95%, dan Principal Component Analysis (PCA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pakan berpengaruh nyata terhadap berat mutlak dan panjang mutlak (P0,05), tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap FCR dan SR (P>0,05). Perlakuan C menghasilkan berat mutlak tertinggi sebesar 0,12 g dan panjang mutlak tertinggi 1,17 cm, serta FCR terendah sebesar 4,98. SR tertinggi diperoleh pada perlakuan B sebesar 100%. Hasil PCA menunjukkan bahwa berat mutlak dan panjang mutlak merupakan variabel yang dominan, dengan PC1 sebesar 45,914% dan PC2 sebesar 18,301%, sehingga kedua komponen menjelaskan 64,215% variasi data. Kondisi kualitas air selama pemeliharaan secara umum masih mendukung kehidupan ikan mas. Berdasarkan hasil penelitian, kombinasi (perlakuan C) pakan komersil 50% dan Grindal worm 50% menunjukkan pengaruh pada tingkat performa pertumbuhan benih ikan mas.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Salah satu upaya untuk meningkatkan laju pertumbuhan Ikan Platy ialah memberikan pakan yang berkualitas. Salah satu pakan yang berkualitas dan memiliki nutrisi yang tinggi adalah Grindal Worm. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pertumbuhan Ikan Platy dalam pemberian pakan Grindal Worm. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 7 ulangan, yaitu perlakuan A (pakan komersial F999 100%), perlakuan B (Grindal Worm 100%), dan perlakuan C (pakan komersial F999 50% + Grindal Worm 50%). Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan berat mutlak, panjang mutlak, tingkat kelangsungan hidup (SR), rasio konversi pakan (FCR), dan kualitas air. Data ini dianalisis menggunakan uji (ANOVA). Hasil menunjukkan bahwa perlakuan C menghasilkan pertumbuhan terbaik dengan rata-rata berat mutlak sebesar 0,53 gr dan panjang mutlak sebesar 1,30 cm, diikuti perlakuan B berat 0,46 gr, panjang 1,20 cm, dan perlakuan A berat 0,40 gr, panjang 1,10 cm. Tingkat kelangsungan hidup (SR) seluruh perlakuan mencapai 100%, sedangkan nilai FCR terbaik diperoleh pada Perlakuan C (1,16), diikuti perlakuan B (1,25) dan perlakuan A (1,35). Berdasarkan hasil penelitian dapat diperoleh kesimpulan bahwa kombinasi pakan komersial F999 dan Grindal Worm (perlakuan C) merupakan perlakuan terbaik dalam mendukung pertumbuhan Ikan Platy secara optimal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Salah satu permasalahan dalam budidaya ikan gurami (Osphronemus gouramy), adalah tingkat pertumbuhan yang relatif lambat serta tingginya biaya pakan komersial, sehingga diperlukan komposisi pakan yang seimbang untuk meningkatkan efisiensi budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian grindal worm, pakan komersial, serta kombinasi keduanya terhadap pertumbuhan, sintasan, dan efisiensi pakan benih ikan gurami. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas tiga perlakuan dan tujuh ulangan, yaitu A (pakan komersial 100%), B (grindal worm 100%), dan C (kombinasi 50% grindal worm dan 50% pakan komersial). Pemeliharaan dilakukan selama 30 hari dengan parameter pertumbuhan mutlak berat dan panjang, sintasan (SR), Feed Conversion Ratio (FCR), serta kualitas air. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan mutlak berat tertinggi diperoleh pada perlakuan C sebesar 1,22 g, diikuti perlakuan B sebesar 1,15 g, dan terendah pada perlakuan A sebesar 0,63 g. Pertumbuhan mutlak panjang tertinggi juga diperoleh pada perlakuan C sebesar 1,55 cm, diikuti perlakuan B sebesar 1,26 cm, dan perlakuan A sebesar 1,16 cm. Nilai FCR tertinggi terdapat pada perlakuan A sebesar 1,76, diikuti perlakuan B sebesar 1,31, sedangkan nilai terendah diperoleh pada perlakuan C sebesar 1,23. Tingkat sintasan pada seluruh perlakuan mencapai 100%. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan (p 0,05), namun tidak berpengaruh nyata terhadap sintasan. Berdasarkan hasil penelitian dapat diperoleh kesimpulan, bahwa Pemberian Kombinasi 50% grindal worm Enchytraeus buchholzi dan 50% pakan komersial memberikan hasil terbaik, Perlakuan ini merupakan yang paling efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dan efisiensi pakan.