Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Gen 16S rRNA
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

indentifikasi molekuler bakteri amilolitik SC-09 Dari perairan pulau derawan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Indonesia sebagai negara kepulauan menyimpan kekayaan mikroorganisme yang berpotensi besar untuk berbagai aplikasi industri, salah satunya adalah bakteri amilolitik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakteri amilolitik SC-09 yang diisolasi dari spons Clathria sp. dari perairan Pulau Derawan. Penelitian ini terbagi menjadi beberapa tahap yaitu sterilisasi alat dan bahan, pemurnian isolat bakteri, peremajaan bakteri, pengujian aktivitas amilolitik dan identifikasi molekuler (DNA, PCR, BLAST). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bakteri SC-09 memiliki aktivitas amilolitik dengan indeks hidrolisis sebesar 1,9 mm yang dikategorikan sebagai aktivitas sedang. Proses identifikasi molekuler dilakukan dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) dan sekuensing DNA, yang menghasilkan urutan nukleotida sepanjang 1.252 basa. Analisis BLAST dengan nilai Max score dan Total score 2623, Query cover 100%, E-value 0.0 dan persentase identitas sebesar 100.00%. menunjukkan bahwa bakteri SC-09 memiliki kemiripan 100% dengan Bacillus paramycoides. Bacillus paramycoides juga memiliki potensi yang sangat bermanfaat dalam bidang bioteknologi, berperan sebagai pupuk hayati, serta meningkatkan pertumbuhan dan ketahanan tanaman terhadap penyakit.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Identifikasi Molekuler bakteri Selulolitik SC-22 Simbion Clathria sp dari Perairan Pulau Derawan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Permintaan global terhadap enzim industri terus meningkat, salah satunya adalah enzim selulase yang dihasilkan oleh bakteri selulolitik penting dalam berbagai sektor. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakteri selulolitik SC-22 yang diisolasi dari spons Clathria sp. dari Perairan Pulau Derawan. Penelitian ini terbagi menjadi beberapa tahap yaitu sterilisasi alat dan bahan, pemurnian isolat bakteri, peremajaan bakteri, pengujian aktivitas selulolitik dan identifikasi molekuler (DNA, PCR, BLAST). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bakteri SC-22 memiliki aktivitas selulolitik yang ditandai dengan terbentuknya indeks hidrolisis sebesar 1,9 mm yang dikategorikan sebagai aktivitas sedang. Proses identifikasi molekuler dilakukan dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) dan sekuensing DNA, yang menghasilkan urutan nukleotida sepanjang 1.429 basa. Analisis BLAST menunjukkan bahwa bakteri SC-22 memiliki kemiripan 100% dengan Bacillus cereus. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan bioteknologi berbasis enzim selulase yang berpotensi untuk aplikasi di berbagai sektor industri.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IDENTIFIKASI MOLEKULER BAKTERI LIPOLITIK SC-02 DARI PERAIRAN PULAU DERAWAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Indonesia memiliki kekayaan laut yang sangat besar, termasuk mikroorganisme yang berpotensi untuk berbagai aplikasi industri, mikroorganisme sering dipilih sebagai sumber untuk memperoleh hasil metabolisme, khususnya enzim. Salah satu enzim yang sering digunakan dalam dunia industri yaitu enzim Lipase. Bakteri SC-02 simbion spons clathria sp dari pulau derawan di laporkan memiliki aktivitas lipolitik. Dengan potensi yang dimiliki akan lebih baik jika mengetahui jenis bakteri tersebut, sehingga arah pengembangannya dapat diketahui. Salah satu cara indentifikasi jenis paling akurat saat ini yaitu identifikasi molekuler berbasis gen 16S rRNA. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakteri lipolitik yang diisolasi dari spons Clathria sp. di perairan Pulau Derawan. Penelitian ini terbagi menjadi beberapa tahap yaitu sterilisasi alat dan bahan, pemurnian isolat bakteri, peremajaan bakteri, pengujian aktivitas lipolitik dan identifikasi molekuler (DNA, PCR, BLAST). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bakteri SC-02 memiliki aktivitas lipase yang tinggi, ditandai dengan terbentuknya zona bening sebesar 3,85 mm yang tergolong dalam kategori kuat. Proses identifikasi molekuler dilakukan dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) dan sekuensing DNA, yang menghasilkan urutan nukleotida sepanjang 1.423 basa. Analisis BLAST menunjukkan bahwa bakteri SC-02 memiliki kemiripan 99,79% dengan Lysinibacillus fusiformis. Isolat bakteri SC-02 memiliki potensi sebagai sumber enzim lipolitik yang dapat diaplikasikan dalam berbagai bidang industri, terutama dalam pengolahan limbah minyak dan bioremediasi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail