Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

1 hasil
Subjek: Conomurex
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK KERANG BALELO REBUS (Conomurex sp) DARI PERAIRAN PULAU DERAWAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE DPPH

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kerang balelo (Conomurex sp.) merupakan moluska yang banyak ditemukan di kepulauan Derawan, Kalimantan timur. potensi kerang balelo dapat dikembangkan pada bidang pangan maupun non pangan. Tujuan penelitian ini adalah mengkarakteristik kandungan kimia kerang balelo rebus, menentukan aktivitas antioksidan dan komponen bioaktif. Metode penelitian ini terbagi mejadi 3 tahapan yakni tahapan pertama karakterisasi kimia meliputi pengukuran morfometrik, uji proksimat, asam amino, asam lemak, mineral dan logam, tahapan kedua uji ekstraksi kerang balelo menggunakan 3 jenis pelarut yaitu metanol, etil asetat dan n-heksan, tahapan ketiga yakni penentuan aktivitas antioksidan kerang balelo rebus menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan uji lanjut Duncan dan penentuan senyawa aktif kerang balelo rebus. Hasil penelitain menunjukkan bahwa pengukuran morfometrik terdiri dari panjang 5,17 cm, diameter 2,87 cm, dan rendemen daging sebesar 13,06%. Kerang balelo rebus memiliki kandungan protein sebesar 35,5%, abu 13,13%, lemak 1,39% dan karbohidrat 34,98%. Total asam amino esensial sebesar 34,79% dan asam amino non esensial sebesar 16,85%. Total asam lemak jenuh (SFA) sebesar 17,58, asam lemak tak jenuh (MUFA) 1,79%, asam lemak tak jenuh ganda (PUFA) 1,34%, omega-3 2,84% dan omega-6 0,85%. Mineral tertinggi terdapat pada iron (Fe) sebesar 1301,20 mg/kg dan logam terdapat pada mercury sebesar 0,17%. Rendemen daging kerang balelo rebus sebesar 10,04%, dan rendemen ekstrak metanol 10,04±1,24, etil asetat 1,27±0,37 dan n-heksan 0,34±0,03. Aktivitas antioksidan kerang balelo rebus menunjukkan ekstrak metanol, etil asetat dan n-hexan memiliki aktivitas yang berpotensi sebagai antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 74,96 μg/mL pada ekstrak metanol, 43,57 μg/mL ekstrak etil asetat, 163,08 μg/ mL ekstrak n-hexan. Komponen bioaktif ekstrak metanol, etil asetat dan n-hexan mengandung alkaloid, flavonoid, tannin, saponin, fenol hirokuinon dan steroid.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail