ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan salah satu komoditas perikanan yang digemari masyarakat dan mampu dibudidayakan pada kondisi lingkungan dengan kisaran salinitas yang luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui pertumbuhan ikan nila (Oreochromis niloticus) dalam metode pengaplikasian pemberian tepung kulit buah pepaya dalam pakan dengan konsentrasi yang berbeda terhadap pertumbuhan ikan nila (Oreochromis niloticus). Penelitian ini dilakukan selama 1 bulan yang berlokasi di Minie heatchry Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan. Rancangan yang digunakan alam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diaplikasikan adalah Kontrol (0%), P1 (2%), P2 (4%), P3 (6%) dan P4 (%). Ikan Nila yang digunakan berukuran panjang 4 cm dan berat 2gr dengan padat tebar 5 ekor/akuarium. Perubahan yang diamati adalah laju pertumbuhan, panjang ikan nila, berat ikan nila dan kelangsungan hidup. Ikan Nila diberi pakan 3 kali sehari dengan dosis.. dari total biomass. Data pertumbuhan rata-rata berat ikan nila yang terbaik terjadi pada perlakuan P1 (3,07 gr), kemudian perlakuan P4 (2,68 gr), perlakuan P2 (2,61 gr), perlakuan P3 (2,34 gr) dan Kontrol (1,86 gr). Hasil Uji Anova mengenai laju pertumbuhan mutlak dan laju pertumbuhan spesifik. Hasil Uji Anova mengenai laju pertumbuhan mutlak dan laju pertumbuhan spesifik memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap pertumbuhan pertumbuhan ikan nila. Data tingkat kelulusan hidup ikan nila yang terbaik terdapat pada perlakuan P1 sebesar 100% dibandingkan dengan perlakuan lainnya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif dapat mencegah kematian anak balita di dunia. Berdasarkan survei di Indonesia, 38% ibu berhenti memberikan ASI karena kurangnya produksi ASI. Salah satu penyebab kegagalan tersebut adalah produksi ASI yang tidak lancar, produksi dan pengeluaran ASI dipengaruhi oleh hormo prolaktin dan oksitosin, dan hormone prolactin berhubungan erat dengan jenis jenis nutrisi yang dikonsumsi. Salah satu jenis nutrisi yang dapat menigkatkan kerja hormone prolactin adalah buah papaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh air rebusan buah pepaya terhadap peningkatan produksi ASI eksklusif pada ibu menyusui. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan eksperimen semu (quasy experiment) dengan menggunakan one group post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Ibu yang menyusui di puskesmas pulau sapi sebanyak 30 responden dengan teknik total sampling yaitu 30 ibu yang menyusui. Analisis data yang digunakan adalah uji Wilcoxon. Berdasarkan uji Wilcoxon Signed Rank Test pre dan post, diperoleh nilai Z sebesar -4,799b dengan nilai p-value sebesar 0,000. Nilai uji p-value 0,000 0,005 (H0 ditolak). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara sebelum dilakukan pemberian air rebusan buah pepaya dan sesudah diberikan rebusan buah pepaya. Saran dari penelitian ini diharapkan bagi ibu menyusui untuk meningkatkan pemahamannya tentang cara merawat anaknya. payudara dan manfaat mengkonsumsi rebusan pepaya secara rutin agar produksi ASI tetap meningkat sehingga ibu dapat memberikan ASI eksklusi dan semoga penelitian ini berguna sebagai acuan dalam pengabdian masyarakat untuk menerapkan pemberian buah pepaya untuk kelancaran produksi ASI dapat disosialisasikan kepada masyarakat.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Banyak teknik yang digunakan untuk mengatasi permasalahan dalam budidaya ikan nila dari kurang optimalnya penyerapan pakan. Upaya untuk mengatasi kelemahan tersebut adalah dengan memberikan pakan ikan nila yang berbahan dasar alami dan mengandung protein dan enzim sesuai kebutuhan. Buah pepaya mengandung enzim papain yang dimana enzim papain merupakan golongan enzim proteolitik mampu meningkatkan hidrolisis protein pakan. Kangkung merupakan salah satu tanaman yang bisa dijadikan untuk pakan ikan, serta dapat digunakan sebagai alternatif pakan diantaranya sebagai suplemen bahan pakan ikan. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh kombinasi tepung kangkung dan tepung buah pepaya dalam meningkatkan pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila. Penelitian ini menggunakan 4 perlakuan 3 kali ulangan. Pemberian tepung buah pepaya dan tepung kangkung dengan konsentrasi P0= kontrol, P1= tepung buah pepaya 70% + tepung kangkung 30%, P2 = tepung buah pepaya 50% + tepung kangkung 50%, P3 = tepung buah pepaya 30% + tepung kangkung 70%. Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan panjang mutlak ikan nila pada perlakuan P0 = 1.87 cm, P1 = 1.89 cm, P2 = 2.03 cm, P3 = 2.19 cm. Hasil pertumbuhan berat mutlak ikan nila pada perlakuan P0 = 0.60 g, P1 = 0.85 g, P2 = 0.98 g, P3 = 1.20 g. Hasil laju pertumbuhan spesifik ikan nila pada P0= 1.51, P1= 1.54, P2= 1.62, P3= 2.19. Hasil kelangsungan hidup (SR) pada P0= 60%, P1= 60%, P2= 67%, P3= 87%. Hasil dari rasio koversi pakan (FCR) pada P0= 1.18, P1= 1.19, P2= 1.19, P3= 1.15. Berdasarkan hasil penelitian laju pertumbuhan dapat disimpulkan bahwa pemberian tepung buah pepaya dan tepung kangkung dengan konsentrasi pakan yang berbeda memberikan pengaruh yang tidak berbeda nyata antar perlakuan, dimana nilai signifikan F hitung (2.044) ˂ dari F tabel (5.79) dengan tingkat kepercayaan 95%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
Udang windu merupakan komoditas andalan di Kota Tarakan, dikarenakan udang memiliki beberapa keunggulan yakni kandungan gizi yang tinggi, ukuran panen yang relatif besar dan memiliki cita rasa yang manis dan gurih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa metabolit sekunder pada ekstrak kulit buah pepaya dan menentukan dosis terbaik ekstrak kulit buah pepaya dalam menghambat pertumbuhan bakteri V. parahaemolyticus. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Ekstraksi kulit buah pepaya dilakukan dengan metode maserasi menggunakan alkohol 70%. Konsentrasi ekstrak yang digunakan adalah 10%, 20% dan 30%. Kontrol positif yang digunakan adalah tetracycline dan kontrol negatif aquadest. Uji aktivitas antibakteri dilakukan secara in vitro dengan metode difusi cakram. Uji kualitatif senyawa fitokimia menunjukkan kulit pepaya mengandung senyawa Alkaloid, Flavonoid, Fenol hidrokuinon, dan Tanin. Hasil uji in vitro menunjukkan ekstrak kulit buah pepaya (C papaya) pada konsentrasi 10%, 20%, dan 30% dapat menghambat pertumbuhan bakteri dan diperoleh rata – rata diameter hambatan secara berturut – turut sebesar 7.00 mm, 1.85 mm dan 4.50 mm. Anilisis data menggunakan ANOVA dengan uji F dan dilanjutkan uji Duncan. Hasil yang diperoleh menunjukkan zona hambat terbesar pada konsentrasi 10% dengan nilai 7.00 mm. Sehingga diketahui dosis terbaik terbaik ekstrak kulit buah pepaya terletak pada konsentrasi 10%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR LIMBAH BUAH PEPAYA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KACANG HIJAU (Vigna radiata, L.) ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman kacang hijau (Vigna radiata L.). Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh POC limbah buah pepaya terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacangm hijau (Vigna radiata L.) dan mengetahui konsentrasi POC limbah buah pepaya terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang hijau (Vigna radiata L.). Penelitian ini dilaksanakan dilahan Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan pada bulan Maret 2022 hingga Mei 2022. Parameter yang digunakan adalah tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, jumlah polong, jumlah biji dan berat 100 biji. Penelitian ini merupakan 1 faktor 5 perlakuan dan 5 ulangan, Adapun perlakuan yang digunukan adalah perlakuan P0 (kontrol), perlakuan P1 (konsentrasi 5%), perlakuan P2 (konsentrasi 10%), perlakuan P3 (konsentrasi 15%) dan perlakuan P4 (konsentrasi 20%). Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK), data yang diperoleh dianalisis sidik ragam dan diuji lanjut apabila berbeda nyata menggunakan beda nyata jujur (BNJ) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik cair limbah buah pepaya memberikan pengaruh nyata pada pertumbuhan tanaman dan tidak berpengaruh nyata terhadap beberapa produksi seperti jumlah biji/tanaman berat biji/tanaman dan berat 100 biji/tanaman, kemudian pada produksi jumlah polong berpengaruh nyata. Berdasarkan penelitian bahwa perlakuan P4 (konsentrasi 20%) mampu memberikan hasil yang terbaik, dari parameter pertumbuhan dan parameter produksi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak Permasalahan yang sering muncul dalam budidaya ikan nila adalah rendahnya pertumbuhan ikan yang disebabkan oleh pemberian pakan yang mangandung energi tinggi tetapi tidak mampu dicerna oleh ikan. Pemanfaatan pakan komersil sebagai pakan terhadap pertumbuhan ikan nila kurang efektif karena pakan tersebut masih kompleks sehingga membutuhkan energi untuk diuraikan menjadi lebih sederhana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang kemudian dianalisis menggunakan sidik ragam one way ANOVA. Hasil terbaik diperoleh pada perlakuan 4 dengan nilai bobot mutlak sebesar 14 gram, Panjang mutlak sebesar 2,4 cm, laju pertumbuhan spesifik sebesar 3,4%, kelangsungan hidup sebesar 87,92% dan ration konversi pakan sebesar 2,1. Kesimpulan dari penelitian ini ialah pengaruh pemberian pakan buatan dari kombinasi tepung buah pepaya dan tepung daun pepaya terhadap pertumbuhan ikan nila tidak berbeda nyata disetiap perlakuannya untuk parameter panjang mutlak, laju pertumbuhan spesifik dan kelangsungan hidup sedangkan berat mutlak dan ration konversi pakan berbeda nyata disetiap perlakuannya. Kata kunci: Pakan Buatan, Kombinasi Tepung Buah Pepaya dan Tepung Daun Pepaya, Pertumbuhan Ikan Nila.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penambahan Tepung buah pepaya dalam pakan komersil mampu meningkatkan daya cerna dan penyerapan protein pada pakan, sehingga mampu meningkatkan pertumbuhan ikan nila. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung buah pepaya (Carica papaya) kedalam pakan dengan penggunaan konsentrasi yang berbeda pada setiap perlakuan terhadap pertumbuhan ikan nila (Oreocrhomis niloticus). Rancangan penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 3 ulangan, satu sebagai kontrol. Konsentrasi tepung buah pepaya yang dicampurkaan dalam pakan yaitu 3, 3.25, dan 3.50 gr/500gr pakan. Pemberian pakan dilakukan 3 kali sehari, parameter yang diuji meliputi Berat Mutlak, Panjang Mutlak, Spesific Growth Rate (SGR), Survival Rate (SR) dan Feed Convertion Ratio (FCR). Nilai pertumbuhan berat mutlak berkisar antara 7.33 – 21 gram, nilai pertumbuhan panjang mutlak berkisar antara 1.83 – 2.73 cm, nilai SGR berkisar antara 0.18 – 0.43%, nilai SR berkisar antara 66 – 83% dan FCR berkisar antara 091-1.06. Beradasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan tepung buah pepaya pada pakan yang memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan ikan nila dengan konsentrasi terbaik yaitu 3,25 gr/500 gr pakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Indonesia merupakan negara kepulauan yang sangat besar dan luas sehingga memiliki hasil perikanan air tawar yang besar. Salah satu sektor budidaya perikanan air tawar yang menjanjikan adalah budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus). Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung buah pepaya dan tepung daun katuk sebagai bahan alternatif campuran pakan ikan untuk meningkatkan pertumbuhan benih ikan nila. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Ikan nila yang digunakan berukuran 3,2 cm. Parameter yang diukur, panjang mutlak, berat mutlak, Spesific Growth Rate (SGR), Survival Rate (SR), Feed Covertion Ratio (FCR) dan kualitas air seperti suhu, pH, DO, dan amoniak. Pada penelitian ini, dengan pengaruh pemberian tepung buah papaya dan tepung daun katuk memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan benih ikan nila, pada perlakuan p4 dengan Pertumbuhan panjang 6,7 cm, berat 2,31 g, (SGR) 4,1 gr, (SR) 88,30% dan (FCR) 0,17 gr. Sedangkan dari hasil pengukuran kualitas air suhu berkisar 25-310C, pH 7,15-7,80, DO 4,05-4,53 dan amoniak 0,27-0,48. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian tepung buah pepaya dan daun katuk dengan kosentrasi berbeda, mampu meningkatkan pertumbuhan Ikan Nila, serta dapat dijadikan sebagai bahan baku organik untuk pembuatan pakan.