Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Bahan ajar Biologi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Identifikasi Tumbuhan Mangrove Di Kawasan Wisata Belagaone Karya Di Kabupaten Nunukan Dan Potensinya Sebagai Bahan Ajar Biologi

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis tumbuhan mangrove di Kawasan Wisata Belagaone Karya, Kabupaten Nunukan, serta menganalisis potensinya sebagai bahan ajar Biologi. Penelitian dilakukan pada Agustus– September 2025 menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan teknik purposive sampling melalui 5 transek dan 5 plot pada setiap transek. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga jenis mangrove, yaitu (Bakau minyak) Rhizopora apiculata, (Api-api putih) Avicennia alba, (Bakau taji) Ceriops tagal. Spesies yang paling dominan adalah (Bakau minyak) Rhizopora apiculata, sedangkan (Bakau taji) Ceriops tagal memiliki jumlah individu paling sedikit dan hanya ditemukan pada transek 4 dan 5. Kondisi lingkungan seperti suhu rata-rata 28°C, salinitas 73%o, pH air 6,86, pH tanah 3,5, kondisi air laut pada saat surut, dan substrat tanah berlumpur, masih mendukung pertumbuhan mangrove. Hasil penelitian ini berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan ajar Biologi kelas X SMA pada materi keanekaragaman hayati dan ekologi untuk meningkatkan pemahaman konsep serta kepedulian peserta didik terhadap lingkungan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN SUBSTRAT DOMINAN TERHADAP KELIMPAHAN DAN PERSEBARAN GASTROPODA PADA WILAYAH PESISIR PULAU TARAKAN DAN POTENSINYA SEBAGAI BAHAN PEMBELAJARAN BIOLOGI

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Gastropoda merupakan komponen penting dalam ekosistem pesisir yang kelimpahan dan persebarannya sering kali dipengaruhi oleh karakteristik habitat, khususnya tipe substrat. Namun, data ilmiah mengenai hubungan spesifik antara substrat dominan dengan struktur komunitas gastropoda di Pulau Tarakan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis substrat dominan, pola persebaran gastropoda, hubungan antara substrat dengan kelimpahan dan pola sebaran gastropoda, serta potensi hasil penelitian ini sebagai bahan ajar biologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei di empat stasiun pengamatan (KKMB, Tanjung Batu, Pantai Binalatung, dan Juata Laut). Pengambilan sampel gastropoda dilakukan menggunakan transek kuadrat 1x1 meter, sedangkan analisis tekstur sedimen menggunakan metode pengayakan basah (wet sieving) dan diklasifikasikan berdasarkan segitiga tekstur tanah USDA dan klasifikasi Shepard. Hubungan antar variabel dianalisis menggunakan uji One-Way ANOVA, Korelasi Spearman, dan General Linear Model (GLM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa substrat di seluruh stasiun bersifat homogen, didominasi oleh fraksi debu (silt) dengan persentase (lebih dari 50%), yang diklasifikasikan sebagai lempung berdebu (silty loam) hingga lempung liat berdebu (silty clay loam). Ditemukan 20 spesies gastropoda dengan pola persebaran dominan mengelompok (clumped) sebesar 45%. Analisis statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara jenis substrat dominan dengan kelimpahan maupun pola sebaran gastropoda (p > 0,05). Hal ini disebabkan oleh homogenitas substrat di lokasi penelitian, sehingga faktor substrat tidak menjadi faktor pembatas utama. Kelimpahan gastropoda diduga lebih dipengaruhi oleh ketersediaan bahan organik dan parameter abiotik lain. Hasil penelitian ini memiliki relevansi tinggi sebagai bahan ajar biologi materi Keanekaragaman Hayati dan Ekologi untuk tingkat SMA (Fase E/F) dan Perguruan Tinggi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Keanekaragaman Jenis Ikan Famili Cyprinidae Di Sungai Adai Kecamatan Peso Sebagai Potensi Bahan Ajar Biologi

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran ekologis dan ekonomi famili Cyprinidae serta adanya ancaman terhadap kelestariannya akibat aktivitas manusia yang berlebihan di Sungai Adai, Kecamatan Peso. Penelitian terkait keanekaragaman spesies ikan famili ini di lokasi tersebut belum pernah dilakukan sebelumnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis keanekaragaman jenis ikan famili Cyprinidae yang terdapat di Sungai Adai dan menganalisis potensinya sebagai bahan ajar biologi. Metode yang digunakan adalah survei eksploratif dengan penjelajahan langsung di lokasi penelitian. Pengambilan sampel dilakukan di tiga stasiun menggunakan alat tangkap berupa bubu, jaring, dan jala. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif melalui identifikasi morfologi dan penghitungan Indeks Keanekaragaman Shannon-Wiener. Hasil penelitian menunjukkan ditemukan sebanyak 8 spesies dari famili Cyprinidae dengan total 945 individu. Spesies tersebut meliputi ikan Lalang (Parachela oxygastroides), ikan Pasak (Osteochilus vittatus), ikan Salap (Barbonymus schwanefeldii), ikan Padeq (Tor tambra), ikan Paseq (Crossocheilus oblongus), ikan Lalang Tebal (Rasbora einthoveni), ikan Dungan (Hampala macrolepidota), dan ikan Turing (Labiobarbus festivus). Indeks keanekaragaman jenis (H’) di ketiga stasiun berkisar antara 1,64 hingga 1,77, yang termasuk dalam kategori sedang. Parameter lingkungan menunjukkan kondisi air yang mendukung dengan suhu rata-rata 25°C, pH 6,16, dan TDS 732 ppm. Hasil penelitian ini memiliki potensi besar untuk diintegrasikan sebagai bahan ajar biologi SMA pada materi keanekaragaman hayati karena relevansinya yang kontekstual dengan lingkungan setempat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail