ANALISIS PENGENDALIAN BIAYA PRODUKSI UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI BIAYA PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE BIAYA STANDAR (STUDI KASUS PADA BIUS COFFEE)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian biaya produksi untuk meningkatkan efisiensi biaya produksi pada Bius Coffee di Kota Tarakan dengan menggunakan metode biaya standar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada biaya bahan baku, terdapat selisih harga menguntungkan sebesar -Rp 22.382.278, menandakan efisiensi pembelian biaya bahan baku. Namun pada selisih kuantitas tidak menguntungkan sebesar Rp 353.709, akibat pemakaian aktual sebesar Rp 14.592.338 g/ml melebihi kuantitas standar sebesar Rp 14.572.421 g/ml. Pada komponen biaya tenaga kerja langsung, tarif upah aktual sebesar Rp 28.571 lebih rendah dari tarif standar sebesar Rp 29.662/jam, menghasilkan selisih menguntungkan sebesar -Rp2.931.312. Tidak terdapat selisih efisiensi waktu karena jam kerja aktual dan standar yaitu 2.688 jam. Untuk biaya overhead pabrik ditemukan selisih terkendali tidak menguntungkan sebesar Rp 41.854.730, karena biaya aktual sebesar Rp 340.981.408 melebihi AFKSt sebesar Rp 299.126.678. selain itu terdapat selisih volume tidak menguntungkan sebesar Rp105.130.177 menunjukkan rendahnya pemanfaatan kapasitas produksi aktual dibandingkan kapasitas standar sebanyak Rp 86.400 cup dengan tarif overhead per unit Rp 4.679.