BookOpen AccessMetadata saja
2024•
Tanaman sawi (Brassica juncea L.) merupakan jenis tanaman hortikultura yang mengandung vitamin A, dan nutrisi lain yang bermanfaat dalam menjaga dan kesehatan tubuh manusia. Salah satu masalah dalam budidaya tanaman sawi yang dapat menurunkan hasil dan produksi diakibatkan oleh serangan hama. Hama tanaman dianggap sebagai dalam sistem produksi pertanian di Indonesia yang dapat menyebabkan kehilangan hasil. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gejala serangan hama pada tanaman sawi di kota tarakan dengan mengidentifikasi serangan yang di sebabkan oleh hama sehingga dapat ketahui jenis hama yang menyerang tanaman sawi di kota tarakan. Dalam pelaksanaan penelitian insidensi serangan hama pada tanaman sawi (Brassica juncea L.) ini yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi lapangan. Terdapat jumlah intensitas serangan yang diakibatkan oleh hama dan berbagai keanekaragaman jenis hama yang menyerang tanaman sawi dan musuh alami pada hama tersebut, adapun dari hasil pengamatan di kebun petani kampung 6, saya dapat mengetahui presentase kerusakan tanaman sebelum pengendalian dan sesusah pengendalian dan penurunan dan kualitas produksi tanaman sawi yang paling besar yaitu disebabkan oleh cuaca. Cuaca adalah salah satu kendala utama dalam budidaya tanaman sawi (Brassica juncea L.)
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tanaman sawi (Brassica juncea L.) merupakan jenis tanaman hortikultura yang mengandung vitamin A, dan nutrisi lain yang bermanfaat dalam menjaga dan kesehatan tubuh manusia. Salah satu masalah dalam budidaya tanaman sawi yang dapat menurunkan hasil dan produksi diakibatkan oleh serangan hama. Hama tanaman dianggap sebagai dalam sistem produksi pertanian di Indonesia yang dapat menyebabkan kehilangan hasil. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gejala serangan hama pada tanaman sawi di kota tarakan dengan mengidentifikasi serangan yang di sebabkan oleh hama sehingga dapat ketahui jenis hama yang menyerang tanaman sawi di kota tarakan. Dalam pelaksanaan penelitian insidensi serangan hama pada tanaman sawi (Brassica juncea L.) ini yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi lapangan. Terdapat jumlah intensitas serangan yang diakibatkan oleh hama dan berbagai keanekaragaman jenis hama yang menyerang tanaman sawi dan musuh alami pada hama tersebut, adapun dari hasil pengamatan di kebun petani kampung 6, saya dapat mengetahui presentase kerusakan tanaman sebelum pengendalian dan sesusah pengendalian dan penurunan dan kualitas produksi tanaman sawi yang paling besar yaitu disebabkan oleh cuaca. Cuaca adalah salah satu kendala utama dalam budidaya tanaman sawi (Brassica juncea L.)
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Skizofrenia merupakan gangguan kejiwaan dan kondisi medis yang dapat mempengaruhi fungsi otak manusia, mempengaruhi emosional, tingkah laku serta dapat mempengaruhi fungsi normal kognitif. Halusinasi merupakan salah satu gejala gangguan jiwa skizofrenia dimana seseorang akan mengalami perubahan pada persepsi sensori, merasakan sensasi yang palsu berupa suara, penglihatan, pengecapan, perabaan dan penciuman. Halusinasi Pendengaran adalah klien mendengar suara-suara yang tidak berhubungan dengan stimulasi nyata yang orang lain tidak mendengarnya. Tujuan penulis mendapatkan gambaran dan pengalaman nyata tentang penerapan asuhan keperawatan pada Tn. R. Metode penulisan: deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan, pada Tn. “R”. Hasil pengkajian klien terdapat 3 masalah keperawatan yaitu: Gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran, Isolasi sosial : menarik diri, risiko perilaku kekerasan, dan 3 diagnosa keperawatan yaitu gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran, menarik diri : Isolasi sosial dan risiko perilaku kekerasan.. Kesimpulan: penulis menemukan kesenjangan yang ada pada kasus tetapi tidak ada pada teori yaitu pada kasus klien terdapat diagnosa Isolasi sosial : menarik diri tetapi pada teori untuk pasien gangguan persepsi sensori: halusinasi tidak ada diagnosa Isolasi sosial : menarik diri. Pada saat pelaksanaan ada satu diagnosa yang intervensinya belum teratasi yaitu halusinasi. Proses asuhan keperawatan klien klien membutuhkan stimulus dari orang disekitar, untuk melakukan tindakan keperawatan klien mampu melakukan dengan benar, intervensi dipertahankan dan dilanjutkan secara mandiri oleh klien di rumah. Diharapkan keluarga mampu membimbing klien melanjutkan intervensi sesuai dengan yang diharapkan agar indikator dapat teratasi. Kata kunci: Skizofrenia, Gangguan Perubahan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skizofrenia merupakan gangguan kejiwaan dan kondisi medis yang dapat mempengaruhi fungsi otak manusia, mempengaruhi emosional, tingkah laku serta dapat mempengaruhi fungsi normal kognitif. Halusinasi merupakan salah satu gejala gangguan jiwa skizofrenia dimana seseorang akan mengalami perubahan pada persepsi sensori, merasakan sensasi yang palsu berupa suara, penglihatan, pengecapan, perabaan dan penciuman. Halusinasi Pendengaran adalah klien mendengar suara-suara yang tidak berhubungan dengan stimulasi nyata yang orang lain tidak mendengarnya. Tujuan penulis mendapatkan gambaran dan pengalaman nyata tentang penerapan asuhan keperawatan pada Tn. R. Metode penulisan: deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan, pada Tn. “R”. Hasil pengkajian klien terdapat 3 masalah keperawatan yaitu: Gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran, Isolasi sosial : menarik diri, risiko perilaku kekerasan, dan 3 diagnosa keperawatan yaitu gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran, menarik diri : Isolasi sosial dan risiko perilaku kekerasan.. Kesimpulan: penulis menemukan kesenjangan yang ada pada kasus tetapi tidak ada pada teori yaitu pada kasus klien terdapat diagnosa Isolasi sosial : menarik diri tetapi pada teori untuk pasien gangguan persepsi sensori: halusinasi tidak ada diagnosa Isolasi sosial : menarik diri. Pada saat pelaksanaan ada satu diagnosa yang intervensinya belum teratasi yaitu halusinasi. Proses asuhan keperawatan klien klien membutuhkan stimulus dari orang disekitar, untuk melakukan tindakan keperawatan klien mampu melakukan dengan benar, intervensi dipertahankan dan dilanjutkan secara mandiri oleh klien di rumah. Diharapkan keluarga mampu membimbing klien melanjutkan intervensi sesuai dengan yang diharapkan agar indikator dapat teratasi. Kata kunci: Skizofrenia, Gangguan Perubahan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran.