Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Penulis: JUSLI
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

PERAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI MEDIASI DALAM PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, BUDAYA ORGANISASI DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MALINAU

2026•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan “untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, budaya organisasi, dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai, serta menguji peran kepuasan kerja sebagai variabel mediasi dalam hubungan tersebut.” Penelitian ini dilaksanakan pada Dinas Pendidikan Kabupaten Malinau dengan melibatkan 84 responden yang terdiri dari pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Honorer. Pendekatan studi yang diterapkan ialah kuantitatif melalui metode survei, sementara analisis data dilangsungkan melalui penerapan PLS-SEM. Temuan yang ada menjabarkan gaya kepemimpinan, budaya organisasi, dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Gaya kepemimpinan ialah variabel yang memiliki pengaruh paling besar pada kinerja pegawai. Selain itu, hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa kepuasan kerja tidak memediasi pengaruh gaya kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai. Sebaliknya, kepuasan kerja terbukti memediasi secara parsial pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja pegawai, meskipun dengan kontribusi mediasi yang relatif terbatas. Temuan tersebut menjabarkan peningkatan kinerja pegawai lebih efaktif dicapai melalui penguatan kepemimpinan, pembentukan budaya

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI MEDIASI DALAM PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, BUDAYA ORGANISASI DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MALINAU

2026•

Penelitian ini bertujuan “untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, budaya organisasi, dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai, serta menguji peran kepuasan kerja sebagai variabel mediasi dalam hubungan tersebut.” Penelitian ini dilaksanakan pada Dinas Pendidikan Kabupaten Malinau dengan melibatkan 84 responden yang terdiri dari pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Honorer. Pendekatan studi yang diterapkan ialah kuantitatif melalui metode survei, sementara analisis data dilangsungkan melalui penerapan PLS-SEM. Temuan yang ada menjabarkan gaya kepemimpinan, budaya organisasi, dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Gaya kepemimpinan ialah variabel yang memiliki pengaruh paling besar pada kinerja pegawai. Selain itu, hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa kepuasan kerja tidak memediasi pengaruh gaya kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai. Sebaliknya, kepuasan kerja terbukti memediasi secara parsial pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja pegawai, meskipun dengan kontribusi mediasi yang relatif terbatas. Temuan tersebut menjabarkan peningkatan kinerja pegawai lebih efaktif dicapai melalui penguatan kepemimpinan, pembentukan budaya

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

MAKNA KUKUI DALAM AMAKAN SUKU DAYAK AGABAG DI DESA SAMUNTI KECAMATAN LUMBIS OGONG KABUPATEN NUNUKAN (KAJIAN SEMANTIK)

2022•Koleksi Perpustakaan

Makna Kukui Dalam Amakan Suku Dayak Agabag Di Desa Samunti Kecamatan Lumbis Ogong Kabupaten Nunukan (Kajian Semantik) Abstrak Tujuan penelitian ini merupakan penelitian untuk memperoleh dan mendeskripsikan makna kukui dalam Amakan Suku Dayak Agabag di Desa Samunti Kecamatan Lumbis Ogong Kabupaten Nunukan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data pada penelitian ini berupa Lagu daerah (kukui) yang terdapat dalam Amakan (Upacara Adat Kematian) Suku Dayak Agabag yang bersumber dari informan/narasumber. Sedangkan sumber data pada penelitian ini adalah upacara adat kematian (amakan) dalam suku dayak agabag di Desa Samunti Kecamatan Lumbis Ogong Kabupaten Nunukan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu observasi, teknik pengamatan, wawancara, teknik rekam dan teknik catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu data collection (mengumpulkan data), data reduction (reduksi data), dan data display (penyajian data). Amakan (Upacara Adat Kematian) sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada sesorang yang meninggal dunia, yang dilaksanakan oleh keluarga yang berduka dengan mengundang seluruh keluarga, masyarakat adat desa terdekat, dan upacara adat amakan ini dilaksanakan dengan upacara adat lumulu, sumaluang, dan tarian gong sebagai tanda penghormatan atau melepas secara ikhlas orang yang sudah meninggal dunia untuk terakhir kalinya bahwa fisiknya sudah tidak lagi hidup bersama dengan keluarga di tengah masyarakat adat desa tersebut. Kukui (lagu daerah) merupakan seni suara yang sifatnya berupa hiasan kata-kata yang memiliki kesan sejarah atau cerita untuk mengenang orang yang telah meninggal sewaktu masih hidup.Hasil penelitian diperoleh sebanyak sembilan lagu daerah Suku Dayak Agabag yaitu: Lumulu, layung, lumbis, pagun suang, manuk solok, bangkudu, yangkawanan, mamantis dan linsugut. Fungsi dari kukui (lagu daerah) yaitu sebagai pengiring dalam amakan (upacara adat kematian), sebagai pelipur hati, sebagai penguat rasa persatuan masyarakat suku Dayak Agabag dan melestarikan budaya Indonesia khususnya budaya suku Dayak Agabag. Kata Kunci: Makna, Kukui, Amakan (upacara adat kematian), Kajian Semantik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

MAKNA KUKUI DALAM AMAKAN SUKU DAYAK AGABAG DI DESA SAMUNTI KECAMATAN LUMBIS OGONG KABUPATEN NUNUKAN (KAJIAN SEMANTIK) (KAJIAN SEMANTIK)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Makna Kukui Dalam Amakan Suku Dayak Agabag Di Desa Samunti Kecamatan Lumbis Ogong Kabupaten Nunukan (Kajian Semantik) Abstrak Tujuan penelitian ini merupakan penelitian untuk memperoleh dan mendeskripsikan makna kukui dalam Amakan Suku Dayak Agabag di Desa Samunti Kecamatan Lumbis Ogong Kabupaten Nunukan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data pada penelitian ini berupa Lagu daerah (kukui) yang terdapat dalam Amakan (Upacara Adat Kematian) Suku Dayak Agabag yang bersumber dari informan/narasumber. Sedangkan sumber data pada penelitian ini adalah upacara adat kematian (amakan) dalam suku dayak agabag di Desa Samunti Kecamatan Lumbis Ogong Kabupaten Nunukan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu observasi, teknik pengamatan, wawancara, teknik rekam dan teknik catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu data collection (mengumpulkan data), data reduction (reduksi data), dan data display (penyajian data). Amakan (Upacara Adat Kematian) sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada sesorang yang meninggal dunia, yang dilaksanakan oleh keluarga yang berduka dengan mengundang seluruh keluarga, masyarakat adat desa terdekat, dan upacara adat amakan ini dilaksanakan dengan upacara adat lumulu, sumaluang, dan tarian gong sebagai tanda penghormatan atau melepas secara ikhlas orang yang sudah meninggal dunia untuk terakhir kalinya bahwa fisiknya sudah tidak lagi hidup bersama dengan keluarga di tengah masyarakat adat desa tersebut. Kukui (lagu daerah) merupakan seni suara yang sifatnya berupa hiasan kata-kata yang memiliki kesan sejarah atau cerita untuk mengenang orang yang telah meninggal sewaktu masih hidup.Hasil penelitian diperoleh sebanyak sembilan lagu daerah Suku Dayak Agabag yaitu: Lumulu, layung, lumbis, pagun suang, manuk solok, bangkudu, yangkawanan, mamantis dan linsugut. Fungsi dari kukui (lagu daerah) yaitu sebagai pengiring dalam amakan (upacara adat kematian), sebagai pelipur hati, sebagai penguat rasa persatuan masyarakat suku Dayak Agabag dan melestarikan budaya Indonesia khususnya budaya suku Dayak Agabag. Kata Kunci: Makna, Kukui, Amakan (upacara adat kematian), Kajian Semantik.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail