BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Ilham Maulana, 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya guru BK dalam mengatasi kedisiplinan di SMA N 2 Tarakan kelas XII Bahasa. Kedisiplinan merupakan suatu sikap, tingkahlaku dan perbuatan siswa yang secara sadar melakukan aktifitas di sekolah sesuai dengan aturan yang berlaku. Upaya guru BK dalam mengatasi kedisiplinan, adapaun upaya preventif yang dilakukan terkait dengan tindakan pengendalian untuk mencegah ketidakdisiplinan, dan upaya kuratif terkait tindakan yang dilakukan guru BK setelah pelanggaran kedisiplinan terjadi, serta tindakan berupa pemberian sanksi kepada siswa yang melanggar kedisiplinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Wawancara dan dokumentasi digunakan sebagai teknik pengumpulan datanya, subjek primer yang datanya akan diambil adalah guru BK yang dipilih berdasarkan subjek yang mewakili, sedangkan untuk subjek sekundernya diambil secara non-random yaitu wali kelas yang banyak terlibat dalam proses kegiatan yang guru BK lakukan dan siswa kelas XII yang pernah mendapatkan layanan BK terkait masalah kedisiplinan. Berdasarkan hasil wawancara dan dokumentasi yang dilakukan, diketahui bahwa guru BK telah berperan dengan melakukan pemberian layanan bimbingan klasikal konseling kelompok dan konseling individu kepada siswa yang melanggar kedisiplinan. setelah pemberian layanan guru BK melakukan pendampingan kepada siswa dengan kurun waktu yang tidak terbatas dalam bentuk pemantauan dan pengawasan.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•
ANALISIS KEBUTUHAN AIR BERSIH UNTUK MENENTUKAN KAPASITAS BAK PENAMPUNG DAN POMPA DI GEDUNG KULIAH FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah tidak diketahuinya jumlah kebutuhan air bersih, menentukan kapasitas bak penampung dan pompa untuk mengatasi masalah tidak meratanya tekanan pengaliran pada setiap lantai bangunan di gedung kuliah teknik mesin dan teknik elektro Universitas Borneo Tarakan. Metode penelitian yang dilakukan dengan wawancara dan observasi lapangan, untuk perhitungan kebutuhan air bersih, dan kapasitas bak penampung mengacu pada SNI 03-7065-2005, menentukan kapasitas pompa mengunakan diagram pemilihan pompa umum. Gedung kuliah teknik mesin dan teknik elektro Universitas Borneo Tarakan beroperasi selama 8 jam dengan jumlah penghuni berdasarkan mata kuliah yang bersamaan sebanyak 273 orang, berdasarkan analisis didapatkan kebutuhan air bersih dalam 1 hari yaitu sebesar 6.552 l/ hari, 819 l/ jam, dan 47,766 l/menit, kapasitas bak penampung bawah 2.184 liter dan bak penampung atas 7.882 liter, kapasitas pompa yang disarankan dengan kode 40 × 32B_2 – 5 2,2. Kata kunci: Gedung, Pompa, Reservoir.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
ANALISIS KEBUTUHAN AIR BERSIH UNTUK MENENTUKAN KAPASITAS BAK PENAMPUNG DAN POMPA DI GEDUNG KULIAH FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah tidak diketahuinya jumlah kebutuhan air bersih, menentukan kapasitas bak penampung dan pompa untuk mengatasi masalah tidak meratanya tekanan pengaliran pada setiap lantai bangunan di gedung kuliah teknik mesin dan teknik elektro Universitas Borneo Tarakan. Metode penelitian yang dilakukan dengan wawancara dan observasi lapangan, untuk perhitungan kebutuhan air bersih, dan kapasitas bak penampung mengacu pada SNI 03-7065-2005, menentukan kapasitas pompa mengunakan diagram pemilihan pompa umum. Gedung kuliah teknik mesin dan teknik elektro Universitas Borneo Tarakan beroperasi selama 8 jam dengan jumlah penghuni berdasarkan mata kuliah yang bersamaan sebanyak 273 orang, berdasarkan analisis didapatkan kebutuhan air bersih dalam 1 hari yaitu sebesar 6.552 l/ hari, 819 l/ jam, dan 47,766 l/menit, kapasitas bak penampung bawah 2.184 liter dan bak penampung atas 7.882 liter, kapasitas pompa yang disarankan dengan kode 40 × 32B_2 – 5 2,2. Kata kunci: Gedung, Pompa, Reservoir.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ilham Maulana, 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya guru BK dalam mengatasi kedisiplinan di SMA N 2 Tarakan kelas XII Bahasa. Kedisiplinan merupakan suatu sikap, tingkahlaku dan perbuatan siswa yang secara sadar melakukan aktifitas di sekolah sesuai dengan aturan yang berlaku. Upaya guru BK dalam mengatasi kedisiplinan, adapaun upaya preventif yang dilakukan terkait dengan tindakan pengendalian untuk mencegah ketidakdisiplinan, dan upaya kuratif terkait tindakan yang dilakukan guru BK setelah pelanggaran kedisiplinan terjadi, serta tindakan berupa pemberian sanksi kepada siswa yang melanggar kedisiplinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Wawancara dan dokumentasi digunakan sebagai teknik pengumpulan datanya, subjek primer yang datanya akan diambil adalah guru BK yang dipilih berdasarkan subjek yang mewakili, sedangkan untuk subjek sekundernya diambil secara non-random yaitu wali kelas yang banyak terlibat dalam proses kegiatan yang guru BK lakukan dan siswa kelas XII yang pernah mendapatkan layanan BK terkait masalah kedisiplinan. Berdasarkan hasil wawancara dan dokumentasi yang dilakukan, diketahui bahwa guru BK telah berperan dengan melakukan pemberian layanan bimbingan klasikal konseling kelompok dan konseling individu kepada siswa yang melanggar kedisiplinan. setelah pemberian layanan guru BK melakukan pendampingan kepada siswa dengan kurun waktu yang tidak terbatas dalam bentuk pemantauan dan pengawasan.