Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

8 hasil
Penulis: BENI
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Terapi Relaksasi Benson Terhadap Intensitas Nyeri Pada Pasien Cedera Kepala Ringan di Ruang IGD

2026•Koleksi Perpustakaan

Cedera kepala merupakan masalah kesehatan global yang umum menyebabkan kematian, kecelakaan lalu lintas diperkirakan menjadi penyebab utama cedera kepala, selain menyebabkan kematian cedera kepala juga mengakibatkan kecacatan permanen, serta berbagai efek seperti nyeri kepala akut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Terapi Relaksasi Benson Terhadap Intensitas Nyeri pada Pasien Cedera Kepala Ringan Diruangan IGD. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitafif dengan metode desain eksperimen one group pretest-posttest. Sebanyak 30 pasien yang mengalami nyeri kepala ringan diikut sertakan sebagai responden, dipilih dengan menggunakan tekhnik purposive sampling. Pengukuran skala nyeri dilakukan sebelum dan setelah intervensi terapi relaksasi Benson, menggunakan skala Numeric Rating Scale (NRS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, sebagian besar responden memiliki skala nyeri rata-rata 3, yang menunjukkan nyeri ringan. Setelah intervensi, terdapat penurunan signifikan dalam skala nyeri, dengan skor rata-rata menurun menjadi 2. Analisis data menggunakan Wilcoxon Signed Ranks Test menghasilkan nilai p=0,0001, menegaskan bahwa terapi relaksasi Benson efektif dalam mengurangi intensitas nyeri. Temuan ini mendukung penggunaan pendekatan non- farmakologis dalam manajemen nyeri, khususnya terapi relaksasi Benson, sebagai alternatif yang bermanfaat bagi pasien cedera kepala ringan. Penelitian ini juga merekomendasikan pelatihan untuk profesional kesehatan dalam penerapan teknik ini, serta saran untuk penelitian lebih lanjut yang mengeksplorasi efektivitas terapi relaksasi lainnya. Dengan demikian, terapi relaksasi Benson dapat menjadi pilihan yang efektif dan aman dalam pengelolaan nyeri di lingkungan klinis.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Terapi Relaksasi Benson Terhadap Intensitas Nyeri Pada Pasien Cedera Kepala Ringan di Ruang IGD

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Cedera kepala merupakan masalah kesehatan global yang umum menyebabkan kematian, kecelakaan lalu lintas diperkirakan menjadi penyebab utama cedera kepala, selain menyebabkan kematian cedera kepala juga mengakibatkan kecacatan permanen, serta berbagai efek seperti nyeri kepala akut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Terapi Relaksasi Benson Terhadap Intensitas Nyeri pada Pasien Cedera Kepala Ringan Diruangan IGD. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitafif dengan metode desain eksperimen one group pretest-posttest. Sebanyak 30 pasien yang mengalami nyeri kepala ringan diikut sertakan sebagai responden, dipilih dengan menggunakan tekhnik purposive sampling. Pengukuran skala nyeri dilakukan sebelum dan setelah intervensi terapi relaksasi Benson, menggunakan skala Numeric Rating Scale (NRS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, sebagian besar responden memiliki skala nyeri rata-rata 3, yang menunjukkan nyeri ringan. Setelah intervensi, terdapat penurunan signifikan dalam skala nyeri, dengan skor rata-rata menurun menjadi 2. Analisis data menggunakan Wilcoxon Signed Ranks Test menghasilkan nilai p=0,0001, menegaskan bahwa terapi relaksasi Benson efektif dalam mengurangi intensitas nyeri. Temuan ini mendukung penggunaan pendekatan non- farmakologis dalam manajemen nyeri, khususnya terapi relaksasi Benson, sebagai alternatif yang bermanfaat bagi pasien cedera kepala ringan. Penelitian ini juga merekomendasikan pelatihan untuk profesional kesehatan dalam penerapan teknik ini, serta saran untuk penelitian lebih lanjut yang mengeksplorasi efektivitas terapi relaksasi lainnya. Dengan demikian, terapi relaksasi Benson dapat menjadi pilihan yang efektif dan aman dalam pengelolaan nyeri di lingkungan klinis.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS STABILITAS LERENG DENGAN PERKUATAN GEOTEKSTIL MENGGUNAKAN PROGRAM PLAXIS 2D (STUDI KASUS RUAS JALAN GUNUNG AMAL KOTA TARAKAN)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

.Lereng merupakan bentuk permukaan tanah yang miring dan memiliki risiko kelongsoran, terutama di daerah dengan tanah lunak dan beban tambahan seperti kendaraan. Penelitian ini dilakukan pada ruas Jalan Gunung Amal, Kota Tarakan, yang menunjukkan gejala retakan dan longsoran. Tujuan dari studi ini adalah menganalisis kestabilan lereng sebelum dan sesudah diberi perkuatan geotekstil woven dari PT. Prima Geotex Indo menggunakan perangkat lunak Plaxis 2D versi 22 dengan pendekatan Finite Element Method (FEM). Data parameter tanah diperoleh dari uji sondir (CPT) dan dianalisis dengan model Mohr-Coulomb. Geotekstil berfungsi sebagai elemen perkuatan yang mampu menahan gaya tarik dan mencegah deformasi berlebih pada lereng. Selain itu, geotekstil juga berperan sebagai separator dan media drainase. Hasil analisis menunjukkan bahwa lereng tanpa perkuatan memiliki faktor keamanan (FK) sebesar 1,299 pada kombinasi beban sendiri dan beban kendaraan. Nilai ini berada di bawah standar minimum SNI 8460:2017 yang mensyaratkan FK ≥ 1,5, sehingga dikategorikan tidak aman. Setelah dilakukan perkuatan menggunakan geotekstil woven, nilai FK meningkat menjadi 1,705. Selain itu, pada kondisi hanya beban timbunan, nilai FK meningkat dari 1,419 menjadi 2,055 setelah diberi perkuatan. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan geotekstil secara signifikan meningkatkan kestabilan lereng. Berdasarkan hasil tersebut, perkuatan dengan geotekstil woven terbukti efektif dan efisien sebagai solusi teknik untuk meningkatkan keamanan lereng, serta layak diterapkan pada proyek infrastruktur serupa di wilayah rawan longsor.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Arus Pengelasan Terhadap Kekuatan Mekanik Baja UNP Menggunakan Metode Pengelasan SMAW Untuk Aplikasi Mesin Uji Universal

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh arus pengelasan terhadap kekuatan mekanik baja UNP menggunakan metode pengelasan SMAW untuk aplikasi mesin uji universal. Penelitian dilakukan dengan variasi arus pengelasan sebesar 80A, 90A, dan 100A. Pengujian dilakukan di laboratorium pengujian material Institut Teknologi Malang. Hasil pengujian tarik menunjukkan bahwa variasi arus pengelesan yang ideal untuk bagian yang kan menrima beban tarik yang besar adalah arus 100A. Hasil pengujian tarik menunjukkan bahwa variasi arus pengelasan yang ideal untuk bagian yang akan menerima beban tarik yang besar adalah arus 100A. Variasi ini menghasilkan kekuatan tarik maksimum sebesar 83,67 kgf/𝑚𝑚2. Sedangkan pada hasil pengujian bending variasi arus pengelasan yang direkomendasikan adalah arus 90A. Variasi ini menghasilkan tegangan bending maksimum sebesar 114,14 MPa. Meskipun variasi arus 90A dan 100A memiliki perbedaan yang tidak signifikan dalam kekuatan bending, variasi arus 90A lebih mampu menahan beban bending yang lebih besar dibandingkan variasi arus 80A dan 100A.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail