BookOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini menggunakan penelitian dan pengembangan sebagai metodologi penelitian. Produk yang dihasilkan ialah media pembelajaran Sipitung (Aksi Pintar Berhitung) pada siswa kelas I A sekolah dasar, dimaksudkan guna mengembangkan produk media pembelajaran yang memudahkan siswa belajar pada materi penjumlahan matematika. Media pembelajaran divalidasi oleh ahli media, materi dan praktisi. Prosedur penelitian dengan model ADDIE dengan 5 langkah sistematis yakni Analyze, Design, Development, Implementation , dan Evaluate. Hasil validasi diperoleh dari ahli media 90%, materi 92%, dan praktisi 90%. Hasil validasi beberapa ahli tersebut menunjukkan bahwa media pembelajaran Sipitung (Aksi Pintar Berhitung) sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil kemenarikan siswa pada uji coba terbatas 88% dengan dan lapangan 98%. Secara keseluruhan, berdasarkan hasil angket kemenarikan siswa pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan menunjukkan bahwa media pembelajaran Sipitung (Aksi Pintar Berhitung) pada materi penjumlahan di kelas I A SDN 015 Kampung Enam sangat menarik bagi siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini menggunakan penelitian dan pengembangan sebagai metodologi penelitian. Produk yang dihasilkan ialah media pembelajaran Sipitung (Aksi Pintar Berhitung) pada siswa kelas I A sekolah dasar, dimaksudkan guna mengembangkan produk media pembelajaran yang memudahkan siswa belajar pada materi penjumlahan matematika. Media pembelajaran divalidasi oleh ahli media, materi dan praktisi. Prosedur penelitian dengan model ADDIE dengan 5 langkah sistematis yakni Analyze, Design, Development, Implementation , dan Evaluate. Hasil validasi diperoleh dari ahli media 90%, materi 92%, dan praktisi 90%. Hasil validasi beberapa ahli tersebut menunjukkan bahwa media pembelajaran Sipitung (Aksi Pintar Berhitung) sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil kemenarikan siswa pada uji coba terbatas 88% dengan dan lapangan 98%. Secara keseluruhan, berdasarkan hasil angket kemenarikan siswa pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan menunjukkan bahwa media pembelajaran Sipitung (Aksi Pintar Berhitung) pada materi penjumlahan di kelas I A SDN 015 Kampung Enam sangat menarik bagi siswa.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•
Reading comprehension is one of the basic skills in English language which is quite difficult to be mastered, especially for students. Thus, in teaching reading comprehension, interesting teaching strategies such as the KWL strategy is needed. The aim of this research was to determine the significant effect of implementing the KWL strategy on descriptive reading comprehension of grade 7 junior high school students. The research method used pre-experimental method. The population of this research was students of class VII at SMP Negeri 4 Tarakan with a sample of class VII-10 of 29 students. The research instrument used a reading test in the form of pre-test and post-test. In addition, the results of data analysis obtained were processed using the SPSS version 25.0 program. The results of data analysis revealed that the average pre-test score was 57.44 and the average post-test score was 78.89. The Shapiro Wilk Test result was 0.965, which was greater than 0.05. It means the alternative hypothesis (Ha) was accepted and the null hypothesis (HO) was rejected. Therefore, it can be concluded that teaching descriptive text using KWL strategy had proven effective in improving the reading comprehension at seventh grade students of SMP Negeri 4 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Reading comprehension is one of the basic skills in English language which is quite difficult to be mastered, especially for students. Thus, in teaching reading comprehension, interesting teaching strategies such as the KWL strategy is needed. The aim of this research was to determine the significant effect of implementing the KWL strategy on descriptive reading comprehension of grade 7 junior high school students. The research method used pre-experimental method. The population of this research was students of class VII at SMP Negeri 4 Tarakan with a sample of class VII-10 of 29 students. The research instrument used a reading test in the form of pre-test and post-test. In addition, the results of data analysis obtained were processed using the SPSS version 25.0 program. The results of data analysis revealed that the average pre-test score was 57.44 and the average post-test score was 78.89. The Shapiro Wilk Test result was 0.965, which was greater than 0.05. It means the alternative hypothesis (Ha) was accepted and the null hypothesis (HO) was rejected. Therefore, it can be concluded that teaching descriptive text using KWL strategy had proven effective in improving the reading comprehension at seventh grade students of SMP Negeri 4 Tarakan.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar, pengaruh gaya belajar terhadap hasil belajar, pengaruh motivasi dan gaya belajar terhadap hasil belajar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode survei. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Sembakung sebanyak 68 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sample jenuh. Instrumen dan teknik pengumpulan data berupa penyebaran angket motivasi belajar dan angket gaya belajar yang telah diadopsi dari penelitian sebelumnya dan dokumen penilaian tengah semester (PTS) semester genap tahun ajaran 2022/2023 yang digunakan sebagai data hasil belajar. Hasil dari analisis deskriptif diperoleh bahwa rata-rata motivasi belajar sebesar 78,34, sedangkan gaya belajar sebesar 73,99, dan hasil belajar sebesar 78,88. Hasil dari analisis inferensial dibagi menjadi 2 yaitu uji prasyarat dan uji hipotesis, untuk uji asumsi prasyarat (uji normalitas, uji linieritas dan uji multikolinearitas) semuanya memenuhi kriteria. Sementara pada uji hipotesis menggunakan regresi sederhana, dan regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh secara parsial antara motivasi belajar terhadap hasil belajar dengan persamaan regresi Ŷ = 12,337 + 0,849 X1. dapat disimpulkan terdapat pengaruh secara parsial antara motivasi belajar terhadap hasil belajar, terdapat pengaruh secara parsial antara gaya belajar terhadap hasil belajar dengan persamaan regresi Ŷ = 1,398 + 1,047 X2. dapat disimpulkan terdapat pengaruh secara parsial antara gaya belajar terhadap hasil belajar, terdapat pengaruh secara simultan antara motivasi belajar dan gaya belajar terhadap hasil belajar dengan persamaan regresi Ŷ = 15,264 +1,06 X1 – 0,263X2. dapat disimpulkan bahwa motivasi dan gaya belajar berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar, pengaruh gaya belajar terhadap hasil belajar, pengaruh motivasi dan gaya belajar terhadap hasil belajar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode survei. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Sembakung sebanyak 68 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sample jenuh. Instrumen dan teknik pengumpulan data berupa penyebaran angket motivasi belajar dan angket gaya belajar yang telah diadopsi dari penelitian sebelumnya dan dokumen penilaian tengah semester (PTS) semester genap tahun ajaran 2022/2023 yang digunakan sebagai data hasil belajar. Hasil dari analisis deskriptif diperoleh bahwa rata-rata motivasi belajar sebesar 78,34, sedangkan gaya belajar sebesar 73,99, dan hasil belajar sebesar 78,88. Hasil dari analisis inferensial dibagi menjadi 2 yaitu uji prasyarat dan uji hipotesis, untuk uji asumsi prasyarat (uji normalitas, uji linieritas dan uji multikolinearitas) semuanya memenuhi kriteria. Sementara pada uji hipotesis menggunakan regresi sederhana, dan regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh secara parsial antara motivasi belajar terhadap hasil belajar dengan persamaan regresi Ŷ = 12,337 + 0,849 X1. dapat disimpulkan terdapat pengaruh secara parsial antara motivasi belajar terhadap hasil belajar, terdapat pengaruh secara parsial antara gaya belajar terhadap hasil belajar dengan persamaan regresi Ŷ = 1,398 + 1,047 X2. dapat disimpulkan terdapat pengaruh secara parsial antara gaya belajar terhadap hasil belajar, terdapat pengaruh secara simultan antara motivasi belajar dan gaya belajar terhadap hasil belajar dengan persamaan regresi Ŷ = 15,264 +1,06 X1 – 0,263X2. dapat disimpulkan bahwa motivasi dan gaya belajar berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa.