Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

8 hasil
Penulis: ASRULLAH
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

PERANCANGAN PROTOTIPE SISTEM MONITORING LISTRIK RUMAH BERBASIS IoT DENGAN METODE RULE-BASED SYSTEM UNTUK DETEKSI DINI KEBAKARAN DI KOTA TARAKAN

2025•

Kebakaran Rumah merupakan salah satu bencana yang sering terjadi di berbagai wilayah, termasuk di Kota Tarakan dengan salah satu penyebab utama yaitu korsleting listrik. Peristiwa ini umumnya terjadi di kawasan permukiman padat penduduk akibat kelalaian dalam memantau penggunaan listrik serta kurangnya sistem deteksi dini kebakaran. Penelitian ini bertujuan untuk merancang prototipe sistem monitoring listrik rumah berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan metode Rule-Based System yang mampu mendeteksi potensi kebakaran secara dini. Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pengendali utama, sensor arus dan tegangan (PZEM-004T) untuk memantau parameter listrik dan sensor suhu (Thermistor NTC) untuk mengidentifikasi perubahan suhu di sekitar perangkat. Data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan metode Rule-Based System untuk menentukan status kondisi listrik (Normal, Waspada, atau Berbahaya). Sistem dilengkapi dengan aplikasi Blynk IoT yang memungkinkan pemantauan kondisi secara real-time, pengiriman notifikasi dini, serta kontrol jarak jauh seperti pemutusan aliran listrik saat bahaya terdeteksi. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, sistem ini menunjukkan kinerja yang sangat baik dengan tingkat akurasi pengukuran sistem mencapai 99,46%, serta kemampuan dalam klasifikasi kondisi kelistrikan yang berjalan secara optimal. Integrasi dengan aplikasi Blynk IoT memungkinkan pemantauan dan pengendalian sistem secara real-time dengan akurasi pengiriman data mencapai 100%, tanpa kehilangan paket (packet loss 0%), rata-rata waktu penerimaan notifikasi antara 10,6 hingga 14,7 detik, serta rata-rata latency error sebesar 268,3 ms. Dengan demikian, sistem ini dinilai efektif dalam mendeteksi potensi risiko kebakaran secara dini dan memberikan solusi dalam meningkatkan keamanan instalasi kelistrikan rumah tangga, khususnya di wilayah rawan seperti Kota Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERANCANGAN PROTOTIPE SISTEM MONITORING LISTRIK RUMAH BERBASIS IoT DENGAN METODE RULE-BASED SYSTEM UNTUK DETEKSI DINI KEBAKARAN DI KOTA TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kebakaran Rumah merupakan salah satu bencana yang sering terjadi di berbagai wilayah, termasuk di Kota Tarakan dengan salah satu penyebab utama yaitu korsleting listrik. Peristiwa ini umumnya terjadi di kawasan permukiman padat penduduk akibat kelalaian dalam memantau penggunaan listrik serta kurangnya sistem deteksi dini kebakaran. Penelitian ini bertujuan untuk merancang prototipe sistem monitoring listrik rumah berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan metode Rule-Based System yang mampu mendeteksi potensi kebakaran secara dini. Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pengendali utama, sensor arus dan tegangan (PZEM-004T) untuk memantau parameter listrik dan sensor suhu (Thermistor NTC) untuk mengidentifikasi perubahan suhu di sekitar perangkat. Data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan metode Rule-Based System untuk menentukan status kondisi listrik (Normal, Waspada, atau Berbahaya). Sistem dilengkapi dengan aplikasi Blynk IoT yang memungkinkan pemantauan kondisi secara real-time, pengiriman notifikasi dini, serta kontrol jarak jauh seperti pemutusan aliran listrik saat bahaya terdeteksi. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, sistem ini menunjukkan kinerja yang sangat baik dengan tingkat akurasi pengukuran sistem mencapai 99,46%, serta kemampuan dalam klasifikasi kondisi kelistrikan yang berjalan secara optimal. Integrasi dengan aplikasi Blynk IoT memungkinkan pemantauan dan pengendalian sistem secara real-time dengan akurasi pengiriman data mencapai 100%, tanpa kehilangan paket (packet loss 0%), rata-rata waktu penerimaan notifikasi antara 10,6 hingga 14,7 detik, serta rata-rata latency error sebesar 268,3 ms. Dengan demikian, sistem ini dinilai efektif dalam mendeteksi potensi risiko kebakaran secara dini dan memberikan solusi dalam meningkatkan keamanan instalasi kelistrikan rumah tangga, khususnya di wilayah rawan seperti Kota Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PERANAN KEPOLISIAN DALAM PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA PERJUDIAN SABUNG AYAM DI KOTA TARAKAN (Study Kasus Kota Tarakan)

2022•Koleksi Perpustakaan

Perjudian dengan cara sabung ayam merupakan suatu tindak pidana yang sangat meresahkan masyarakat, Pasal 303 ayat (3) KUHP menyatakan bahwa perjudian sebagai suatu permainan yang keuntungannya bergantung pada keberuntungan saja termasuk pula ketika pemainnya lebih pintar bermain judi saja. Di Kota Tarakan permainan judi dengan cara sabung ayam ini masih sering terjadi. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui Apakah peran kepolisian Polres Kota Tarakan dalam penanggulangan tindak pidana perjudian sabung ayam di Kota Tarakan dan Apakah yang menjadi kendala kepolisian dalam penanggulangan tindak pidana perjudian sabung ayam di Kota Tarakan dan upaya Polres dalam mengatasi kendala tersebut. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis empiris yaitu dengan melakukan pengkajian atas teori-teori dan melakukan study lapangan terkait penerapan aturan hukum yang ada. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan cara wawancara dan menggunakan kuisioner. Sumber data diperoleh dari Polres Kota Tarakan Penelitian menggunakan analisasi dara deskriptif kualitatif dengan cara memahami, menjelaskan, menentukan dan memperoleh gambaran mendapam tentang permasalahan yang sedang diteliti. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa peranan kepolisian yaitu upaya prefentif melakukan patroli guna mencegah terbentuknya arena yang akan dijadikan sebagai tepat sabung ayam dan upaya represif yaitu menegakkan aturan yaitu segera menindaklanjuti laporan masyarakat atas dugaan adanya suatu tindak pidana sabug ayam disuatu daerah. Kendala yang dihadapi oleh Kepolisian adalah terkadang aduan oleh masyarakat informasinya kurang akurat, dan informasi patroli sering kali bocor atau disadari oleh para pemain sabung sehingga saat Kepolisian sampai dilokasi kejadian para pemain sabung ayam telah melarikan diri terlebih dahulu.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERANAN KEPOLISIAN DALAM PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA PERJUDIAN SABUNG AYAM DI KOTA TARAKAN (Study Kasus Kota Tarakan)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perjudian dengan cara sabung ayam merupakan suatu tindak pidana yang sangat meresahkan masyarakat, Pasal 303 ayat (3) KUHP menyatakan bahwa perjudian sebagai suatu permainan yang keuntungannya bergantung pada keberuntungan saja termasuk pula ketika pemainnya lebih pintar bermain judi saja. Di Kota Tarakan permainan judi dengan cara sabung ayam ini masih sering terjadi. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui Apakah peran kepolisian Polres Kota Tarakan dalam penanggulangan tindak pidana perjudian sabung ayam di Kota Tarakan dan Apakah yang menjadi kendala kepolisian dalam penanggulangan tindak pidana perjudian sabung ayam di Kota Tarakan dan upaya Polres dalam mengatasi kendala tersebut. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis empiris yaitu dengan melakukan pengkajian atas teori-teori dan melakukan study lapangan terkait penerapan aturan hukum yang ada. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan cara wawancara dan menggunakan kuisioner. Sumber data diperoleh dari Polres Kota Tarakan Penelitian menggunakan analisasi dara deskriptif kualitatif dengan cara memahami, menjelaskan, menentukan dan memperoleh gambaran mendapam tentang permasalahan yang sedang diteliti. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa peranan kepolisian yaitu upaya prefentif melakukan patroli guna mencegah terbentuknya arena yang akan dijadikan sebagai tepat sabung ayam dan upaya represif yaitu menegakkan aturan yaitu segera menindaklanjuti laporan masyarakat atas dugaan adanya suatu tindak pidana sabug ayam disuatu daerah. Kendala yang dihadapi oleh Kepolisian adalah terkadang aduan oleh masyarakat informasinya kurang akurat, dan informasi patroli sering kali bocor atau disadari oleh para pemain sabung sehingga saat Kepolisian sampai dilokasi kejadian para pemain sabung ayam telah melarikan diri terlebih dahulu.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PERBEDAAN JUMLAH IKAT BIBIT TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT (Kappaphycus alvarezii) MENGGUNAKAN METODE LONG LINE PANTAI AMAL KOTA TARAKAN

2022•Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Rumput laut merupakan salah satu komoditas perikanan yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Budidaya rumput laut (Kappaphycus alvarezii) di Perairan Pantai Amal Baru Kota Tarakan dilakukan secara tradisonal dengan menggunakan metode tali betang (longline) Metode rawai merupakan metode yang paling banyak digunakan petani rumput laut karena bersifat fleksibel dalam memilih lokasi dan biaya yang dibutuhkan relatif murah. Tujuan Penelitian ini yaitu perbedaan jumlah ikat bibit terhadap pertumbuhan rumput laut produksi dan warna rumput laut di perairan Pantai Amal. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan 1= Jumlah ikat 1, Perlakuan 2 = Jumlah ikat 2, Perlakuan 3 = Jumlah ikat 3, Perlakuan 4 = jumlah ikat 4, Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukkan perlakuan terbaik didapatkan pada perlakuan ke 4 dengan nilai sebesar 80.00 gram pada berat mutlak. ABSTRACK Seaweed is one of the most widely cultivated fishery commodities in Indonesia. The cultivation of seaweed (Kappaphycus alvarezii) in the waters of Amal Baru Beach, Tarakan City is carried out traditionally using the longline method so that the production of seaweed (K. alvarezii) depends on natural conditions. One of the efforts that can be done to optimize land use is vertical land use. The purpose of this study was the difference in the number of bunches of seeds on the growth of seaweed production and the color of seaweed in the waters of Amal Beach. This study used a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 3 replications. Treatment 1 = Number of bundles 1, Treatment 2 = Number of bundles 2, Treatment 3 = Number of bundles 3, Treatment 4 = number of bundles 4, Based on the results of this study, the best treatment was obtained in the 4th treatment with a value of 80.00 grams.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN SISTEM IOT DATA PEMANTAUAN LINGKUNGAN BERBASIS SENSOR DHT11 DAN ANEMOMETER

2021•

.Pada kondisi sekarang ini data suhu, kelembaban dan kecepatan angin adalah informasi yang sangat dibutuhkan untuk daerah yang berada dipesisir pantai yang mata pencaharian nya sangat bergantung pada data data tersebut, contohnya dilokasi Pantai Amal Kota Tarakan, warga nya bekerja sebagai nelayan dan petani rumput laut yang sangat membutuhkan kondisi lingkungan yang tepat. Maka dari itu diperlukannya pemantauan lingkungan yang dapat diakses langsung melalui Smartphone, sehingga dapat memudahkan dalam pekerjaan warga yang berada di Pantai Amal. Dalam sistem pemantauan lingkungan melalui Smartphone ini menggunakan sensor DHT11 sebagai sensor suhu dan kelembaban, sensor anemometer sebagai sensor kecepatan angin. Data dari sensor DHT11 dan sensor anemometer akan dihubungkan melalaui NodeMcu dan kemudian ditampilkan pada Smartphone android. Dari hasil pengambilan data sistem telah bekerja dengan baik dan data nya telah dibandingkan dengan alat terstandarisasi hasilnya sesuai dengan nilai error rata-rata dari sensor anemometer 0.00%, error rata-rata DHT11 dengan nilai error suhu 0.23% dan nilai error kelembaban 0.05%., dan nilai suhu tertinggi nya pada siang hari 42°C kondisi cuaca cerah, suhu terendah pagi dan malam hari 26°C, kelembaban terendah pada siang hari 48% RH, kelembaban tertinggi 93% RH kondisi cuaca hujan serta kecepatan angin tertinggi 6 m/s pada malam hari, angin tidak bertiup terjadi pagi hari 0 m/s.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERBEDAAN JUMLAH IKAT BIBIT TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT (Kappaphycus alvarezii) MENGGUNAKAN METODE LONG LINE PANTAI AMAL KOTA TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Rumput laut merupakan salah satu komoditas perikanan yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Budidaya rumput laut (Kappaphycus alvarezii) di Perairan Pantai Amal Baru Kota Tarakan dilakukan secara tradisonal dengan menggunakan metode tali betang (longline) Metode rawai merupakan metode yang paling banyak digunakan petani rumput laut karena bersifat fleksibel dalam memilih lokasi dan biaya yang dibutuhkan relatif murah. Tujuan Penelitian ini yaitu perbedaan jumlah ikat bibit terhadap pertumbuhan rumput laut produksi dan warna rumput laut di perairan Pantai Amal. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan 1= Jumlah ikat 1, Perlakuan 2 = Jumlah ikat 2, Perlakuan 3 = Jumlah ikat 3, Perlakuan 4 = jumlah ikat 4, Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukkan perlakuan terbaik didapatkan pada perlakuan ke 4 dengan nilai sebesar 80.00 gram pada berat mutlak. ABSTRACK Seaweed is one of the most widely cultivated fishery commodities in Indonesia. The cultivation of seaweed (Kappaphycus alvarezii) in the waters of Amal Baru Beach, Tarakan City is carried out traditionally using the longline method so that the production of seaweed (K. alvarezii) depends on natural conditions. One of the efforts that can be done to optimize land use is vertical land use. The purpose of this study was the difference in the number of bunches of seeds on the growth of seaweed production and the color of seaweed in the waters of Amal Beach. This study used a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 3 replications. Treatment 1 = Number of bundles 1, Treatment 2 = Number of bundles 2, Treatment 3 = Number of bundles 3, Treatment 4 = number of bundles 4, Based on the results of this study, the best treatment was obtained in the 4th treatment with a value of 80.00 grams.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail