Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

analisis pengaruh upah minimum provinsi pertumbuhan ekonomi dan indeks pembangunan manusia terhadap pengangguran di provinsi kalimantan utara

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•EKONOMI PEMBANGUNAN•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Pengangguran merupakan permasalahan penting dalam pembangunan ekonomi di Provinsi Kalimantan Utara yang dipengaruhi oleh dinamika upah, pertumbuhan ekonomi, kualitas sumber daya manusia, serta karakteristik wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Upah Minimum Provinsi (UMP), Pertumbuhan Ekonomi (PDRB), dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap tingkat pengangguran di Provinsi Kalimantan Utara periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel pada lima kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara. Hasil uji Chow dan Hausman, Fixed Effect Model (FEM) dipilih sebagai model terbaik. Hasil penelitian variabel PDRB berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pengangguran dengan koefisien sebesar -0,067076 dan probabilitas 0,0475. Sementara itu, variabel UMP dan IPM tidak berpengaruh signifikan terhadap pengangguran dengan nilai probabilitas masing-masing sebesar 0,8543 dan 0,5412 serta variabel UMP, PDRB, dan IPM berpengaruh signifikan terhadap pengangguran dengan nilai Prob(F-statistic) sebesar 0,000000. Nilai Adjusted R-Squared sebesar 0,961363 menunjukkan bahwa 96,14% variasi pengangguran dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen dalam penelitian ini, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Hasil analisis wilayah berdasarkan nilai intersep Fixed Effect Model menunjukkan adanya perbedaan karakteristik pengangguran antar kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara. Kabupaten Tarakan memiliki nilai intersep terendah sebesar -9.605,507, diikuti Kabupaten Malinau sebesar -8.662,995, Kabupaten Bulungan sebesar -6.352,022, dan Kabupaten Tana Tidung sebesar -4.616,448, sedangkan Kabupaten Nunukan memiliki nilai intersep sebesar -1.886,214. Perbedaan nilai intersep tersebut menunjukkan bahwa karakteristik wilayah, aktivitas ekonomi, dan kondisi sosial ekonomi daerah memengaruhi dinamika pengangguran di Provinsi Kalimantan Utara.

Kata kunci

Pengangguran, Upah Minimum, Pertumbuhan Ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1analisis pengaruh upah minimum provinsi pertumbuhan ekonomi dan indeks pembangunan manusia terhadap pengangguran di provinsi kalimantan utara2026 · oai:ais:skripsi:8921

Publikasi terkait