Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2025Versi 1

FLUKTUASI UNSUR HARA DAN PLANKTON PADA TAMBAK BUDIDAYA UDANG WINDU (Penaeus monodon) SISTEM TRADISIONAL DI KOTA TARAKAN

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•AKUAKULTUR•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Keberadaan unsur hara dan plankton pada tambak tradisional menjadi parameter kesuburan perairan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fluktuasi konsentrasi unsur hara dalam air dan sedimen tambak serta struktur komunitas plankton di tambak tradisional Kota Tarakan. Penelitian dilakukan pada bulan September-November 2023 pada tambak udang windu di Kecamatan Tarakan Barat Kota Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dan kuantitatif. Analisis data mengacu pada Permen KP. No. 75 Tahun 2016, Permen Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 21 tahun 2015, dan perhitungan kelimpahan, keanekaragaman, keseragaman, dan dominansi plankton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu air berkisar antara 20-29°C, dengan rata-rata 24,8±3,3°C, yang lebih rendah dibandingkan baku mutu menurut Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Permen KP. No. 75 Tahun 2016 (28-32°C). Salinitas tertinggi tercatat pada minggu pertama (25 ppt) dan masih berada dalam kisaran standar (5-40 ppt). Nilai pH air berkisar antara 7,28-8,08, sesuai dengan baku mutu (7,5-8,5). Kadar oksigen terlarut mencapai nilai tertinggi 8,1 mg/L pada minggu ke 4 dan berada di atas batas minimal yang direkomendasikan (>3 mg/L). Kadar amonia tertinggi tercatat sebesar 1,67 mg/L, melebihi ambang batas yang direkomendasikan (0,01 mg/L). Konsentrasi nitrat relatif stabil dalam kisaran 0,08-0,09 mg/L, masih di bawah baku mutu 0,5 mg/L. Konsentrasi fosfat di air mengalami fluktuasi dan sebagian besar waktu berada di bawah nilai standar minimal yang direkomendasikan (0,1 mg/L). Analisis komunitas plankton menunjukkan variasi jenis dan kelimpahan yang dipengaruhi oleh faktor lingkungan. Kelimpahan fitoplankton tertinggi tercatat 3 sel/L pada minggu ke 2, sementara zooplankton tertinggi mencapai 8 sel/L pada minggu ke 3. Nilai indeks keanekaragaman plankton tertinggi sebesar 1,099 menunjukkan komunitas yang cukup stabil. Kualitas air tambak masih berada dalam kisaran optimal untuk budidaya udang windu, namun fluktuasi kandungan amonia dan rendahnya kandungan fosfat perlu diperhatikan untuk mendukung keberlanjutan budidaya.

Kata kunci

Air, baku mutu, sedimen

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1FLUKTUASI UNSUR HARA DAN PLANKTON PADA TAMBAK BUDIDAYA UDANG WINDU (Penaeus monodon) SISTEM TRADISIONAL DI KOTA TARAKAN2025 · oai:ais:skripsi:6796

Publikasi terkait