Abstrak
Permasalahan yang ditemukan di kelas V, yaitu kurangnya bahan ajar pendamping yang dapat digunakan guru dalam mengajar, serta pemberian materi yang tidak sesuai dengan kebutuhan siswa sehingga siswa kesulitan untuk menerima dan memahami materi yang disampaikan. Penelitian ini bertujuan menghasilkan LKPD Berbasis Kearifan Lokal yang layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran khususnya untuk siswa sekolah dasar kelas V, ditinjau dari hasil uji kelayakkan dan keefektifan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan prosedur penelitian model ADDIE yang terdiri dari lima tahapan, yaitu: Analisis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penilaian kelayakkan LKPD Berbasis Kearifan Lokal ditinjau dari hasil validasi ahli desain, ahli bahasa, ahli materi, ahli soal, dan ahli praktisi. Sedangkan penilaian keefektifan ditinjau berdasarkan ketuntasan belajar siswa. Hasil validasi kelayakkan yang diperoleh dari ahli desain 94%, ahli bahasa 96%, ahli materi 90%, ahli soal 90%, dan ahli praktisi 97%. Sedangkan hasil keefektifan siswa yang diperoleh pada uji coba terbatas 88%, dan uji coba lapangan 100%. Berdasarkan hasil uji kelayakkan dan keefektifan siswa, maka LKPD Berbasis Kearifan Lokal dinyatakan sangat layak dan sangat efektif digunakan dalam pembelajaran.