Abstrak
Plankton merupakan komponen utama dalam rantai makanan ekosistem perairan yang terdiri dari fitoplankton dan zooplankton. Meningkatnya aktivitas pada daerah pesisir akan mempengaruhi perairan dan berdampak pada produktivitas tambak tradisional. Tujuan penelitian untuk mengetahui kelimpahan, keanekaragaman, dan dominansi fitoplankton dan zooplankton pada perairan tambak tradisional Kelurahan Pamusian Kota Tarakan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan April 2021. Penelitian menggunaan metode deskriptif kuantitatif dengan penentuan lokasi menggunakan teknik purpossive sampling. Identifikasi plankton dilakukan di Laboratorium Nutrisi dan Pakan Ikan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan. Hasil penelitian ditemukan Fitoplankton berjumlah 3 kelas yaitu Bacillariophyceae, Cynophyceae, dan Dinophyceae. Zooplankton berjumlah 5 kelas yaitu Crustacea, Rotifera, Polychaeta, Tunicata, dan Pisces. Kelimpahan zooplankton yaitu berkisar antara 0,9-15,1 ind/L, kelimpahan Fitoplankton yaitu berkisar antara 1,33–6,69 ind/L, hal ini menunjukkan bahwa kelimpahan zooplankton tergolong rendah (oligotrofik). Keanekaragaman Zooplakton berkisar antara 0,91-1,60, sedangkan keanekaragaman Fitoplankton berkisar antara 1,96-3,38. Keanekaragaman termasuk dalam komunitas rendah, dan indeks dominansi zooplaknton yang didapatkan berkisar antara 0,43-0,52 indeks dominansi pada pagi hari berkisar antara 0,12-0,37 sedangkan indeks dominansi Fitoplankton berkisar antara 0,07-1,23. kondisi komunitas tersebut terdapat jenis yang mendominasi yaitu kelas crustacea jenis Bacillariophyceae..