Abstrak
Pembelajaran yang dilakukan selama masa pandemi covid-19 menimbulkan kesulitan belajar yang dialami oleh siswa, oleh karena itu peran guru sangat penting dalam membantu siswa yang mengalami kesulitan belajar. Berkaitan dengan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru dalam menghadapi kesulitan belajar siswa kelas IV-A di SDN 031 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriftif dengan lokasi penelitian yaitu di SDN 031 Tarakan. Informan pada penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas, dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan studi dokumen. Proses analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru SDN 031 Tarakan telah menjalankan perannya (1) sebagai pembimbing, yaitu guru telah mengenal siswanya terutama yang mengalami kesulitan belajar sehingga guru dapat memberikan bimbingan belajar seperti bimbingan individu dan kelompok. (2) sebagai fasilitator, yaitu guru telah mengusahakan fasilitas belajar berupa sumber belajar seperti buku paket atau tema dan LKPD sedangkan untuk media belajar guru menggunakan laptop, LCD dan speaker untuk menampilkan media audio visual kepada siswa yang belajar disekolah sedangkan siswa yang belajar daring guru mengirimkan video pembelajaran melalui whatsapp group. (3) sebagai motivator, yaitu guru selalu memberikan penguatan berupa pujian, nasehat dan motivasi yang dilakukan saat pembelajaran daring maupun belajar disekolah. (4) sebagai evaluator, guru mengevaluasi hasil belajar siswa dengan memberikan tugas dan ulangan harian secara daring melalui whatsapp group dan saat pembelajaran di sekolah, guru juga menanyakan hal yang belum dipahami oleh siswa. Guru akan melakukan tindaklanjut terhadap siswa yang nilainya dibawah KKM dengan melakukan remedial.