Abstrak
Penelitian ini berangkat dari permasalahan implementasi Kurikulum 2013 di SDN 002 Pujungan, dimana sekolah tersebut baru menerapkan Kurikulum 2013 pada tahun ajaran 2019/2020. Selain baru menerapkan Kurikulum 2013, berada di daerah pelosok dan terpencil tentu membuat sekolah ini menghadapi berbagai kesulitan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan guru dalam implementasi Kurikulum 2013 di SDN 002 Pujungan. Jenis penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SDN 002 Pujungan. Fokus penelitian ini adalah kesulitan guru dalam implementasi Kurikulum 2013 di SDN 002 Pujungan. Adapun sumber data pada penelitian ini berupa data primer dan data sekunder dengan informan yaitu Guru Kelas I dan IV. Sedangkan untuk teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Serta menggunakan teknik analisis data kualitatif melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kesulitan guru dalam mengimplementasikan Kurikulum 2013 seperti kesulitan dalam mendapatkan pelatihan dan pedoman pelaksanaan, kesulitan akan sarana dan prasarana, kesulitan membuat media, kesulitan dalam proses pembelajaran, kesulitan dalam melaksanakan pembelajaran tematik, dan kesulitan dalam menguasai IT muncul dan dialami oleh guru SDN 002 Pujungan. Hal ini disebabkan lokasi tempat sekolah yang merupakan daerah pelosok dan terpencil.