Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi celah tungku pada kompor biomassa berbahan plat galvanis terhadap efisiensi pembakaran. Kompor biomassa dirancang dengan tiga variasi jarak celah lubang udara, yaitu 2 cm, 4 cm, dan 6 cm, menggunakan bahan bakar tempurung kelapa. Uji performa dilakukan menggunakan metode Water Boiling Test (WBT) untuk mengukur sensible heat, latent heat, daya output, efisiensi termal, dan laju konsumsi bahan bakar. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tungku dengan celah 2 cm menghasilkan efisiensi termal tertinggi sebesar 4,05%, daya output sebesar 164 kW, serta konsumsi bahan bakar sebesar 208 g/s. Variasi celah 4 cm dan 6 cm menunjukkan efisiensi termal lebih rendah, masing-masing sebesar 2,47% dan 2,59%. Dengan demikian, semakin kecil jarak antar celah, semakin tinggi efisiensi kompor. Penelitian ini menunjukkan bahwa desain celah pada tungku sangat berpengaruh terhadap performa kompor biomassa dan dapat dijadikan acuan dalam pengembangan kompor biomassa yang efisien dan ramah lingkungan.