Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepercayaan, risiko, dan sikap terhadap niat untuk bertransaksi online. Pendekatan teori yang digunakan penelitian ini adalah Theory of Planned Behavior. Penelitian ini dilakukan di Kota Tarakan, dengan subjek penelitian adalah masyarakat kota Tarakan. Pengambilan sampel ini sebanyak 280 sampel dengan kriteria minimal umur 17 tahun keatas dan pernah melakukan transaksi secara online. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan instrument berupa kuesioner dan metode pengambilan sampel dengan non probability sampling, lebih spesifik purposive sampling. Uji validitas menggunakan konvergen dan diskriminan, dan uji relibilitas menggunakan composite reliability. Hasil penelitian menunjukkan kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap untuk bertransaksi online, risiko memberikan pengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap niat untuk bertransaksi online, dan sikap berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat untuk bertransaksi online. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kepercayaan maka akan meningkatkan konsumen untuk melakukan transaksi secara online, walaupun masih ada risiko yang akan terjadi konsumen akan memeriksa rating dan reputasi pada toko agar meminimalisir terjadinya risiko dalam bertransaksi secara online.