Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

6.754 item publik

Publikasi

Halaman 99 dari 338

Analisis Kualitas Air dan Tanah Pada Budidaya Udang Windu (Penaeus monodon) Di Tambak Tradisional

DEDEK DWI ALFI JANUANTO
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian yang berjudul Analisis Kualitas Air dan Tanah Pada Budidaya Udang Windu (Penaeus monodon) Di Tambak Tradisional dilakukan di Kota Tarakan pada tanggal 8 Agustus 2024 sampai dengan 8 Oktober 2024 dengan tujuan untuk menganalisis kualitas air dan tanah pada tambak udang tradisional dan membandingkannya dengan standar ideal yang ditetapkan dalam Permen KKP No. 75 Tahun 2016. Berdasarkan hasil pengukuran kualitas air secara in-situ, ditemukan bahwa nilai parameter seperti pH dan alkalinitas belum mencapai nilai optimal sesuai standar, sedangkan hasil pengukuran kualitas air secara ex-situ ditemukan bahwa nilai amoniak, nitrat, nitrit, dan fosfat belum mencapai nilai optimal untuk kegiatan budidaya udang secara tradisional. Parameter kualitas air berdasarkan hasil pengukuran kualitas air diperoleh nilai suhu 30-35 ◦C, salinitas 9-16 ppt, pH 5-8, alkalinitas 40,35-71,6 mg/L, amoniak 0,06 mg/L, nitrat 0,8 mg/L, nitrit 1,06 mg/L, nitrit 0,8 mg/L dan fosfat 0,5 mg/L. Tambak tradisional ini tidak ideal untuk kegiatan budidaya udang windu seperti pH tanah, bahan organik, potensial redoks, suhu, pH air, alkalinitas, nitrat, nitrit, fosfat, dan nilai amoniak yang belum sesuai dengan Permen KKP No. 75 Tahun 2016.

Peran Serta Masyarakat Diwilayah Pesisir Dalam Pengelolaan Sampah Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Tarakan Nomor 5 Tahun 2014

DIMAS WICAKSONO
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran serta masyarakat dalam pengelolaan sampah di wilayah pesisir berdasarkan Peraturan Daerah Kota Tarakan Nomor 5 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah, serta menilai efektivitas implementasi regulasi tersebut, khususnya di Kelurahan Selumit Pantai. Peraturan daerah ini secara normatif menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam pengurangan, pemilahan, pengumpulan, dan pengolahan sampah sebagai bagian dari sistem pengelolaan berbasis lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan hukum empiris dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi terhadap warga di wilayah pesisir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif perda telah mengatur dengan cukup lengkap peran masyarakat dan tanggung jawab pemerintah daerah. Namun, implementasinya di lapangan belum berjalan secara optimal. Mayoritas masyarakat tidak mengetahui isi perda, tidak pernah menerima sosialisasi, dan tidak memiliki akses terhadap sarana pengelolaan sampah seperti TPS maupun TPS 3R. Selain itu, rendahnya kesadaran masyarakat dan ketiadaan sistem penjemputan sampah turut menjadi kendala utama. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara regulasi dan realitas sosial di lapangan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan implementasi perda melalui strategi yang lebih kontekstual, seperti peningkatan edukasi publik, penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, serta kebijakan yang adaptif terhadap kondisi sosial-geografis wilayah pesisir. Dengan demikian, partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah dapat ditingkatkan secara berkelanjutan

Analisis yuridis penerapan sanksi pidana terhadap pelaku illegal fishing pasca diberlakukannya UU cipta kerja

ANDY AQKMAL
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas penerapan sanksi pidana terhadap pelaku illegal fishing setelah berlakunya Undang-Undang Cipta Kerja (UU Cipta Kerja) dan mengidentifikasi perbedaan substansial dalam ketentuan sanksi pidana terhadap illegal fishing sebelum dan sesudah UU Cipta Kerja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif dengan pendekatan perundang-undangan, kasus, dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan hukum terhadap pelaku illegal fishing pasca UU Cipta Kerja masih belum efektiv dalam mencapai keadilan. Penenggelaman kapal, yang sebelumnya efektif, mengalami penurunan karena berbagai faktor, termasuk perubahan kebijakan, tekanan politik, dan pertimbangan hukum internasional. Terdapat perbedaan signifikan dalam penegakan hukum sebelum dan sesudah UU Cipta Kerja, yang memengaruhi kualifikasi tindak pidana dan penjatuhan hukuman. Penelitian menyarankan peningkatan pengawasan, kerjasama internasional, edukasi publik, dan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efektivitas penegakan hukum terhadap illegal fishing.

ESTIMASI CADANGAN KARBON PADA TEGAKAN MANGROVE BERBASIS SPASIAL DI KAWASAN KONSERVASI MANGROVE DAN BEKANTAN (KKMB) KOTA TARAKAN

KIKI TEGUH GEMPUR PRO SUTEJO
2025 · Thesis · Open Access

Biomass and carbon stocks in the Mangrove and Bekantan Conservation Area (KKMB) in Tarakan have not been extensively studied, despite the area being known for its high important for carbon storage. To leverage unmanned aerial vehicle (UAV) technology, this study aimed to map the distribution of estimated biomass, carbon stock, and CO₂ absorption in mangrove categorized as trees within KKMB. The method employed in this study include high-resolution UAV imagery, field measurements to determine stem diameter, and vegetation analysis using the Normalised Difference Vegetation index (NDVI). Biomass estimates was calculated using an allometric approach, while carbon stock calculations were based on 47% of the total biomass. The study found that mangrove biomass estimates ranged from 7.57 to 75.28 tons per Hectare, with a carbon stock of 3.5 to 35.38 tons of Carbon per Hectare and a CO₂ uptake value of 0.013 to 0.12 tons per individual, indicating significant variation between mangrove zones. spatial mapping of the highest carbon distribution show a dense mangrove zone. The use of UAV technology combined with field data has proven effective for monitoring mangrove ecosystems with 85% accuracy. These findings supports the scientific basis for the sustainable management of KKMB and its role in mitigating climate change.

Tinjauan Yuridis Pengaruh Media Sosial Terhadap Gerakan Terorisme di Indonesia

EKA FEBRIYANTI
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengatahui pengaturan hukum penyebaran terorisme melalui media sosial. Serta untuk mengetahui pertanggungjawaban hukum pidana tentang pelaku tindak pidana terorisme melalui media sosial. Seluruh sumber bahan hukum yang diperoleh dalam penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif. Teknik pengumpulan sumber bahan hukum dilakukan dengan metode studi kepustakaaan yang dilakukan dengan cara mengumpulkan dan menganalisis sumber bahan hukum primer, sumber bahan hukum sekunder. Metode penelitian menggunakan jenis pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Tipe penelitian yang digunakan adalah tipe penelitian hukum normatif yang dilengkapi dengan wawancara komprehensif dengan para ahli dan praktisi hukum. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis berkesimpulan bahwa pengaturan hukum penyebaran terorisme melalui media sosial yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Teorisme yang sudah optimal tetapi belum di atur jelas tentang pengaturan penyebaran terorisme melalui media sosial secara langsung. Meskipun kerangka hukum dasar telah tersedia, diperlukan penyempurnaan regulasi dengan memasukkan definisi dan ketentuan spesifik terkait siber teroris, peningkatan literasi digital masyarakat, penguatan kapasitas aparat melalui pelatihan forensik digital, serta pengembangan mekanisme kolaborasi lebih erat dengan penyedia platform media sosial dan lembaga internasional. Langkah-langkah ini diharapkan menjadikan penanganan penyebaran terorisme di dunia maya bersifat lebih antisipatif, responsif, dan berkelanjutan.

ANALISIS STABILITAS LERENG DENGAN PERKUATAN GEOTEKSTIL MENGGUNAKAN PROGRAM PLAXIS 2D (STUDI KASUS RUAS JALAN GUNUNG AMAL KOTA TARAKAN)

CHRISTIAN BENIKAMTONO NAGA
2025 · Thesis · Open Access

.Lereng merupakan bentuk permukaan tanah yang miring dan memiliki risiko kelongsoran, terutama di daerah dengan tanah lunak dan beban tambahan seperti kendaraan. Penelitian ini dilakukan pada ruas Jalan Gunung Amal, Kota Tarakan, yang menunjukkan gejala retakan dan longsoran. Tujuan dari studi ini adalah menganalisis kestabilan lereng sebelum dan sesudah diberi perkuatan geotekstil woven dari PT. Prima Geotex Indo menggunakan perangkat lunak Plaxis 2D versi 22 dengan pendekatan Finite Element Method (FEM). Data parameter tanah diperoleh dari uji sondir (CPT) dan dianalisis dengan model Mohr-Coulomb. Geotekstil berfungsi sebagai elemen perkuatan yang mampu menahan gaya tarik dan mencegah deformasi berlebih pada lereng. Selain itu, geotekstil juga berperan sebagai separator dan media drainase. Hasil analisis menunjukkan bahwa lereng tanpa perkuatan memiliki faktor keamanan (FK) sebesar 1,299 pada kombinasi beban sendiri dan beban kendaraan. Nilai ini berada di bawah standar minimum SNI 8460:2017 yang mensyaratkan FK ≥ 1,5, sehingga dikategorikan tidak aman. Setelah dilakukan perkuatan menggunakan geotekstil woven, nilai FK meningkat menjadi 1,705. Selain itu, pada kondisi hanya beban timbunan, nilai FK meningkat dari 1,419 menjadi 2,055 setelah diberi perkuatan. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan geotekstil secara signifikan meningkatkan kestabilan lereng. Berdasarkan hasil tersebut, perkuatan dengan geotekstil woven terbukti efektif dan efisien sebagai solusi teknik untuk meningkatkan keamanan lereng, serta layak diterapkan pada proyek infrastruktur serupa di wilayah rawan longsor.

The Effectiveness of ELSA Speak Application on Students' Speaking Skill at Tenth Grade of MAN Tarakan

FEBRIANTI RAHAYU
2025 · Thesis · Open Access

Kemampuan berbicara bahasa inggris menjadi sangat penting, karena kemampuan ini mengekspresikan pikiran, perasaan, dan ide dalam situasi nyata melalui proses yang dinamik dan interaktif untuk tujuan personal dan profesional. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi efek dari penggunaan aplikasi ELSA Speak terhadap kemampuan berbicara siswa kelas 10 MAN Tarakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pra-eksperimen. Sampel dari penelitian ini adalah kelas X-5 yang terdiri dari 33 siswa, yang diseleksi menggunakan cluster random sampling. Tahapan penelitiannya adalah pre-test, treatment, dan post-test. Treatmen diberikan selama 5 pertemuan. Pre-test dan post-test difokuskan untuk menguji kemampuan bahasa inggris dalam aspek pelafalan, tata bahasa, kosakata, kelancaran, dan pemahaman. Data pre-test dan post-test dianalisis secara statistik menggunakan non-parametrik Wilcoxon Signed-Rank test. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa nilai p-value 0,00 jauh dibawah standar operasional 0,05 dengan nilai Z score -5.152 mengindikasikan bahwa perlakuan dengan menggunakan aplikasi ELSA Speak menunjukkan efek yang signifikan terhadap kemampuan berbicara siswa kelas 10 MAN Tarakan. Fitur ’study by topic’ pada aplikasi ELSA Speak menjadi fitur yang paling membantu dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa karena menyediakan latihan berbicara yang kontekstual dan relevan dengan situasi kehidupan nyata. English speaking skill is very crucial because this ability expresses thoughts, feelings, and ideas in real situations through a dynamic and interactive process for personal and professional purposes. The purpose of this study was to investigate the effectiveness of using ELSA Speak application on speaking skill of 10th grade students of MAN Tarakan. The method employed in this study was a pre-experimental. The sample of this study was class X-5 consisting of 33 students, who were selected through cluster random sampling. The stages of the study were pre-test, treatments, and post-test. Treatment was given for 5 meetings. The pre-test and post-test focused on testing English language skills in the aspects of pronunciation, grammar, vocabulary, fluency, and comprehension. Pre-test and post-test data were analysed statistically using the non-parametric Wilcoxon Signed-Rank test. The results of the statistical analysis showed that the p-value of 0.00 was far below the operational standard of 0 05 with a Z score of -5.152 indicating that the treatments using ELSA Speak application showed a significant effect on speaking skill of 10th grade students of MAN Tarakan. The 'study by topic feature in ELSA Speak application was the most effective feature in improving students' speaking skill because it provided contextual and relevant speaking exercises to real-life situations.

ASUHAN KEBIDANAN PERIMENOPAUSE DENGAN PEMBERIAN MINUMAN SARI KEDELAI PADA NY. D USIA 46 TAHUN DENGAN HOT FLASHES DI PUSKESMAS MALINAU SEBERANG

ELVIANA
2025 · Thesis · Open Access

Asuhan Kebidanan Perimenopause Dengan Pemberian Minuman Sari Kedelai Pada Ny. D Usia 46 Tahun Dengan Hot Flashes Di Puskesmas Malinau Seberang ABSTRAK Hot Flashes merupakan gejala vasomotor yang paling umum dialami wanita pada masa perimenopause, ditandai dengan rasa panas mendadak pada wajah dan tubuh bagian atas yang disertai keringat berlebih. Kondisi ini dapat mengganggu kualitas hidup, terutama tidur dan aktivitas harian. Terapi hormon sering digunakan namun memiliki efek samping, sehingga diperlukan alternatif alami seperti minuman sari kedelai yang mengandung isoflavon sebagai fitoestrogen. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan pada Ny. D yang mengalami hot Flashes dengan intervensi minuman sari kedelai. Desain penelitian menggunakan studi kasus pada satu responden perimenopause dengan keluhan hot Flashes. Intervensi berupa pemberian sari kedelai 250 ml per hari selama 7 hari, dengan pengukuran keluhan hot Flashes menggunakan instrumen Daily Diary of Hot Flashes (DDHF). Hasil menunjukkan adanya penurunan skor DDHF dari kategori parah menjadi ringan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian minuman sari kedelai efektif dalam mengurangi keluhan hot Flashes pada ibu perimenopause. Kata Kunci: Asuhan Kebidanan, hot Flashes, wanita perimenopause, sari kedelai

ASUHAN KEBIDANAN REMAJA DENGAN PEMBERIAN KOMPRES HANGAT DAN AROMATERAPI LAVENDER UNTUK MENGURANGI NYERI MENSTRUASI PADA NN. “F” DI KABUPATEN MALINAU

PRISCILLA BAWING
2025 · Thesis · Open Access

Dismenore atau nyeri menstruasi merupakan keluhan umum yang sering dialami oleh remaja putri, terutama pada hari pertama menstruasi, dan dapat mengganggu aktivitas belajar, istirahat, serta kualitas hidup secara keseluruhan. Penanganan non-farmakologis menjadi pilihan aman dan efektif untuk mengurangi keluhan tersebut. Salah satu metode yang terbukti efektif adalah kombinasi kompres hangat dan aromaterapi lavender. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan komplementer berupa pemberian kompres hangat dan aromaterapi lavender untuk mengurangi nyeri menstruasi pada remaja di Kabupaten Malinau. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus, dilakukan pada bulan Mei 2025 terhadap remaja putri usia 16 tahun yang mengalami dismenore primer. Intervensi dilakukan selama tiga hari berturut-turut menggunakan handuk kompres hangat bersuhu ±50°C selama 15–20 menit dan aromaterapi lavender melalui inhalasi menggunakan diffuser. Hasil menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri dari skala 6 (sedang) menjadi 0 (tidak nyeri), serta peningkatan kenyamanan, relaksasi, dan kualitas tidur. Penerapan kombinasi kompres hangat dan aromaterapi lavender terbukti efektif sebagai terapi non-farmakologis untuk mengatasi nyeri menstruasi dan layak dijadikan alternatif dalam pelayanan kebidanan di komunitas.

ASUHAN KEBIDANAN PADA REMAJA PUTRI DENGAN MASSAGE EFFLEURAGE TERHADAP PENURUNAN NYERI MENSTRUASI DI UPTD PUSKESMAS PULAU SAPI

DEWI SARTIKA
2025 · Thesis · Open Access

Latar Belakang : Nyeri menstruasi merupakan salah satu keluhan ginekologi yang paling umum dialami oleh remaja putri di seluruh dunia. Prevalensi dismenore pada remaja berkisar antara 45-95% dengan tingkat keparahan yang bervariasi.Tujuan : Mengetahui gambaran efektivitas massage effleurage terhadap penurunan nyeri menstruasi pada remaja putri melalui pendekatan asuhan kebidanan komprehensif.Metode : Penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus menggunakan metode SOAP ( Subjektfif, Objektif, Assessment, Planning ) untuk asuhan kebidanan pada remaja dengan dismenore.Hasil : Massage effleurage terbukti efektif dalam menurunkan skala nyeri menstruasi dari tingkat sedang – berat menjadi ringan, dengan peningkatan kualitas aktivitas sehari – hari remaja putri. Kesimpulan : Asuhan kebidanan dengan teknik massage effleurage dapat menjadi alternatif terapi non farmakologis yang aman dan efektif untuk mengatasi nyeri menstruasi pada remaja putri.

asuhan kebidanan pada bayi pasca imunisasi ganda dengan terapi komplementer kompres bawang merah di puskesmas pulau sapi

NELY EKA NURROCHMAWATI
2025 · Thesis · Open Access

Abstrak Latar Belakang: Nyeri punggung pasca persalinan sering dialami ibu nifas dan dapat mengganggu aktivitas serta pemberian ASI. Penanganan farmakologis memiliki keterbatasan, terutama pada ibu menyusui. Effleurage massage merupakan terapi komplementer yang aman, efektif, dan mudah diterapkan. Penelitian ini bertujuan memberikan asuhan kebidanan melalui effleurage massage untuk mengurangi nyeri punggung pada ibu nifas. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah menerapkan asuhan kebidanan pada bayi demam pasca imunisasi menggunakan kompres bawang merah dengan pendekatan 7 langkah Varney dan format SOAP. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada Bayi , perempuan, usia 3 bulan yang mengalami demam (suhu 38,2°C) setelah imunisasi DPT dan PCV. Intervensi kompres bawang merah dilakukan selama 20 menit dengan monitoring suhu setiap 10 menit, dikombinasikan dengan pemberian ASI tambahan dan observasi kondisi umum bayi. Hasil: Setelah pemberian kompres bawang merah, terjadi penurunan suhu tubuh dari 38,2°C menjadi 37,1°C dalam waktu 25 menit. Bayi menunjukkan perbaikan kondisi dengan berkurangnya rewel, peningkatan nafsu menyusu, dan tidak ditemukan efek samping atau iritasi kulit. Orang tua menunjukkan respon positif dan antusiasme terhadap intervensi yang diberikan. Kesimpulan: Terapi komplementer kompres bawang merah terbukti efektif dalam menurunkan demam pasca imunisasi pada bayi dan dapat digunakan sebagai alternatif intervensi non-farmakologis yang aman, murah, dan mudah diaplikasikan oleh keluarga di rumah.

Asuhan Kebidanan Pada Masa Nifas Dengan Pemberian Effleurage Massage Untuk Mengurangi Nyeri Punggung Pasca Persalinan di Puskesmas Tanjung Lapang

HENNI DANEL
2025 · Thesis · Open Access

Latar Belakang: Nyeri punggung pasca persalinan sering dialami ibu nifas dan dapat mengganggu aktivitas serta pemberian ASI. Penanganan farmakologis memiliki keterbatasan, terutama pada ibu menyusui. Effleurage massage merupakan terapi komplementer yang aman, efektif, dan mudah diterapkan. Penelitian ini bertujuan memberikan asuhan kebidanan melalui effleurage massage untuk mengurangi nyeri punggung pada ibu nifas di Puskesmas Tanjung Lapang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kasus asuhan kebidana pada masa nifas dengan pemberian effleurage massage untuk mengurangi nyeri punggung pasca persalinan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus pada satu ibu nifas hari ke-3 pasca persalinan normal yang mengalami nyeri punggung. Intervensi yang diberikan berupa effleurage massage sebagai terapi komplementer. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi, serta pengisian format SOAP dan skala nyeri NRS. Evaluasi dilakukan sebelum, selama, dan setelah intervensi untuk menilai efektivitas terapi dalam menurunkan intensitas nyeri. Jika perlu disesuaikan dengan batas karakter atau kata abstrak Anda, beri tahu saja. Hasil: Setelah intervensi effleurage massage selama 3 hari (6 sesi), terjadi penurunan intensitas nyeri punggung dari skala NRS 6 menjadi 0. Penurunan nyeri berlangsung progresif: hari ke-1 (67%), hari ke-2 (83%), hingga eliminasi total pada hari ke-3. Disertai perbaikan postur, peningkatan range of motion, kualitas tidur, serta kenyamanan dalam menyusui dan merawat bayi. Tidak ditemukan efek samping, dan kepatuhan terapi mencapai 100%. Kesimpulan: Effleurage massage efektif dan aman sebagai terapi komplementer untuk nyeri punggung pasca persalinan, serta layak diterapkan di pelayanan kebidanan. Kata Kunci: asuhan kebidanan, terapi komplementer, effleurage massage, nyeri punggung, masa nifas.

Asuhan kebidanan perslinan dengan manfaat aromaterapi lavender dalam mengurangi kecemasan dan nyeri saat persalinan di puskesmas malinau seberang.

ANNI MANGIWA
2025 · Thesis · Open Access

Kecemasan dan nyeri yang tidak tertangani dapat berdampak negatif pada proses persalinan dan kesejahteraan ibu. Salah satu pendekatan nonfarmakologis yang terbukti efektif dalam mengurangi kecemasan dan nyeri adalah aromaterapi lavender. Senyawa aktif seperti linalool dalam lavender bekerja pada sistem limbik otak dan memberikan efek relaksasi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan dengan penerapan aromaterapi lavender sebagai upaya menurunkan tingkat kecemasan dan intensitas nyeri pada ibu bersalin di Puskesmas Malinau Seberang. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif terhadap ibu bersalin kala I fase aktif. Intervensi diberikan melalui inhalasi aromaterapi lavender selama proses persalinan. Hasil menunjukkan adanya penurunan tingkat kecemasan dan skala nyeri setelah intervensi inhalasi aromaterpai lavender selama 3 siklus ( setiao 30 menit). Aromaterapi lavender terbukti menjadi intervensi komplementer yang aman dan efektif dalam mendukung proses persalinan yang nyaman dan minim trauma.

Asuhan Kebidanan pada Balita Dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Menggunakan Teknik Clapping Dada dan Terapi Uap Minyak Kayu Putih di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Lapang

FIOLETA YULDIANA LUKAS
2025 · Thesis · Open Access

Riset di negara berkembang menunjukkan bahwa 20 – 35 % kematian bayi dan anak balita disebabkan oleh ISPA. Diperkirakan 2 – 5 juta bayi dan anak balita diberbagai negara setiap tahun mati karena infeksi saluran pernafasan akut. ISPA merupakan penyakit yang menginfeksi saluran pernapasan atas maupun bawah yang berlangsung hingga 14 hari dengan beberapa gejala yang muncul yaitu demam, batuk, pilek. Clapping atau Chest Percussion adalah fisioterapi dada yang dilakukan dengan cara menepuk dengan telapak tangan membentuk seperti cup pada bagian tulang dada anterior (depan) dan posterior (belakang) dengan tujuan mengeluarkan secret yang terperangkap di saluran pernapasan anak. Sedangkan terapi uap minyak kayu putih merupakan salah satu upaya nonfarmakologi dalam penanganan ISPA yaitu dengan memberikan beberapa tetes minyak kayu putih dalam air hangat cenderung panas sekitar 45 ° C selanjutnya akan dihirup oleh anak selama 10 menit. Terapi uap minyak kayu putih dapat melegakan pernapasan, mengurangi hidung tersumbat, secret lebih encer sehingga mudah dikeluarkan. Minyak kayu putih bersifat dekongestan sehingga meningkatkan bersihan jalan napas pada penderita ISPA. Tujuan dari asuhan kebidanan ini adalah ingin melihat bagaimana pengaruh pemberian clapping dada dan terapi uap minyak kayu putih terhadap frekuensi pernapasan, bunyi tambahan dan pengeluaran secret pada anak. Jenis penelitian ini adalah studi kasus berupa asuhan kebidanan pada balita dengan Infeksi Saluran pernapasan akut menggunakan Teknik clapping/perkusi dada dan terapi uap minyak kayu putih. Hasil asuhan kebidanan ini ditemukan bahwa ada perbaikan frekuensi nafas, pengurangan bunyi nafas tambahan dan pengeluaran sputum yang lebih encer pada anak setelah mendaparkan perlakuan selama tiga hari berturut-turut dan dilakukan dua kali sehari pagi dan sore hari.

ASUHAN KEBIDANAN PIJAT BAYI DENGAN BABY OI ALOE VERA TERHADAP IRITASI KULIT BAYI 2 BULAN

SATRIANA REGAK
2025 · Thesis · Open Access

Iritasi kulit yang disebabkan oleh penggunaan popok merupakan permasalahan umum pada bayi, yang ditandai dengan kemerahan, pengelupasan kulit (deskuamasi), dan ketidaknyamanan yang dapat memengaruhi kualitas hidup bayi maupun orang tua. Pendekatan non farmakologis adalah penggunaan baby oil berbahan dasar Aloe vera, yang dikenal memiliki sifat menenangkan, melembabkan, serta mempercepat penyembuhan iritasi ringan pada kulit sensitif bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efek pemijatan bayi dengan menggunakan baby oil yang mengandung Aloe vera terhadap perbaikan gejala iritasi kulit pada bayi, serta mengaitkannya dengan bukti-bukti ilmiah yang telah ada. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif pada seorang bayi berusia dua bulan yang mengalami kemerahan dan deskuamasi di area bokong. Intervensi dilakukan dengan mengoleskan baby oil Aloe vera dua kali sehari selama lima hari berturut-turut disertai dengan pemijatan bayi, kemudian observasi klinis yang dicatat menggunakan daftar tilik pijat bayi. Hasil observasi menunjukkan adanya perbaikan signifikan setelah lima hari penggunaan. Kemerahan berkurang, kulit yang mengelupas pulih, dan bayi tampak lebih tenang selama perawatan. Ibu bayi juga menyatakan kepuasan yang tinggi terhadap penggunaan baby oil aloe vera tersebut dan berniat untuk melanjutkan penggunaannya. Temuan ini sejalan dengan penelitian oleh Haryono et al. (2024) dan Yanti et al. (2024), yang menunjukkan bahwa kombinasi minyak nabati dan Aloe vera secara signifikan mampu menurunkan tingkat keparahan ruam popok. Selain itu, hasil ini diperkuat oleh studi Lia et al. (2024) yang menemukan bahwa VCO Aloe vera efektif dalam mempercepat proses penyembuhan iritasi kulit. Keberhasilan intervensi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain kondisi iritasi yang masih tergolong ringan, kepatuhan ibu terhadap edukasi kebersihan kulit bayi, serta kesesuaian produk yang digunakan dengan karakteristik kulit sensitif bayi. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan baby oil Aloe vera dua kali sehari efektif dalam meredakan gejala iritasi kulit ringan pada bayi.

RANCANG BANGUN SMARTBOX PENERIMAAN PAKET CASH ON DELIVERY DAN MONITORING KAPASITAS BOX BERBASIS INTERNET OF THINGS

SRI WIDODO
2025 · Thesis · Open Access

Pertumbuhan e-commerce yang pesat telah mendorong penggunaan metode pembayaran Cash on Delivery (COD) secara luas. Namun, metode ini sering menemui kendala seperti ketidakhadiran penerima di lokasi pengiriman dan minimnya dokumentasi transaksi, yang dapat memicu risiko kehilangan atau kerusakan paket. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan prototipe Smartbox berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu mendukung penerimaan paket COD secara mandiri dan terpantau. Sistem dirancang menggunakan mikrokontroler Wemos D1 R32 sebagai pusat kendali utama, sensor ultrasonik HY-SRF05 untuk pengukuran tinggi paket, sensor load cell HX711 untuk pengukuran berat, ESP32-CAM untuk dokumentasi visual, serta solenoid door lock sebagai mekanisme penguncian otomatis. Antarmuka monitoring dan kontrol dilakukan melalui aplikasi Blynk, yang memungkinkan pengguna memantau data sensor secara real-time, mengendalikan pintu, serta mengambil foto paket dan kurir yang kemudian diunggah ke Google Drive sebagai bukti transaksi. Hasil pengujian menunjukkan sensor load cell memiliki akurasi rata-rata 97,85% dan sensor ultrasonik sebesar 93,57%. Kamera ESP32-CAM berhasil mendokumentasikan seluruh percobaan dengan tingkat keberhasilan 100%, sedangkan konektivitas sistem tercatat stabil dengan Packet Loss 0% hingga jarak 7 meter dan waktu rata-rata pengiriman data sekitar 12 detik. Selain itu, skema penerimaan paket COD dapat dijalankan dengan baik tanpa hambatan, termasuk proses pengambilan uang secara langsung oleh kurir. Dengan kinerja sensor yang akurat, sistem kontrol pintu yang responsif, dan dokumentasi otomatis yang mendukung transparansi, Smartbox ini dinilai layak sebagai solusi praktis dan aman untuk mendukung pengiriman paket COD secara real-time.

SISTEM PENERJEMAH ABJAD BAHASA ISYARAT GESTUR TANGAN SECARA REAL-TIME MENGGUNAKAN GUI PYQT5 DAN DEEP-LEARNING YOLOv8

IKHSAN MAULANA
2025 · Thesis · Open Access

Komunikasi merupakan elemen penting dalam kehidupan sosial, namun menjadi tantangan bagi penyandang tuna rungu-wicara akibat keterbatasan dalam menyampaikan dan menerima informasi. Bahasa isyarat menjadi solusi utama dalam berkomunikasi, namun tidak semua orang mampu memahaminya. Untuk itu, penelitian ini mengusulkan sistem penerjemah abjad bahasa isyarat gestur tangan secara real-time menggunakan GUI PyQt5 dan deep-learning YOLOv8. Sistem ini dirancang untuk mendeteksi gestur tangan dan menerjemahkannya ke dalam huruf abjad dan pesan suara secara otomatis dengan tampilan interface yang interaktif. Penelitian ini menggunakan dataset berjumlah 2028 data primer setelah melalui proses resize dan augmentasi berupa brightness, saturation, grayscale, dan exposure dengan proporsi pembagian dataset terdiri 92% data latih, 4% data validasiasi dan 4% data uji. Hasil pengujian sistem terhadap 4% data uji mendapatkan nilai precision, recall, dan f-measure seluruhnya adalah 1. Sedangkan hasil pengujian sistem terhadap citra real-time yang diambil sebanyak 10 sampel setiap kelas gestur untuk tangan kanan dan kiri dengan jarak 50 cm (total 520 citra) menunjukkan performa terbaik pada tangan kanan dengan precision 0,97, recall 0,88, dan f-measure 0,90, sementara performa pada tangan kiri tetap menunjukkan performa yang baik meskipun sedikit menurun. Pengujian juga dilakukan terhadap kondisi pencahayaan dan ketajaman citra dengan empat variasi skema dan dengan pencahayaan ruangan menggunakan lampu dengan intensitas 9 watt, mendapatkan performa terbaik tercapai saat kecerahan dikurangi 50, dengan precision 0,86, recall 0,74, dan f-measure 0,78, yang menunjukkan bahwa kualitas visual citra memengaruhi kinerja sistem deteksi. Selain itu, pengujian aspek usability menggunakan kuesioner System Usability Scale (SUS) yang diisi oleh 20 responden menghasilkan skor 80,38 dan masuk kedalam kategori “Good”, yang menandakan bahwa sistem ini tidak hanya baik dalam mendeteksi tetapi juga mudah digunakan dan memberikan pengalaman pengguna yang positif secara keseluruhan.

STUDI KASUS SISWA BERKESULITAN BELAJAR MATEMATIKA: FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB SISWA MENGALAMI KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA DI SMA NAHDLATUL ULAMA 1 TARAKAN

DINI ADHE LASTARI
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan belajar Matematika (KBM) yang dialami siswa. Wawasan mengenai faktor-faktor yang menyebabkan KBM sangat penting sebagai dasar dalam merancang strategi peningkatan pembelajaran. Namun, penelitian yang secara khusus menggali penyebab KBM di jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) masih langka. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang menyebabkan siswa mengalami KBM di SMA Nahdlatul Ulama 1 Tarakan. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan melibatkan enam partisipan yang dipilih berdasarkan hasil angket yang disebarkan kepada seluruh siswa. Data diperoleh melalui angket, dan wawancara yang dianalisis secara tematik. Temuan penelitian mengungkapkan 8 tema penyebab mengapa siswa mengalami KBM, yaitu: (1) anggapan bahwa belajar Matematika itu sulit, (2) suasana pembelajaran yang kurang kondusif, (3) kebiasaan belajar Matematika yang kurang, (4) kompetensi pedagogik guru yang kurang, (5) dukungan orang tua yang kurang, (6) kesulitan dalam menerapkan Matematika pada kehidupan sehari-hari, (7) sarana dan prasarana sekolah yang kurang memadai, dan (8) malu bertanya meskipun belum memahami materi. Hasil penelitian ini mengungkapkan urgensi terkait kompetensi guru. Guru diharapkan terus mengembangkan kompetensinya melalui penerapan metode pembelajaran yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan siswa, melakukan tes diagnostik untuk mengidentifikasi kemampuan awal dan kesulitan belajar siswa, serta membangun persepsi positif terhadap Matematika agar proses belajar berlangsung lebih efektif, menyenangkan, dan berkelanjutan.