NURFIAN
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses produksi, biaya produksi serta keuntungan produk selai rumput laut, kacang karamel rumput laut dan kerupuk ubi ungu rumput laut pada UMKM Beppa’ta di Kelurahan Nunukan Timur, Kecamatan Nunukan. Lokasi penelitian dilaksanakan di UMKM Beppa’ta Kelurahan Nunukan Timur Kabupaten Nunukan. Metode penentuan sampel menggunakan Informan kunci yaitu pemilik UMKM Beppa’ta ibu Nindawaty. Metode analisis data menggunakan Analisis Deskriptif, Kuantitatif dengan menghitung Biaya produksi, dan Analisis keuntungan. Proses produksi selai rumput laut meliputi persiapan bahan, perebusan, pengolahan nanas, pencampuran bahan, penambahan tepung, masak sampai mengental, dinginkan kemudian masukkan ke botol kemasan 450 gram. Proses produksi kacang karamel rumput laut meliputi persiapan kacang, pembuatan adonan balut, penggilingan adonan, pembungkusan kacang, penggorengan kacang, masak lapisan karamel, dinginkan kacang kemudian masukkan dalam kemasan standing pouch 250 gram. Proses produksi kerupuk ubi ungu rumput laut meliputi persiapan bahan, pembuatan adonan, giling adonan, penggorengan, dinginkan kerupuk kemudian masukkan dalam ke¬masan standing pouch 250 gram. Total biaya produksi yang dikeluarkan UMKM Beppa’ta untuk setiap produk berbeda. Biaya produksi selai rumput laut mencapai Rp 7.688.000. Biaya produksi kacang karamel rumput laut sebesar Rp 9.443.000 dan biaya produksi kerupuk ubi ungu rumput laut sebesar Rp 8.645.000. Keseluruhan total biaya sebesar 25.776.000. Keuntungan usaha Selai rumput laut sebesar Rp 13.312.000. Kacang karamel rumput laut sebesar Rp 2.557.000 dan kerupuk ubi ungu rumput laut Rp 3.355.000. Kese¬luruhan total keuntungan sebesar 19.224.000
Kata kunci: UMKM, rumput laut, biaya produksi, penerimaan, keuntungan.
AKBAR
2025 · Thesis · Open Access
A
NABILLA SHALSABILLA AZ-ZAHRA BURHAN
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini dilatar belakangi kasus pelaku UMK di Kota Tarakan yang terhambat memperoleh NIB karena DPMPTSP mewajibkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai syarat administrasi dalam OSS. Kebijakan ini memang sejalan dengan Inpres Nomor 2 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dan Perwali Tarakan Nomor 5 Tahun 2024 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Daerah, tetapi berpotensi menghambat UMK dan bertentangan dengan tujuan OSS yang dirancang untuk mempermudah izin usaha dan mendorong investasi, mengingat dalam sistem OSS sendiri syarat BPJS hanya bersifat opsional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui urgensi BPJS Ketenagakerjaan sebagai syarat wajib dalam memperoleh NIB dan mekanisme penerbitan NIB bagi UMK di Kota Tarakan. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Berdasarkan hasil penelitian, penulis menyimpulkan bahwa dalam praktik perizinan di Kota Tarakan, tidak terdapat ketentuan tegas yang mewajibkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai syarat administrasi penerbitan NIB. Aplikasi OSS pun tidak mensyaratkan hal tersebut, sehingga prioritas utama bagi pelaku usaha adalah memperoleh NIB terlebih dahulu, lalu kemudian mendaftarkan kepesertaan jaminan sosial. BPJS Ketenagakerjaan tetap penting dalam konteks perlindungan hukum ketenagakerjaan, namun jika dikaitkan dengan tujuan OSS untuk menyederhanakan perizinan dan mendorong investasi, kewajiban BPJS di awal justru berpotensi menghambat penerbitan izin usaha. Kedua bagi UMK yang ingin mendaftaran perizinan berusaha melalui sistem OSS bisa dilakukan secara mandiri (melalui laman https://oss.go.id/ ataupun aplikasi Mobile OSS Indonesia). Dalam hal UMK mengalami kesulitan dalam mendaftarkan izin usahanya secara mandiri, pendaftaran tersebut dapat difasilitasi melalui layanan berbantuan DPMPTSP Kota Tarakan. Penulis menyarankan agar standar pelayanan DPMPTSP yang mensyaratkan BPJS Ketenagakerjaan dihapuskan dan pemerintah Kota Tarakan perlu membuat perda khusus yang terkait perizinan berusaha berbasis resiko.
AZRI
2025 · Thesis · Open Access
Pemanenan sarang walet secara manual masih banyak dilakukan dan memiliki kelemahan seperti resiko keselamatan kerja, waktu panen yang lama, serta potensi kerusakan sarang. Penelitian ini bertujuan merancang dan membuat alat pemanen sarang walet berpenggerak motor listrik DC 12 Volt, serta menguji performanya dari segi mekanik, konsumsi energi, dan efektivitas panen. Metode yang digunakan adalah rancang bangun dengan tahapan studi literatur, desain, pemilihan material, perakitan, dan pengujian di lapangan. Alat menggunakan motor DC tipe 5840-31ZY dengan transmisi poros engkol, rangka aluminium, baterai lithium-ion 9,4 Ah, serta sistem kendali PWM. Hasil uji menunjukkan motor menghasilkan torsi 1,33 N·m dengan gaya 2,89 N, lebih besar dari gaya lekat sarang walet (2,1–2,8 N). Baterai mampu menyuplai energi selama 8,54 jam dan alat berhasil memanen sarang dengan tingkat keberhasilan 100% tanpa kerusakan. Dengan demikian, alat ini layak digunakan sebagai alternatif modern yang efisien, ergonomis, dan aman.
KRISMEN SEBJAN
2025 · Thesis · Open Access
Pohon terap merupakan tubuhan yang hidup di hutan Kalimantan utara. Serat pohon terap umumnya digunakan masyrakat adat Dayak untuk membuat baju adat dan dijadikan tali maka perlu dilakukan proses daur ulang. Upaya pemanfaatan serat pohon terap menjadi bahan komposit. Komposit terdiri dari unsur yaitu matriks dan filler. Dalam penelitian ini komposit tersusun dari polyester sebagai matriks dan serat pohon terap sebagai filler. Komposisi filler yang digunakan mulai dari 30%, 40%, 50%. Komposit dibuat dengan cara hand lay-up. Komposit yang telah dibuat diuji mekanik yaitu uji kekerasan dan uji daya serap. Dari hasil uji penelitian diperoleh bahwa semakin besar variasi filler yang digunakan maka nilai kekuatan daya serap dan kekerasan akan menurun. Kekuatan uji daya serap tertinggi 0.0159% pada variasi 50%. Hasil data tertinggi uji kekerasan pada penelitian ini berada pada variasi 50% sebesar 68,5% shore D.
MELLISA CHELSEA AZZAHRA SANTOSO PUTRI
2025 · Thesis · Open Access
Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi yang terus meningkat, dan pola makan diketahui menjadi faktor risiko utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola makan dengan kejadian diabetes melitus di Puskesmas Mamburungan Kota Tarakan. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskripsi korelasional dengan design retrospektif (case control). Jumlah responden sebanyak 190 orang yang terdiri dari kelompok kasus (penderita diabetes melitus) dan kelompok kontrol (non-diabetes), dipilih dengan teknik total sampling lalu menggunakan perbandingan 1:1 untuk masing masing kelompok. Data dikumpulkan melalui kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ) serta hasil pemeriksaan kadar gula darah sewaktu. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pola makan buruk, yaitu 98 orang (51,5%), sedangkan yang memiliki pola makan baik sebanyak 92 orang (48,4%). Analisis bivariat memperlihatkan adanya hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian diabetes melitus, dengan nilai p = 0,000 ( α 0,05) lebih kecil dari α = 0,05, sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima. Artinya, terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dan kejadian diabetes melitus di Puskesmas Mamburungan Kota Tarakan.
RESKYNA
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan mengembangkan keterampilan menulis siswa dengan menggunakan media pembelajaran Canva. Subjek penelitian melibatkan 23 siswa kelas XI. Metode yang diterapkan yakni Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilakukan dua siklus. Data dikumpulkan lewat tes menulis di akhir setiap siklus, beserta observasi serta dokumentasi yang mendukung analisis. Teknik analisis data dikenakan yaitu deskriptif kuantitatif untuk mengidentifikasi peningkatan skor dan persentase ketuntasan. Hasil penelitian memperlihatkan jika penggunaan media Canva secara signifikan meningkatkan kemampuan menulis siswa. Pada siklus 1, 10 dari 23 siswa (43%) mencapai nilai ketuntasan, sementara 13 siswa (57%) belum memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Pada siklus II, seluruh siswa (100%) berhasil mencapai ketuntasan. Temuan ini mengindikasikan bahwa media pembelajaran Canva merupakan alternatif efektif untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa.
RATIH ARDITA
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini membahas mengenai variasi kalimat pasif dan bentuk argumen dalam bahasa Massenrempulu dialek Duri. Kalimat pasif merupakan bentuk turunan dari kalimat aktif transitif yang mengalami perubahan struktur, di mana objek dalam kalimat aktif dapat beralih menjadi subjek dalam kalimat pasif. Fokus penelitian ini adalah mengidentifikasi variasi bentuk pasif serta menganalisis argumen inti maupun non-inti yang muncul dalam kalimat pasif bahasa Massenrempulu dialek Duri. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, pencatatan, dan dokumentasi terhadap penutur asli bahasa Massenrempulu dialek Duri di Kota Tarakan. Data yang terkumpul diklasifikasikan dan dianalisis berdasarkan pendekatan sintaksis. Dari hasil penelitian diperoleh kalimat pasif kanonikal (agent demotion, theme promotion, dan morphological marking), kalimat pasif non-kanonikal (pasif ti- dan bare pasif), argumen inti dan data argumen non-inti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa Massenrempulu dialek Duri memiliki variasi kalimat pasif yang khas, baik dari segi struktur maupun peran argumennya. Temuan ini memberikan kontribusi dalam kajian sintaksis bahasa daerah serta berperan dalam dokumentasi dan pelestarian bahasa Massenrempulu dialek Duri di tengah komunitas diaspora.
RISA
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini mengembangkan media pembelajaran berupa character card (charca) yang digunakan untuk mengenalkan perilaku baik pada siswa kelas IV-A SDN 006 Tarakan, serta untuk mengetahui kelayakan media dan kemenarikan peserta didik terhadap media tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate). Produk berupa character card (charca) divalidasi oleh ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa sebelum diujicobakan. Hasil validasi media character card (charca) yang diperoleh dari ahli media sebesar 89% dengan kategori sangat layak, ahli materi sebesar 91% dengan kategori sangat layak, dan ahli bahasa sebesar 90% dengan kategori sangat layak. Selanjutnya uji coba terbatas di kelas IV-C memperoleh skor 94%, sedangkan uji coba lapangan di kelas IV-A memperoleh skor 95%, keduanya berada pada kategori sangat menarik. Media character card (charca) terbukti dapat meningkatkan antusiasme, kerja sama, serta membantu peserta didik memahami dan menerapkan perilaku positif melalui kegiatan bermain yang interaktif dan menyenangkan. Dengan demikian, character card (charca) layak digunakan sebagai media pembelajaran alternatif dalam mengenalkan nilai-nilai karakter di sekolah dasar.
AMJI
2025 · Thesis · Open Access
A
HASMADI SYAWAL
2025 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Kepiting Bakau (Scylla serrata) menjadi produk unggulan dengan nilai ekonomi tinggi di Indonesia, namun penangkapan berlebihan yang terjadi menyebabkan penurunan populasi. Budidaya kepiting bakau di Kalimantan Utara terus dikembangkan untuk menjaga produktivitasnya, maka dengan itu diuji dengan beberapa salinitas yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh salinitas terhadap sintasan larva kepiting bakau dan mengidentifikasi salinitas optimal untuk mendukung budidaya yang lebih berkelanjutan. Penelitian dilaksanakan di Mini Hatchery Koperasi Produsen Nelayan Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 kali ulangan. Perlakuan meliputi: perlakuan A salinitas 15 ppt; perlakukan B salinitas 20 ppt; perlakuan C salinitas 25 ppt; dan perlakuan D salinitas 30 ppt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sintasan tertinggi ada pada perlakuan B (20 ppt) dengan nilai sintasan 5,00% pada fase crablate, sementara sintasan terendah ada pada perlakuan A (15 ppt) dengan nilai sintasan 3,00%. Berdasarkan hasil uji Anova V.26 menunjukan bahwa perlakuan B (20 ppt) berbeda nyata dengan perlakuan A(15 ppt).
UMI NURUL SAFITRI
2025 · Thesis · Open Access
KEKUATAN HUKUM PENYIARAN PERSIDANGAN PERKARA PIDANA YANG DILAKUKAN SECARA LANGSUNG (LIVE) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tinjauan yuridis proses penyiaran persidangan pidana yang dilakukan secara langsung terhadap perspektif hukum di Indonesia. Serta Upaya - Upaya untuk mengatasi akibat dari persidangan pidana secara langsung dalam penegakan hukum pidana. Seluruh sumber bahan hukum yang diperoleh dalam penelitian dianalisis menggunakan analisis kualitatif. Teknik pengumpulan sumber bahan hukum dilakukan dengan metode studi kepustakaan dengan cara mengumpulkan dan menganalisis sumber bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Metode penelitian menggunakan jenis pendekatan perundang - undangan dan pendekatan konseptual. Tipe penelitian yang digunakan adalah tipe penelitian hukum normatif. Berdasarkan hasil penelitian, penulis menyimpulkan bahwa penyiaran persidangan perkara pidana yang dilakukan secara langsung (live) pada dasarnya sejalan dengan asas terbuka untuk umum, yang merupakan salah satu prinsip fundamental dalam sistem peradilan. Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) Nomor 5 Tahun 2020 tentang Protokol Persidangan dan Keamanan dalam Lingkungan Peradilan menjadi dasar hukum untuk mengisi kekosongan hukum mengenai tata cara persidangan dan publikasi. Persidangan secara live memiliki kekuatan hukum apabila persidangan tersebut terbuka untuk umum dan pelaksanaannya telah sesuai dengan prosedur dan batasan - batasan yang telah diatur dalam PERMA Nomor 5 Tahun 2020. Meskipun demikian penyiaran persidangan pidana secara live menghadirkan dilema yuridis di satu sisi memberikan manfaat berupa transparansi, peningkatan kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan, dan edukasi hukum bagi masyarakat, namun di sisi lain berpotensi menimbulkan pelanggaran asas praduga tak bersalah, gangguan terhadap kesaksian, serta ancaman trial by press. regulasi khusus mengenai siaran langsung persidangan masih diperlukan agar tercapai keseimbangan antara keterbukaan peradilan dan perlindungan hak-hak terdakwa, saksi, serta korban.
MUAMMAR
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini mengkaji akibat hukum dari Putusan Bawaslu Kota Tarakan Nomor 003/LP/ADM.PL/BWSL.KOTA/24.01/IV/2024 yang tidak menyatakan adanya pelanggaran administratif oleh seorang calon legislatif terpilih yang diduga memiliki keanggotaan ganda pada partai politik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis problematika hukum mengenai status calon tersebut serta menelaah akibat hukum yang timbul dari putusan Bawaslu, ditinjau dari kepastian Hukum dengan Menganalisis Undang – Undang Pemilihan Umum, Undang – Undang Partai Politik dan Peraturan Komisi Pemilihan Umum serta perbandingan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 88/PUU-XXI/2023 dan Putusan Mahkamah Konstitusi 39/PUU-XI/2013. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Hasil analisis menunjukkan bahwa putusan Bawaslu tersebut telah menimbulkan ketidakpastian hukum dengan mengabaikan substansi keanggotaan partai dan memprioritaskan pemenuhan syarat formal semata. Kendati putusan Mahkamah Konstitusi melindungi mandat jabatan anggota dewan yang partainya tidak lagi menjadi peserta pemilu, putusan tersebut tidak dapat diinterpretasikan untuk meniadakan syarat administrasi pengunduran diri saat pencalonan. Akibatnya, putusan Bawaslu ini berimplikasi pada pelemahan institusi partai politik, mendelegitimasi proses pemilu, dan berpotensi memicu sengketa lanjutan.
FERDY ANSAR
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini mengangkat permasalahan bangunan permukiman yang tidak memiliki persetujuan kegiatan pemanfaatan ruang di kawasan pesisir Kota Tarakan, sebuah isu kompleks yang melibatkan aspek hukum, sosial, ekonomi, dan lingkungan, di mana pertumbuhan kawasan yang tidak terkendali mengancam tata ruang, ekosistem pesisir, serta kepastian hukum masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif-empiris dengan pendekatan studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, wawancara dengan pejabat Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Tarakan, serta observasi lapangan untuk memperoleh data faktual terkait jumlah, karakteristik, dan distribusi bangunan ilegal. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan data signifikan antara instansi terkait dengan DLH mencatat 450–500 unit bangunan tanpa izin, sementara PUPR menemukan lebih dari 2.800 unit yang memperlihatkan perbedaan metodologi pendataan serta lemahnya koordinasi. Analisis lebih lanjut mengungkapkan bahwa upaya pemerintah berupa pemetaan, sosialisasi, relokasi bertahap, legalisasi aset, dan program restorasi lingkungan telah membawa dampak positif berupa peningkatan kesadaran hukum masyarakat serta perbaikan penataan kawasan, meskipun masih terkendala resistensi warga, keterbatasan anggaran, dan kompleksitas status tanah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penanganan permasalahan membutuhkan sinergi antarinstansi, penguatan regulasi, serta integrasi sistem perizinan digital yang transparan. Saran yang diajukan adalah perlunya reformasi tata kelola perizinan pesisir yang partisipatif, peningkatan kapasitas aparatur, serta pendekatan inklusif berbasis pemberdayaan masyarakat agar penataan kawasan pesisir Kota Tarakan dapat berkelanjutan, berkeadilan, dan mendukung visi menuju “Green Coastal City.”
NUR SILFIANI
2025 · Thesis · Open Access
A
MARSIDA SAMUEL
2025 · Thesis · Open Access
A
SANTI
2025 · Thesis · Open Access
A
BAGUS PUTRA RAHARJA
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Ombudsman RI Perwakilan Kalimantan Utara dalam mewujudkan prinsip-prinsip Good Governance pada penyelenggaraan pelayanan publik di Kantor Pertanahan Kota Tarakan serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris (socio-legal research) dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ombudsman berperan strategis sebagai pengawas eksternal melalui fungsi pemeriksaan, pencegahan, dan pemberdayaan partisipasi masyarakat. Ombudsman menangani laporan maladministrasi seperti penundaan berlarut,penyimpangan prosedur dan melakukan investigasi, memberikan rekomendasi, serta mendorong transparansi, akuntabilitas, efektivitas, dan efisiensi pelayanan. Namun, penelitian juga menemukan kendala internal berupa keterbatasan sumber daya manusia, sarana prasarana, dan anggaran, serta kendala eksternal seperti rendahnya kesadaran masyarakat untuk melapor, pengarsipan data pertanahan yang belum optimal, dan pergantian pejabat yang sering terjadi.Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa peran Ombudsman telah berkontribusi terhadap perbaikan kualitas pelayanan publik di Kantor Pertanahan Kota Tarakan, namun diperlukan penguatan kapasitas kelembagaan, digitalisasi arsip dan prosedur layanan, serta peningkatan sosialisasi agar implementasi prinsip Good Governance dapat lebih optimal dan berkelanjutan.
NURDIANSYAH
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas saluran drainase di Jalan P. Antasari, Kelurahan Gunung Lingkas, Kota Tarakan, menggunakan Software Storm Water Management Model (SWMM) 5.1. Data curah hujan maksimum Tahunan dari BMKG periode 2014–2023 dianalisis dengan distribusi Gumbel dan Log Pearson III untuk memperoleh debit banjir rancangan dengan periode ulang 10, 20, 50, dan 100 tahun. Hasil simulasi menunjukkan bahwa saluran eksisting tidak mampu menampung debit banjir pada periode ulang tertentu, sehingga terjadi luapan di beberapa titik junction (JUN1, JUN3, JUN6, JUN7, JUN9, dan JUN12). Oleh karena itu, dilakukan perencanaan dimensi saluran baru untuk meningkatkan kapasitas tampung dan mengurangi risiko banjir. Studi ini memberikan rekomendasi teknis bagi perbaikan sistem drainase yang efektif dan berkelanjutan.
RIZKI ALAMSYAH
2025 · Thesis · Open Access
Air merupakan salah satu komponen yang sangat penting bagi manusia dan dapat dimanfaatkan untuk kehidupan sehari-hari. Saat ini, kebutuhan air bersih khususnya wilayah Tarakan dipasok oleh PDAM Tirta Alam Kota Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan air bersih serta merancang pengembangan sistem jaringan pipa distribusi di Kelurahan Pantai Amal, Kota Tarakan. Metode yang digunakan meliputi proyeksi pertumbuhan penduduk dengan metode Aritmatika, perhitungan kebutuhan air domestic dan non-domestik, serta simulasi jaringan menggunakan perangkat lunak EPANET 2.2 dengan persamaan Hazen-Wiliams. Hasil penelitian menunjukkan jumlah penduduk meningkat dari 11.894 jiwa pada tahun 2024 menjadi 23.593 jiwa pada tahun 2033, dengan kebutuhan air bersih total yang terus meningkat. Simulasi jaringan eksisting tahun 2024 memperlihatkan masih terdapat node dengan tekanan dibawah standar minimal (0,5 atm) serta kecepatan aliran pada beberapa pipa kurang dari 0,3 m/s. Pada simulasi pengembangan tahun 2033 dengan penambahan dan penyesuaian pipa, distribusi tekanan menjadi lebih merata (1 - 6 atm) dan kecepatan aliran telah memenuhi kriteria teknis (0,3 - 2,5 m/s). Maka pengembangan jaringan distribusi sangat diperlukan agar kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi hingga tahun 2033 serta dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah maupun PDAM dalam perencanaan sistem distribusi air bersih.