Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

6.753 item publik

Publikasi

Halaman 76 dari 338

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA PT. BUKIT ASAM BERDASARKAN RASIO PROFITABILITAS (PERIODE 2020-2024)

NADIA KRISNA
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT. Bukit Asam selama periode 2020-2024 menggunakan rasio profitabilitas, yang merupakan indikator utama efesiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari sumber daya yang dimiliki. Dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif, data laporan laba rugi dan posisi keuangan perusahaan dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis menggunakan enam jenis rasio profitabilitas (GPM, OPM, NPM, ROA, ROE, ROI) dengan bantuan Microsoft Excel. Temuan menunjukkan bahwa kinerja profitabilitas PT. Bukit Asam mengalami fluktuasi signifikan, mencapai puncaknya pada 2020-2022 karena tingginya harga batubara global, namun kemudian menurun drastis pada 2023-2024 akibat melemahnya harga komoditas dan peningkatan biaya operasional. menyimpilkan bahwa profitabilitas perusahaan sangat bergantung pada kondisi pasar eksernal dan efektivitas pengelolaan asset belum konsisten.

EKSPLORASI PERSEPSI SISWA JURUSAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL TERHADAP PENGGUNAAN KONTEKS BATIK DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA

DHEA KUSUMA ANGGRAINI
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi siswa Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) SMK Negeri 4 Tarakan terhadap penggunaan konteks batik sebagai pendekatan etnomatematika dalam pembelajaran matematika. Latar belakang penelitian berangkat dari permasalahan rendahnya minat dan pemahaman siswa terhadap matematika yang sering dianggap abstrak, sulit, serta jauh dari kehidupan sehari-hari. Padahal, matematika memiliki kedekatan yang kuat dengan berbagai aktivitas budaya, termasuk pola dan struktur yang terdapat pada motif batik. Melalui pemanfaatan konteks batik, pembelajaran matematika diharapkan menjadi lebih konkret, bermakna, dan relevan dengan pengalaman siswa sehingga pembelajaran terasa lebih dekat dengan realita mereka dalam kehidupan nyata sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, serta catatan lapangan. Partisipan penelitian terdiri dari 10 siswa kelas XI DKV yang memiliki pengetahuan tentang ornamen batik dan cukup unggul dalam memahami pembelajaran matematika. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, yang kemudian divalidasi menggunakan teknik triangulasi dan member check untuk memastikan keakuratan temuan serta meningkatkan kepercayaan data sehingga hasil penelitian semakin dapat dipertanggungjawabkan secara baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memberikan persepsi positif terhadap penggunaan batik sebagai konteks pembelajaran matematika. Siswa menyatakan bahwa menggabungkan konsep matematika dengan motif batik membuat pembelajaran lebih menarik, menyenangkan, mudah dipahami, dan tidak membosankan. Berbagai konsep matematika berhasil diidentifikasi siswa pada motif batik, seperti transformasi geometri (translasi, rotasi, dan refleksi) serta bangun datar (segitiga, lingkaran, dan persegi panjang) pada motif Bultiya, Kawung, Obar-Abir, Bunga Raye, dan Shaho. Selain meningkatkan pemahaman konsep, pendekatan ini juga menumbuhkan motivasi belajar serta kecintaan siswa terhadap budaya lokal dan identitas daerah. Meskipun demikian, beberapa siswa yang kurang memahami etnomatematika menunjukkan persepsi yang lebih rendah. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan konteks batik dalam pembelajaran matematika efektif dalam meningkatkan pemahaman, minat belajar, dan penghargaan terhadap budaya daerah secara nyata dan berkelanjutan.

Analisis Adjung Sebagai Fungsi Non Argumen dalam Bahasa Bugis dialek Bone (Kajian Sintaksis)

PUTRI REGINA PRATIWI
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini membahas tentang adjung sebagai fungsi non-argumen dalam bahasa Bugis dialek Bone. Adjung merupakan unsur sintaksis yang bersifat opsional dan berfungsi memberikan keterangan tambahan, seperti tempat, waktu, cara, maupun tujuan, tanpa menjadi bagian inti dari argumen verba. Penelitian ini menyoroti bentuk frasa yang mengisi fungsi adjung dalam bahasa Bugis dialek Bone yang digunakan oleh masyarakat suku Bone. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan bentuk frasa pengisi adjung serta fungsi yang dimunculkan dalam konstruksi kalimat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui teknik, wawancara, perekaman, dan pencatatan. Sumber data dalam penelitian ini adalah penutur asli bahasa Bugis dialek Bone yang tinggal di Sungai Pancang, Kecamatan Sebatik Utara. Data dianalisis dengan metode agih dan teknik bagi unsur langsung (BUL). Berdasarkan hasil analisis, ditemukan 26 data yang menunjukkan bahwa adjung dalam bahasa Bugis dialek Bone diisi oleh frasa preposisional sebanyak 18 data, frasa nomina sebanyak 11 data, frasa adjektiva sebanyak 5 data dan frasa verba sebanyak 4 data. Adapun fungsi adjung yang teridentifikasi meliputi keterangan waktu sebanyak 15 data, keterangan tempat sebanyak 11 data, keterangan cara sebanyak 5 data, keterangan tujuan sebanyak 4 data, keterangan alat sebanyak 2 data dan keterangan sebab sebanyak 1 data. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa meskipun bersifat opsional, adjung memiliki peran penting dalam memperjelas dan memperkaya informasi dalam struktur kalimat bahasa Bugis dialek Bone.

EFEKTIVITAS PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELANGGARAN LALU LINTAS SEPEDA MOTOR LISTRIK BERBASIS BATERAI OLEH ANAK DI KOTA TARAKAN

AHMAD RINALDI
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penegakan hukum terhadap anak pengguna sepeda motor listrik berbasis baterai di Kota Tarakan, serta untuk mengetahui akibat hukum terhadap anak pengguna sepeda motor listrik berbasis baterai di Kota Tarakan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh meningkatnya penggunaan sepeda motor listrik oleh anak di bawah umur tanpa memenuhi persyaratan administratif seperti Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), sehingga menimbulkan potensi pelanggaran dan ketidakpastian hukum dalam masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif, yaitu mengkaji peraturan perundang-undangan yang berlaku dan menghubungkannya dengan kenyataan di lapangan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum menghadapi kendala utama berupa kekosongan hukum dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, karena sepeda motor listrik belum diatur secara jelas sebagai kendaraan bermotor. Kekosongan regulasi ini menyebabkan aparat penegak hukum tidak memiliki dasar normatif yang kuat, sehingga menimbulkan ketidakpastian hukum, yang menegaskan pentingnya asas legalitas (nullum delictum nulla poena sine lege), yakni seseorang tidak dapat dipidana tanpa dasar hukum yang pasti. Dalam praktiknya, aparat kepolisian lebih mengutamakan pendekatan persuasif berupa teguran dan pembinaan dibandingkan penindakan tegas, sehingga penegakan hukum belum efektif dan belum menimbulkan efek jera. Akibat hukum terhadap anak tetap mengacu pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak dengan menekankan pembinaan, diversi, dan restorative justice, serta keterlibatan aktif orang tua dalam pengawasan dan tanggung jawab moral. Penelitian ini merekomendasikan penyusunan regulasi khusus sepeda motor listrik yang mengatur batas usia, standar keselamatan, registrasi, dan identifikasi kendaraan, penegakan hukum yang tegas dan konsisten, sosialisasi hukum yang meluas, serta pembinaan anak yang terukur, sehingga diharapkan tercipta kepastian hukum, keselamatan lalu lintas, dan perlindungan hukum bagi anak di Kota Tarakan.

PENGARUH TEKNIK SELF-MANAGEMENT TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMK NEGERI 1 TARAKAN

ANGELIA
2025 · Thesis · Open Access

Motivasi belajar adalah daya pendorong untuk melakukan aktivitas belajar tertentu yang berasal dari dalam diri dan juga dari luar individu, sehingga menumbuhkan semangat dalam belajar secara optimal. Pemberian teknik self-management menekankan pada pengelolaan diri tentang pikiran, perasaan dan perbuatan yang mendorong terhadap hal-hal yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh teknik self-management terhadap motivasi belajar siswa di SMK Negeri 1 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode eksperimen yaitu desain Pre-eksperimental dengan model one group pretest-posttest design. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI jurusan kuliner di SMK Negeri 1 Tarakan yang mengalami motivasi belajar, dipilih menggunakan teknik purposive sampling Data dikumpulkan melalui skala motivasi belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan metode Cronbach's Alpha sebesar 0,891 menunjukkan instrumen yang sangat reliabel. Hasil analisis data menggunakan Paired Sample T-Test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil (pretest) dan (posttest). Hal tersebut terdapat pada nilai signifikansi (2-tailed) yang diperoleh adalah 0.000 (p 0,05), dan terdapat nilai thitung sebesar 33,341 dari ttabel sebesar 0,334 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Ini menunjukkan bahwa ada pengaruh teknik self-management terhadap motivasi belajar siswa di sekolah SMK Negeri 1 Tarakan.

PENGARUH TEKNIK ROLE PLAYING TERHADAP REGULASI EMOSI SISWA SMP NEGERI 1 SEBUKU

DWI AGUSTINA
2025 · Thesis · Open Access

Dwi Agustina. 2025. Pengaruh Teknik Role Playing Terhadap Regulasi Emosi Siswa SMP Negeri 1 Sebuku. Program Studi Bimbingan dan Konseling. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing utama oleh Emmy Ardiwinata, M.Pd dan Dr. Urotul Aliyah, M.Pd selaku dosen pembimbing anggota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah teknik role playing berpengaruh terhadap regulasi emosi siswa SMP Negeri 1 Sebuku. Regulasi emosi adalah bentuk kontrol yang dilakukan seseorang terhadap emosi yang dimilikinya. Teknik role playing adalah untuk membantu individu dengan memainkan peran yang disesuaikan dengan kehidupan nyata, sehingga individu dapat memahami perasaan orang lain. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX-B sebanyak 8 orang, dipilih menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala regulasi emosi yang dikembangkan oleh Gross, (2014). Analisis yang digunakan adalah Paired Sample T-Test. Hasil analisis menemukan adanya perbedaan yang signifikan antara (pretest) dan (posttest). Hasil tersebut dapat dilihat pada nilai signifikansi (Sig. 2- tailed) yang diperoleh adalah 0,000 (p 0.05), dan terdapat nilai t-hitung sebesar 20,058 > dari t-tabel sebesar 0,497 yang berarti ada pengaruh teknik role playing terhadap regulasi emosi siswa kelas IX-B SMP Negeri 1 Sebuku.

PENGARUH TEKNIK ROLE PLAYING UNTUK MENGURANGI PERILAKU BULLYING VERBAL DI SMP NEGERI 1 TARAKAN

ANGELIKA
2025 · Thesis · Open Access

Bullying verbal merupakan perilaku yang dilakukan secara tidak sadar oleh individu ataupun kelompok baik sengaja maupun tidak yang mengakibatkan bisa merusak mental seseorang. perilaku bullying verbal di SMP Negeri 1 Tarakan diantaranya mengejek fisik teman sebaya, berkata kasar, mengintimidasi teman-temannya dan memangil nama teman dengan julukan nama orang tua. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetauhi pengaruh teknik role playing terhadap perilaku bullying verbal siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode eksperimen yaitu desain penelitian pre-eksperimental design dengan model one group pretestposttest design. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berjumlah 8 orang siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial dengan bantuan software SPSS statistic. Berdasarkan analisis data uji hipotesis yaitu analisis Paired sample t-test (parametrik) mendapatkan hasil yang sig sebesar 0,000 0,05 dan terdapat nilai thitung sebesar 33,614 > dari ttabel sebesar 1,238 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima artinya ada pengaruh teknik role playing terhadap perilaku bullying verbal siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Tarakan.

PENGARUH PENGALAMAN KERJA, PELATIHAN KERJA, DAN BEBAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN KEDAI KOPI BEKAWAN TARAKAN

INDAH AZARI
2025 · Thesis · Open Access

This study examines the effects of work experience, job training, and workload on employee productivity at Bekawan Coffee Shop in Tarakan City. A descriptive-quantitative approach was employed using a case study design with a sample of 53 respondents. Data were analyzed using multiple linear regression and partial t-tests. The results indicate that work experience has a positive regression coefficient of 0.275 with a t-value of 4.091 and a significance level greater than 0.05. Job training shows a regression coefficient of 0.049, a t-value of 3.928, and a significance level greater than 0.05. Workload has a negative regression coefficient of 0.232, with a t-value of −1.119 and a p-value greater than 0.05. Simultaneously, the three independent variables do not have a statistically significant effect on employee productivity at the 0.05 probability level. Statistically, therefore, work experience, job training, and workload do not significantly influence employee productivity at Bekawan Coffee Shop. Nevertheless, the direction of the regression coefficients suggests that work experience and job training are positively associated with productivity. In contrast, excessive workload tends to be negatively associated with productivity. These findings underscore the importance of human resource management in optimizing work experience and training while maintaining a balanced workload to support productivity improvement in small and medium-sized coffee shop enterprises.

ANALISIS PEMAHAMAN DAN PENERIMAAN MASYARAKAT TAMBAK YANG BERDOMISILI DI KOTA TARAKAN TERHADAP KEGIATAN RESTORASI MANGROVE PROGRAM BRGM

MUHAMMAD AS'AD AS SYAUKANI UMAR
2025 · Thesis · Open Access

Ekosistem mangrove di Indonesia rusak setelah kebakaran 2015. Kondisi ini memicu kebutuhan program pemulihan yang melibatkan masyarakat. Pemerintah membentuk BRGM sesuai Perpres 120 Tahun 2020 dengan target restorasi 1,2 juta hektar pada 2020 sampai 2024. Kalimantan Utara menjadi prioritas karena luas mangrove dan tingginya aktivitas tambak. Banyak tambak masih memakai cara konvensional sehingga kualitas tanah dan air menurun. Situasi ini menuntut pemahaman dan penerimaan masyarakat terhadap kegiatan restorasi agar program berjalan efektif dan memberi manfaat langsung bagi petambak. Penelitian ini menilai pemahaman dan penerimaan petambak di Kota Tarakan terhadap kegiatan restorasi mangrove oleh BRGM. Penelitian memakai pendekatan deskriptif kuantitatif dengan kuesioner skala Likert untuk 90 petambak. Analisis memakai deskriptif dan regresi linier sederhana untuk melihat pengaruh pendidikan, umur, dan keikutsertaan. Hasil menunjukkan pemahaman rendah dengan pengaruh 42 persen. Penerimaan rendah dengan pengaruh 26 persen. Pengaruh umur dan keikutsertaan kecil. Responden mengetahui manfaat mangrove, tetapi pemahaman teknis terbatas. Dukungan terhadap program ada, tetapi belum kuat. Hasil ini menunjukkan perlunya edukasi, pendampingan teknis, dan kolaborasi agar program berjalan efektif dan mendukung keberlanjutan tambak.

Analisis Ukuran Pertama Matang Gonad dan Tertangkap Pada Ikan Marga Lutjanus Hasil Tangkapan Rawai yang Didaratkan di Perairan Kota Tarakan

ERWIN NANDI MARBUN
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian mengenai reproduksi ikan, khususnya ukuran pertama kali matang gonad (Lm) dan ukuran pertama kali tertangkap (Lc), penting dilakukan sebagai dasar pengelolaan perikanan berkelanjutan. Informasi tersebut masih terbatas pada ikan kakap merah (Lutjanus argentimaculatus) dan kakap? jenaha (Lutjanus johnii) yang merupakan hasil tangkapan utama nelayan rawai di perairan Tarakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis nisbah kelamin, tingkat kematangan gonad (TKG), serta menduga ukuran Lm dan Lc pada kedua spesies tersebut. Sampel diperoleh dari hasil tangkapan rawai yang didaratkan di Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Selumit Pantai, Kota Tarakan, pada November 2024–Januari 2025 dengan total 157 ekor (73 ekor Lutjanus argentimaculatus dan 84 ekor Lutjanus johnii). Analisis dilakukan secara deskriptif kuantitatif melalui pengamatan gonad serta perhitungan Lm dan Lc menggunakan distribusi frekuensi panjang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nisbah kelamin L argentimaculatus didominasi jantan (1:0,74), sedangkan Lutjanus johnii relatif seimbang (1:1,15). Uji Chi-square menunjukkan perbedaan jenis kelamin tidak signifikan terhadap distribusi TKG. Nilai Lm diperoleh sebesar 34,05 cm untuk Lutjanus argentimaculatus dan 31,7 cm untuk Lutjanus johnii, sedangkan nilai Lc berturut-turut 46,86 cm dan 46,23 cm. Perbandingan Lc > Lm menunjukkan bahwa sebagian besar ikan yang tertangkap telah matang gonad sebelum dieksploitasi. Dengan demikian, pemanfaatan stok ikan kakap di perairan Tarakan masih tergolong berkelanjutan, serta dapat menjadi dasar dalam penetapan ukuran minimum tangkap dan strategi pengelolaan perikanan.

Studi etnobotani jenis tanaman obat berdasarkan kelompok penyakit yang sering dialami oleh masyarakat tidung kota tarakan

KARMILA
2025 · Thesis · Open Access

Suku Tidung yang bermukim di Kelurahan Juata Laut, Kota Tarakan, hingga saat ini masih mempertahankan kearifan lokal dalam pemanfaatan tanaman sebagai obat tradisional. Pengetahuan tersebut diwariskan secara turun-temurun dan dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai jenis penyakit yang umum dialami oleh masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis tanaman obat yang digunakan oleh masyarakat Suku Tidung berdasarkan kelompok penyakit, mengetahui bagian yang dimanfaatkan, cara pengolahan, serta metode pengaplikasiannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan jumlah responden 6 orang tokoh masyarakat yang memiliki pengetahuan tentang pengobatan tradisional, serta didukung dengan dokumentasi lapangan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei hingga Juni 2025 di Kelurahan Juata Laut, Kota Tarakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 13 jenis tanaman obat yang dimanfaatkan oleh masyarakat Suku Tidung, yang berasal dari berbagai habitus, yaitu pohon, perdu, semak, herba, terna, dan liana. Cara pengolahan tanaman obat yang paling umum dilakukan adalah dengan cara direbus, dimemarkan, dan dihaluskan. Bagian tanaman yang paling banyak dimanfaatkan adalah daun, diikuti oleh rimpang dan batang. Pengaplikasian tanaman obat dilakukan melalui beberapa metode, antara lain dengan cara diminum, ditempelkan, dan dioleskan pada bagian tubuh yang membutuhkan pengobatan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi ilmiah mengenai pemanfaatan tanaman obat berbasis kearifan lokal serta dapat dimanfaatkan sebagai bahan pendukung pembelajaran Biologi, khususnya pada materi keanekaragaman hayati dan etnobotani.

Peningkatan Pertumbuhan Ikan Nila (Oreochromis niloticus) yang Diberi Pakan Penambahan Tepung Maggot (Hermetia ilucens)

EKA ULANDARI
2025 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Pakan komersial yang mahal menjadi salah satu kendala utama dalam budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus), sehingga diperlukan alternatif sumber protein yang lebih ekonomis dan berkelanjutan. Tepung maggot (Hermetia illucens) merupakan bahan pakan alternatif yang kaya protein (40–50%) dan berpotensi menggantikan sebagian pakan konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung maggot dalam pakan terhadap pertumbuhan ikan nila. Ikan nila dipilih karena merupakan komoditas perikanan air tawar yang penting di Kalimantan Utara, baik dari segi ekonomi maupun nilai gizi.Penelitian dilakukan selama satu bulan menggunakan metode eksperimen deskriptif kuantitatif dengan empat perlakuan dan tiga ulangan: P0 (kontrol, tanpa tepung maggot), P1 (30 g tepung maggot), P2 (50 g tepung maggot), dan P3 (70 g tepung maggot). Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan panjang mutlak, pertumbuhan berat mutlak, Feed Conversion Ratio (FCR), Specific Growth Rate (SGR), dan Survival Rate (SR). Hasil analisis proksimat menunjukkan bahwa tepung maggot mengandung protein kasar 42,55%, lemak kasar 6,20%, dan kadar air 3%. Perlakuan P2 (50 g tepung maggot) memberikan hasil terbaik dibandingkan perlakuan lainnya. Pada perlakuan tersebut, ikan nila mengalami peningkatan berat dari 0,92 g menjadi 4,5 g dan panjang dari 3,6 cm menjadi 5,7 cm selama periode penelitian. Nilai FCR terbaik sebesar 0,17, SGR sebesar 49,75%, dan SR sebesar 80% juga dicapai pada perlakuan P2. Temuan ini menunjukkan bahwa penambahan tepung maggot dalam pakan mampu meningkatkan performa pertumbuhan ikan nila secara signifikan. Dengan demikian, tepung maggot berpotensi sebagai substitusi pakan komersial yang efektif dan berkelanjutan dalam budidaya ikan nila, khususnya pada dosis 50 g per pakan uji.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 8 TARAKAN

MESTRALITIANI SALEDA LIMBONG
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui pengaruh model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII di SMP Negeri 8 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2025/2026 di SMP Negeri 8 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimen pemilihan desain ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang dihasilkan setelah adanya pemberian perlakuan didalam kelas. Desain eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Postest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Tarakan. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik simple random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII-1 sebagai kelas eksperimen dan VIII-2 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar. Data dianalisis menggunakan uji-t setelah memenuhi uji prasyarat normalitas dan homogenitas. Berdasarkan hasil analisis data akhir postest di peroleh nilai t hitung dengan t tabel sebesar karena t hitung ≥ t tabel dengan nilai signifikansi 5% sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran TGT berpengaruh terhadap hasil belajar siswa

PENGARUH TEKNIK SELF-MANAGEMENT TERHADAP KEDISIPLINAN SISWA KELAS XI MESIN DI SMK NEGERI 2 TARAKAN

MARNI SIMON
2025 · Thesis · Open Access

Kedisiplinan siswa ialah suatu sikap siswa terhadap tata tertib di sekolah dan berkaitan juga dengan kegiatan pembinaan untuk mewujudkan kesadaran diri siswa dalam mematuhi norma peraturan dan tata tertib. Teknik self-management adalah cara untuk memandu, mengatur, dan mengubah perilaku siswa ke arah perilaku yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI mesin di SMK Negeri 2 Tarakan yang memiliki kedisiplinan rendah, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil analisis data menggunakan paired sample t-test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil (pretest) dan (posttest). Hal tersebut terdapat pada nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) yang diperoleh adalah 0.000 (p 0.05), dan terdapat nilai t-hitung sebesar 41.558 > dari t-tabel sebesar 0,432 yang berarti hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Ini menunjukkan bahwa ada pengaruh teknik self-management terhadap kedisiplinan siswa kelas XI mesin di SMK Negeri 2 Tarakan.

PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN MENGELOLA WAKTU BELAJAR SISWA KELAS IX MTS HURRASUL AQIDAH

NUR OKTA HERLINA
2025 · Thesis · Open Access

Nur Okta Herlina 2040606027 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi terhadap kemampuan mengelola waktu belajar siswa putri kelas IX MTs Hurrasul Aqidah, Program Studi Bimbingan Dan Konseling Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan, pembimbing utama Tri Cahyono, M.Pd dan Siti Rahmi, S. Sos. I., M. Pd selaku dosen pembimbing anggota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh teknik diskusi dalam mengelola waktu belajar siswa putri MTs Hurrasul Aqidah. Teknik diskusi yaitu teknik yang berguna untuk membantu siswa untuk mengatur waktu belajar melalui penetapan tujuan, monitoring diri, serta pemberian penguatan. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pendekatan pre-eksperiment dan one-group pretest posttest design. Subjek penelitian adalah siswa putri kelas IX MTs Hurrasul Aqidah yang mengalami permasalahan mengelola waktu belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan pretest dan posttest, dimana setelah diberikan perlakuan, kemampuan mengelola waktu belajar meningkatkan secara signifikan. Instrumen yang digunakan berupa angket mengelola waktu belajar siswa. Berdasarkan hasil kategorisasi sedang dimana siswa sudah mampu mengatur jadwal, mengalokasikan waktu belajar,mengalami peningkatan ke kategori tinggi dimana siswa memiliki kemampuan mengontrol diri dan prioritas tigas, hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan mengelola waktu belajar setelah siswa mengikuti layanan bimbingan kelompok efektif membantu siswa memahami masalah pengelolaan waktu, menemukan solusi bersama, serta memotivasi mereka menerapkan strategi yang disepakati dalam kegiatan kelompok. Selain itu, interaksi antar anggota kelompok mampu memperkuat kesadaran dan tanggung jawab belajar. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi berpengaruh positif terhadap kemampuan mengelola waktu belajar siswa putri kelas IX MTs Hurrasul Aqidah. Layanan ini direkomendasikan sebagai salah satu alternatif intervensi dalam meningkatkan keterampilan manajemen waktu dilingkungan madrasah.

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DAN STATUS EKONOMI TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI PUSKESMAS PANTAI AMAL

SERLI
2025 · Thesis · Open Access

Balita berada pada tahap pertumbuhan dan perkembangan yang krusial, membutuhkan asupan nutrisi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuhnya. Malnutrisi pada usia ini dapat terjadi karena keterbatasan pengetahuan ibu tentang makanan bergizi dan kondisi ekonomi keluarga yang kurang baik. Kedua faktor tersebut berkontribusi signifikan terhadap risiko stunting. Penelitian ini bertujuan untuk menilai keterkaitan antara tingkat pengetahuan ibu dan status ekonomi keluarga dengan kejadian stunting pada balita di area kerja Puskesmas Pantai Amal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sebanyak 85 responden dijadikan sampel melalui teknik total sampling, dan analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman rank untuk mengevaluasi hubungan antarvariabel. Hasil dari 85 responden yang diteliti, sebagian besar ibu berada pada rentang usia 26 –35 tahun (80,0%), dengan mayoritas balita berusia 2 tahun (30,6%) dan berjenis kelamin perempuan (51,8%). Berdasarkan penilaian pengetahuan, 63 ibu (74,1%) tergolong memiliki pengetahuan baik. Sementara itu, sebagian besar keluarga (55 orang atau 64,7%) termasuk dalam kategori ekonomi cukup. Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu serta status ekonomi keluarga dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Pantai Amal. Toddlers are at a critical stage of growth and development and require adequate nutritional intake to meet their physiological needs. Malnutrition at this age may occur due to limited maternal knowledge regarding nutritious foods and unfavorable family economic conditions. Both factors contribute significantly to the risk of stunting. This study aimed to assess the relationship between maternal knowledge level and family socioeconomic status and the incidence of stunting among toddlers in the service area of Pantai Amal Primary Health Center. This study employed a quantitative approach with a cross-sectional design. A total of 85 respondents were included using a total sampling technique, and data analysis was conducted using the Spearman rank correlation test to evaluate the relationships among variables. Of the 85 respondents, most mothers were aged 26–35 years (80.0%), while the majority of toddlers were 2 years old (30.6%) and female (51.8%). Based on the assessment of maternal knowledge, 63 mothers (74.1%) were categorized as having good knowledge. Meanwhile, most families (55 respondents or 64.7%) were classified as having a moderate socioeconomic status. The findings indicate a significant relationship between maternal knowledge level and family socioeconomic status and the incidence of stunting among toddlers in the service area of Pantai Amal Primary Health Center.

Pengaruh layanan informasi dengan media video terhadap stres akademik siswa kelas XII di SMAN 1 Nunukan Selatan

NURQALBI
2025 · Thesis · Open Access

Nurqalbi. 2025 “Pengaruh Layanan Informasi Dengan Media Video Terhadap Stres Akademik Siswa Kelas XII SMAN 1 Nunukan Selatan” Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan, pembimbing utama Ibu Nisa Ariantini, M.Pd dan Ibu Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd, selaku pembimbing anggota. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui layanan informasi dengan media video dalam mengurangi stres akademik siswa. Stres akademik merupakan stres yang dialami oleh siswa yang bersumber pada proses pembelajaran atau yang berhubungan dengan kegiatan belajar seperti tekanan untuk naik kelas, lama belajar, mencontek, banyak tugas, keputusan menentukan jurusan atau karir serta kecemasan pada saat akan ujian. Layanan informasi merupakan suatu layanan yang berupaya memenuhi kekurangan individu akan informasi yang mereka perlukan. Media video adalah bahan ajar non cetak yang kaya akan informasi untuk di informasikan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif melalui metode eksperimen dengan desain one group pretest and postest design serta pengumpulan data melalui Angket. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Simple random sampling. Adapun jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 34 siswa dari 140 populasi yang terdiri dari siswa kelas XII. Hasil dari penelitian nilai t hi-tung 19.956 probabilitas 0,000 0,05 menunjukkan terdapat pengaruh layanan informasi dengan media video terhadap stres akademik siswa kelas XII SMAN 1 Nunukan Selatan.

Ujaran Kebencian Terhadap Selebgram Ira Nandha di Media Sosial Instagram (Kajian Linguistik Forensik)

RARAN NUR ANNISA
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis dan pola ujaran kebencian yang muncul pada kolom komentar unggahan akun Instagram @Iranndha. Jenis penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode simak, catat, dan dokumentasi. Metode simak dipakai untuk memperoleh data melalui penyimakan penggunaan bahasa, kemudian teknik catat dan dokumentasi dilakukan untuk mengumpulkan data dan informasi berupa komentar warganet di Instagram. Teknik analisis data menggunakan metode padan referensial dengan tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat lima jenis ujaran kebencian terhadap selebgram Ira Nandha, yaitu (1) penghinaan ditemukan ada 12 data komentar berupa kata kasar untuk mempermalukan, (2) pencemaran nama baik ditemukan ada 7 data komentar berupa tuduhan yang tidak faktual, (3) penistaan ditemukan ada 4 data komentar berupa celaan yang merendahkan, (4) perbuatan tidak menyenangkan ditemukan ada 6 data komentar berupa ancaman, (5) penghasutan ditemukan ada 6 data komentar berupa ajakan untuk melakukan tindakan yang merugikan. Penelitian ini menegaskan bahwa ujaran kebencian di media sosial tidak hanya berdampak pada citra figur publik, tetapi juga memiliki konsekuensi hukum yang dapat dianalisis melalui kajian linguistik forensik.