Abstrak
ABSTRAK Pakan komersial yang mahal menjadi salah satu kendala utama dalam budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus), sehingga diperlukan alternatif sumber protein yang lebih ekonomis dan berkelanjutan. Tepung maggot (Hermetia illucens) merupakan bahan pakan alternatif yang kaya protein (40–50%) dan berpotensi menggantikan sebagian pakan konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung maggot dalam pakan terhadap pertumbuhan ikan nila. Ikan nila dipilih karena merupakan komoditas perikanan air tawar yang penting di Kalimantan Utara, baik dari segi ekonomi maupun nilai gizi.Penelitian dilakukan selama satu bulan menggunakan metode eksperimen deskriptif kuantitatif dengan empat perlakuan dan tiga ulangan: P0 (kontrol, tanpa tepung maggot), P1 (30 g tepung maggot), P2 (50 g tepung maggot), dan P3 (70 g tepung maggot). Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan panjang mutlak, pertumbuhan berat mutlak, Feed Conversion Ratio (FCR), Specific Growth Rate (SGR), dan Survival Rate (SR). Hasil analisis proksimat menunjukkan bahwa tepung maggot mengandung protein kasar 42,55%, lemak kasar 6,20%, dan kadar air 3%. Perlakuan P2 (50 g tepung maggot) memberikan hasil terbaik dibandingkan perlakuan lainnya. Pada perlakuan tersebut, ikan nila mengalami peningkatan berat dari 0,92 g menjadi 4,5 g dan panjang dari 3,6 cm menjadi 5,7 cm selama periode penelitian. Nilai FCR terbaik sebesar 0,17, SGR sebesar 49,75%, dan SR sebesar 80% juga dicapai pada perlakuan P2. Temuan ini menunjukkan bahwa penambahan tepung maggot dalam pakan mampu meningkatkan performa pertumbuhan ikan nila secara signifikan. Dengan demikian, tepung maggot berpotensi sebagai substitusi pakan komersial yang efektif dan berkelanjutan dalam budidaya ikan nila, khususnya pada dosis 50 g per pakan uji.