ADE RINDIANI
2021 · Thesis · Open Access
PPOK adalah suatu penyakit paru kronik yang ditandai oleh adanya hambatan aliran udara di saluran nafas yang tidak sepenuhnya reversible. Penyakit Paru Obstruksi Kronik (PPOK) merupakan salah satu penyebab utama kesakitan dan kematian di seluruh dunia yang membunuh individu di seluruh dunia setiap sepuluh detik. Diperkirakan pada tahun 2030 PPOK akan menjadi penyebab ke-3 kematian di seluruh dunia setelah penyakit jantung dan stroke. Dari data tersebut yang menjadi latar belakang penulis mengambil kasus penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) dalam penulisan Laporan Tugas Akhir. Dalam penyusunan laporan tugas akhir ini penulis menggunakan studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan dengan tahapan pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, implementasi dan evaluasi. Tujuan umum laporan tugas akhir ini adalah untuk mendapatkan pengalaman nyata tentang asuhan keperawatan pada Tn. W di Ruangan Dahlia A Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan dengan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan secara komprehensif. Hasil yang didapatkan terdapat tujuh diagnosa keperawatan yang dapat ditegakkan pada Tn. W, bersihan jalan napas, pola napas tidakefektif, nyeri kronis, gangguan pola tidur, intoleransi aktivitas, risiko defisit nutrisi, defisit perawatan diri. Penulis menyimpulkan bahwa terdapat kesenjangan yang terdapat antara teori dan kasus pada Tn. W dimulai dari pengkajian empat, diagnosa sembilan, intervensi harus disesuaikan dengan kondisi dan sarana prasarana. Evaluasi hasil yang didapatkan di diagnosa keperawatan lima teratasi sebagian dan dua teratasi.
IBIT BADRA
2021 · Thesis · Open Access
Asuhan Keperawatan Pada An. G dengan Diagnosis Gastroenteritis Akut Di Ruang Cemara Rumah Sakit Umum Kota Tarakan Ibit Badra, Alfianur, Sulidah ABSTRAK Gastroenteritis merupakan peradangan yang terjadi di dalam lambung dan usus yang memberikan gejala diare dengan frekuensi lebih banyak dari biasanya yang disebabkan oleh bakteri, virus dan parasit yang patogen. Penyakit saluran pencernaan gastroenteritis ini masih menjadi masalah kesehatan di seluruh dunia. Penulis menemuan metode deskriptif dengan tipe studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan dengan tahap pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Tujuan umum laporan tugas akhir ini penulis mendapat gambaran nyata dalam menerapkan asuhhan keperawatan pada klien dengan Gastroenteritis Akut. Subjek laporan ini adalah An. G dengan Gastroenteritis Akut di Ruang Perawaatan Cemara Rumah Sakit Umum Kota Tarakan dari tanggal 5 sampai 4 April 2021. Pada saat melakukan asuhan keperawatan penulis tidak menemukana kesenjangan antara teori dan kasus pada An. G dengan Gastroenteritis Akut. Untuk diagnosis An. G Diare berhubungan dengan iritasi gastrointestinal, defisit nutrisi berhubungan dengan ketidakmampuan menerima makanan, disfungsi motilitas gastrointestinal berhubungan dengan. Intervensi harus sesuai dengan kondisi dan sarana prasarana. Evaluasi hasil yang didapatkan dari tiga diagnosis keperawatan satu teratasi diare berhubungan dengan iritasi gastrointestinal, satu tidak teratasi Defisit nutrisi berhubungan dengan ketidakmampuan menerima makanan, dan satu teratasi sebagian Disfungsi motilitas gastrointestinal berhubungan dengan malnutrisi.
PUTRI NUR MUZDALIFAH
2021 · Thesis · Open Access
Asuhan Keperawatan Pada Tn. I dengan Post Op Abses Brachialis Dextra di Ruang Cemara Rumah Sakit Umum Kota Tarakan ABSTRAK Abses adalah penimbunan nanah yang terjadi akibat infeksi bakteri. Abses dapat terjadi dimana saja pada bagian tubuh kita. Nanah adalah cairan yang mengandung banyak protein dan sel darah putih yang telah mati. Dari data tersebut yang menjadi latar belakang penulis mengambil kasus Post Op Abses Brachialis Dextra dalam penulisan Laporan Tugas Akhir. Berdasarkan masalah yang terjadi tindakan yang dilakukan adalah pembedahan untuk mengeluarkan pus/nanah pada abses. Dalam penyusunan Laporan Tugas Akhir ini penulis menggunakan studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan dengan tahapan pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi dan evaluasi. Tujuan umum Laporan Tugas Akhir ini adalah mendapatkan gambaran nyata tentang asuhan keperawatan Abses Brachialis Dextra dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan secara komprehensif. Subjek penelitian adalah Tn. I dengan Post Op Abses Brachialis Dextra di Ruang Cemara RSUKT Tarakan dari tanggal 29 Maret 2021 sampai dengan 31 Maret 2021. Hasil yang didapatkan terdapat tiga diagnosis keperawatan yang dapat ditegakkan pada Tn. I, nyeri akut, risiko infeksi, gangguan integritas kulit.
HESTIWINATA WILLIAM
2021 · Thesis · Open Access
Penyakit tuberculosis masih menjadi salah satu masalah yang menyebabkan gangguan kesehatan bagi jutaan orang didunia. Menurut WHO (2019) angka penemuan tuberculosis mencapai 10 juta kasus didunia. Tujuan penulisan ini agar penulis memperoleh gambaran nyata mengenai pelaksanaan dan pendokumentasian asuhan keperawatan yang komprehensif pada An. I dengan penyakit tuberculosis paru. Metode penulisan ini deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan, pada An. I. Hasil pengkajian klien terdapat 4 masalah keperawatan yaitu gangguan pertukaran gas, bersihan jalan napas tidak efektif, diare, dan hipertermi. Intervensi yang telah dilakukan dan kriteria hasil yang telah disusun berdasarkan prioritas masalah. Evaluasi hasil tindakan keperawatan menunjukkan masalah keperawatan yang penulis rumuskan dalam diagnosa keperawatan dapat teratasi sesuai tujuan yang telah di tetapkan. Dari keempat diagnosa keperawatan tersebut terdapat dua masalah yang dapat teratasi sesuai dengan tujuan dan kriteria hasil yang telah ditentukan dan terdapat dua masalah yang belum teratasi karena belum sesuai dengan tujuan dan kriteria hasil yang telah ditentukan. Kesimpulan penulis mendapatkan dalam melakukan asuhan keperawatan pada An. I dengan tuberculosis paru sesuai dengan tugas perawat dalam proses keperawatan secara komprehensif.
RAVI VABRIKA MILA PRADANA
2021 · Thesis · Open Access
ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN. T DENGAN DIAGNOSA KETOASIDOSIS DIABETIKUM DI RUANG CEMARA RUMAH SAKIT UMUM KOTA TARAKAN ABSTRAK Ketoasidosis diabetik (KAD) adalah keadaan dekompensasi metabolik yang ditandai oleh hiperglikemia, asidosis dan ketosis, terutama di sebabkan oleh defisiensi insulin absolut atau relatif. Kematian akibat KAD di RSCM tercatat dari januari 2002 Mei 2006 adalah sebanyak 12 orang dari 62 penderita kasus KAD, sedangkan pada juni 2006 Maret 2011 tercatat kematian dari kasus kada menurun menjadi 1 orang dari 40 penderita kasus KAD. Dari data tersebut yang menjadi latar belakang penulis mengambil kasus Ketoasidosis Diabetik dalam penulisan Laporan Tugas Akhir. Dalam penyusunan laporan tugas akhir ini penulis menggunakan studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan dengan tahapan pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, implementasi dan evaluasi. Tujuan umum laporan tugas akhir ini adalah mendapatkan pengalaman nyata asuhan keperawatan yang dilakukan secara holistik dan komprehensif. Subjek penelitian adalah Tn. T dengan Ketosidosis Diabetik di Ruang Cemara Rumah Sakit Umum Kota Tarakan dari tanggal 22 Maret 2021 sampai dengan 25 Maret 2021. Penulis menyimpulkan bahwa terdapat kesenjangan yang terdapat antara teori dan kasus pada Tn. T dimulai dari pengkajian, diagnosa, Intervensi harus disesuaikan dengan kondisi dan sarana prasarana. Evaluasi hasil yang didapatkan semua intervensi keperawatan telah di laksakan.
DEA ANANDA
2021 · Thesis · Open Access
Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang terjadi akibat pankreas tidak memproduksi cukup insulin atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang di produksi secara efektif
HANA AFIANA
2021 · Thesis · Open Access
The utilization of traditional medicinal plants has been carried out by the Berusu Dayak tribe from generation to generation, among which they use Padaran (Z. montanum) and turmeric (C. longa), which are known to have antibacterial, antioxidant, and anticancer activities. The purpose of this study was to determine the percentage of antibacterial inhibition and antioxidant potential of the extracts of Padaran rhizome and turmeric. The plants were extracted with hexane, ethyl acetate, and methanol as solvents. Antibacterial activity was carried out against the bacteria Ralstonia solanacearum, Staphylococcus aureus, Streptococcus sobrinus, Salmonella typhi, Propianibacterium acnes using the agar well diffusion method with concentrations of 500, 1000, and 2000 ppm. Antioxidant activity was tested by DPPH free radical activity mechanism. The results showed that the extracts of Padaran rhizome and turmeric did not have antibacterial activity in the absence of an inhibition zone formed. The highest antioxidant activity againts DPPH was shown by ethyl acetat extract of Padaran rhizome (Z. montanum) with an inhibition of 89.65%, and the extract of turmeric (C. longa) obtained the highest inhibitory value in ethyl solvent of 82.79%. This study showed the potential of the rhizome of Padaran (Z. montanum) and turmeric (C. longa) plants which were used by the Berusu Dayak tribe as natural antioxidants. Pemanfaatan tanaman obat tradisional dilakukan oleh suku Dayak Berusu secara turun temurun, diantara yang digunakannya adalah tanaman padaran (Z. montanum) dan kunyit (C. longa), yang dikenal memiliki aktivitas antibakteri, antioksidan, dan antikanker. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persentase hambatan antibakteri dan potensi antioksidan ekstrak rimpang padaran dan kunyit. Tananam diekstrak dengan pelarut heksan, etil asetat, dan metanol. Aktivitas antibakteri dilakukan terhadap bakteri Ralstonia solanacearum, Staphylococcus aureus, Streptococcus sobrinus, Salmonella typhi, Propionibacterium acnes menggunakan metode difusi agar sumuran dengan konsentrasi 500, 1000, dan 2000 ppm. Aktivitas antioksidan diuji dengan mekanisme aktivitas radikal bebas DPPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak rimpang padaran dan kunyit tidak memiliki aktivitas antibakteri dengan tidak adanya zona hambat yang terbentuk. Aktivitas antioksidan tertinggi terhadap DPPH ditunjukkan oleh ekstrak etil asetat rimpang padaran (Z. montanum) dengan penghambatan sebesar 89,65%, dan pada ekstrak tanaman kunyit (C. longa) diperoleh nilai penghambatan tertinggi pada pelarut etil yaitu sebesar 82,79%. Penelitian ini menunjukkan potensi rimpang tanaman padaran (Z. montanum) dan kunyit (C. longa) yang dimanfaatkan suku Dayak Berusu sebagai antioksidan alami.
MUH. RISALDI NADIR
2021 · Thesis · Open Access
.
EDO SAPUTRA
2021 · Thesis · Open Access
Stroke non hemoragik adalah stroke yang disebabkan karena penyumbatan pembuluh darah diotak oleh thrombosis maupun emboli sehingga suplai glukosa dan oksigen ke otak berkurang dan terjadi kematian sel atau jaringan otak yang disuplai.tujuan penulisan ini untuk mendapatkan gambaran dan pengalaman nyata tentang penerapan asuhan keperawatan pada Ny.S, dalam penyusunan tugas akhir ini penulis menggunakan metode deskriptif dengan tipe studi kasus, pengumpulan data, me;iputi observasi, wawancara, pemeriksaan head toe toe, dokumentasi, kepustakaan subjek adalah klien terdapat 5 diagnosis keperawatan yaitu : gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan gangguan neuromuskuler, defisit perawatan diri berhubungan dengan gangguan musculoskeletal, risiko aspirasi dibuktikan dengan penurunan tingkat kesadaran, risiko jatuh dibuktikan dengan kekuatan otot menurun, defisit pengatahuan dibuktikan dengan menyakan masalah yang dihadapi dan penulis melakukan intervensi, terdapat 3 diagnosis teratasi dan 2 diagnosis yang belum teratasi.kesimpulan: penulis menemukan kesenjangan diagnosis keperawatan pada Ny.S yang ada pada teori namun tidak terdapat pada kasus yaitu: gangguan mobilitas fisik, deifisit pengatahuan dan defisit perawatan diri. Dan diagnosis yang tidak terdapat pada teori namun ada di kasus yaitu: resiko aspirasi, dan resiko jatuh.
ADINDA NOVI YUDIANTI
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Penelitian dilakukan di Kota Tarakan pada bulan Januari – Maret 2021 dengan tujuan mengetahui bio-populasi ikan senangin dan ikan arut dari aspek sex ratio, pertumbuhan, TKG (Tingkat Kematangan Gonad), IKG (Indeks Kematangan Gonad), fekunditas, ukuran pertama kali matang gonad (Lm) dan tertangkap (Lc). Total sampel penelitian 113 ekor yang terdiri dari ikan arut 81 ekor dan ikan senangin 32 ekor. Sampel diukur panjang menggunakan penggaris dan ditimbang bobotnya menggunakan timbangan analitik. Pengamatan jenis kelamin dilakukan secara anatomi dengan melihat gonad ikan. Sex ratio ikan sampel selama penelitian adalah 1 : 4 (ikan senangin) dan 1 : 2 (ikan arut). Berdasarkan model pertumbuhan ikan arut sebagai hasil tangkapan utama, diketahui parameter pertumbuhannya yaitu dugaan panjang maksimal tercapai (L∞) 71.26 cm, koefisien pertumbuhan (K) 0.0127 cm dan dugaan umur pada panjang teoritis null (t0) sebesar -1.0665 hari. TKG ikan senangin jantan dominan TKG I dan betina TKG IV. Sampel ikan arut jantan dominan TKG I dan betina TKG III. Kisaran IKG ikan senangin jantan 0.08 – 1.29 dan betina 0.11 – 3.47. IKG ikan arut jantan berkisar 0.08 – 1.62 dan betina 0.38 – 2.34. Nilai Lm ikan arut 30.6 cm dan ikan senangin 40.4 cm. Nilai ukuran Lc pada ikan arut 30.9 cm dan ikan senangin 34.7 cm. ABSTRACT The study was conducted in Tarakan City in January to March 2021 with the aim of finding out the bio-population of the Senangin fish and Arut fish from the aspect of sex ratio, growth, TKG (Gonadal Maturity Level), IKG (Gonadal Maturity Index), fecundity, size at first gonadal maturity (Lm) and caught (Lc). The total sample of the study was 113 fish consisting of 81 Arut and 32 Senangin. Samples were measured in length using a ruler and weighed using an analytical balance. Observation of sex was done anatomically by looking at the fish gonads. The sex ratio of the sampled fish during the study was 1:4 (Senangin fish) and 1:2 (Arut fish). Based on the growth model of Arut fish as the main catch, it was known that its growth parameters reached the estimated maximum length (L∞) 71.26 cm, gowth coefficient (K) of 0.0127 cm, and age estimation at null theoretical length (t0) of -1.0665 days. The male Senangin was dominant of TKG I and female of TKG IV. The male Arut was dominant of TKG I and female of TKG III. The range of IKG of male Senangin was 0.08-1.29 and the female was 0.11-3.47. The IKG of the male arut ranged from 00.08-1.62 and the female 0.38-2.34. The Lm value of Arut was 30.6 cm and Senangin was 40.4 cm. The value of Lc size in Arut was 30.9 cm and Senangin was 34.7 cm.
HENGKY TERNANDO
2021 · Thesis · Open Access
Salah satu kawasan di Kota Tarakan yang telah siap melakukan pembangunan gedung adalah Universitas Borneo Tarakan. Pembangunan yang saat ini akan dilakukan adalah pembangunan gedung Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES). Pembangunan ini diperkirakan akan berpengaruh terhadap volume dan sistem pergerakan Lalu-lintas di beberapa jaringan jalan dalam kampus dan jaringan jalan sekitar kampus Universitas Borneo Tarakan. Oleh sebab itu penelitian mengenai Analisa dampak lalu-lintas dilakukan akibat pembangunan gedung tersebut berdasarkan ukuran minimal wajib andalalin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja lalu-lintas terhadap ruas dan simpang jalan di kawasan kampus Universitas Borneo Tarakan. Hasil analisis yang didapat dari survei dilapangan kinerja lalu-lintas ruas jalan Universitas Borneo Tarakan karakteristik tingkat pelayanan ruas jalannya berdasarkan Level of Service (LoS) berada pada level (B). Kinerja lalu-lintas ruas jalan Taman Anggrek berdasarkan Level of Service (LoS) berada pada level (B). Untuk tingkat pelayanan simpang Universitas Borneo Tarakan Kinerja lalu-lintasnya berdasarkan Level of Service (LoS) berada pada level (B). Kinerja lalu-lintas simpang jalan Amal Baru berdasarkan Level of Service (LoS) berada pada level (B). Maka hasil analisis kinerja ruas jalan ruas dan simpang di lingkungan Universitas Borneo Tarakan, lalu-lintasnya masih dalam kondisi yang baik.
SAMUEL SAWAT
2021 · Thesis · Open Access
PENGARUH KOMPOSISI MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TERUNG UNGU (solanum melongena L) Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman terung adapun upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan memberikan komposisi media tanam. Oleh sebab itu diperlukan suatu alternatif dalam memodifikasi komposisi media tanam tanaman terung dengan cara penggunaan komposisi media tanam berbahan organik pada tiap polybag diduga mampu mengoptimalkan serta memaksimalkan pertumbuhan dan produksi tanaman terung (Solanum melongena. L). Hal ini dilakukan guna mengetahui pengaruh komposisi media tanam terhadap pertumbuhan dan produksi mentimun. Penelitian ini dilaksanakan di kelurahan Pantai Amal kecamatan Tarakan Timur. Penelitian ini merupakan penelitian dengan 1 faktor yaitu faktor komposisi media tanam memiliki 10 taraf serta 3 kali ulangan maka didapatkan 30 kombinasi perlakuan.Rancangan penelitian yang digunakan adalah RAK dengan pola factorial, data yang diperoleh dianalisis sidik ragam dan diuji lanjut apabila berbeda nyata menggunakan beda nyata terkecil (BNT) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian komposisi media tanam tidak memberikan memberikan pengaruh nyata pada pertumbuhan tanaman dan tidak berpengaruh nyata terhadap beberapa variabel produksi seperti jumlah buah, panjang buah, dan diameter buah. Pada varieabel produksi berat buah dan berat total buah berpengaruh nyata. Berdasarkan hasil penelitian bahwa perlakuan P2 (tanah + 500 gram pupuk kandang ayam + 100 gram cocopeat) mampu memberikan hasil yang terbaik, dari parameter pertumbuhan dan parameter produksi. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang komposisi media menggunakan cocopeat dan arang sekam untuk melihat perlakuan terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi pada tanaman terung EFFECT OF PLANTING MEDIA COMPOSITION ON GROWTH AND PRODUCTION OF Eggplant (Solanum melongena L) Abstract This research was conducted to increase plant growth and production eggplant, as for the efforts that can be made, namely by providing the composition of the media plant. Therefore we need an alternative in modifying the composition of the media planting eggplant plants by using a composition of planting media made from organic matter in each polybag is thought to be able to optimize and maximize growth and production of eggplant (Solanum melongena. L). This is done in order to determine the effect of the composition of the growing media on growth and production cucumber. This research was carried out in the Pantai Amal sub-district, Tarakan East. This research is a study with 1 factor, namely the composition factor The planting medium has 10 levels and 3 replications, so 30 combinations are obtained treatment. The research design used was RAK with a factorial pattern, The data obtained were analyzed for variance and further tested if they were significantly different using the smallest significant difference (BNT) level 5%. The results showed that menunjukkan the composition of the growing media did not give a real effect on the plant growth and has no significant effect on several production variables such as number of fruit, fruit length, and fruit diameter. On the production variable weight fruit and total fruit weight had a significant effect. Based on the research results that P2 treatment (soil + 500 grams of chicken manure + 100 grams of cocopeat) was able to provide the best results, from growth parameters and production parameters. Further research is needed on media composition using cocopeat and husk charcoal to see the best treatment for growth and production on eggplants
MUHAMMAD URIP FADILLAH
2021 · Thesis · Open Access
Sistem saluran drainase pada daerah sekitar Batalyon Infanteri 613 Raja Alam Kota Tarakan merupakan saluran gabungan air limbah domestik dan air permukaan tanah. Daerah berkembang seperti area 613 dan perumahan disekitarnya perlu dilakukan penanganan yang baik terutama dalam penanganan drainase agar tidak mudah terjadi peluapan atau banjir didaerah tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat mengetahui kapasitas drainase pada daerah sekitar Batalyon Infanteri 613 Raja Alam Kota Tarakan dengan menggunakan perhitungan curah hujan harian maksimum dan perhitungan analisis frekuensi curah hujan menggunakan metode Log Person III. Berdasarkan hasil dari perhitungan didapat nilai debit puncak pada daerah yang ditinjau sebesar 12.82 m3/detik. Pada stasiun 1 dan 8 memiliki lebar bawah (B) = 0.4 m dan tinggi (h) = 0.7 m, dan pada stasiun 2 hingga 7 memiliki lebar bawah (B) = 1.8 m dan tinggi (h) = 0.7 m. Sehingga perlu dilakukan perhitungan redesain saluran agar mampu mengatasi debit puncak yang ada. Pada akhirnya, di peroleh perhitungan saluran eksisting untuk mencegah terjadinya luapan dengan dimensi saluran lebar bawah (B) = 2.5 m, dan tinggi (h) = 1.7 m. Selain itu dilakukan juga penambahan saluran baru sepanjang 50 m dengan dimensi saluran lebar bawah (B) = 2.5 m, dan tinggi (h) = 1.7 m.
ADRIAN PREMY ASHARY
2021 · Thesis · Open Access
Anestesi merupakan tahap yang sangat penting pada tindakan pembedahan. Sampai saat ini, belum ada anestesi yang dijamin aman untuk pasien dan memenuhi kriteria ideal, yaitu anestesi yang menghasilkan analgesi, sedasi, relaksasi, dan menghasilkan suatu keadaan aman untuk sistem vital, serta mudah di aplikasikan. Internet of thing ialah suatu objek yang dapat melakukan suatu pengiriman data melalui jaringan. Penelitian ini akan memonitoring cairan pada kantong infus pasien menggunakan sensor load cell. Hasil dari pengukuran ini akan ditransmisikan atau dihubungkan ke NodeMCU8266 sebagai Internet of Things dan dalam memonitoring ini menggunakan aplikasi Blynk yang terdapat pada smartphone android. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa nilai resistansi input dan output sensor load cell sebesar 1.151 ohm dan 1.020 ohm. Untuk akurasi, sensor load cell memiliki nilai akurasi yang dihasilkan sebesar 99,812%. Pada pengujian jumlah tetes infus yang dihasilkan sensor load cell 5 mili sebanyak 71 tetes untuk rentan waktu 0,95 menit sampai dengan 100 mili dengan jumlah tetes sebanyak 1659 tetes dengan rentan waktu 14,57 menit. Pada pengujian besaran tegangan diperoleh 5 mili sebesar 0,518 mV sampai dengan 100 mili diperoleh tegangan sebesar 1,028 mV. Data ini menunjukkan bahwa sistem bekerja dengan baik dalam memonitoring anestesi gravimetrik maka dari itu alat ini dapat membantu para tenaga medis dalam memonitoring anestesi ini dan alternatif sebagai pengganti alat medis yang begitu rumit.
ZILA FAZIRA NOER
2021 · Thesis · Open Access
A
MOHD JEFRI
2021 · Thesis · Open Access
SISTEM AGRIBISNIS KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) DI KECAMATAN SEBATIK TIMUR KABUPATEN NUNUKAN (Studi Kasus Desa Bukit Aru Indah) ABSTRAK Kelapa sawit merupakan salah satu tanaman perkebunan yang dijadikan sebagai penghasil minyak dan bahan bakar serta memiliki prospek untuk dikembangkan khususnya di daerah Sebatik Kabupaten Nunukan. Keberhasilan usahatani kelapa sawit perlu didukung oleh ketersediaan saprodi, pemasaran, dan lembaga penunjang yang terintegrasi dalam suatu sistem agribisnis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem agribisnis usahatani kelapa sawit di Desa Bukit Aru Indah Kecamatan Sebatik timur. Penelitian ini menggunakan teknik sampel Snowball Sampling dan purposive sampling. Data sistem agribisnis dianalisis secara deskriptif kualitatif dan data pendapatan usahatani dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem agribisnis pada usahatani kelapa sawit di Desa Bukit Aru Indah Kecamatan Sebatik timur terdapat beberapa subsistem seperti subsistem agribisnis hulu yaitu pengadaan sarana dan prasarana produksi seperti penyediaan pupuk, benih, pestisida, alat, dan peralatan. Subsistem usatani Pada proses budidaya dilakukan pada lahan rata-rata 2ha yang sebelumnya merupakan lahan perkebunan kakao yang dialih fungsikan menjadi perkebunan kelapa sawit dengan modal awal sebesar Rp. 9.898.000,- Dengan siklus produksi usahatani kelapa sawit dilakukan selama 12 hari dan memperoleh pendapatan kelapa sawit dengan total sebesar Rp 2.610.000,- dalam sekali produksi. Subsistem hilir meliputi pengolahan hasil panen seperti pengumpulan hasil panen kelapa sawit, pengangkutan, penimbangan dan pengiriman hasil panen kelapa sawit. pemasaran yang digunakan ialah saluran pemasaran semi langsung. Dan lembaga penunjang dalam usahatani kelapa sawit Desa bukit Aru Indah Kecamatan Sebatik Timur adalah pemerintah.
MOHAMAD JANUARI
2021 · Thesis · Open Access
Selama pandemi covid-19 berlangsung produksi jagung manis pada tahun 2020 mengalami penurunan yang sangat drastis karena petani mulai mengurangi kegiatan usahataninya oleh karena itu tidak terlepas dari adanya risiko dalam usahatani jagung manis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Sumber-sumber risiko produksi jagung manis (2) Berapa besar probabilitas dan dampak dari sumber-sumber risiko produksi jagung manis (3) Strategi alternatif mengatasi tingkat risiko produksi jagung manis. Pengambilan data menggunakan metode purposive sampling dengan responden petani jagung manis di Kota Tarakan, jumlah sampel sebanyak 100 petani. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif, analisis probabilitas dan penanganan risiko. Berdasarkan hasil Penelitian ini menjelaskan sumber-sumber risiko produksi jagung manis yang teridentifikasi yaitu hama dan perubahan cuaca atau iklim. Risiko yang memiliki probabilitas besar dengan dampak yang kecil berada pada kuadran I. Risiko yang memiliki probabilitas besar dengan dampak yang besar berada pada kuadran II, risiko yang memiliki probabilitas kecil dengan dampak yang kecil berada pada kuadran III dan Risiko yang memiliki probabilitas kecil dengan dampak besar berada pada kuadran IV. Strategi penanganan risiko dirumuskan berdasarkan posisi masing-masing sumber risiko pada peta risiko. Sumber risiko yang berada pada kuadran 1 dan 2 akan ditangani dengan strategi preventif, sedangkan sumber risiko yang berada pada kuadran 3 dan 4 akan ditangani dengan strategi mitigasi.
SITI NORAZMIRA
2021 · Thesis · Open Access
Abstrak
Siti Norazmira 1640202109 2021. “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Usaha Tani Padi Sawah Di Desa Tanjung Aru Kecamatan Sebatik Timur Kabupaten Nunukan” . Dibimbing oleh Etty Wahyuni. Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan.
Desa Tanjung Aru merupakan salah satu sentra pengembangan padi yang berada di Kecamatan Sebatik Timur. Semakin berkembangnya sektor pertanian, diharapkan mampu meningkatkan produktivitas serta pendapatan petani. Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani padi sawah di Desa Tanjung Aru Kecamatan Sebatik Timur Kabupaten Nunukan yaitu usia (X1), luas lahan (X2), pengalaman bertani (X3), hasil produksi (X4), dan biaya produksi (X5). Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani padi sawah Metode penentuan sampel simple random sampling. Hasil penelitian diperoleh nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0.999 yang berarti sebesar 99,9 % dapat dijelaskan oleh variabel bebas yang diamati, sedangkan sisanya 0,1 % dapat dijelaskan oleh variabel lain diluar penelitian. Persamaan regresi yang dihasilkan adalah Y = 11.461 - 0,022X1 + 0.015X2 + 0.012X3 + 1.263 X4 – 0.285 X5 + e. Variabel usia dan luas lahan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan, adapun variabel pengalaman berusaha tani, hasil produksi dan biaya produksi memiliki pengaruh signifikan terhadap pendapatan.
Hasil penelitian ini disarankan agar petani lebih memperhatikian faktor-faktor yang dapat meningkatkan pendapatan sehingga usaha pertanian padi khususnya di Desa Tanjung Aru Kecamatan Sebatik Timur Kabupaten Nunukan yang dijalankan dapat memberikan hasil sesuai dengan apa yang diharapkan. kepada pemerintah agar petani diperhatikan baik dari bimbingan terhadap pengetahuan serta pemberian bantuan modal, bibit unggul, pupuk, sarana dan prasarana lain untuk mendukung terciptanya usaha pertanian menjadi lebih mapan dan mandiri kedepannya serta membantu penambahan cetak sawah baru. Untuk peneliti selanjutnya diharapkan mampu mengembangkan penelitian yang telah saya lakukan untuk melihat faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi tingkat pendapatan petani.
Kata Kunci : Pendapatan Petani, Usia Luas Lahan, Pengalaman Bertani, Hasil Produksi Dan Biaya Produksi
YUDI RAHMAWANDI
2021 · Thesis · Open Access
natural enemies' potential as natural controller in sesayap DAS area of Tana Tidung district must be investigated. the purpose of this study was to identify the most common form of natural enemy and the relationship between natural enemies and rice farming locations in the DAS Sesayap, particularly in tana tidung regency. data was collected from tideng pale, gunawan, sesayap hilir, rian, and tana merah. traps, swing nets, and yellow tray traps were used to sample each place five times. the results revealed that the insect group's natural enemies included 32 families, 44 genera, 44 species, and 836 individuals there were 11 families 12 genera, 13 species , and 347 individual species in the araneae family. delichoderus taschenbergi (24,7%) was the most numerous predatory insect species, followed by chlaenius nigricans (19,9%) and anoplolepis gracilipes (17,8%). predator natural adversaries were frequently linked to gunawan and rian's places. meanwhile, the site of bandan bikis had a corellations with parasitoid natural enemies. furthermore, natural enemies had a weaker relationship with the tana merah and tideng pale places than with other sites.
OKTEVIANI
2021 · Thesis · Open Access
Salah satu bentuk kepedulian pemerintah terhadap pembangunan pedesaan adalah adanya Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) yang lebih dikenal dengan istilah dana desa. Desa Deralon Kecamatan Lumbis Kabupaten Nunukan termasuk salah satu penerima dana desa, sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani dengan tingkat kesejahteraan yang rendah. Melalui program dana desa diharapkan adanya peningkatan hasil pertanian sehingga meningkatkan kesejahteraan petani. Penelitian ini merupakan penelitian populasi yang bertujuan mengetahui apa saja kegiatan bidang pertanian yang dibiayai dana desa, mengetahui efektifitas pemanfaatan dana desa yang sudah dilakukan dan mengetahui persepsi masyarakat terhadap peningkatan efektifitas dana desa di bidang pertanian. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis kualitatif. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan bidang pertanian yang dibiayai menggunakan dana desa dalam pengadaan sarana prasarana yaitu adanya pemberian mesin penggiling padi, mesin penggiling singkong, pompa racun, bibit sawit, pupuk, racun hama, benih sayur dan tersedianya satu mobil yang menjadi operasional desa untuk mengangkut hasil panen dan dalam pemberdayaan masyarakat dilakukan sosialisasi pemeliharaan sawit, sosialisasi perencanaan kebun kakao, dan sosialisasi pemanfaatan pekarangan rumah. Kemudian hasil pengukuran efektivitas didapatkan indeks skor sebesar 82,4% yang termasuk dalam interval efektif dan dapat menggambarkan bahwa persepsi responden terhadap pemanfaatan dana desa melalui pengadaan sarana prasarana dan pemberdayaan masyarakat efektif dan tidak terdapat kekurangan dalam penyaluran dana desa pada tahun 2018-2019 tetapi dari sisi lain masyarakat berharap adanya pengawasan terhadap penggunaan dana desa agar tidak terjadi penyelewengan dana desa sehingga pembangunan desa dapat direalisasikan. Selain itu, diharapkan generasi muda Desa Deralon dapat berpartisipasi aktif dalam pengelolaan dana desa untuk meningkatkan efektivitas pemanfaatan dana desa.