Abstrak
PPOK adalah suatu penyakit paru kronik yang ditandai oleh adanya hambatan aliran udara di saluran nafas yang tidak sepenuhnya reversible. Penyakit Paru Obstruksi Kronik (PPOK) merupakan salah satu penyebab utama kesakitan dan kematian di seluruh dunia yang membunuh individu di seluruh dunia setiap sepuluh detik. Diperkirakan pada tahun 2030 PPOK akan menjadi penyebab ke-3 kematian di seluruh dunia setelah penyakit jantung dan stroke. Dari data tersebut yang menjadi latar belakang penulis mengambil kasus penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) dalam penulisan Laporan Tugas Akhir. Dalam penyusunan laporan tugas akhir ini penulis menggunakan studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan dengan tahapan pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, implementasi dan evaluasi. Tujuan umum laporan tugas akhir ini adalah untuk mendapatkan pengalaman nyata tentang asuhan keperawatan pada Tn. W di Ruangan Dahlia A Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan dengan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan secara komprehensif. Hasil yang didapatkan terdapat tujuh diagnosa keperawatan yang dapat ditegakkan pada Tn. W, bersihan jalan napas, pola napas tidakefektif, nyeri kronis, gangguan pola tidur, intoleransi aktivitas, risiko defisit nutrisi, defisit perawatan diri. Penulis menyimpulkan bahwa terdapat kesenjangan yang terdapat antara teori dan kasus pada Tn. W dimulai dari pengkajian empat, diagnosa sembilan, intervensi harus disesuaikan dengan kondisi dan sarana prasarana. Evaluasi hasil yang didapatkan di diagnosa keperawatan lima teratasi sebagian dan dua teratasi.