ANISA
2022 · Thesis · Open Access
Keterlibatan perempuan dalam politik telah didukung dengan banyaknya produk hukum yang telah ada, salah satunya pasal 65 ayat (1) undang-undang nomor 12 tahun 2003 tentang pemilihan umum yang memberikan peluang sebesar 30 persen keterwakilan perempuan. Namun realitas yang terjadi di lapangan berbeda bahwasanya keterlibatan perempuan dalam politik terutama untuk duduk di lembaga legislatif masih kurang dari angka 30 persen. Maka dari itu, penelitian ini bermaksud menjawab dua pernyataan terkait implementasi keterwakilan perempuan di lembaga legislatif (studi kasus DPRD Kota Tarakan). Pertama, partisipasi calon legislatif perempuan di lembaga legislatif Kota Tarakan. Kedua, kendala partai politik dalam mengimplementasikan keterwakilan perempuan di lembaga legislatif di Kota Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah metode pendekatan empiris, dimana penelitian ini dilakukan dengan mencari data-data dilapangan secara langsung ke lokasi penelitian. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer berasal dari Kantor KPU Kota Tarakan, Sekretariat DPC PDIP Kota Tarakan, Sekretariat DPC Partai Demokrat Kota Tarakan, Sekretariat DPD PAN Kota Tarakan, Sekretariat DPD Partai Nasdem Kota Tarakan. Data sekunder berasal dari Undang-Undang, buku, jurnal, artikel, dan data pendukung lainnya. Hasil dari penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa: Pertama, keseluruhan tingkat partisipasi perempuan dalam mencalonkan sebagai calon anggota legislatif di DPRD Kota Tarakan sangat didukung dengan adanya kenaikan partisipasi perempuan, namun tingkat keterpilihannya sangat minim. Kedua, kendala pemenuhan kuota 30 persen keterwakilan perempuan untuk menjadi anggota legislatif di DPRD Kota Tarakan dikategorikan menjadi 2 kendala yakni kurangnya kepercayaan diri perempuan dan kendala finansial.
SAIFUDDIN
2022 · Thesis · Open Access
KARAKTERISTIK MORFOLOGI BEBERAPA VARIETAS TANAMAN UBI KAYU (Manihot Esculenta Crantz) Di Tarakan Amarullah1, Saifuddin2 1Dosen Universitas Borneo Tarakan, Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi, Jl.Amal Lama no 1, Tarakan Timur, Tarakan. 2Mahasiswa Universitas Borneo Tarakan, Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi, Jl.Amal Lama no 1, Tarakan Timur, Tarakan. E-Mail, [email protected] Abstrak Studi tentang karakteristik morfologis ubikayu (Manihot esculenta Crantz) dianggap penting untuk memahami kondisi aktual dan faktual sumber daya pangan lokal. Penelitian ini dilakukan di 4 (empat) Kecamatan di Kota Tarakan Kalimantan Utara pada bulan Januari hingga Juli 2022. Area pengambilan sampel pada Kelurahan Mamburungan, Karang Haraapan dan Juata Laut sebagai tempat penelitian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengindentifikasi karakteristik morfofisiologis dan sebaran varietas ubikayu berdasarkan identifikasi lokasi tumbuh dan budidaya ketiga area sampel. Parameter yang diidentifikasi yaitu karakter morfologis. Karakter morfologi tanaman ubi kayu yang di amati meliputi (1) Daun ; warna daun, warna pucuk daun, warna tangkai daun, bentuk daun, jumlah lobus daun, panjang lobus daun, panjang tangkai daun. (2) Batang; warna kulit batang, warna batang. (3) Umbi; panjang umbi, diameter umbi, jumlah umbi, bobot umbi, warna daging umbi. Hasil identifikasi ubikayu pada 4 (empat) Kecamatan Di Tarakan terdapat varietas ubikayu yang banyak di budidayakan oleh petani yaitu pada varietas ubikayu adira. Hasil penelitian menerangkan bahwa terdapat berbagai varietas tanaman ubikayu yang dibudidaya petani di Tarakan yaitu varietas: adira, dayak, gading, gajah, mentega, dan karet. Kata Kunci: Karakteristik, Morfologis, Budidaya & Ubikayu
SUMARDI
2022 · Thesis · Open Access
Pemuaian adalah bertambah ukuran atau besar suatu benda karena kenaikan suhu yang terjadi pada benda tersebut. Setiap zat padat memiliki besaran yang disebut koefisien muai panjang. Koefisien muai panjang suatu zat adalah angka yang menunjukan pertambahan panjang suatu zat apabila suhunya dinaikan sebesar 1°C. Telah dilakukan rancang bangun alat uji pemuaian yang berhasil menunjukan fenomena pemuaian pada spesimen besi, tembaga dan kuningan. Penelitian ini berfokus pada pengujian alat tersebut untuk mengetahui nilai akurasi dan presisinya serta ketidakpastian. Proses dilakukan dengan material besi, tembaga dan kuningan. Pada pengujian berulang menunjukan nilai muai panjang besi 0,000053/°C, tembaga 0,000024/°C dan kuningan 0,000029/°C. Hasilnya menunjukan bahwa akurasi alat pada uji spesimen besi, tembaga dan kuningan berurutan adalah 345 %, 41%, dan -6%. Sedangkan untuk nilai spesimen secara berurutan 75%, 26% dan 29%. Hal tersebut menunjukan nilai akurasi dan presisi yang belum baik. Dikarenakan nilai koefisien refrensi besi, tembaga dan kuningan secara berurutan adalah 0,000012/°C, 0,000017/°C dan 0,000019/°C. Hal tersebut menunjukan bahwa alat ini belum dapat mengamati fenomena pemuaian secara kuantitatif, namun masi dapat dilakukan pengamatan fonomena pemuaian secara kualitatif
MUHAMMAD NASIR
2022 · Thesis · Open Access
Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh penambahan inhibitor ekstrak bawang dayak terhadap laju korosi. Bawang dayak dipilih karena mengandung antioksidan yang kuat sebesar 94% sehingga baik untuk dijadikan inhibitor yang dapat menghambat laju korosi. Material uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah plat baja hitam yang rentan dan cepat terkena korosi di lingkungan air laut. Plat baja hitam direndam pada wadah berisi air laut dengan beberapa variasi penambahan bubuk ekstrak bawang dayak yakni 0 ppm, 50 ppm, 100 ppm, 150 ppm, 200 ppm. Pengamatan dilakukan terhadap laju korosi logam dan efesiensi inhibitor dari uji weight loss selama interval 5, 10, 15, 20, 25, dan 30 hari. Pengujian mekanisme kerja inhibitor dianalisa melalui uji foto makro dan uji FTIR. Hasil uji weight loss dan efisiensi menunjukkan nilai laju korosi tertinggi dengan penambahan inhibitor bawang dayak sebesar 200 ppm yaitu 0,09 mm/year, dengan efisiensi terendah 21,41%. Sedangkan nilai laju korosi terendah dengan penambahan inhibitor bawang dayak sebesar 50 ppm yaitu 0,12 mm/year dengan efisiensi tertinggi 35,85%.
AZMAN
2022 · Thesis · Open Access
Produktivitas budidaya rumput laut di perairan Kota Tarakan sejak 2010 cukup baik, namun saat ini terjadi penurunan satu diantara permasalahan adalah kualitas bibit. perkembangbiakan rumput laut dapat dilakukan dengan cara generatif (seksual) dngan gamet, vegetatif (aseksual) dengan spora, dan fragmentasi dengan potongan thallus (stek). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan rumput laut Kappaphycus alvarezii yang berasal dari habitat yang berbeda. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen, dengan menggunakan Rancangan Pencobaan Acak Lengkap (RAL) 4 kali ulangan. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah pertumbuhan dan kualitas air, perlakuan dalam penelitian ini adalah bibit asal Pantai Amal, Tanjung Batu, Kupang, dan Lampung. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2021, di Tanjung Batu Kota Tarakan. Parameter pengamatan meliputi analisis pertumbuhan dan kualitas air. Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa pertumbuhan mutlak terbaik adalah perlakuan habitat bibit Lampung dengan berat 26.05 gram diikuti Tarakan yaitu 18.05 gram, Tanjung batu yaitu 11.30 gram dan Kupang 9.47 gram.
ROSITA
2022 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bermaksud menjawab hipotesis terkait hubungan antara kematangan emosi dengan kematangan karir. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan korelasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI di SMA Frater Don Bosco Tarakan. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 36 siswa. Pengambilan data menggunakan dua skala penelitian yaitu skala kematangan emosi terdiri dari 29 item valid dan skala kematangan karir terdiri dari 27 item valid yang sudah diuji cobakan pada 24 siswa kelas XI SMA Frater Don Bosco Tarakan. Hasil analisis data menggunakan teknik analisis uji normalitas dengan teknik kolmogrov Sminov Test pada aplikasi IMB SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) versi 20.0 for windows, menunjukkan data berdistribusi normal diketahui nilai signifikansi 0,539 > 0,05 dan uji linearitas dilakukan dengan metode Deviation from Linearity pada aplikasi IBM SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) versi 20.0 for windows, menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang linear dengan nilai 0,551 > 0,05, dan uji korelasi product moment dibantu aplikasi IMB SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) versi 20.0 for windows, diketahui besarnya angka korelasi pada pearson correlation 0,266 menunjukkan bahwa kriteria kekuatan hubungan antara variabel kematangan emosi dengan kematangan karir adalah lemah atau rendah, sedangkan nilai sig sebesar 0,116 > 0,05 menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara kematangan emosi dengan kematangan karir.
YUSUF SUMAR
2022 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kendala pembelajaran daring mahasiswa pendidikan biologi FKIP Universitas Borneo Tarakan di era pandemi covid-19. Jenis penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Responden penelitian berjumlah 88 mahasiswa jurusan Pendidikan biologi angkatan 2018, 2019 dan 2020. Data diperoleh berdasarkan hasil kuisioner dan wawancara. Hasil penelitian yang diperoleh terkait kendala pembelajaran daring Mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP Universitas Borneo Tarakan di era pandemi covid-19 bahwa Pada aspek motivasi yang terindikasi kendala adalah pernyataan terkait mahasiswa merasa pembelajaran daring tidak fleksibel dari pada pembelajaran dikelas dengan kategori tinggi. Pada aspek bahan ajar yang terindikasi kendala adalah pernyataan terkait mahasiswa tidak tertarik pada bahan ajar pembelajaran daring dengan kategori tinggi. Pada aspek media pembelajaran yang terindikasi kendala adalah pernyataan terkait aplikasi media pembelajaran daring sulit diakses dengan kategori sedang. Pada aspek pelaksanaan pembelajaran yang terindikasi kendala adalah pernyataan terkait pembelajaran daring menyulitkan mahasiswa dalam mengakses materi dengan kategori sedang. Pada aspek evaluasi pembelajaran yang terindikasi kendala adalah pernyataan terkait waktu, tempat dan biaya selama pembelajaran daring tidak efisien dengan kategori sedang. Berdasarkan dari beberapa aspek hasil penelitian sesuai dengan analisis yang telah dilakukan.
MUHAMMAD OGI ANDRIANSYAH
2022 · Thesis · Open Access
Kemampuan berpikir kreatif siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 2 Tarakan. Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Matematika, Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing : Dr. Jero Budi Darmayasa, M.Pd. Si. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif matematis siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 2 Tarakan yang mengacu pada tiga indikator kemampuan berpikir kreatif matematis yaitu kefasihan, fleksibilitas, dan orisinalitas. Penelitian ini dilakukan selama 1 bulan, mulai tanggal 17 Januari – 17 februari 2022 di SMP Muhammadiyah 2 Tarakan. Informan pada penelitian ini sebanyak 3 orang yang dipilih menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan analisis dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif matematis di SMP Muhammadiyah 2 Tarakan 1) hanya terdapat 1 indikator yang masuk kriteria tinggi yaitu indikator kefasihan yang terlihat dari kemampuan semua subjek dalam menyelesaikan soal matematika dengan jawaban yang bervariasi dan bernilai benar; (2) Indikator fleksibilitas tergolong sedang karena hanya ada 2 subjek yang mampu menyelesaikan soal matematika dengan cara yang berbeda; (3) Indikator orisinalitas tergolong rendah karena hanya 1 subjek yang mampu menyelesaikan soal matematika dengan caranya sendiri.
DIAN SUSILAWATI ODE
2022 · Thesis · Open Access
Jenis penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Tarakan ditinjau dari kemandirian belajar matematika tingkat tinggi, (2) untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Tarakan ditinjau dari kemandirian belajar matematika tingkat rendah. Pengumpulan data dilakukan dengan angket, tes, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) peserta didik dengan kategori kemandirian belajar tinggi dapat menyelesaikan tes kemampuan pemecahan masalah matematis dengan baik dan memenuhi seluruh indikator pemecahan masalah, (2) peserta didik dengan kategori kemandirian belajar rendah belum mampu menyelesaikan tes kemampuan pemecahan masalah matematis dengan baik. Peserta didik pada kategori ini dapat memenuhi indikator memahami masalah namun belum memenuhi indikator pemecahan masalah lainnya.
MUHAMMAD ISMAIL
2022 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bibit, tali bentangan dan tenaga kerja terhadap produksi rumput laut dan untuk mengetahui elastisitas input terhadap output pada usaha tani rumput laut di Kelurahan Tanjung Harapan Sei Lancang Kabupaten Nunukan. Teknik penentuan sampel menggunakan metode pendekatan Proportionate Stratified Random Sampling. Dalam penelitian ini sampel yang digunakan sebesar 20% dari jumlah populasi 235 petani rumput laut, dengan sampel yaitu 47 petani rumput laut. Teknis analisis data menggunakan analisis linear berganda dalam bentuk logaritma fungsi Cobb-douglass dengan menggunakan bantuan software spss 26 for windows. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor tali bentangan berpengaruh signifikan terhadap produksi, sedangkan bibit, tenaga kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap produksi. Besarnya elastisitas input terhadap output bersifat Inelastis. Besar elastisitas bibit terhadap produksi sebesar 0,158, elastisitas tali bentangan terhadap produksi sebesar 0,501, dan besarnya elastisitas tenaga kerja terhadap produksi sebesar 0,685.
HENOCH CHO FUI MING
2022 · Thesis · Open Access
Kompor biomassa merupakan sebuah kompor yang sistem pembakarannya menggunakan bahan bakar biomassa untuk memproduksi kalor melalui pembakaran untuk penggunaan proses memasak domestik. Penelitian ini bertujuan untuk merancang bangun dan menguji performansi dari kompor biomassa menggunakan bahan dasar plat galvanis dilengkapi dengan teknologi blower melalui metode pengujian Water Boiling Test (WBT). Hasil penelitian ini, kompor yang telah dibangun menggunakan bahan dasar plat galvanis dengan diameter 380 mm dan tinggi 500 mm pada badan kompor dan tungku kompor yang berdiameter 280 mm dan 450 mm yang terdapat lubang-lubang (anulus) pada dinding untuk aliran udara yang bersumber dari blower DC berkapasitas 12 volt. Daya output untuk persentase berat bahan bakar 80% (5 liter air) sebesar 82 kW dengan laju konsumsi bahan bakar sebesar 0.095 kg/s, sedangkan untuk persentase berat bahan 20% (2 liter air) sebesar 41 kW dengan laju konsumsi bahan bakar 0.035 kg/s. Efisiensi termal dari kompor biomassa berkisar 6% - 10%.
MUHAMMAD FAJAR ARYANSYAH
2022 · Thesis · Open Access
Kompor biomassa adalah salah satu teknologi pemanfaatan biomassa untuk keperluan memasak pada sektor rumah tangga. Biomassa dapat berasal dari hasil alam, contohnya kayu meranti yang digunakan sebagai bahan bakar pada penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembakaran yang terjadi pada kompor biomassa dan mengetahui efisiensi termal pada kompor. Proses pengukuran serta pengambilan data pada kompor biomassa, akan dilakukan dengan menggunakan metode Water Boiling Test (WBT). Metode ini dilakukan untuk menghitung efisiensi termal pada kompor biomassa dan akan dilakukan pengukuran kalor pada dinding kompor. Pengujian ini dilakukan dengan menggunakan 3 variasi volume air yaitu, 1 liter, 1.5 liter, dan 2 liter. Nilai efisiensi termal pada kompor meliputi 3 variasi volume air yaitu 1, 1,5 dan 2 liter air. Nilai efisiensi yang terdapat pada massa 1 liter air sekitar 26,6%, untuk massa 1,5 liter air sekitar 33,6% dan pada massa 2 liter air sekitar 41,8%. Jumlah bakar bakar biomassa yang digunakan sebesar 2,5 Kg, Dari hasil pembakaran terdapat sisa bahan bakar yang berbeda massanya, dimana hasil dari percobaan 1 liter menyisakan lebih banyak bahan bakar sebesar 1,5 Kg dan membakar biomassa sebesar 1 Kg, lalu pada percobaan 1,5 liter menyisakan bahan bakar sekitar 1,1 Kg dan membakar biomassa sebanyak 1,4 Kg, pada percobaan 2 liter air menyisakan bahan bakar sebesar 0,9 Kg dan membakar biomassa sebanyak 1,6 Kg.
TIMOTIUS
2022 · Thesis · Open Access
THE EFFECT OF KARAMUNTING (Melastoma malabatrhicum) LEAF EXTRACT ON BREEDES TOWARD THE NUMBER OF BREEDING AND LIFE SURVIVAL OF BETTA FISH (Betta sp) Abstract Betta fish (Betta sp) is a freshwater ornamental fish that is excellent because of its high economic value, thus encouraging cultivators to cultivate it. To produce the mature Betta fish, efforts are needed to accelerate and improve the reproductive performance of Betta fish. This study aimed to examine the effect of giving karamunting leat ectract (Melastoma malabatrhicum) to brooder on the number of tillers and survival Betta fish. This study used completely randomized design (CRD) which consisted of four treatment three replications. The use of karamunting leaf ectract in this study was treatment A: (Control), treatment B was injections of ectract dose ( 1 g/g BW), treatment C was injection of ectract dose (5 g/g BW) and treatment D was injections of ectract dose (10 g/g BW) the parameters observed include; egg diameters percentage of chicks, sr, water quality measuremeants, the results showed that the use of ectract at a dose of 1 g/g. 5 g/g, 10 g/g indicated a larger egg diameter than te control. The highest number of tillers was obtained in treatment B (10 g/g BW) with a total of 37.28% the survival rate of Betta fish from treatment A, B and C had value above 95%. While treatment D there was a total death on the third day. Giving karamunting leaf ectract gave a higher value on the size of the egg diameter. the percentage of the number of tillers. And the SR value Betta fish seeds. Keywords : ectract, Karamuntinng, seeds, Betta, egg
RACHMADANIAR
2022 · Thesis · Open Access
The long bean plant is a type of legume vegetable that widely cultivated in Indonesia. The problems occurred in the cultivation of long beans are caused by disease attacks. One of the diseases that commonly attack long bean plants is Fusarium oxysporum wilt. The control method used in this research, is the use of botanical pesticides. Neem leaves contain secondary metabolites include azadirachtin, nimbin, flavonoids, and terpenoids, while betel leaf contains volatile oil compounds, phenols, eugenol, saponins, alkaloids, flavonoids, steroids, tannins, and terpenoids. This research conducted to determine the effect of neem and betel leaf extracts in controlling Fusarium wilt disease in long bean plants. This research conducted in the experimental field of the Faculty of Agriculture, University of Borneo Tarakan. The treatment by giving neem and betel leaf extract seen in 5 treatments as the follows: P0 = control, P1 = 100 ml of neem leaf extract per plant with a concentration of 5%, P2 = 100 ml of neem leaf extract per plant with a concentration of 10%, P3 = 100 ml of betel leaf extract per plant with a concentration of 5%, and P4 = 100 ml of betel leaf extract per plant with a concentration of 10%. Each treatment repeated 5 times with 3 replicate sample plants. The data obtained were analyzed for variance and further tested with the small significant difference test (BNT) at a 5% level. The results showed that the treatment of neem and betel leaf extract had significant effects, related with parameters of observing disease intensity, the total number of pods, and the total weight pf pods in long bean plants. The gift of betel leaf extract with a concentration of 10% was able to inhibit Fusarium wilt disease reached 40.71% (P4). So, the plant produces 7.4 long beans with a total weight of 19.39 grams.
NISA'UL JAMALIA
2022 · Thesis · Open Access
Bougainvillea (Bougainville mirabilis) is an ornamental plant that is very popular among the public. In general, its propagation is done vegetatively, namely by stem cuttings method. This method depends on the ability of the stem in growing the root. The indicators of problems in the stem cuttings are the quality of seeds and improper fertilization, which have a negative effect on the roots and shoots growth. This study was to determine the interaction between the application of NPK fertilizer and the length of bougainvillea cuttings on its growth and flower blooming. This study employed a factorial experiment in a Randomized Block Design (RAK) with several combinations of treatments. There were 12 treatments, each of which was repeated 3 times. The first factor is NPK mutiara (P) consisting of 4 levels, namely P0 = control, P1 = 2 grams, P2 = 4 grams, P3 = 6 grams and the second factor is cutting lengths (F) consisting of 3 levels, namely F1 = 15 cm, F2 = 20 cm, F3 = 25 cm. The results showed that the application of NPK fertilizer and different cutting lengths showed no signification effect on the vegetative and generative parameters, .i.e., the number of leaves, number of shoots, shoot length and number of flowers. However, it was found that there was an interaction between the NPK fertilizer and the length of the cuttings. The P1F3 treatment (NPK fertilizer 2 g + cuttings length 25 cm) showed the most leaves at 4-14 WAP, the P3F3 treatment (NPK fertilizer 6 g + cutting length 25 cm) gave the best results on other indicators of shoots at 8 WAP, the shoot length at 6-14 MST, and also the number of flowers at 10-14 MST
DARAISA
2022 · Thesis · Open Access
Sumur bor di Kelurahan Pantai Amal merupakan salah satu sarana penyedia air bersih yang umumnya digunakan masyarakat guna keperluan higiene sanitasi. Permasalahan yang sering terjadi pada sumur bor yaitu secara fisik air sumur bor masih berwarna merah kecoklatan sehingga meninggalkan noda disekitar sumur dan menyebabkan korosi terhadap wadah penampung atau pipa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kualitas air sumur bor di Kelurahan Pantai Amal untuk kebutuhan higiene sanitasi yang mengacu pada Permenkes RI No 32 Tahun 2017. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober-November 2021 dengan metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Penentuan lokasi sampling dilakukan dengan teknik purposive sampling. Pengambilan sampel dilakukan di Kelurahan Pantai Amal pada 5 titik stasiun dan dengan 3 kali pengambilan. Hasil penelitian menunjukan bahwa semua stasiun sampling sumur bor untuk keperluan higiene sanitasi tidak memenuhi syarat berdasarkan Permenkes RI No 32 Tahun 2017. Parameter fisika yang tidak memenuhi standar baku mutu adalah warna, suhu, bau dan rasa, sedangkan parameter yang memenuhi stadar baku mutu adalah salinitas, kekeruhan dan TDS. Untuk parameter kimia yang tidak memenuhi standar baku mutu adalah parameter pH dengan nilai berkisar 5,01-6,15, dan logam Fe pada stasiun 1 dengan nilai berkisar 3,732 - 4,005 mg/L.
RINI SEPTRIANANDA
2022 · Thesis · Open Access
Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan ikan air tawar yang mudah di budidayakan karena memiliki daya adaptasi terhadap lingkungan cukup baik. Selain itu ikan nila mengandung gizi yang sangat tinggi, memiliki rasa lezat, disukai konsumen, sehingga memiliki nilai ekonominya cukup tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis-jenis ektoparasit dan tingkat prevalensi ektoparasit pada Ikan nila (Oreochromis niloticus) pada lokasi yang berbeda, metode yang digunakan adalah metode deskriptif, sampel diambil satu persatu dari wadah selanjutnya diletakkan di atas nampan atau talang, kemudian mematikan saraf otaknya dengan menusuk kepala ikan tersebut. Aspek yang dilihat saat identifikasi ektoparasit yaitu sirip ekor, sirip renang, sisik, mata dan insang yang dilakukan di Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu Tarakan. Hasil identifikasi Ektoparasit yang ditemukan ada 2 jenis yaitu Dactylogyrus sp dan Trichodina sp. Tingkat prevalensi tertinggi yaitu Lokasi Kelurahan Kampung satu dengan 86% dengan kategori infeksi sedang dan Lokasi Kelurahan Sebengkok 66% dengan kategori infeksi sangat sering dan Intensitas masing-masing ektoparasit di Lokasi Kampung satu 3,84 ind/ekor dengan kategori Rendah dan Lokasi Sebengkok 8,30 ind/ekor dengan kategori sedang.
SEPTI NUR ISNAENI
2022 · Thesis · Open Access
Pengaruh Pendidikan, Pelatihan, dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai (Studi Pada Pegawai ASN dan Honorer Dinas Perhubungan Kota Tarakan
DORPINA JALUNG
2022 · Thesis · Open Access
This study aims to (1) determine the validity, (2) reliability, (3) discriminatory power, and (4) the level of difficulty of Biology science literacy items using SPSS 22 for Windows software. This research was quantitative descriptive analysis research. The biological science literacy questions analyzed were essay questions with type A and type B questions. The subjects of this research were 49 students who had completed the Biochemistry course with carbohydrates majoring in Biology Education academic year 2020 at University Borneo Tarakan. The data collection was test and documentation methods. The results showed that (1) the validity of the type A questions found 5 valid questions (100%) and type B found 7 valid questions (77.7%), and 2 questions were invalid (22.2%). (2) The reliability of the type A questions showed was quite reliable (0.45), and the type B questions were also reliable (0.73). (3) The level of difficulty in type A questions found 4 easy category questions (80%) and 1 item was moderate (20%), while in type B questions found 6 moderate questions (85.71%) and 1 question was categorized easy (14,28%). (4) In distinguishing power, there were 2 bad category questions (40%) and 3 good category questions (60%) in type A questions, and in type B questions there were 2 medium questions (28.5%) and 5 good questions (71.4 %). The implications of this research were to support the writing of effective items and provide input to question makers about the difficulty level of the questions, and questions that have been identified as valid can be used as material for consideration in designing future tests with modifying, adjusting, and refining certain parts.
SUZANA
2022 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa terhadap pembelajaran IPA secara daring di SMPIT Ulul Albab Tarakan. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kuantitatif yang di dukung dengan teknik pengumpulan data berupa angket. Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas VIII Al-Mu’minun dan An-Nur yang berjumlah 49 siswa. Hasil analisis diperoleh berdasarkan hasil angket dengan rata-rata persentase 64,14% dikategorikan “Baik” terhadap aspek proses pembelajaran yang berarti selama pembelajaran daring responden dapat memahami dan mengerti terkait materi yang dijelaskan oleh guru. Pada aspek media pembelajaran diperoleh rata-rata persentase 61,62% dikategorikan “Baik” yang berarti media yang digunakan guru bervariasi seperti google classroom, google meet dan whatsApp. Pada aspek interaksi pembelajaran diperoleh rata-rata persentase 41,83% dikategorikan “Cukup Baik” yang berarti beberapa siswa aktif dalam bertanya dan mengerjakan tugas yang digunakan oleh guru. Dapat ditarik kesimpulan bahwa persepsi siswa terhadap pembelajaran IPA secara daring pada aspek unsur pembelajaran IPA yang berlangsung dengan baik mulai proses pembelajaran yang berlangsung, media yang digunakan guru membuat siswa tertarik saat pembelajaran dan pada interaksi pembelajaran siswa aktif dalam proses pembelajaran.