Abstrak
Penelitian ini bermaksud menjawab hipotesis terkait hubungan antara kematangan emosi dengan kematangan karir. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan korelasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI di SMA Frater Don Bosco Tarakan. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 36 siswa. Pengambilan data menggunakan dua skala penelitian yaitu skala kematangan emosi terdiri dari 29 item valid dan skala kematangan karir terdiri dari 27 item valid yang sudah diuji cobakan pada 24 siswa kelas XI SMA Frater Don Bosco Tarakan. Hasil analisis data menggunakan teknik analisis uji normalitas dengan teknik kolmogrov Sminov Test pada aplikasi IMB SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) versi 20.0 for windows, menunjukkan data berdistribusi normal diketahui nilai signifikansi 0,539 > 0,05 dan uji linearitas dilakukan dengan metode Deviation from Linearity pada aplikasi IBM SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) versi 20.0 for windows, menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang linear dengan nilai 0,551 > 0,05, dan uji korelasi product moment dibantu aplikasi IMB SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) versi 20.0 for windows, diketahui besarnya angka korelasi pada pearson correlation 0,266 menunjukkan bahwa kriteria kekuatan hubungan antara variabel kematangan emosi dengan kematangan karir adalah lemah atau rendah, sedangkan nilai sig sebesar 0,116 > 0,05 menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara kematangan emosi dengan kematangan karir.