Analisis Pengaruh Intensitas Cahaya Matahari di Kota Tarakan Terhadap Daya Keluaran Modul Surya
.
COLLECTION
Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir
.
Pertumbuhan populasi dan kemajuan teknologi saat ini menyebabkan peningkatan permintaan energi listrik yang signifikan, baik untuk kebutuhan rumah tangga, komersial, maupun industri. Sebagian besar pembangkit listrik yang digunakan saat ini adalah pembangkit termal, yang menggunakan bahan bakar fosil seperti gas, minyak, dan batu bara. Oleh karena itu, penting untuk memberikan perhatian khusus terhadap penggunaan bahan bakar fosil ini. Pembangkit listrik termal menghasilkan emisi gas seperti nitrogen oksida (NOx), sulfur dioksida (SO2), dan karbon dioksida (CO2). Emisi gas buang ini memiliki dampak negatif terhadap lingkungan sekitar dan juga berkontribusi secara signifikan terhadap emisi gas rumah kaca dan perubahan iklim global. Penelitian ini memiliki tujuan penting dalam menghitung emisi gas buang yang dihasilkan oleh pembangkit listrik, dengan upaya meminimalkan emisi tersebut. Dalam penelitian ini, dynamic emission dispatch diselesaikan menggunakan metode Quadratic Programming dengan menggunakan perangkat lunak GAMS dan diuji menggunakan data sistem IEEE 30 bus dan sistem Jawa Bali 500 kV. Pada penelitian ini dilakukan perbandingan antara dynamic emission dispatch dengan dynamic economic dispatch menggunakan metode yang sama yaitu Quadratic Programming. Dari hasil simulasi dynamic emission dispatch pada sistem IEEE 30 Bus didapatkan nilai emisi sebesar 6.719,55 kg sedangkan untuk dynamic economic dispatch emisi yang dihasilkan sebesar 8.326.71 kg dan untuk dynamic emission dispatch pada sistem Jawa Bali 500 kV emisi yang dihasilkan sebesar 684.748,24 kg sedangkan untuk dynamic economic dispatch emisi yang dihasilkan sebesar 736.140 kg.
Self- harm merupakan setiap perilaku sengaja yang bukan termasuk bunuh diri yang menyebabkan luka pada tubuh dengan tujuan melepaskan penderitaan emosional. Perilaku self-harm juga ditemukan di SMP Negeri 14 Tarakan, terdapat kurang lebih 24 kasus self-harm jenis self-cutting di sekolah tersebut. Self-cutting termasuk bentuk dari cara melukai diri sendiri dengan mengoreskan atau menyayat benda tajam pada salah satu bagian tubuh. Upaya yang dapat dilakukan dalam menurunkan perilaku self-harm adalah menerapkan layanan konseling kelompok dengan teknik rational emotive behavior therapy (REBT). Teknik rational emotive behavior therapy (REBT) membantu seseorang menyadari bahwa mereka dapat hidup lebih rasional dan produktif, mengubah kebiasaan berpikir serta perilaku yang merusak diri sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik rational emotive behavior therapy (REBT) terhadap perilaku self-harm pada peserta didik di SMP Negeri 14 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan pre-experiment one-group pretest-postest design. Jenis pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, dengan populasi sebanyak 160 peserta didik dan sampel berjumlah 5 peserta didik kelas VII. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen berupa skala likert tentang perilaku self-harm. Analisis data dengan statistik deskriptif dan inferensial menggunakan uji paired sample t-test. Berdasarkan hasil penelitian ini, perhitungan uji paired sample t-test dengan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh konseling kelompok dengan teknik rational emotive behavior therapy (REBT) terhadap perilaku self-harm peserta didik kelas VII di SMP Negeri 14 Tarakan tahun pelajaran 2023/2024.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya yang dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling dalam mengatasi perundungan di Sekolah MAN Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara yang dilakukan di SMPN 1 Malinau Barat dengan melibatkan 1 guru bimbingan dan konseling, serta analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perundungan (bullying) merupakan tindakan agresif, baik secara berulang kali, dan terdapat perbedaan kekuatan antara pelaku dan korban. Dampak perundungan (bullying) bagi pelaku dan korban diantaranya pelaku bullying mempunyai empati yang minim dalam interaksi terhadap sosial. Bukan hanya empatinya saja yang bermasalah tapi juga perilakunya pun tak normal. Perilaku yang hiperaktif dan pro-sosial saling berkaitan dengan tindakan pelaku bullying terhadap lingkungan disekitarnya. Pelaku bullying memiliki tingkat gangguan kesehatan mental terutama gejala emosional yang lebih tinggi dibandingkan dengan korban bullying. Hal ini dapat terjadi dari berbagai faktor yaitu, faktor keluarga, faktor teman sebaya dan faktor media massa. Upaya mengatasi tindakan bullying pada anak yang paling utama yaitu memberikan kasih sayang, kepercayaan, dan melibatkan baik pelaku dan korban. Bukan itu saja diperlukannya kerjasama antara sekolah, guru, dan orang tua untuk mengatasi tindakan bullying terhadap anak
Kawasan Konservasi Mangrove Bekantan Kota Tarakan merupakan kawasan hutan mangrove yang menjadi salah satu potensi ekosistem pesisir yang sangat produktif, terutama sumbangan dari daun maupun sistem perakaran serta tingkat kepadatan. Ekosistem mangrove berfungsi sebagai habitat atau rumah berbagai organisme menjadi salah satu fokus untuk menjadi kajian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman dan jenis ikan yang tertangkap di Kawasan Konervasi Mangrove dan Bekantan Kota Tarakan. Pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Purposive sampling adalah teknik pengambilan sampel sumber data dengan melakukan pertimbangan tertentu dengan 7 kali pengulangan dengan memaparkan data identifikasi ikan yang meliputi analisis keanekaragaman jenis ikan yang menggunakan formula dari Shannon-wiener (II). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 7 jenis ikan yang berasosiasi dari hasil tangkapan dengan habitat mangrove, di antaranya adalah ikan berukus (Oxyeleotris marmorata), ikan sembilang (Euristhmus microceps), ikan otek (Arius ThalassinusI), ikan belanang (Mugil cephalus), ikan glodok (Oxudercinae), ikan putih (Caharangdae), dan ikan belanak (Johnius trachycephalus). Nilai keankaragaman yang berdasarkan hasil dari perhitungan penelitian di kawasan konservarsi mangrove Kota Tarakan didapatkan nilai yang tergolong rendah disebabkan oleh beberapa faktor yang ikut mempengaruhi selama penelitian berlangsung.
Ranah psikomotorik merupakan kawasan yang berkaitan dengan aspek - aspek keterampilan yang melibatkan fungsi sistem syaraf dan otot (neuronmuscular system) dan fungsi psikis, dalam pendidikan jasmani ranah psikomotorik meliputi pencapaian dalam keterampilan, kemampuan bermain dan kesegaran jasmani siswa. Metode Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan teknik penjamin keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Dalam melakukan analisis data ada tiga tahapan yang dilakukan yaitu reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan verifikasi data (conclusion drawing). Hasil Penelitian ini berupa peran guru PJOK sebagai pendidik dituangkan melalui karakteristik nilai moral pada materi bola voli, kemudian peran guru PJOK sebagai pembimbing yaitu memberikan arahan dalam melaksanakan teknik dasar bola voli dan kebermnfaatannya bagi kesehatan, selanjutnya peran guru PJOK sebagai demonstator seperti memberikan contoh teknik dasar yang sesuai dengan teori pembelajaran permainan bola besar yaitu bola voli, dan peran guru sebagai fasilitator yaitu guru PJOK menyiapkan sarana dan prasarana pendukung praktik pembelajaran, serta sebagai evaluator guru PJOK terlibat dalam penilaian psikomotorik dengan rincian imitasi manipulasi presisi artikulasi naturalisasi dan terpenuhi hanya pada presisi melalui kegiatan pasing bawah dalam permainan bola voli dan terpenuhinya pada artikulasi berupa kegiatan servis bawah permainan bola voli. Adapun factor pendukung yaitu dilaksanakannya kegiatan ekstrakulikuler, lomba 02SN dan senam rutinitas setiap hari jum’at yang diagnedakan oleh sekolah diluar jam pembelajaran. Adapun factor penghambat bagi kemampuan psikomotorik siswa yaitu factor internal yang berasal dari diri siswa dimana siswa tidak antusias dalam mengikuti kegiatan pembelajaran, malu bertanya, dan takut salah saat melakukan praktik dilapangan pada saat proses pembelajaran dilakukan.
.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbrdaan daya saing sektor perdagangan antar provinsi di Indonesia pada tahun 2021 menggunakan analisis Location Quotient (LQ) dan tipologi Klassen. Hasil menunjukkan kesenjangan signifikan dalam tingkat spesialisasi sektor perdagangan, dengan nilai LQ tertinggi pada Kepulauan Riau (1,54) dan terendah pada Bengkulu (0,73). Secara nasional, sektor perdagangan merupakan sektor basis dengan rata-rata LQ 1,76. Berdasarkan tipologi Klassen, provinsi-provinsi dikelompokkan menjadi kuadran bertumbuh dan berkembang (DKI Jakarta dengan LQ 25,60 dan pertumbuhan ekonomi 3,56%), kuadran berkembang (Kalimantan Timur dengan LQ 1,98 dan pertumbuhan ekonomi 2,55%; Sulawesi Tengah dengan LQ 1,79 dan pertumbuhan ekonomi 11,7%), kuadran maju tetapi melambat (DIY dengan LQ 1,48 dan pertumbuhan ekonomi 5,58%; Kepri dengan LQ 1,54 dan pertumbuhan ekonomi 3,43%; Maluku Utara dengan LQ 0,81 dan pertumbuhan ekonomi 16,79%), dan kuadran tertinggal (Aceh dengan LQ 0,78 dan pertumbuhan ekonomi 2,79%; Kalbar dengan LQ 0,85 dan pertumbuhan ekonomi 4,8%; NTB dengan LQ 0,84 dan pertumbuhan ekonomi 2,3%). Faktor infrastruktur, konektivitas, sumber daya alam, dan kebijakan berperan penting dalam menentukan daya saing sektor perdagangan. Upaya pengembangan infrastruktur, peningkatan konektivitas, optimalisasi komoditas unggulan, serta perbaikan iklim investasi dan regulasi perdagangan oleh pemerintah pusat dan daerah disarankan untuk meningkatkan daya saing secara menyeluruh.
Beton sebagai bahan bangunan yang sudah lama digunakan masyarakat sebagai bahan kostruksi sebab memiliki kekuatan yang baik, tahan api, tahan terhadap perubahan cuaca, serta mudah dalam melakukan perawatan, dan relatif mudah dalam pengerjaannya dan dapat dibentuk sesuai keinginan. Pada penelitian ini digunakan pasir pantai amal kota tarakan sebagai penyusun beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan pasir pantai terhadap kuat tekan beton. penelitian ini dibuat sampel kubus beton berukuran 15cm x 15cm x 15cm sebanyak 80 sampel dengan setiap variasinya masing-masing 10 sampel dan pengujian dilakukan pada saat benda uji berumur 21 dan 28 hari. Hasil dari penelitian ini diuji secara statistik menggunakan distribusi-t hingga memperoleh hasil pada umur beton 21 hari terjadi pengaruh peningkatan kuat tekan beton sebesar 10,34% dengan nilai kuat tekan 304,2 kg/cm2 pada pasir pantai 10%, 13,46% dengan nilai kuat tekan 312,8 kg/cm2 pada pasir pantai 20%, dan 22,16% dengan nilai kuat tekan 336,8 kg/cm2 pada pasir pantai 30% terhadap kuat tekan beton normal umur 21 hari. Sedangkan pada umur 28 hari terjadi pengaruh peningkatan kuat tekan beton sebesar 8,07% dengan nilai kuat tekan 321,5 kg/cm2 pada pasir pantai 10%, 10,69% dengan nilai kuat tekan 329,3 kg/cm2 pada pasir pantai 20%, dan 14,21% dengan kuat tekan 339,8 kg/cm2 pada pasir pantai 30% terhadap kuat tekan beton normal umur 28 hari. Dengan demikian, presentase optimum penggunaan pasir pantai pada campuran beton dari variasi yang diuji adalah 30%.
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa media pembelajaran dan mengetahui bagaimana kelayakan pada media pembelajaran flashcard box untuk membaca permulaan siswa kelas 1 di SDN 052 Tarakan ditinjau dari validasi ahli media, ahli bahasa dan ahli praktisi serta mengetahui bagaimana ketertarikan siswa terhadap media pembelajaran flashcard box untuk membaca permulaan dengan pemberian angket ketertarikan siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). Prosedur pengembangan menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu, Analysis (Analisis), Design (Rancangan), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), Evaluation (Evaluasi). Penilaian kelayakan media pembelajaran flashcard box terdiri dari validasi ahli media, ahli bahasa dan ahli praktisi. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 92%, ahli bahasa sebesar 86% dan ahli praktisi sebesar 92%. Hasil validasi para ahli menunjukkan bahwa media pembelajaran flashcard box masuk dalam kategori sangat layak digunakan pada pembelajaran membaca permulaan siswa kelas 1. Hasil ketertarikan siswa pada uji coba terbatas sebesar 86% dan uji coba kelompok luas sebesar 86% masuk dalam kategori sangat tertarik. Hasil angket ketertarikan siswa pada uji coba terbatas dan uji coba kelompok luas menunjukkan bahwa siswa sangat tertarik terhadap media pembelajaran flashcard box untuk membaca permulaan. Hasil penelitian dan pengembangan menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran flashcard Box efektif dalam mendukung proses belajar dan mengajar membaca permulaan yang dilakukan antara siswa dan guru di SDN 052 Tarakan
Padi sawah adalah Salah satu komoditas pangan yang sangat penting di seluruh dunia adalah Tanaman Padi (Oryza sativa L). Peningkatan produktivitas tanaman padi menjadi prioritas yang utama dalam upaya memenuhi kebutuhan pangan yang terus meningkat seiring dengan meningkatnya populasi manusia. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui faktor–faktor yang mempengaruhi pengembangan padi sawah di Desa Malinau Seberang, Mengetahui strategi yang di lakukan untuk mengidentifikasi IFAS dan EFAS, Mengetahui rumusan strategi pengembangan padi sawah di Desa Malinau Seberang. Metode penentuan sampel pada penelitian ini yaitu Pengambilan sampel key informan tidak semua sampel memiliki kriteria tertentu yang sesuai dengan penulis tentukan. sehingga diperoleh petani sebanyak 27 orang sebagai sampel/responden. Dengan pengumpulan data yaitu wawancara, kuesioner, observasi, dokumentasi. Dengan analisis SWOT yaitu dilakukan indentifikasi berbagai faktor secara sistematis untuk merumuskan strategi perusahaan. Analisis didasarkan pada logika yang dapat memaksimalkan kekuatan (strengths) dan peluang (opportunities), namun secara bersamaan dapat meminimalkan kelemahan (weaknesses) dan ancaman (threats). Hasil yang didapatkan Pengolahan hasil padi sawah Siang Barang Tiga perlu mempertimbangkan secara seksama beberapa aspek yang merupakan karakteristik padi sawah yang melatar belakangi keberhasilan produksi padi sawah tersebut: Aspek sumber daya alam, Aspek produksi, aspek pemerintah, Rekomdasi strategi yang dapat diberikan adalah strategi agresif S-O yang menggunakan kekuatan internal objek kajian untuk memanfaatkan potensi sumber daya alam dan peluang eksternal yaitu dengan mengoptimalkan produksi hasil panen padi unggul serta mengembangkan kualitas padi sawah dengan menggunakan pupuk organik dan bahan cairan dengan menggunakan bahan dari alam guna mendukung pertanian berkelanjutan.
Tanaman kangkung(Ipomoea reptans poir) dapat ditanam mulai dari dataran rendah sampai dataran tinggi,dimana suatu ketinggian dapat mempengaruhu kualitas hasilnya.Kangkung merupakan jenis tanaman sayuran daun,dan termasuk kedalam family Convolvulaceae.Sawi hijau(Brassica juncea.L) termasuk kedalam jenis tanaman sayuran daun dari keluarga cruciferae yang mempunyai nilai ekonomis yang cukup.Sumber gizi yang terkandung kedalam tanaman sawi yaitu terdiri dari besi,protein,lemak,karbohidrat,serat,kalsium,fosfor,besi dan berbagai jenis vitamin lainnya seperti vitamin A,vitamin B1,vitamin B2,vitamin B3 dan tentu saja vitamin C.Bayam(Amaranthus.sp) merupakan salah satu jenis tanaman yang biasa ditanami menjadi tanaman sayuran yang bisa untuk dikonsumsi oleh banyak orang, yang dimana bagian sayuran yang bisa dimakan yaitu pada bagian daun.Udang merupakan bahan makanan yang tentu saja banyak mengandung vitamin A,vitamin E,vitamin B1,kalori,lemak,protein dan juga tentu saja banyak mengandung zat kapur,mineral,fosfor,potassium yang sangat baik untuk tubuh.Untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair limbah udang terhadap pertumbuhan tanaman sayuran kangkung,bayam dan sawi.Penelitian ini dilaksanakan di Jl.Camar IV RT 03 NO 91 Juata Permai Kota Tarakan,Kalimantan Utara pada bulan Juni 2023.Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak kelompok (RAK) dengan satu faktor perlakuan sebagai berikut:C1:Tanaman Sawi,C2:Tanaman Bayam,dan C3:Tanaman Kangkung.Berdasarkan penelitian kajian metode aplikasi pupuk organik cair limbah udang pada beberapa tanaman sayuran kangkung,sawi dan bayam,dapat diketahui dengan melalui rangkaian penelitian dengan dilanjutkan pengamatan yang terdiri dari tiga parameter yaitu tinggi tanaman,panjang daun tanaman,dan jumlah daun.Pada hasil penelitian ini dapat diambil kesimpulan yaitu pada hasil data grafik dengan pemberian pupuk organik cair(POC) limbah udang terjadinya peningkatan tinggi tanaman,panjang daun,dan jumlah daun untuk tanaman sawi,bayam dan kangkung.
Tidur merupakan salah satu proses biologis yang memainkan peranan penting pada proses kognitif dan juga psikologis, terutama pada remaja. Pola tidur yang sehat mampu membantu menjaga kualitas tidur. Penurunan kualitas tidur dapat menyebabkan terjadinya Excessive Daytime Sleepiness (EDS). EDS yang terjadi pada remaja ini dapat berdampak buruk terhadap fungsi memori, penurunan minat belajar, tidak optimal dalam beraktifitas pada siang dan sore hari serta dapat meningkatkan resiko terjadinya kecelakaan lalu lintas. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian analitik korelasional, melalui desain penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini diambil dari 4 sekolah yang telah terpilih, dengan jumlah sampel keseluruhan sebanyak 428 orang. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah multipel cluster random sampling. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil remaja yang mengalami kualitas tidur yang buruk sebanyak 83.4%, dan yang mengalami Excessive Daytime Sleepiness (EDS) sebanyak 73.1%. Berdasarkan hasil penelitian juga menunjukkan bahwa semakin buruk kualitas tidur remaja maka akan semakin besar juga kemungkinan remaja mengalami EDS. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat lebih mendalami terkait durasi pemakaina gadget dengan kualitas tidur serta EDS yang terjadi pada remaja, sehingga dapat mengembangakan strategi intervensi yang efektif bagi remaja dan meningkatkan kesadaran remaja tentang pentingnya menjaga kualitas tidur.
AAAA
Kepuasan petani melalui aktivitas penyuluhan pertanian berpengaruh atas sikap dan tindakan petani lewat tingkat kepuasan, sehingga untuk meningkatkan kesadaran petani akan aktivitas dalam mengembangkan kegiatan usaha pertanian. Penelitian ini bertujuan (1)Untuk mengetahui bagaimana karakteristik petani di Kecamatan Sebatik Timur Kabupaten Nunukan. (2)Untuk mengetahui tingkat kepuasan petani terhadap kinerja penyuluh pertanian yang ada di Kecamatan Sebatik Timur Kabupaten Nunukan. Untuk penelitian ini, sampel yang diambil menggunakan teknik kuota sampling dan purposive sampling. 50 petani dari setiap PPL di Kecamatan Sebatik Timur Kabupaten Nunukan dengan jumlah responden 100 petani yang memenuhi kriteria sebagai berikut: 1) pernah mengikuti penyuluhan, 2) berpartisipasi dalam kelompok tani, 3) aktif sebagai petani yang mengikuti kegiatan penyuluhan. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Metode Skoring (Skor) dengan menggunakan Skala Likert. 1. Hasil penelitian ini diperoleh sebagai berikut: (1) Karakteristik petani di Kecamatan Sebatik Timur : (a) jenis kelamin lebih dominan laki-laki dengan persentase 73%, (b) usia petani responden lebih dominan 40-46 tahun dengan persentase sebesar 35%, (c) tingkat pendidikan petani lebih dominan Sekolah Dasar (SD) dengan persentase 53%, (d) lama bertani lebih dominan 15-21 dengan persentase 26%, (e) luas lahan lebih dominan 15-21 tahun 2000 m2 dengan persentase 53%. (2)Berdasarkan hasil analisis secara keseluruhan tingkat kepuasan petani terhadap kinerja penyuluh pertanian di Kecamatan Sebatik Timur Kabupaten Nunukan berada pada kategori sangat puas dengan skor 70,9.
Penggunaan alat kontrasepsi jangka panjang yang masih rendah memiliki faktor yang memepengaruhi yaitu masih kurangnya pengetahuan terkait kontrasepsi jangka panjang. Pengetahuan merupakan suatu informasi yang diketahui oleh seseorang, dengan memberikan pengetahuan melalui penyuluhan adalah untuk memberikan informasi terkait berbagai jenis alat kontrasepsi, tingkat efektifitas, manfaat dan kerugian dari setiap jenis alat kontrasepsi. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh penyuluhan menggunakan lembar balik terhadap pengetahuan tentang metode kontrasepsi jangka panjang. Metode penelitian: quasi eksperimental (pre-posttest design one group). Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 65 Akseptor KB di wilayah puskesmas karang rejo dengan Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Instrument yang digunakan kuesioner pengetahuan tentang metode kontrasepsi jangka panjang. Data analisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: ada peningkatan yang signifikan setelah diberikan penyuluhan p- Value= 0,000 (p- Value 0,05) maka pemberian penyuluhan menggunakan lembar balik memiliki pengaruh pada tingkat pengetahuan. Kesimpulan ada pengaruh dari penelitian pada tingkat pengetahuan dalam pemberian penyuluhan menggunakan lembar balik.
LEGAL PROTECTION FOR WOMEN VICTIMS OF DOMESTIC VIOLENCE BY THE POLICE IN THE LEGAL JURISDICTION OF TARAKAN CITY ABSTRACT This study aims to answer two questions regarding legal protection for women victims of domestic violence. First, how is the implementation of temporary protection provided by the police to women victims of domestic violence in the legal jurisdiction of Tarakan City? Second, what are the obstacles faced by the police in providing temporary protection to women victims of domestic violence in the legal jurisdiction of Tarakan City? This research is empirical, meaning it is conducted by examining primary data. The data used in this thesis consists of primary and secondary data. Primary data is obtained from field research through data collection techniques such as interviews and observations. Secondary data is derived from literature. The results of the study indicate that: First, Article 16 paragraph (1) of the Domestic Violence Law regulates the mandatory temporary protection provided by the police, and paragraph (2) explains that temporary protection for women victims of domestic violence is provided for a maximum of 7 (seven) days. Based on the explanation of this article, the researcher believes that the concrete form of temporary protection implementation is the availability of a safe house for domestic violence victims. The Tarakan City Police Department has not provided a Safe House, thus the rights of the victims are not adequately fulfilled. Consequently, the author concludes that the implementation of temporary protection for women victims of domestic violence in the legal jurisdiction of Tarakan City has not been effectively carried out. Second, the obstacles faced by the police in providing legal protection for domestic violence victims include the victims' fear of reporting or disclosing the perpetrator's actions, witnesses often not providing honest statements or being reluctant to provide information to the police due to fear of dealing with them, inadequate budget for operational costs, and lack of professionalism among investigators.
Cabai rawit merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi di Indonesia. Komoditas cabai rawit ini memiliki dampak yang kuat pada inflasi karena dikonsumsi oleh sebagian besar penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur biaya dan kelayakan finansial usaha tani cabai rawit di Kelurahan Juata Laut Kota Tarakan. Responden dalam penelitian ini sebanyak 30 orang petani cabai rawit yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis struktur biaya (biaya tetap, biaya variabel dan biaya total), penerimaan, pendapatan dan kelayakan finansial (R/C Ratio dan BEP). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa biaya variabel memberikan kontribusi tertinggi terhadap biaya total yaitu sebesar 96% dibandingkan dengan biaya tetap sebesar 4%. Hasil kelayakan finansial usaha tani cabai rawit berdasarkan data yang diperoleh pada saat penelitian menunjukkan nilai R/C Ratio sebesar 6,80 yang dapat diartikan bahwa usaha tani cabai rawit di Kelurahan Juata Laut Kota Tarakan layak untuk diusahakan, BEP produksi yang dihasilkan sebesar 1,16 kg dapat dikatakan layak, BEP harga Rp.14.711 dapat dikatakan layak, dan untuk BEP penerimaan sebesar Rp.116.094 dapat dikatakan layak.
TINJAUAN KRIMINOLOGI TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PERJUDIAN DARING ABSTRAK Perkembangan teknologi di era globalisasi seperti sekarang ini mengalami kemajuan yang begitu pesat khususnya dalam bidang teknologi dan infomasi, sehingga memudahkan masyarakat untuk menerima dan memberikan informasi kepada masyarakat luas. Bahkan dapat dikatakan bahwa teknologi dan informasi terkadang bisa menjadi pedang bermata dua karena selain berkontribusi terhadap kesejahteraan, peradaban dan kemajuan manusia, juga merupakan sarana yang efektif untuk melakukan kejahatan. Berdasarkan rumusan masalah serta tujuan penelitian ini, maka tipe penelitian ini menggunakan penelitian normatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini ialah studi kepustakaan guna mendapatkan bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder yang berupa peraturan perundang-undangan, jurnal, buku, adan artikel yang berkaitan dengan objek yang diteliti. Perkembangan teknologi di era sekarang berkembang dengan pesat, dimana apapun bisa diakses dengan mudah hanya dengan menggunakan internet. Kejahatan dapat dengan mudah dilakukan juga dengan menggunakan internet. Salah satunya ialah perjudian yang dilakukan secara daring atau online. Adapun dijelaskan diatas ada beberapa teori sebab terjadinya kejahatan yaitu teori anonim, teori asosiasi diferensial, teori kontrol sosial, dan teori labelling. Dari hasil penelitian jika dihubungkan dengan teori diatas didapatkan bahwa sebab terjadinya perjudian adalah pergaulan yang menyimpang, individu itu sendiri, lingkungan yang memberikan kesempatan, kebiasaan masyarakat, dan ekonomi.
Abstrak Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait tinjauan hukum pembagian harta bersama akibat perceraian melalui mediasi dipengadilan agama. Pertama bagaimana proses perceraian dengan sengketa harta bersama yang melalui prosedur persidangan hingga putusan pengadilan. Kedua bagaimana prosedur pelaksanaan mediasi pada perceraian dengan sengketa harta bersama. Skripsi ini menggunakan penelitian yuridis normatif terhadap kaidah-kaidah hukum penelitian. Penelitian ini menggunakan metode peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Sumber bahan hukum yang digunakan pada penelitian ini ada dua yaitu bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Bahan hukum primer yang digunakam adalah peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan tinjauan hukum pembagian harta bersama akibat perceraian melalui mediasi dipengadilan agama. Bahan hukum sekunder yang diperoleh dari buku, jurnal, internet, dan untuk menambah wawasan dilakukan wawancara di Kantor Pengadilan Agama. Hasil dari penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa Harta bersama merupakan harta benda yang diperoleh selama perkawinan, karena pekerjaan suami atau istri dalam jangka waktu antara saat perkwawinan dan sampai saat perkawinan itu putus, baik disebabkan karena perceraian atau kematian. Harta bersama ini yang biasanya penjadi sengketa dalam suatu perceraian. pasangan suami istri biasanya baru mempersoalkan pembagian harta bersama setelah adanya putusan perceraian dari pengadilan. Seperti yang terjadi pada sengketa harta bersama pada kasus perceraian Nomor putusan 536/Pdt.G/2023/PA.Tar. dan telah dilakukannya mediasi sesuai dengan aturan PERMA No.1/2016