Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

6.754 item publik

Publikasi

Halaman 133 dari 338

ANALISIS FUNGSI TINDAK TUTUR PADA KOLOM KOMENTAR AKUN INSTAGRAM @TARAKANKU (KAJIAN PRAGMATIK)

ERVINA ZULFARAH
2024 · Thesis · Open Access

Tujuan penelitian untuk mengetahui fungsi tindak tutur pada kolom komentar akun Instagram @tarakanku. Penelitian ini memberikan informasi mengenai data dan keterangan tindak tutur ilokusi pada kolom komentar akun Instagram @Tarakanku dengan menggunakan kajian pragmatik dan secara khusus menganalisis mengenai fungsi tindak tutur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik yang digunakan yaitu padan pragmatis yang dikemukakan oleh Sudaryanto. Metode dan pengumpulan data dengan metode baca, simak, dokumentasi dan catat. Teori yang digunakan adalah pragmatik. Dengan data dan sumber data tuturan pada kolom komentar akun Instagram @Tarakanku. Berdasarkan teknik-teknik yang digunakan dalam penelitian ini maka data-data yang telah diklasifikasi berdasarkan kelompoknya akan masuk tahap analisis data menunjukkan sebanyak 84 data. Hasil dari klasifikasi data ditemukan 4 jenis fungsi tindak tutur dengan fungsi masing-masing. Jenis pertama yaitu asertif berjumlah 20 data dengan fungsi melaporkan 9 data, menyatakan 8 data, mengusulkan 2 dan membual 1. Jenis yang kedua yaitu tindak tutur direktif berjumlah 19 data dengan fungsi menyarankan 13 data, permintaan 3 data, mengingatkan 2 data, dan ajakan 1. Jenis tindak tutur yang ketiga adalah ekspresif berjumlah 23 data dengan fungsi pujian 6 data, rasa kesal 5 data, keheranan 2 data, rasa simpati 2 data, prihatin 2 data, keluhan 2 data, rasa syukur 2 data, rasa kagum 1 data dan permintaan maaf 1 data. Jenis keempat yaitu tindak tutur komisif berjumlah 22 data dengan fungsi memanjatkan doa 13 data, komitmen 7, menawarkan 1 data dan menjanjikan 1 data.

Literasi dan Disposisi Matematis Siswa Kelas X SMA Negeri 2 Tarakan

LUSIANA RIZMAWATI
2024 · Thesis · Open Access

Kemampuan literasi matematis (KLM), yaitu kemampuan merumuskan, menerapkan, dan menginterpretasikan matematika dalam konteks dunia nyata, merupakan aspek penting dalam pendidikan matematika. Kemampuan tersebut dan disposisi matematis (DM), yaitu sikap atau karakter siswa ketika belajar Matematika, telah mendapat perhatian pendidik dan peneliti di bidang matematika. Akan tetapi, KLM siswa di Indonesia secara umum tergolong rendah, termasuk siswa kelas X di SMA Negeri 2 Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi KLM, DM, serta kesulitan yang dihadapi siswa dalam menyelesaikan masalah literasi matematis. Pendekatan kualitatif dengan strategi studi kasus ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui pemberian tugas, observasi dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis secara tematik, menghasilkan temuan bahwa terdapat variasi dalam KLM dan DM siswa. Siswa dengan DM positif cenderung memiliki KLM yang lebih baik dibandingkan siswa dengan disposisi netral atau negatif. Adapun kesulitan yang dialami siswa ketika berhadapan dengan tugas literasi matematis adalah kesulitan untuk memahami konsep, menentukan rumus yang tepat dan mengidentifikasi konsep matematika yang relevan. Temuan ini menekankan pentingnya upaya untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa, dan juga peningkatan KLM yang dapat dilakukan melalui pengintegrasian tugas literasi matematis yang kaya dan penerapan pedagogi investigatif. Tugas yang kaya tersebut adalah tugas yang menerapkan pengetahuan matematika, menggunakan berbagai konteks, menggunakan alat, dan mendorong orientasi kritis siswa. Sementara itu, pedagogi investigatif adalah pembelajaran yang mendorong siswa untuk melakukan penyelidikan.

UJI PENAMBAHAN PUPUK SILIKAT PADA BUDI DAYA PAKAN ALAMI Skeletonema costatum SKALA LABORATORIUM

LENY MARTHEN PANGGUA
2024 · Thesis · Open Access

Skeletonema costatum merupakan salah satu jenis fitoplankton yang penting dalam budidaya perikanan sebagai pakan alami. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan pupuk silikat terhadap pertumbuhan Skeletonema. Penelitian dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan, yaitu penggunaan pupuk kw21 (kontrol), penggunaan pupuk kw21 dengan penambahan silikat dengan dosis 5 ppm, 10 ppm, dan 15 ppm. Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali, dengan total 12 unit percobaan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis (ANOVA) untuk menguji signifikasi perbedaan antara perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan C memberikan pengaruh pertumbuhan skeletonema yang terbaik dari perlakuan lainnya. Hasil uji anova menunjukan perbedaan yang signifikan antara penambahan silikat dengan kontrol dimana perlakuan C Hasil uji lanjut menunjukkan bahwa perlakuan C tidak berbeda nyata dengan perlakuan D tetapi berbeda nyata dengan perlakuan A dan B selanjutnya D tidak berbeda nyata dengan B tapi berbeda nyata dengan A.

PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF "BINGO" UNTUK SISWA KELAS VII SMPN TERPADU UNGGULAN 2 TANA TIDUNG

SILVIA ARIANI
2024 · Thesis · Open Access

Media interaktif merupakan sarana yang memungkinkan peserta didik untuk berinteraksi dengan materi pembelajaran melalui praktik keterampilan serta menerima feedback terhadap materi yang disampaikan. Salah satu perangkat lunak yang dapat digunakan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif adalah Articulate Storyline. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi prosedur pengembangan media interaktif dengan berbasis etnomatematika dengan menggunakan Articulate Storyline pada materi segitiga dan segiempat untuk peserta didik kelas VII SMPN Terpadu Unggulan 2 Tana Tidung, serta mengetahui kepraktisan produk berdasarkan respon peserta didik terhadap media tersebut. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan yang menggunakan model ADDIE, yang dimodifikasi dari Lee dan Owens (2004), dengan lima tahapan: analisis (analyze), desain (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kevalidan dan kepraktisan multimedia pembelajaran interaktif berbasis etnomatematika menggunakan Articualate Storyline pada materi segitiga dan segiempat untuk kelas VII SMPN Terpadu Unggulan 2 Tana Tidung dinilai sebagai berikut: (1) Penilaian dari ahli materi memperoleh skor 47 dari total skor maksimum 50, dengan presentase 94% yang berada pada interval 81% sampai 100%, termasuk dalam kategori “Sangat Valid”, (2) Penilaian dari ahli media memperoleh skor 65 dari total skor maksimum 80, dengan presentase 81%, juga dikategorikan “Sangat Valid”, (3) Kepraktisan berdasarkan hasil angket respon peserta didik terbagi menjadi 3 tahap uji coba yaitu uji coba one-to-one (perorangan) dilakukan oleh tiga peserta didik menggunakan multimedia pembelajaran interaktif “BINGO” didapatkan hasil presentase 81,21% yang dikategorikan “Sangat Praktis”, uji coba small group (kelompok kecil) dilakukan oleh enam peserta didik didapatkan hasil presentase 83% yang dikategorikan “Sangat Praktis”, uji coba field test (lapangan) yang melibatkan satu kelas dengan enam belas orang peserta didik menghasilkan presentase 84,65% dikategorikan “Sangat Praktis”. Berdasarkan keseluruhan tahap uji coba, multimedia pembelajaran interaktif “BINGO” dinyatakan valid dan praktis untuk digunakan sebgaia media pembelajaran.

PENGARUH NUMBER SENSE TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 1 TANJUNG SELOR

SYARIFAH HAMIDAH
2024 · Thesis · Open Access

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh number sense terhadap hasil belajar matematika siswa kelsa IX di SMP Negeri 1 Tanjung Selor sehingga guru dapat merencanakan pembelajaran dari karakteristik number sense yang mereka miliki. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas IX di SMP Negeri 1 Tanjung Selor sedangkan pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh dengan jumlah 249 siswa, Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier sederhana di mana kemampuan number sense siswa sebagai X dan hasil belajar matematika siswa sebagai Y. Berdasarkan analisis data diperoleh model persamaan linier regresi sederhana Ŷ = 25,529 + 0,465X di mana jika kemampuan number sense siswa nol maka hasil belajar matematika siswa 25,529 dan selanjutnya jika kemampuan number sense meningkat sebesar 1 satuan maka hasil belajar siswa akan naik sebesar 0,465. Kemudian dengan menggunakan R square diperoleh nilai sebesar 0,279, yang berarti pengaruh number sense sebesar 27,9% terhadap hasil belajar matematika. Dengan demikian number sense adalah salah satu variabel yang mempengaruhi hasil belajar matematika siswa.

DESKRIPSI KESIAPAN MENGAJAR IPAS MAHASISWA PGSD UBT DI TINJAU DARI SELF EFFICACY

DINDA RISKY RAMONA
2024 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana tingkat kesiapan mengajar IPAS mahasiswa PGSD UBT angkatan 2020 jika ditinjau dari self-efficacy. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah mixed method. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa PGSD UBT angkatan 2020 yang telah melaksanakan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) dan pernah mengajar IPAS. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 40 mahasiswa yang diambil menggunakan teknik sampling jenuh (total sampling). Instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa angket self-efficacy dan pedoman wawancara. Berdasarkan analisis data, dapat dilihat bahwa kesiapan mengajar IPAS mahasiswa PGSD UBT jika di tinjau dari Self efficacy berada pada kategori tinggi dengan rata-rata persentase sebesar 62.91 pada kategori tinggi dan 37.08 pada kategori sedang. Hal ini terlihat dari persentase Self efficacy mahasiswa dari 6 indikator self efficacy mahasiswa yaitu: (i1) Keyakinan dalam menghadapi tugas mengajar yang sulit 20 (50%) tinggi dan 20 (50%) sedang, (i2) Keyakinan dalam merencanakan tugas mengajar IPAS 26 (65%) tinggi dan 14 (35%) sedang, (i3) Keyakinan dalam menghadapi berbagai situasi ketika mengajar IPAS 26 (65%) tinggi dan 14 (35%) sedang, (i4) Keyakinan untuk mengantisipasi situasi mengajar yang belum pernah dialami 29 (72.5%) tinggi dan 11 (27.5%) sedang, (i5) Keyakinan untuk bertahan lebih lama saat mengalami kesulitan dalam mengajar IPAS 25 (62.5%) tinggi dan 15 (37.5%) sedang dan (i6) Keuletan dalam berusaha mengatasi tantangan ketika mengajar IPAS 25 (62.5%) tinggi dan 15 (37.5%) sedang. Dengan demikian dapat di simpulkan bahwa kesiapan mengajar IPAS mahasiswa PGSD UBT di tinjau dari self efficacy berada pada ketegori tinggi.

Morfometrik dan Meristik Ikan Tembang ( Sardinella lemuru) di perairan Kabupaten Bulungan

RITA ANGGRENI
2024 · Thesis · Open Access

Ikan tembang (Sardinella lemuru) adalah salah satu ikan pelagis kecil yang hidup bergerombol dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi karena kandungan gizi di dalamnya meliputi kadar air 78%, protein 20% dan lemak 0,7%. Ikan ini banyak diminati oleh masyarakat dari berbagai kalangan, karena harganya yang terjangkau. Tingginya permintaan berpotensi menyebabkan overfishing, sehingga perlu dilakukan pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik morfometrik dan meristik ikan tembang sebagai salah satu upaya mendukung pengelolaan. Pengambilan sampel antara Desember 2023 hingga Februari 2024. Total 50 ekor sampel, 19 ekor jantan dan 31 ekor betina. Terdapat 13 karakter morfometrik dan 5 karakter meristik yang diukur. Terdapat perbedaan signifikan pada empat karakter morfologi antara ikan jantan dan betina, yaitu pada panjang baku, panjang sebelum sirip pektoral, tinggi badan dan tinggi batang ekor. Hasil analisis nilai F yang tinggi dan tingkat signifikansi yang rendah, menandakan adanya perbedaan nyata antara kedua jenis kelamin. Ikan betina memiliki panjang total yang lebih besar dibandingkan ikan jantan untuk karakter-karakter tersebut. Perbedaan ini mencerminkan dinamika pertumbuhan dan perkembangan morfologi yang berbeda antara jenis kelamin, betina menunjukkan keunggulan dalam ukuran pada karakter-karakter tersebut.

PENGARUH PENGGUNAAN STRATEGI HUBUNGAN QUESTION-ANSWER (QAR) DALAM PENGAJARAN PEMAHAMAN MEMBACA SISWA KELAS DELAPAN DI MTS HURRASUL AQIDAH TARAKAN

WIWIN SALEHA OKTAVIANY
2024 · Thesis · Open Access

The aim of this study is to investigate how the Question Answer Relationship (QAR) strategy can assist students in improving their reading comprehension. Using a onegroup pre-test and post-test design, the researcher employed a pre-experimental approach and collected data based on tests. The sample consisted of 30 eighth-grade students from MTs Hurrasul Aqidah Tarakan, selected through purposive sampling. The findings revealed that the use of the QAR strategy during instruction significantly improved the reading comprehension of the eighth-grade students. The average pretest score was 58.93, while the post-test score was 82.27. The significant result from the paired sample t-test was 0.000 0.05, which is smaller than the significance level, and the t-value (11.441) was higher than the t-table value (1.699). It can be concluded that the implementation of the QAR strategy in teaching reading comprehension is highly effective. Additionally, students showed increased interest and enthusiasm in learning when the QAR strategy was used.

Improving Students’ Vocabulary by Using Domino Cards Among Seventh-Grade Students at SMP Negeri 10 Tarakan

SARTIKA
2024 · Thesis · Open Access

This study aims to improve students' vocabulary mastery by using domino cards. The research was conducted at SMP Negeri 10 Tarakan, with the subjects being 30 students from class VII-4. The research employed a Classroom Action Research (CAR) method. The design of this action research is collaborative, involving the English teacher as a collaborator in the classroom. This research used the Kemmis and McTaggart model, which was implemented in two cycles, with each cycle consisting of the following stages: planning, acting, observing, and reflecting. The research instruments used were an observation checklist and a vocabulary test. The results of this study indicate that there was progress in students' vocabulary mastery, which can be seen from the vocabulary test scores. In the first cycle, the students' test results did not meet the success criteria, as only 70% of the students achieved the Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) or the learning outcome criteria. However, in the second cycle, 87% of the students achieved the KKTP, thus meeting the success criteria. The results from the observation checklist also show that both the teacher's and students' activities met the success criteria in every meeting. It can be concluded that the implementation of domino cards successfully improved vocabulary mastery among seventh-grade students at SMP Negeri 10 Tarakan.

Analisis Risiko Produksi Usahatani Cabai Rawit Di Kelurahan Mamburungan Timur Kota Tarakan

HAPRORI TRIANI BANUREA
2024 · Thesis · Open Access

Risiko produksi cabai rawit merujuk pada potensi masalah yang dapat mempengaruhi hasil produksi cabai rawit. Karena itu, dibutuhkan strategi untuk mengatasi risiko produksi berdasarkan tingkat dan sumber risiko yang dihadapi petani. Penelitian sumber risiko produksi cabai rawit di Kelurahan Mamburungan Timur Kota Tarakan bertujuan untuk (1) mengetahui karakteristik petani cabai rawit di Kelurahan Mamburungan Timur Kota Tarakan (2) mengetahui sumber-sumber risiko produksi cabai rawit di Kelurahan Mamburungan Timur Kota Tarakan (3).menganalisis tingkat risiko produksi cabai rawit di Kelurahan Mamburungan Timur Kota Tarakan (4) mengetahui strategi yang dapat mengurangi risiko produksi cabai rawit di Kelurahan Mamburungan Timur Kota Tarakan. Metode penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan sensus sampling dengan jumlah responden 24 orang petani cabai rawit di Kelurahan Mamburungan Timur. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis risiko produksi (koefisien variasi). Hasil dari penelitian ini tingkat risiko produksi cabai rawit CV = 0,036 0,5 yang berarti risiko kecil yang dihadapi petani cabai rawit adalah 3,6 % dari produksi rata-rata cabai rawit 1461 kg. sumber risiko yang dihadapi mencakup keadaan cuaca terutama curah hujan tinggi, serangan hama dan penyakit, luas lahan serta kualitas sumberdaya manusia.

BIOLOGI REPRODUKSI PADA IKAN TEMBANG (Sardinella lemuru) DI PERAIRAN KABUPATEN BULUNGAN

RISNA
2024 · Thesis · Open Access

Setiap makluk hidup mengalami reproduksi atau perkembangbiakan dalam siklus hidupnya, begitu juga dengan ikan yang memiliki kebiasaan, cara hidup, dan cara makan yang berbeda. Ikan melakukan reproduksi untuk mempertahankan populasinya di alam. Penelitian ini berfokus pada biologi reproduksi ikan tembang (Sardinella lemuru). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan mengetahui nisbah kelamin, tingkat kematangan gonad (TKG) dan indeks kematangan gonad (IKG) ikan Tembang di perairan Kabupaten Bulungan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2023 sampai dengan Februari 2024 menggunakan alat tangkap Surface trawl dan kelong (Guiding barrier) yang dilakukan di Perairan Kabupaten Bulungan dengan jumlah sampel 50 ekor, dimana ikan jantan sebanyak 17 ekor dan ikan betina sebanyak 33 ekor. Dari banyaknya ikan jantan dan betina maka perbandingan nisbah kelamin antara kelamin jantan dan kelamin betina adalah 1:1.94 Tingkah Kematangan Gonad (TKG) ikan Tembang jantan dan betina dominan TKG IV. Hasil pengamatan dan perhitungan terhadap nilai indeks kematangan gonad ikan Tembang dimana ikan jantan tertinggi sebesar 0,075% pada TKG IV dan terendah sebesar 0,014% pada TKG I. Sedangkan pada ikan Tembang betina nilai IKG tertinggi pada TKG IV sebesar 0,102 % dan terendah sebesar 0,006% pada TKG I.

UJI TANTANG PADA PL UDANG WINDU (Penaeus monodon) YANG DIBERI PROBIOTIK BERBEDA DENGAN BAKTERI Vibrio parahaemolyticus

STEVANI SURYATI
2024 · Thesis · Open Access

Abstrak Penyakit Vibriosis bersifat sangat akut serta ganas, karena dapat mengakibatkan kematian larva udang pada waktu yang singkat antara 1 hingga 3 hari sejak awal terinfeksi. Salah satu alternatif pencegahan terhadap penyakit Vibriosis adalah pemberian bakteri probiotik. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan probiotik dalam menghambat pertumbuhan bakteri V.parahaemolyticus yang akan berpengaruh terhadap laju pertumbuhan dan tingkat kelangsungan hidup post larva udang windu (P. monodon). Penelitian ini menggunakan RAL dengan 3 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan 1 pemberian probiotik kultur, perlakuan 2 pemberian probiotik komersil (EM4), dan perlakuan 3 tanpa pemberian probiotik. Penelitian dilakukan selama 66 hari dengan total masa pemeliharaan 51 hari, melakukan sampling 2 kali, kemudian di lanjut uji tantang selama 15 hari serta menghitung pengukuran panjang dan berat. Parameter kualitas air yang diukur pada penelitian ini meliputi suhu, salinitas, oksigen terlarut (DO), pH, dan amonia. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Anova dan disajikan dalam bentuk grafik. Didapatkan perlakuan terbaik adalah pemberian probiotik kultur dengan nilai panjang mutlak 1,83 cm, berat mutlak 0,5 gr, SGR 3,86 %, dan SR 72,5 %, dimana hasil ini memberikan pengaruh yang signifikan dari pada perlakuan lainnya.

Penerapan Sanksi Administrasi Terhadap Juru Parkir Ilegal di Kota Tarakan

RAESA ANJAINI
2024 · Thesis · Open Access

PENERAPAN SANKSI ADMINISTRASI TERHADAP JURU PARKIR ILEGAL DI KOTA TARAKAN Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui Penerapan Sanksi Administrasi terhadap juru parkir ilegal dan untuk mengetahui kendala hukum dalam penerapan Sanksi Administrasi terhadap juru parkir ilegal di Kota Tarakan berdasarkan Peraturan Daerah Kota Tarakan No 1 Tahun 2017 tentang Penyelenggara Perparkiran. Munculnya juru parkir ilegal di Kota Tarakan menyebabkan beberapa permasalahan salah satunya seperti kemacetan di sejumlah ruas jalan. Permasalahan ini kemudian ditindaklanjuti oleh pemerintah Kota Tarakan dengan upaya penertiban yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan sebagai unsur pelaksana dan Satuan Polisi Pamong Praja sebagai aparatur Pemerintah Daerah. Penerapan penertiban parkir yang kurang tentu akan berdampak pada arus lalu lintas. Masalah penertiban juru parkir ilegal masih menjadi tantangan bagi kebijakan pemerintah agar menciptakan peraturan yang tegas. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa penerapan sanksi administrasi terhadap juru parkir ilegal sudah pernah dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Tarakan No 1 Tahun 2017 tentang Penyelenggara Perparkiran. Namun terdapat kendala yang dihadapi oleh Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja terdapat pada kurangnya personil dan kendaraan saat melaksanakan penertiban dan minimnya tingkat kesadaran hukum, ketidakmampuan untuk berkomunikasi secara efektif, dan kurangnya motivasi untuk mengubah perilaku.

PENGARUH KARAKTERISTIK INFORMASI AKUNTANSI MANAJEMEN TERHADAP KINERJA MANAJERIAL (Studi pada PDAM Tirta Alam Kota Tarakan)

SERLI
2024 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karakteristik informasi akuntansi manajemen (broadscope, timeliness, aggregation, integration) terhadap kinerja manajerial PDAM Tirta Alam Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Populasi pada penelitian ini adalah direktur, dewan pengawas, manajer dan asisten manajer. Teknik pengambilan sampel adalah sampling jenuh sehingga sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh populasi sebanyak 31 responden. Metode pengumpulan data yang peneliti lakukan yaitu metode kuesioner dan diolah dengan menggunakan aplikasi SPSS 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik informasi akuntansi manajemen broadscope berpengaruh secara positif signifikan terhadap kinerja manajerial PDAM Tirta Alam Kota Tarakan menunjukkan bahwa dalam pengambilan keputusan, manajerial PDAM Tirta Alam Kota Tarakan membutuhkan informasi yang akurat dan cakupannya luas. Namun karakteristik informasi akuntansi manajemen timeliness, aggregation dan integration tidak berpengaruh terhadap kinerja manajerial PDAM Tirta Alam Kota Tarakan menunjukkan bahwa dalam pengambilan keputusan, informasi yang disampaikan tidak hanya tepat waktu, teragregasi dan terintegrasi tapi juga relevan untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik.

SANKSI ADMINISTRASI TERHADAP PARTAI POLITIK YANG MENGGUNAKAN IDENTITAS MASYARAKAT TANPA IZIN

MUHAMMAD NANDY KARTOSENTONO
2024 · Thesis · Open Access

Penggunaan identitas masyarakat tanpa izin merupakan tindakan yang tidak dibenarkan oleh hukum dan melanggar hak asasi manusia. Hal ini sering terjadi sebelum diadakannya perhelatan Pemilu, yang dimana dilakukan oleh para partai politik guna memenuhi syarat sebagai peserta konstentan pemilu. Adanya isu ini didapati dari tahapan verifikasi partai politik dan laporan dari masyarakat yang identitasnya tercantum dalam kepengurusan partai politik. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui sanksi yang diberikan kepada partai politik atas pelanggaran hukum terkait penggunaan identitas masyarakat tanpa izin serta perlindungan hukum terhadap masyarakat yang identitasnya digunakan tanpa izin. Penelitian ini menggunakan metode normatif dengan menggunakan pendekatan Perundang-undangan (Statue Approach), Konseptual (Conceptual Approach), dan Kasus (Case Approach). Berdasarkan penelitian ini, diperoleh beberapa point yaitu penggunaan identitas tanpa izin yang dilakukan oleh partai politik yang sangat merugikan bagi masyarakat terkhusus dalam mendaftar pekerjaan maupun bagi masyarakat yang ingin masuk ke partai yang mereka inginkan. Sehingga dalam hal ini bawaslu yang mempunyai kewenangan dalam memberikan sanksi administrasi. Dalam memberikan sanksi belum ada aturan yang tegas dan khusus terkait perlindungan hukum terhadap masyarakat terkhusus dalam peraturan pemilu, sehinggal hal ini bisa terulang kapan saja pada saat perhelatan pemilu. Dari hal ini diperlukan adanya pembentukan aturan baru sehingga memberikan efek jera terhadap partai politik yang masih menggunakan identitas masyarakat tanpa izin.

Pencegahan penyalahgunaan tanaman kecubung (datura metel) sebagai narkotika jenis baru

ELVINA DAMAYANTI
2024 · Thesis · Open Access

PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN TANAMAN KECUBUNG (DATURA METEL) SEBAGAI NARKOTIKA JENIS BARU Penelitian ini membahas mengenai Pencegahan Penyalahgunaan Tanaman Kecubung (Datura Metel) Sebagai Narkotika Jenis Baru bermaksud untuk menjawab dua rumusan masalah, yaitu Pertama, pengaturan terhadap penyalahgunaan narkotika jenis baru yang tidak masuk dalam lampiran Undang- Undang No. 35 Tahun 2009, Kedua pencegahan hukum terhadap penyalahgunaan tanaman kecubung yang tidak masuk dalam lampiran Undang-Undang No. 35 Tahun 2009. Skripsi ini merupakan penelitian normatif yang dilakukan dengan cara meneliti hukum dengan cara meneliti bahan pustaka atau data sekunder sebagai bahan dasar untuk diteliti yang dilakukan dengan cara mengadakan penelusuran terhadap peraturan-peraturan dan literatur-literatur yang berkaitan dengan masalah yang diteliti. Penelitian ini penulis menggunakan sumber bahan hukum primer dan sumber bahan hukum sekunder. Data sumber bahan hukum primer yaitu bahan hukum yang bersifat Autoritatif berupa peraturan perundang- undangan, dan bahan hukum sekunder yaitu bahan hukum yang tidak mengikat tetapi menjelaskan mengenai bahan hukum primer yang merupakan hasil olahan pendapat atau pikiran para pakar atau ahli yang mempelajari suatu bidang tertentu secara khusus yang Akan memberikan petunjuk kemana penelitian akan mengarah berupa literatur-literatur dari buku-buku, karya ilmiah yang membahas isu hukum serupa dan website serta situs-situs resmi lainnya. Penulis dapat menyimpulkan bahwa tanaman kecubung (Datura Metel) bukan termasuk dalam kategori narkotika yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 meskipun memiliki efek halusinasi, pusing yang berkepanjangan, bahkan muntah-muntah. Oleh karena itu bahaya dari efek tanaman tersebut memerlukan aturan yang mengatur larangan untuk mengkonsumsi tanaman tersebut atau larangan untuk tanaman tersebut tidak tumbuh bebas agar tidak disalahgunakan. Kedua, perlu adanya pencegahan hukum terhadap penyalahgunaan tanaman kecubung mengingat belum ada kejelasan dalam undang-undang.

DIFFERING VOCABULARY MASTERY AND GRAMMAR ABILITY BETWEEN THE 2013 CURRICULUM OF THE ELEVENTH-GRADE STUDENTS OF SMAN 1 MALINAU AND THE MERDEKA CURRICULUM OF ELEVENTH-GRADE STUDENTS OF SMAN 3 MALINAU

SURIYANA
2024 · Thesis · Open Access

This study aimed to determine the differences in vocabulary mastery and grammar ability between eleventh-grade students taught under the 2013 Curriculum at SMAN 1 Malinau and those taught under the Merdeka Curriculum at SMAN 3 Malinau during the 2023/2024 academic year. A causal-comparative research design was used, with 31 students from each school selected through purposive sampling. The TOEIC test was employed as the instrument to assess both vocabulary mastery and grammar ability. Since the data were not normally distributed, further analysis was conducted using the Mann-Whitney U Test, with data processed using SPSS version 24.0. The findings revealed a significant difference in both vocabulary mastery and grammar ability between students from the two schools. Students at SMAN 1 Malinau, who followed the 2013 Curriculum, outperformed their peers at SMAN 3 Malinau, who were taught using the Merdeka Curriculum. Specifically, the mean score for vocabulary mastery was 69.55 for SMAN 1 Malinau students, compared to 45.61 for SMAN 3 Malinau students. Similarly, the grammar ability test results showed a mean score of 76.39 for SMAN 1 Malinau students, whereas SMAN 3 Malinau students averaged 43.35. The Mann-Whitney test confirmed these differences, with a p-value of 0.00. These results indicated that the 2013 Curriculum yielded better outcomes in vocabulary and grammar attainment than the Merdeka Curriculum. The differences observed in this study can be attributed to variations in teaching methods and instructional media used in the two schools.

A Comparative Study on The Eleventh Grade Students' Speaking Skill Between Merdeka Curriculum and 2013 Curriculum In SMAN 1 Nunukan and SMAN 2 Nunukan

SUNDARI IGAMARDANI
2024 · Thesis · Open Access

This study aimed to determine whether there was a significant difference in English speaking skill between the eleventh-grade students at SMAN 1 Nunukan, which applied the Merdeka Curriculum, and SMAN 2 Nunukan which implemented the 2013 curriculum. A causal-Comparative research design was employed, with a sample of 114 students selected through purposive sampling. The research instrument consisted of an 11-item speaking test adopted from TOEIC Collins Speaking Test. The data, thouh not normally distributed, were found to be homogeneous, and as a result, the Mann-Whitney U Test was used for analysis. The two schools, as indicated by a p-value pf 0.000. Students from SMAN 1 Nunukan following the Merdeka Curriculum, achieved a mean score of 125.32 corresponding on TOEIC level 6 and CEFR level B1 (Intermediate). In contrast, students from SMAN 2 Nunukan, using the 2013 Curriculum, averaged 92.12, placing them at TOEIC level 4 and CEFR level A2 (Elementary). The effect size was calculated at 0.361, indicating a medium-level difference between the groups. This difference in speaking skill might be attributed to the differences in the two curricula, with Merdeka Curriculum offering greater flexibility in teaching and learning approaches, whereas the 2013 Curriculum tended to be more structured and systematic.

Pengaruh Waktu Aplikasi Kitosan Terhadap Induksi Ketahanan Cabai Rawit (Capsicum Annum) Pada Serangan Antraknosa

RISNAWATI BINTI RAHMAN
2024 · Thesis · Open Access

Penyakit antraknosa adalah salah satu penyakit yang menyerang tanaman cabai dan dapat menyebabkan kehilangan hasil produksi lebih dari 50%. Salah satu pengendalian antraknosa adalah dengan fungisida bahan organik seperti kitosan. Kitosan diketahui dapat merusak DNA jamur. Kitosan diketahui juga dapat menginduksi ketahanan tanaman terhadap serangan patogen karena kitosan berkaitan dengan SAR (Systemic Acquired Resistance). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu aplikasi kitosan yang efektif dalam menekan intensitas serangan penyakit antraknosa. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) satu faktor dengan 10 perlakuan dan 3 ulangan dengan perlakuan yaitu : P0 (-) (Tanpa inokulasi patogen dan tanpa pengendalian), P0 (+) (Inokulasi patogen dan tanpa pengendalian), P1 (Aplikasi fungisida 2 minggu sebelum inokulasi patogen), P2 (Aplikasi fungisida bersamaan dengan inokulasi patogen), P3 (Aplikasi fungisida 1 minggu setelah inokulasi patogen), P4 (Aplikasi fungisida 2 minggu setelah inokulasi patogen), P5 (Aplikasi kitosan 2 minggu sebelum inokulasi patogen), P6 (Aplikasi kitosan bersamaan dengan inokulasi patogen), P7 (Aplikasi kitosan 1 minggu setelah inokulasi patogen), P8 (Aplikasi kitosan 2 minggu setelah inokulasi patogen). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P0(-) dan P5 memiliki intensitas serangan buah yang rendah dibandingkan perlakuan lain dan berbeda nyata dengan perlakuan P0 (+) dan pada parameter intensitas serangan pada daun perlakuan P0 (-) berbeda nyata terhadap semua perlakuan. Pada parameter efektivitas pengendalian pada intensitas serangan buah menunjukkan perlakuan P5 memiliki nilai efektivitas pengendalian tertinggi sebesar 19,48% dan pada parameter efektivitas pengendalian pada intensitas serangan daun menunjukkan efektivitas pengendalian P1 memiliki nilai tertinggi sebesar 17,538%. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa pada parameter berat basah dan berat kering tanaman perlakuan kitosan P5 dan perlakuan fungisida P2 menunjukkan hasil yang lebih baik jika dibandingkan perlakuan kitosan dan perlakuan fungisida lainnya.

Perlindungan Hukum Terhadap Korban Pemerkosaan Yang Berakibat Hamil

NIRMALA
2024 · Thesis · Open Access

Tindak pidana kekerasan seksual merupakan salah satu contoh dari perilaku menyimpang, keberadaan nilai yang begitu menentukan sikap atau perilaku seseorang ini bersifat abstrak dikarenakan wujud dan bentuk dari nilai itu sendiri sudah merupakan anugerah dari Tuhan yang maha kuasa. Namun demikian, meskipun bersifat abstrak tidak berarti keberadaan nilai ini tidak dapat dipahami secara jelas atau tidak menentu. Pelaku kejahatan pemerkosaan ini dapat terjadi dimana saja dan dapat membuat para korban mengalami trauma hingga berujung hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum terhadap korban pemerkosaan yang berakibat hamil dan untuk mengetahui pertanggungjawaban pidana terhadap korban pemerkosaan yang berakibat hamil. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah normatif yang merupakan penelitian hukum untuk menemukan, membedah, menganalisi dan menafsirkan aturan, prinsip-prinsip hukum, doktrin-doktrin, dan literatur-literatur hukum untuk menjawab isu hukum yang diteliti serta wawancara. Data yang diperoleh melalui wawancara mendalam dengan Hakim Pengadilan Negeri Nunukan dan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mengenai kasus pemerkosaan yang telah terjadi di Kabupaten Nunukan. Hasil penilitian menunjukan bahwa aturan hukum yang mengatur tentang hak-hak korban tindak pidana dalam hal perlindungan hukum terhadap korban pemerkosaan yang berakibat hamil ini sudah cukup didapatkan oleh para korban namun dalam pada prakteknya pelindungan terhadap hak-hak korban dalam pemulihan kerugian baik secara fisik, psikis maupun materil tidak diterapkan sebagaimana mestinya dalam aturan hukum positif.. Penelitian ini juga menemukan bahwa aparat penegak hukum harus lebih aktif dalam memberikan sosialisasi mengenai perlindungan hukum terhadap korban pemerkosaan yang berakibat hamil.