Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

6.832 item publik

Publikasi

Halaman 244 dari 342

Pengembangan Instrumen Tes Higher Order Thinking Skill (HOTS) Matematika SMA dengan Konteks Kehidupan Tanjung Palas

SITI JULAIHA
2022 · Book · Open Access

Kemampuan peserta didik dalam menyelesaikan tes yang menuntut proses berpikir tingkat tinggi masih sangat kurang. Salah satu faktor penyebabnya adalah peserta didik kurang terlatih dalam menyelesaikan tes yang mengukur HOTS. Tujuan penelitian ini, yaitu 1) menyusun konstruk instrumen tes HOTS matematika SMA dengan konteks kehidupan Tanjung Palas, 2) mengembangkan instrumen tes HOTS matematika SMA dengan stimulus berupa konteks kehidupan masyarakat Tanjung Palas, dan 3) menganalisis kualitas butir tes HOTS yang dikembangkan ditinjau dari validitas, reliabilitas, dan karakteristik butir tes. Model penelitian yang digunakan adalah Design and Development (D&D) dalam bidang psikometri dengan tahap-tahap mengacu pada model pengembangan instrumen yang dikembangkan oleh Oriondo dan Antonio. Instrumen tes HOTS yang dikembangkan terdiri dari konstruk instrumen, kisi-kisi, kartu soal, butir tes, kunci jawaban, pedoman penskoran, dan pembahasan. Instrumen tes HOTS yang dikembangkan berupa Two Tier Multiple Choice (TTMC) sebanyak 7 butir. Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI dan XII SMA Negeri 1 Tanjung Palas tahun pelajaran 2021/2022. Data skor peserta tes yang diperoleh dianalisis dengan pendekatan teori respon butir menggunakan Graded Response Model (GRM) 2-Parameter Logistic (PL) menggunaan bantuan program R. Semua butir tes memiliki bukti validitas isi dengan indeks V_Hitung melebihi V_Tabel(0,75), yaitu 0,850–0,979. Koefisien reliabilitas diestimasi berdasakan pendekatan teori respon butir, yaitu fungsi informasi tes. Fungsi informasi tes HOTS yang dikembangkan secara keseluruhan memberikan informasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan kesalahan pengukurannya dengan titik perpotongan berada pada rentang kemampuan -5,20 sampai +3,30. Tingkat kesulitan butir terletak antara –4,848 sampai dengan 5,097 dengan rata-rata 0,0136 dan indeks daya pembeda butir terletak antara –0,658 sampai dengan 3,993. Instrumen tes HOTS yang dihasilkan dapat digunakan untuk mengukur HOTS peserta didik pada materi program linear dan dijadikan informasi bagi para guru/calon guru tentang cara mengembangkan instrumen tes HOTS matematika SMA dengan konteks kehidupan Tanjung Palas.

Pengaruh Hafalan Al-Qur'an Terhadap Hasil Belajar Matematika Pada Siswa Kelas VIII SMP Islam Terpadu Ulul Albab Tarakan

ROSDIANA
2022 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Hafalan Al-Qur’an terhadap Hasil Belajar Matematika pada siswa kelas VIII SMP Islam Terpadu Ulul Albab Tarakan. Peneltian ini dilakukan di sekolah SMP Islam Terpadu Ulul Albab Tarakan di kelas VIII Semester ganjil tahun ajaran 2021/2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian ini sebanyak 78 sampel dari 100 populasi dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik stratified random sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi, yaitu daftar nilai-nilai Hafalan Al-Qur’an siswa kelas VIII dan Hasil Belajar Matematika siswa kelas VIII pada nilai PTS, data yang diperoleh diolah dengan bantuan aplikasi SPSS 22.0. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara hafalan Al-Qur’an dengan Hasil Belajar Matematika siswa kelas VIII SMP Islam Terpadu Ulul Albab Tarakan dengan persamaan regresi = 30,541 + 0,499X. Berdasarkan hasil perhitungan koefesien determinan R2, diketahui bahwa Hafalan Al-Qur’an memberikan pengaruh terhadap Hasil Belajar Matematika sebesar 33,6% pada siswa kelas VIII SMP Islam Terpadu Ulul Albab Tarakan.

Identifikasi Gaya Belajar Siswa Kelas V SD Negeri 037 Tarakan

NUR FAJRIANI
2022 · Book · Open Access

Setiap siswa cenderung memiliki gaya belajar yang berbeda-beda yang berguna untuk pembelajaran dan berkomunikasi. Oleh karena itu, memperhatikan gaya belajar siswa adalah hal yang penting untuk mengoptimalkan pengembangan kompetensi siswa. Berkaitan dengan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gaya belajar siswa kelas V SD Negeri 037 Tarakan pada tahun ajaran 2021/2022. Penelitian ini adalah penelitian jenis kuantitatif, dengan menggunakan metode survei. Variabel penelitian ini yaitu identifikasi gaya belajar siswa. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 037 Tarakan tahun ajaran 2021/2022 dengan jumlah keseluruhan yaitu sebanyak 41 siswa yang terdiri dari kelas VA yang berjumlah 19 siswa dan VB berjumlah 22 siswa. Adapun yang mengisi angket gaya belajar yaitu sebanyak 40 siswa, dan yang tidak mengisi sebanyak 1 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu penyebaran angket. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket gaya belajar siswa. Gaya belajar yang diidentifikasi pada penelitian ini yaitu gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah menggunakan metode analisis data deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian pada siswa kelas V SD Negeri 037 Tarakan tahun ajaran 2021/2022 memiliki kecenderungan gaya belajar visual, dilihat dari persentase gaya belajarnya yaitu sebesar 67.5% gaya belajar visual dalam kategori tinggi. Sementara itu, gaya belajar auditori termasuk dalam kategori sedang dengan persentase 57.5%. Gaya belajar kinestetik termasuk dalam kategori sedang dengan persentase sebesar 47.5%. Hasil penelitian menunjukkan, dari 40 siswa diperoleh hasil bahwa 22 siswa memiliki gaya belajar visual, 6 siswa memiliki gaya belajar auditori, 10 siswa memiliki gaya belajar kinstetik, dan terdapat 2 siswa yang memiliki gaya belajar campuran dari visual dan kinestetik.

PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN KONSENTRASI BELAJAR DI MASA PANDEMI COVID-19 SISWA KELAS IV SDN 021 TARAKAN

NUNING LAILASIYAM
2022 · Book · Open Access

PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN KONSENTRASI BELAJAR DI MASA PANDEMI COVID-19 SISWA KELAS IV SDN 021 TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam meningkatkan konsentrasi belajar dan mengkaji factor penghambat gangguan konsentrasi belajar di masa pandemic covid-19 siswa kelas IV. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SDN 021 Kampung Baru Kecamatan Tarakan Tengah. Penelitian ini melibatkan guru Sekolah Dasar, kepala sekolah, dan siswa. Adapun tahapan menganalisis data dilakukan dengan cara yaitu: 1) Data Reduction, 2) Data Display, 3)Conclusion. Dari hasil penelitian dapat dipahami bahwa dalam meningkatkan konsentrasi belajar siswa di masa pandemi covid-19 dibutuhkan peran aktif guru. Guru harus mampu dan jeli dalam mendampingi dan memberikan arahan agar siswa selalu dalam kondisi fisik dan psikis yang baik pada saat belajar, menyediakan fasilitas, berinovasi seperti menggunakan berbagai metode pembelajaran maupun membuat media pembelajaran, dan memotivasi siswa agar semangat belajar. Konsentrasi sangat berpengaruh pada keberhasilan belajar siswa, namun apabila siswa tidak dapat berkonsentrasi maka akan berpengaruh pada hasil belajar siswa. Hal ini disebabkan karena adanya gangguan konsentrasi belajar pada siswa yang berasal dari faktor eksternal dan internal.

Pengembangan Media Fun Thinker Book Pada Kelas V Tema 3 Subtema 2 di SDS Muhammadiyah 3 Al-Hilal Tarakan

RIZAL EFFENDY
2022 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelejaran fun thinker book dan mengetahui kelayakan yang ditinjau dari ahli validasi dan tingkat kelayakan yang tinjau dari respon siswa terhadap media pembelajaran yang dikembangkan pada tema 3 subtema 2 pentingnya makanan sehat pada kelas 5 SDS Muhammadiyah 3 Al-Hilal Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D) yang bertujuan menghasilkan produk dengan model penelitian dan pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penggunaan model penelitian tersebut bertujuan untuk menghasilkan produk media pembelajaran yang layak. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu, observasi, wawancara, dan lembar validasi, lembar angket respon siswa mengenai media pembelajaran. Produk media pembelajaran fun thinker book yang dikembangkan berupa buku berbingkai yang memiliki ubin berjumlah 9 ubin, di dalam buku tersebut berisikan 6 pembelajaran yang dapat dipelajari menggunakan bingaki dan ubin. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli materi sebersar 92%, ahli media 92,8%, ahli praktisi 95%. Hasil angket respon siswa pada uji coba terbatas sebesar 97,6% dan uji coba lapangan sebesar 98,55%. Hasil validasi ahli materi, ahli media, ahli praktisi menunjukan bahwa media fun thinker book sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil angket respon siswa mengenai media pembelajaran pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan menunjukan bahwa tingkat ketertarikan media yang ditinjau oleh respon siswa mengenai media fun thinker book sangat layak.

DESKRIPSI KARAKTERISTIK GAYA BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK PADA MASA PANDEMI COVID 19 KELAS IV-A SD NEGERI TERPADU UNGGULAN 1 TANA TIDUNG

DWI SARTIKA
2022 · Book · Open Access

DESKRIPSI KARAKTERISTIK GAYA BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK PADA MASA PANDEMI COVID 19 KELAS IV-A SD NEGERI TERPADU UNGGULAN 1 TANA TIDUNG Dwi Sartika1,Agustinus Toding Bua2,Dedi Kusnadi3 Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan Jl. Amal Lama, No 1-Kode Pos No.77123-Tarakan Email: [email protected], [email protected] ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan karakteristik gaya belajar siswa di kelas IV-A dalam pembelajaran Tematik pada Masa Pandemi Covid 19 SDN Terpadu Unggulan 1 Tana Tidung. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian mendeskripsikan bahwa gaya belajar siswa memiliki kecenderungan gaya belajar visual. Adapun karakteristik yang menggambarkan gaya belajar visual siswa di kelas IV-A dalam pembelajaran Tematik pada Masa Pandemi Covid 19 SDN Terpadu Unggulan 1 Tana Tidung adalah siswa lebih mudah memahami dan mengingat ketika ada contoh berupa gambar, ketika belajar dapat memahami jika membaca daripada dibacakan, memerlukan membaca buku dengan mengulangi sebanyak 2 kali saat belajar dengan tujuan agar dapat memahami apa yang dibaca, saat belajar menjadi semangat dan percaya diri ketika penampilan rapi, tempat duduk teratur, merasa terganggu saat susasana berisik, dapat belajar berkonsentrasi jika materi pelajaran menggunakan contoh gambar. Adapun dalam pembelajaran Daring yang digunakan siswa adalah situs/aplikasi untuk membantu siswa menerima materi pelajaran yaitu berupa aplikasi Whatsapp, fasilitas yang gunakan berupa handphone, serta bahan ajar seperti lembar aktivitas siswa.

Persepsi Guru Sekolah Dasar Terhadap Kesulitan Belajar Matematika Siswa

ADELIA SYAFANI MEYDINNIA
2022 · Book · Open Access

PERSEPSI GURU SEKOLAH DASAR TERHADAP KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya kesulitan belajar matematika yang dialami siswa. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan persepsi guru sekolah dasar terhadap kesulitan belajar matematika siswa. Penelitian ini melibatkan 39 guru Sekolah Dasar (SD) dari sekolah yang berada di Kelurahan Pantai Amal. Data dikumpulkan melalui kuesioner terbuka dan wawancara mendalam dengan enam guru sekolah dasar mewakili tipe dilakukan sebagai proses triangulasi. Data dianalisis secara kualitatif untuk mendeskripsikan bagaimana persepsi guru sekolah dasar terhadap kesulitan belajar matematika siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa guru tidak mengalami kesulitan selama proses pembelajaran matematika tetapi siswa terkadang tidak aktif, diam dan pasif dan cenderung tidak mengerti dengan materi yang telah disampaikan. Guru dapat mengetahui adanya kesulitan yang di alami oleh siswa dengan pemberian tugas secara langsung dan melihat nilai siswa yang tidak sesuai dengan KKM. Dengan begitu guru akan memberikan bimbingan secara khusus kepada siswa yang mengalami kesulitan. Selain itu, guru menjelaskan materi secara berulang-ulang dan aktif memberikan latihan soal. Selama proses pembelajaran guru menggunakan media pembelajaran, alat peraga dan metode yang menarik agar siswa tidak mengalami kesulitan dalam pembelajaran. Pihak-pihak yang juga terlibat mengenai adanya kesulitan belajar matematika yang utama adalah guru dan orang tua. Selain itu terdapat kerabat terdekat, teman sebaya dan juga perlu adanya dukungan dari komunitas edukasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan diagnostik guru masih perlu dukungan terutama dalam mendiagnosis adanya kesulitan belajar matematika yang di alami oleh siswa.

Hubungan Motivasi Belajar dan Bimbingan Orang Tua dengan Kesiapan Belajar Siswa Kelas V SDN Utama 2 Tarakan di Masa Pembelajaran Daring

AGUSTINUS
2022 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar dan bimbingan orang tua dengan kesiapan belajar siswa kelas V SDN Utama 2 Tarakan di masa pembelajaran daring. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Utama 2 Tarakan tahun ajaran 2020/2021 dengan jumlah 177 siswa. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis korelasi sederhana untuk menguji hubungan antara motivasi belajar dengan kesiapan belajar dan bimbingan orang tua dengan kesiapan belajar. Untuk menguji hubungan antara motivasi belajar dan bimbingan orang tua secara simultan terhadap kesiapan belajar digunakan analisis korelasi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) besarnya korelasi antara motivasi belajar dengan kesiapan belajar sebesar 0,698 > rtabel 0,124 maka hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Data Hipotesis ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara motivasi belajar dengan kesiapan belajar siswa. Siswa yang memiliki motivasi belajar yang tinggi akan mempersiapkan dengan baik segala sesuatu yang diperlukan dalam proses pembelajaran. (2) besarnya korelasi antara bimbingan orang tua dengan kesiapan belajar sebesar 0,643 > rtabel 0,124 maka hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Data Hipotesis ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara bimbingan orang tua dengan kesiapan belajar siswa. Bimbingan yang diberikan orang tua berperan besar dalam terbentuknya kesiapan belajar siswa. Meningkatnya bimbingan orang tua akan diikuti dengan peningkatan kesiapan belajar siswa. (3) besarnya korelasi antara motivasi belajar dan bimbingan orang tua terhadap kesiapan belajar sebesar 0,789 > rtabel 0,124 maka hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Data Hipotesis ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara motivasi belajar dan bimbingan orang tua secara bersama-sama dengan kesiapan belajar siswa. Siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi yang kemudian dibimbing dengan baik oleh orang tua maka kesiapan belajar yang ditunjukkan akan sangat baik.

Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Melalui Model Pembelajaran Discovery Learning pada Siswa Kelas XII IIS-4 SMA Negeri 3 Tarakan

RIA NURHALIMAH
2022 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa melalui model pembelajaran discovery learning pada siswa kelas XII IIS-4 SMA Negeri 3 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2020/2021 di SMA Negeri 3 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII IIS-4 SMA Negeri 3 Tarakan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen tes kemampuan pemahaman konsep matematis siswa, lembar observasi keterlaksanaan kegiatan pembelajaran oleh guru dan siswa. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data tes kemampuan pemahaman konsep matematis, data hasil observasi keterlaksanaan kegiatan pembelajaran oleh guru dan siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, yang terdiri dari 3 pertemuan pada setiap siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada siklus I sebesar 66,67% dan siklus II mengalami peningkatan menjadi 80,56% dengan indikator keberhasilan minimal 70% siswa kelas XII IIS-4 SMA Negeri 3 Tarakan memiliki kemampuan pemahaman konsep matematis dengan kategori minimal baik. Berdasarkan hasil penelitian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas XII IIS-4 SMA Negeri 3 Tarakan.

PENGARUH KEPERCAYAAN DIRI SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 1 KRAYAN

MAYA ANGGELINA
2022 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh kepercayaan diri terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IX SMP Negeri 1 Krayan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2021/2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode survey. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 1 Krayan. Sampel penelitian ini berjumlah 76 siswa di kelas IX SMP Negeri 1 Krayan yang diambil menggunakan teknik non probability sampling dengan Teknik pengambilan sampel yaitu sampling jenuh. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menyebarkan kuesioner kepercayaan diri dan tes dalam bentuk uraian. Data yang diperoleh diolah dengan program pengolahan statisik yaitu menggunakan aplikasi SPSS 25.0. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh kepercayaan diri siswa terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IX SMP Negeri 1 Krayan dengan persamaan regresi sederhana menunjukan Ŷ = 95,298 – 0,383X. Berdasarkan hasil perhitungan koefisien determinasi, diketahui bahwa kepercayaan diri memberikan pengaruh sebesar 6% terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IX SMP Negeri 1 Krayan.

IDENTIFIKASI KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS DITINJAU DARI MINAT BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IX SMP CITRA BANGSA TARAKAN

AGUSTINE ULFHIANI TODING
2022 · Book · Open Access

IDENTIFIKASI KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS DITINJAU DARI MINAT BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IX SMP CITRA BANGSA TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep matematis dan setiap indikatornya ditinjau dari minat belajar matematika siswa kelas IX SMP Citra Bangsa Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Citra Bangsa Tarakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Citra Bangsa Tarakan. Sampel pada penelitian ini berjumlah 15 siswa kelas IX yang diambil menggunakan sampling jenuh. Teknik pengambilan data yang digunakan berupa tes dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan minat belajar matematika tinggi memiliki kemampuan pemahaman konsep matematis sedang dengan nilai rata-rata 65,11. Rincian setiap indikator 87,50 pada indikator menyatakan ulang sebuah konsep, 81,25 pada indikator mengklasifikasi objek menurut sifat-sifat tertentu, 81,25 pada indikator memberikan contoh dan bukan contoh, 50,00 indikator menyajikan konsep dalam bentuk representasi, 33,33 pada indikator mengembangkan syarat perlu atau syarat cukup, dan 56,25 pada indikator menggunakan, memanfaatkan dan memilih prosedur operasi tertentu. Siswa dengan minat belajar matematika sedang memiliki kemampuan pemahaman konsep matematis sedang dengan nilai rata-rata 58,91. Rincian setiap indikator 67,86 pada indikator menyatakan ulang sebuah konsep, 69,64 pada indikator mengklasifikasi objek menurut sifat-sifat tertentu, 62,50 pada indikator memberikan contoh dan bukan contoh, 44,64 pada indikator menyajikan konsep dalam bentuk representasi, 46,43 pada indikator mengembangkan syarat perlu atau syarat cukup, dan 64,29 indikator menggunakan, memanfaatkan dan memilih prosedur operasi tertentu. Siswa dengan minat belajar matematika rendah memiliki nilai kemampuan pemahaman konsep matematis rendah dengan nilai rata-rata 49,46. Rincian setiap indikator 68,75 pada indikator menyatakan ulang sebuah konsep, 78,13 pada indikator mengklasifikasi objek menurut sifat-sifat tertentu, 65,63 indikator memberikan contoh dan bukan contoh, 34,38 pada indikator menyajikan konsep dalam bentuk representasi, 00,00 pada indikator mengembangkan syarat perlu atau syarat cukup, dan 50,00 pada indikator menggunakan, memanfaatkan dan memilih prosedur operasi tertentu.

Pengaruh Sikap Siswa Dan Kemandirian Belajar Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa SMP Negeri 10 Tarakan

SANIA LETEK OLA
2022 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: pengaruh sikap siswa terhadap prestasi belajar matematika siswa; pengaruh kemandirian belajar terhadap prestasi belajar matematika siswa; pengaruh sikap siswa dan kemandirian belajar terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas IX SMP Negeri 10 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2021/2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode survey. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 88 siswa di kelas IX SMP Negeri 10 Tarakan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menyebarkan kuesioner sikap siswa dan kemandirian belajar siswa dan dokumen penilaian tengah semester (PTS) semester ganjil tahun ajaran 2021/2022. Data yang diperoleh diolah dengan program pengolahan statistik yaitu menggunakan aplikasi SPSS 23.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh secara parsial antara sikap siswa terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas IX SMP Negeri 10 Tarakan dengan persamaan regresi Ŷ = 32, 924 + 0, 638 X1, dan terdapat pengaruh secara parsial kemandirian belajar terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas IX SMP Negeri 10 Tarakan dengan persamaan regresi Ŷ = 35, 660 + 0, 590 X2. Selain itu hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara sikap siswa dan kemandirian belajar terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas IX SMP Negeri 10 Tarakan, dengan persamaan regresi Ŷ = 33, 837 + 0, 724X1 - 0, 098X2.

PENGARUH PERENDAMAN AIR AKI TERHADAP PERKECAMBAHAN BENIH PADI (Oriza sativa L) LOKAL TARAKAN KALIMANTAN UTARA

ARIYANSYAH
2022 · Book · Open Access

Abstrak Padi merupakan komoditas utama di Indonesia karena dijadikan makanan utama. Kendala pada biji yaitu terdapat kulit ari yang dapat menghambat proses perkecambahan. Salah satu cara untuk mempercepat perkecambahan yaitu dengan air aki. Air aki yang digunakan dengan konsentrasi paling tinggi 35%. Tujuan penelitian ini adalah melihat pengaruh perendaman air aki terhadap perkecambahan benih padi lokal asal Tarakan Kalimantan Utara. Penelitian menggunakan rancangan acal Lengkap 1 faktor dengan 8 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuannya yaitu P1 (padi IR 36 Konsentrasi air aki 35%), P2 (padi IR 36 Konsentrasi air aki 30%), P3 (padi IR 36 Konsentrasi air aki 25%), P4 (padi IR 36 Konsentrasi air aki 20%), P5 (padi IR 36 Konsentrasi air aki 15%), P6 (padi IR 36 Konsentrasi air aki 10%), P7 (padi IR 36 Konsentrasi air aki 5%), dan P8 (padi IR 36 Konsentrasi air aki 0%). Parameter penelitian yaitu daya kecambah, laju perkecambahan, potensi tumbuh, kecepatan tumbuh, tinggi kecambah, panjang akar terpanjang dan jumlah akar. Hasil penelitian menunjukkan parameter daya kecambah, potensi tumbuh, laju perkecambahan dan kecepatan tumbuh tidak ada perbedaan pada semua perlakuan. Pengamatan tinggi kecambah perlakuan P1 dengan nilai 4,17 cm memiliki nilai tertinggi dan berbeda nyata terhadap semua pengamatan lainnnya. Pengamatan panjang akar terpanjang perlakuan P1 dengan nilai 2,77 cm memiliki nilai tertinggi dan berbeda nyata terhadap perlakuan P5, P6, P7 dan P8 tetapi tidak berbeda nyata terhadap perlakuan P2, P3 dan P4. Pengamatan jumlah akar perlakuan p1 dengan nilai 4,59 helai memiliki nilai tertinggi dan berbeda nyata terhadap semua pengamatan lainnnya.

TANGGUNG GUGAT PENYELENGGARA PENYEDIA JALAN TERHADAP KECELAKAAN LALU LINTAS YANG TERJADI AKIBAT KERUSAKAN JALAN (STUDI KASUS PUTUSAN 2750 K/PDT/2015.)

NASDAR
2022 · Book · Open Access

Jalan akses pendukung untuk terlaksana kegiatan masyarakat khususnta dalam hal transportasi,jalan juga dapat dikata kan pendukung utama baik itu perorangan atau pun masyarakat umum untuk untuk kesejatraan bersama dalam hal pembangunan infrastruktur jalan. Akses jalan yang telah rusak baik karena faktor alam atau pun faktor manusia itu sendiri adalah hal yang lazim akan tetapi jika tidak diperbaiki secara cepat maka akan berakibat pada jatuhnya korban jiwa atau bahkan kecelakaan lalu lintas lainnya. Jalan yang tidak memadai untuk dilalui dapat mengakibat kan korban yang tidak hanya korban mengalami cacat fisik juga dapat menghilang kan nyawa korban. Pasal 1365 KUHperdata yang berbunyi tiap perbuatan yang melawan hukum dan membawa kerugian pada orang lain mewajibkan orang yang menimbulkan kerugian itu karena kesalahannya untuk mengantikan kerugian tersebut. Kasus putusan 2750 K/Pdt/2015 salah satu kasus yang diakibatkan rusaknya jalan hingga mengakibatkan korban, saat itu korban sedang mengendarai sepeda motor, kecelakaan yang di alami merupakan kecelakaan tunggal, ia terjatuh setelah terjungkal di jalan yang longsor dan masuk kejurang jalan longsor kedalaman 5 (lima) meter yang mengakibatkan Santun Silaban yang selanjutnya di sebut korban mengalami luka berat dan meninggal dunia di tempat kejadian.Akses jalan yang telah rusak baik karena faktor alam atau pun faktor manusia itu sendiri adalah hal yang lazim akan tetapi jika tidak diperbaiki secara cepat maka akan berakibat pada jatuhnya korban jiwa atau bahkan kecelakaan lalu lintas lainnya. Jalan yang tidak memadai untuk dilalui dapat mengakibat kan korban yang tidak hanya korban mengalami cacat fisik juga dapat menghilang kan nyawa korban. Pasal 1365 KUHperdata yang berbunyi tiap perbuatan yang melawan hukum dan membawa kerugian pada orang lain mewajibkan orang yang menimbulkan kerugian itu karena kesalahannya untuk mengantikan kerugian tersebut. Kasus putusan 2750 K/Pdt/2015 salah satu kasus yang diakibatkan rusaknya jalan hingga mengakibatkan korban, saat itu korban sedang mengendarai sepeda motor, kecelakaan yang di alami merupakan kecelakaan tunggal, ia terjatuh setelah terjungkal di jalan yang longsor dan masuk kejurang jalan longsor kedalaman 5 (lima) meter yang mengakibatkan Santun Silaban yang selanjutnya di sebut korban mengalami luka berat dan meninggal dunia di tempat kejadian.Akses jalan yang telah rusak baik karena faktor alam atau pun faktor manusia itu sendiri adalah hal yang lazim akan tetapi jika tidak diperbaiki secara cepat maka akan berakibat pada jatuhnya korban jiwa atau bahkan kecelakaan lalu lintas lainnya. Jalan yang tidak memadai untuk dilalui dapat mengakibat kan korban yang tidak hanya korban mengalami cacat fisik juga dapat menghilang kan nyawa korban. Pasal 1365 KUHperdata yang berbunyi tiap perbuatan yang melawan hukum dan membawa kerugian pada orang lain mewajibkan orang yang menimbulkan kerugian itu karena kesalahannya untuk mengantikan kerugian tersebut. Kasus putusan 2750 K/Pdt/2015 salah satu kasus yang diakibatkan rusaknya jalan hingga mengakibatkan korban, saat itu korban sedang mengendarai sepeda motor, kecelakaan yang di alami merupakan kecelakaan tunggal, ia terjatuh setelah terjungkal di jalan yang longsor dan masuk kejurang jalan longsor kedalaman 5 (lima) meter yang mengakibatkan Santun Silaban yang selanjutnya di sebut korban mengalami luka berat dan meninggal dunia di tempat kejadian.Bentuk Tanggung Jawab Pemerintah Atas Penyelenggaraan Dan Pemeliharaan Jalan. Pasal 1ayat (9) dan Pasal 1 ayat (14) Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 Tentang Jalan merupakan aturan terkait kegiatan penyelenggara jalan, yang kemudian akan menjadi dasar hukum perlindungan kepada masyarakat yang dirugikan (mengalami kecelakaan) akibat kerusakan jalan. Jalanan yang dimaksud adalah jalan yang bersifat secara menyeluruh untuk khalayak umum.

Pemanfaatan biochar sebagai habitat bakteri pelarut fosfat (BPF) Indigenous

NUNUK PURWATI
2022 · Book · Open Access

PEMANFAATAN BIOCHAR SEBAGAI HABITAT BAKTERI PELARUT FOSFAT (BPF) INDIGENOUS Abstrak Bakteri pelarut fosfat (BPF) merupakan mikroba yang habitat hidupnya di dalam tanah, dan memiliki kemampuan dalam melarutkan unsur hara fosfor (P) yang terikat dengan kation. Adanya pengikatan P di dalam tanah, menyebabkan pemberian pupuk P pada tanah menjadi tidak efisien. Salah satu upaya dalam efisiensi penggunaan pupuk P, yaitu dengan memanfaatkan BPF sebagai agen pupuk hayati. Pemanfaatan BPF sebagai agen pupuk hayati, diperlukan bahan pembawa yang cocok sebagai habitat inokulum BPF sebelum diaplikasikan. Salah satu komponen bahan pembawa yang dapat dimanfaatkan sebagai habitat mikroba BPF yaitu biochar. Pada penelitian ini biochar yang dimanfaatkan adalah biochar cangkang sawit dan tempurung kelapa. Fakultas Pertanian, Universitas Borneo Tarakan memiliki 2 isolat bakteri pelarut fosfat yang mampu memberikan P tersedia pada tanah. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan bahan pembawa biochar sebagai habitat yang mampu mempertahankan jumlah sel dan aktivitas Bakteri Pelarut Fosfat. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan dua faktor yaitu, faktor pertama terdiri dari dua taraf, P1 = Media biochar tempurung kelapa, dan P2 = Media biochar cangkang Sawit, serta faktor kedua terdiri dari empat taraf, B0 = aquades (kontrol), B1 = isolat B_(5(6)), B2 = Isolat B_(1(17)), B3 = Multi isolat (isolat B_(5(6)) + B_(1(17))). Berdasarkan kedua faktor tersebut, maka dihasilkan 8 kombinasi perlakuan dan setiap perlakuan diulang sebanyak 2 kali. Hasil penelitian menunjukkan kedua jenis biochar memiliki nilai pH dan kadar C-Organik yang masuk dalam kisaran pH dan kadar C-Organik yang diperlukan BPF untuk hidup. Jumlah sel pada perlakuan jenis isolat BPF memenuhi standar mutu pupuk hayati dan indeks kelarutan fosfat yang tergolong tinggi. Pada isolat tunggal B5(6) dan isolat konsorsium B5(6) + B1(17) memiliki rata-rata jumlah sel dan indeks kelarutan fosfat yang tergolong tinggi pada bahan pembawa biochar tempurung kelapa, sedangkan untuk isolat tunggal B1(17) memiliki rata-rata jumlah sel dan indeks kelarutan fosfat yang tinggi pada bahan pembawa biochar cangkang sawit. Isolat B5(6) + Biochar tempurung kelapa memiliki jumlah sel 7,61x109 CFU/ml dan indeks kelarutan fosfat 2,45%. Pada isolat konsorsium B5(6) + B1(17) + Biochar tempurung kelapa memiliki jumlah sel 7,80x109 CFU/ml dan indeks kelarutan fosfat 2,48%. Sedangkan isolat B1(17) + Biochar cangkang sawit memiliki jumlah sel 7,35x109 CFU/ml dan indeks kelarutan fosfat 2,37%. Kata kunci : Biochar, BPF, Habitat

DAMPAK PENDIDIKAN DAN PELATIHAN (DIKLAT) DAN PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP KINERJA PEGAWAI BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN (BPKP) KOTA TARAKAN PADA MASA PANDEMI COVID-19

CICI ASTUTY ANGGRIANI
2022 · Book · Open Access

Penelitian ini untuk membuktikan pengaruh pendidikan dan pelatihan (X1) terhadap kinerja pegawai (Y) dan pengaruh pengembangan karir (X2) terhadap kinerja pegawai (Y) BPKP di Kota Tarakan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer berupa data hasil pengisian kuesioner yang dibagikan kepada pegawai-pegawai di BPKP Kota Tarakan. Populasi dalam penelitian ini adalah 87 pegawai. Metode pengambilan sampel yang digunakan metode probability sampling dengan teknik simple random sampling. Untuk menghitung penentuan jumlah sampel dari populasi tertentu, maka digunakan rumus Slovin. Data tersebut diolah dalam bentuk data numerik (angka) dengan menggunakan skala likert. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan kuesioner. Metode analisis data dengan menggunakan metode kuantitatif yaitu dengan menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian membuktikan bahwa pendidikan dan pelatihan (X1) berpengaruh terhadap kinerja pegawai (Y) BPKP di Kota Tarakan. Dan pengembangan karir (X2) tidak berpengaruh terhadap kinerja pegawai (Y) BPKP di Kota Tarakan.

Pengaruh Strategi Pemasaran Terhadap Keputusan Pembelian pada UMKM Indri di Kota Tarakan

TEGAR MANDIRI HAFID
2022 · Book · Open Access

Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh produk, harga, distribusi dan promosi terhadap keputusan pembelian pada UMKM Indri di Kota Tarakan. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling dengan teknik penentuan sampel yang digunakan adalah incidental sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat Kota Tarakan yang pernah membeli dan mengkonsumsi produk UMKM Indri dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang. Alat analisis yang digunakan adalah SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan variabel produk, harga, distribusi dan promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada UMKM Indri di Kota Tarakan.

Pengendalian Kualitas Produk Tempe Menggunakan Metode Seven Tools di Pabrik Barokah Kota Tarakan

SITI PAJIRAH
2022 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengendalian kualitas produk tempe dengan menggunakan metode seven tools di Pabrik Barokah Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Dalam penelitian ini sampel diperoleh sebanyak 100 bungkus tempe dengan menggunakan metode proporsional stratified random sampling. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan seven toolsyang meliputi check sheet, process diagram, histogram, paetro charts, control chart, scatter diagram dan cause and effect diagram. Penelitian ini menemukan bahwa faktor yang paling berpengaruh besar terhadap produk cacat yang dihasilkan di Pabrik Barokah adalah faktor lingkungan, keadaan lingkungan menentukan jumlah produk cacat pada produksi produk tempe

Pengaruh ROA, ROE, NPM dan EPS Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Manufaktur Subsektor Makanan dan Minuman di Bursa Efek Indonesia Periode 2015-2019

DIAN AYU INDAH PUSPITA
2022 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ROA, ROE, NPM dan EPS terhadap return saham pada perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman di Bursa Efek Indonesia periode 2015-2019. Populasi pada penelitian ini ialah perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015-2019. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 18 perusahaan makanan dan minuman yang diperoleh dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dokumentasi. Metode analisa data menggunakan analisis regresi berganda dengan bantuan pengolahan data SPSS versi 22.0. Hasil penelitian ini menunjukkan ROA berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap return saham sedangkan ROE, NPM dan EPS berpengaruh positif dan signifikan terhadap return saham perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman di Bursa Efek Indonesia

PENEGAKAN HUKUM PERATURAN WALI KOTA TARAKAN NOMOR 17 TAHUN 2020 TENTANG PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA BESAR 2020 (COVID-19) DI KOTA TARAKAN

MUHAMMAD AIDIL
2022 · Book · Open Access

Penelitian ini dilatar belakangi oleh sebuah permasalahan yaitu terdapat pada penegakan hukum terhadap masyarakat yang melanggar Protokol Kesehatan di Kota Tarakan, pada praktek penegakan hukum tersebut adanya ketidaksesuaian atau keserasian dengan apa yang telah ditentukan dalam sebuah peraturan perundang-undangan. Permasalahan tersebut diuraikan dalam dua rumusan masalah yaitu; 1) Penegakan hukum administratif terhadap pelaku pelanggaran peraturan Wali Kota Tarakan Nomor 17 Tahun 2020 tentang pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar dalam rangka percepatan corona virus disease 2019 (Covid-19) di kota Tarakan 2) Kendala penegakan hukum administratif peraturan Wali Kota Tarakan Nomor 17 Tahun 2020 tentang pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar dalam rangka percepatan penanganan corona virus disease 2020 (Covid-19) di Kota Tarakan. penelitian ini bertujuan 1.Untuk mengetahui penegakan hukum administratif terhadap pelaku pelanggaran Peraturan Wali Kota Tarakan Nomor 17 Tahun 2020 tentang pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar dalam rangka percepatan penanganan corona virus disease 2019 (Covid-19) di Kota Tarakan. 2.Untuk mengetahui kendala penegakan hukum administratif peraturan Wali Kota Tarakan Nomor 17 Tahun 2020 mengunakan penelitian empiris dengan menggunakan pengumpulan bahan hukum yaitu wawancara dengan sumber bahan hukum primer dan sekunder, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian yang didapatkan dalam penelitian ini yaitu secara substansi penegakan hukum terhadap pelanggar Prokes pada masa Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Kota Tarakan ditetapkan dalam peraturan Wali Kota Tarakan nomor 17 tahun 2020 tentang pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar dalam rangka percepatan corona virus disease 2019 (Covid-19) di kota Tarakan ini sudah tepat, dan secara struktur penegakan hukum yang dilakukan oleh aparat hukum yakni satuan polisi pamong praja kota tarakan telah bekerja sesuai dengan standar prosedur yang telah ditetapkan, akan tetapi penegakan hukum tersebut tidak berjalan sebagaimana mestinya disebabkan masih kurangnya kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap aturan yang telah diberlakukan, masyarakat dan pelaku usaha yang melanggar Prokes akan ditindak oleh aparat penegak hukum berupa memberikan peringatan secara lisan maupun tertulis hingga dengan melakukan penertiban barang, bahkan akan diberikan sanksi sesuai ketentuan peraturan Wali Kota yang berlaku