SITI HALIJAH
2022 · Book · Open Access
Siti Halijah. 2022. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa buku saku berbasis android guna mengetahui kelayakan dari produk yang dikembangkan melalui model Borg and Gall yang telah dimodifikasi oleh Setyosari menjadi 7 langkah yaitu (1) penelitian dan pengumpulan informasi, (2) perencanaan, (3) pengembangan produk awal, (4) uji coba awal, (5) revisi produk, (6) uji coba lapangan, (7) revisi produk akhir. Analisis data dilakukan dengan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Kriteria kelayakan minimal berada dikategori layak 85%-100%. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa media yang dikembangkan layak dan memenuhi syarat yang digunakan sebagai buku saku berbasis android, penilaian yang dihasilkan dinilai dari validasi ahli dan respon siswa. Validasi ahli materi mendapat persentase 97,5%, validasi ahli media mendapat persentase 95% dan validasi ahli bahasa mendapat persentase 92.5% pada masa pandemi COVID- 19 uji coba produk dilakukan secara daring dan luring di kelas XI IPS mendapatkan hasil persentase sebesar 84%. Hasil penelitian pengembangan media pembelajaran buku saku berbasis android ini menunjukkan bahwa media memenuhi kelayakkan untuk digunakan dalam pembelajaran bahasa Indonesia khususnya pada materi meneladani nilai kehidupan dari cerita pendek.
FLORA GHODLIF ROBERT
2022 · Book · Open Access
Kemampuan pemahaman konsep merupakan kemampuan siswa untuk memperoleh makna dari ilmu pengetahuan yang digunakan sebagai dasar dalam kegiatan pembelajaran tersebut. dengan adanya pemahaman konsep, maka siswa dapat menangkap arti dalam suatu konsep. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep IPA siswa kelas IV-C pada materi daur hidup hewan yang berada di SDN 006 Tarakan. Jenis Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Adapun fokus penelitian adalah kemampun pemahaman konsep IPA siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu berupa tes kemampuan pemahaman konsep IPA siswa, wawancara dan studi dokumen. Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan pemahaman konsep IPA siswa dapat diketahui bahwa pada indikator pertama, subjek kemampuan tinggi mampu memenuhi seluruh indikator kemampuan pemahaman konsep pada daur hidup hewan, subjek kemampuan sedang kurang mampu memenuhi indikator soal dan siswa kemampuan rendah tidak mampu memenuhi indikator. Pada indikator kedua, subjek kemampuan tinggi dan subjek kemampuan sedang mampu memenuhi indikator, sedangkan subjek kemampuan rendah tidak mampu memenuhi indikator. Pada indikator ketiga, subjek kemampuan tinggi mampu memenuhi indikator sedangkan subjek kemampuan sedang dan subjek kemampuan rendah tidak mampu memenuhi indikator, namun hanya ada beberapa soal yang mampu menyelesaikannya.
SUSANA INES RITAN
2022 · Book · Open Access
Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dimana pengambilan data dilakukan secara daring. Desain dari penelitian ini menggunakan true experimental design berbentuk pretest-pottest only control design, karena adanya keterlibatan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang dipilih secara acak. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Tarakan yang tersebar dalam empat kelas. Data dari penelitian ini adalah hasil menulis teks persuasi menggunakan model pembelajaran two stay-two stray dan concept sentence. Teknik pengumpulan data diperoleh dengan menggunakan instrumen penilaian berupa tes dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara analisis deskriptif untuk menghitung nilai rata-rata, standar deviasi dan analisis inferensial untuk menganalisa data sampel yang terdiri dari uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan 24 jumlah siswa memiliki nilai rata-rata adalah 86,67 dan nilai standar deviasinya adalah 5,685. Sedangkan hasil analisis inferensial uji t (independent sample t-test) diperoleh signifikan sebesar 1,000 lebih besar dari 5% (=0,05) apabila signifikan lebih besar, maka H₀ diterima dan Ha ditolak sehingga tidak ada perbedaan hasil menulis teks persuasi menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe two stay-two stray dengan concept sentence siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Tarakan. Akan tetapi berdasarkan keefektifan waktu, terdapat perbedaan antara penggunaan model pembelajaran two stay-two stray dan concept sentence yaitu model two stay-two stray membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan model concept sentence, hal ini dikarenakan adanya perbedaan langkah-langkah pembelajaran. Setelah diberikan perlakuan model pembelajaran two stay-two stray dan concept sentence pada kelas eksperimen dan kelas kontrol siswa lebih antusias karena pembelajaran berpusat pada siswa sehingga lebih aktif berdiskusi didalam grup dalam menyampaikan pendapatnya.
MILKA LUMBAA
2022 · Book · Open Access
Penelitian tindakan kelas ini bertujuan: untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah menerapkan model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dalam pembelajaran daring mata pelajaran tematik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang di lakukan di kelas V SD Negeri 051 Tarakan tahun pembelajaran 2020/2021 dengan jumlah siswa sebanyak 17 siswa. Tindakan yang dilakukan berupa penerapan model team assisted individualization (TAI) pembelajaran tematik. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Prosedur tiap siklus yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Berdasarkan analisis data hasil belajar siswa menunjukkan model pembelajaran Team Assisted Individualization dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik kelas V SDN 051 Tarakan. Siklus I ketuntasan hasil belajar siswa pada aspek kognitif 47%, siklus II menjadi 76%. Siklus I ketuntasan hasil belajar siswa pada aspek afektif 24%, siklus II menjadi 76%. Siklus I ketuntasan hasil belajar siswa pada aspek psikomotorik 35%, siklus II menjadi 82%. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa hasil belajar siswa pada siklus II sudah memenuhi target. Dapat disimpulkan dengan menggunakan model pembelajaran team assisted individualization (TAI) dalam pembelajaran daring dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik di kelas V SDN 051 Tarakan.
NURLISMA
2022 · Book · Open Access
Nurlisma, 2022. Ujaran Kebencian Terhadap Artis Nissa Sabyan di Media Sosial (Kajian Linguistik Forensik). (dibimbing oleh Rita Kumala Sari dan Dr. Dwi Cahyono Aji) Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk-bentuk ujaran kebencian terhadap artis Nissa Sabyan di Media sosial. Jenis penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif. Metode penelitian ini menggunakan metode analisis data. Sumber data menggunakan sumber data primer dan sekunder, sumber data primer yaknu bahasa berupa tulisan di media sosial Instagram dan BaBe. Sedangkan sumber data sekunder yaitu buku referensi, jurnal, artikel, internet dan skripsi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi dengan cara mengakses arena Instagram dan BaBe, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis penyajian data dan pembahasan. Hasil penelitian ini ditemukan 4 bentuk ujaran kebencian terhadap artis Nissa Sabyan di media sosial khususnya Instagram dan BaBe. Bentuk ujaran kebencian tersebut yaitu, penghinaan berjumlah 22 data, memprovokasi berjumlah 8 data, menghasut berjumlah 6 data dan menyebarkan berita bohong berjumlah 4 data. Bentuk ujaran kebencian yang ditemukan diklasifikasikan lagi dengan beberapa kategori, yakni bentuk ujaran kebencian penghinaan menggunakan istilah Arab 10 data, hewan/binatang 5 data, anggota tubuh 5 data, akronim 1 data, dan abnormal 1 data. Bentuk ujaran kebencian memprovokasi menggunakan istilah Arab 6 data, akronim 1 data dan bahasa gaul 1 data. Bentuk ujaran kebencian menghasut menggunakan istilah Arab 1 data, bahasa non Indonesia 4 data, dan akronim 1 data.
DUWI SULISTIOWATY
2022 · Book · Open Access
Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa kelas V yang berada di SDS Muhammadiyah III Al-Hilal Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2021/2022. Adapun fokus penelitian ini adalah tingkat kemampuan komunikasi matematis siswa. Sumber data pada penelitian ini berupa data primer dan sekunder serta informan yang berjumlah 6 siswa terpilih. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes kemampuan komunikasi matematis, wawancara dan studi dokumen. Teknik analisi data menggunakan tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masih banyak siswa yang belum memiliki kemampuan komunikasi matematis dengan baik. Pada indikator pertama siswa berkemampuan tinggi mampu memenuhi indikator tersebut pada setiap soal, siswa berkemampuan sedang hanya mampu memenuhi satu soal saja dan siswa berkemampuan rendah sama sekali tidak ada yang mampu memenuhi indikator pertama. Pada indikator kedua, siswa berkemampuan tinggi, sedang dan rendah mampu memenuhi indikator ini, namun masih terdapat siswa yang salah. Pada indikator ketiga siswa berkemampuan tinggi, sedang dan rendah mampu memenuhi indikator tersebut, tetapi beberapa siswa masih merasa kesulitan dalam memenuhi indikator ini.
ULFAH SILVIANA SARI
2022 · Book · Open Access
Abstrak Peran kepala sekolah sebagai pendidik (educator) harus mampu meningkatkan kualitas pembelajaran yang dilakukan oleh guru dalam meningkatkan kinerja guru, seperti kemampuan kepala sekolah membimbing guru terutama dalam hal yang berkaitan dengan perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi pembelajaran. Mengingat pentingnya peran kepala sekolah sebagai pendidik (educator) maka penelitian ini berfokus pada peran kepala sekolah sebagai pendidik (educator) dalam meningkatkan kinerja guru di SD Negeri 011 Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Adapun sumber data pada penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder dengan informan yaitu kepala sekolah, pengawas sekolah, dan guru kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi dokumen. Serta menggunakan teknik analisis data kualitatif melalui proses reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kepala sekolah SD Negeri 011 Tarakan telah melaksanakan perannya sebagai pendidik (educator) dalam meningkatkan kinerja guru yaitu: (1) sebagai pendidik (educator) dengan membimbing guru pada proses perencanaan pembelajaran yang dapat dilihat melalui adanya kalender pendidikan, buku kurikulum, program tahunan, dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), (2) sebagai pendidik (educator) dengan membimbing guru pada proses pelaksanaan pembelajaran yang dapat dilihat melalui supervisi kelas yang dilakukan kepala sekolah dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), yang memuat strategi, media pembelajaran, model pembelajaran, (3) sebagai pendidik (educator) dengan membimbing guru pada proses evaluasi pembelajaran yang dapat dilihat melalui kegiatan rapat yang diadakan kepala sekolah untuk mengevaluasi pembelajaran dan menyediakan buku yang digunakan guru dalam pembelajaran.
YULITA ANDRIANI
2022 · Book · Open Access
Tujuan Penelitian ini untuk menemukan langkah pembelajaran yang efektif dan bervariatif untuk meningkatkan pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas X IPS 4 SMA Negeri 3 Tarakan menggunakan model pembelajaran Circuit Learning. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X IPS 4 SMA Negeri 3 Tarakan Tahun Ajaran 2021/2022 yang berjumlah 36 siswa yang terdiri dari 18 laki-laki dan 18 perempuan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan model dari Kurt Lewin yang terdiri dari dua siklus. Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 siklus pada tanggal 6 Januari 2022 sampai dengan 21 Januari 2022. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil tes awal menulis puisi siswa yaitu 11,78, dari hasil tes yang dilakukan dapat dilihat bahwa kemampuan menulis puisi masih sangat rendah. Hal ini karena tidak adanya model pembelajaran yang menarik siswa dalam menulis puisi, maka diterapkan lah model pembelajaran Circuit Learning. Siswa mulai mengalami peningkatan pada siklus I yang dilihat dengan nilai rata siswa yaitu 18,64 dan meningkat sebanyak 6,86. Pada siklus II nilai rata yang dicapai siswa 20,11. Hasil pengamatan di atas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan model pembelajaran Circuit Learning memberikan motivasi dan meningkatkan hasil belajar siswa dalam kegiatan menulis puisi pada siswa kelas X IPS 4 SMA Negeri 3 Tarakan.
YANTI
2022 · Book · Open Access
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Tematik Siswa Kelas IV-B Di SDN 032 Tarakan ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana keefektifan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dalam meningkatkan hasil belajar Tematik siswa kelas IV-B di SDN 032 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian, 18 siswa yang terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 9 siswi perempuan. Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus, siklus I terdiri dari 2 pertemuan untuk setiap sesi dan siklus II terdiri dari 2 pertemuan untuk setiap sesi. Prosedur setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu, perencanaan, pelaksanaan, pengamatan/observasi, dan refleksi. Data yang diolah dalam penelitian ini yaitu lembar observasi aktivitas siswa, lembar observasi aktivitas guru, Penilaian kogntif, psikomotorik, dan afektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar Tematik siswa kelas IV-B di SDN 032 Tarakan. Siklus I ketuntasan hasil belajar siswa (aspek kognitif ) sebesar (57 %), di siklus II menjadi (92%). Siklus I ketunatsan hasil belajar siswa psikomotorik mata pelajaran Bahasa Indonesia memperoleh nilai sebesar (50%), mata pelajaran IPA memperoleh nilai sebesar (62%), di siklus II penialaian aspek spikomtorik Bahasa Indonesia meningkat menjadi (87 %), mataa pelajaran IPA meningkat menjadi (87%), dan mata pelajaran SBdP memperoleh nilai sebesar (81%). Siklus I ketuntasan hasil belajar siswa (13%), siklus II meningkat menjadi (75%). Maka penelitian dikatakan berhasil dan sesuai dengan indikator keberhasilan yang telah ditentukan. Kata kunci : Model pembelajaran problem based learning, hasil belajar, Tematik.
ANNISA SHAFIRA KHAIRANI
2022 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk gangguan berbahasa dari segi morfologi pada 3 anak Dyslexia berusia 11 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif khususnya mengenai gangguan berbahasa dalam bidang morfologi yaitu morfofonemik. Teknik pengumpulan data yang diguakan dalam penelitian ini yaitu teknik simak libat cakap, teknik rekam, dan teknik catat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode padan, dengan teknik dasar bagi unsur langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gangguan berbahasa pada proses morfofonemik yang terjadi pada AS, INS, dan Z ialah; penghilangan fonem yang dialami ketiga subjek pada proses afiksasi morfofonemik sejumlah 130 kata yang tidak memiliki makna.
RATNA YUNITA SARI
2022 · Book · Open Access
PERSPEKTIS SISWA TERKAIT POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PADA PEMBELAJARAN DARING KELAS V SDN 007 TARAKAN ABSTRAK Pandemi COVID-19 membuat tatanan kehidupan mengalami perubahan termasuk dalam dunia pendidikan, yang mulanya proses pembelajaran dilakukan tatap muka atau luring, saat ini dilakukan pembelajaran dari rumah atau secara daring. Pembelajaran dalam jaringan memerlukan upaya yang tepat dan maksimal sehingga motivasi siswa dalam belajar tetap tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh orang tua terhadap motivasi belajar siswa pada pembelajaran daring kelas V SDN 007 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian deskriptif. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel, yaitu variabel bebas (independent) Pola Asuh Orang Tua dan variabel terikat (dependent) Motivasi Belajar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner (angket) dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pola asuh orang tua terhadap motivasi belajar siswa pada pembelajaran daring kelas V SDN 007 Tarakan. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis regresi linear sederhana melalui uji t diperoleh thitung sebesar 5,566 dengan nilai signifikan 0,000 dan nilai ttabel pada taraf signifikan a=0,05 dengan (df) = n – k = 51 – 2 = 49 diperoleh sebesar 1,676. Maka, thitung 5,566 > ttabel 1,676 dengan taraf signifikan 5% dengan thitung > ttabel maka hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternativ (Ha) diterima. Kemudian dari hasil uji koefisien determinasi pada regresi dapat diketahui bahwa nilai R-square 0,387, yang mengandung pengertian bahwa pengaruh variabel bebas (Pola Asuh Orang tua) terhadap variabel terikat (Motivasi Belajar) adalah sebesar 38,7% sedangkan sisanya 61,3% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.
DARNA WAHYUNI
2022 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru sebagai fasilitator dalam pembelajaran matematika secara daring pada masa pandemi COVID-19 di SDN 015 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 015 Tarakan dengan melibatkan guru dan siswa. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teori dari Miles dan Huberman yaitu mereduksi data, menyajikan data dan menyimpulkan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru sebagai fasilitator konten dan proses dalam pembelajaran matematika di masa pandemi COVID-19 telah dilaksanakan. Hal tersebut terlihat bahwa dalam fasilitator konten guru telah menyiapkan perangkat pembelajaran seperti silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran, media berupa video pembelajaran, media dakon matematika untuk materi faktor persekutuan terbesar dan kelipatan persekutuan terkecil, dan media karton untuk materi bangun ruang, serta menyediakan bahan penilaian seperti lembar kerja siswa, ulangan harian, penilaian tenganh semester dan penilaian akhir semester dalam bentuk soal pilihan ganda, isian, dan essay. Sedangkan peran guru sebagai fasilitator proses terlihat bahwa guru telah melaksanakan pembelajaran sesuai dengan perangkat yang disediakan. Pembelajaran dilakukan melalui grup WhatsApp dan Zoom. Guru menerapkan atau menggunakan model saintifik. Selain itu juga guru menggunakan media berupa video pembelajaran yang dibuat sendiri atau diambil dari YouTube. Guru juga telah melaksanakan penilaian dengan memberikan lembar kerja siswa, ulangan harian, penilaian tengah semester, dan penilaian akhir semester dalam bentuk soal pilihan ganda, isian dan essay. This objective of this research was to describe the teacher’s role as a facilitator in the process of mathematics online learning during the COVID-19 pandemic at SDN 015 Tarakan. This research employed a descriptive qualitative method which was conducted at SDN 015 Tarakan by involving a teacher and students. The data were collected through interview and documentation, and were then analyzed using the theory of Miles ahd 1-luberman, namely: reducing the data, presenting the data, and drawing conclusion. The results of this study indicated that the role of the teacher as a facilitator of content and process in learning mathematics during the CO VID- 19 pandemic had been implemented. It could be seen that the role of teacher as a content facilitator, the teacher had prepared the learning tools such as syllabus, lesson plans, media in the form of videos, mathematical dakon media (dakota) for the materials of the greatest common divisor and the least common multiple, and cardboard media for the material of solid figures, and providing assessment materials such as student’s worksheets, daily tests, middle semester assessment, and final semester assessment in the forms of multiple-choice test, gap filling/completion, and essay question. Meanwhile, the role of the teacher as a process facilitator showed that the teacher had implemented the learning process according to the learning tools provided. The learning processes were done using WhatsApp groups and Zoom cloud meeting based on the scientific learning model. In addition, the teacher used media in the form of videos which were made by herself or taken from YouTube. The teacher had also conducted an assessment by providing student’s worksheets, daily tests, middle semester assessment, and final semester assessment in the forms of multiple-choice test, gap filling/completion, and essay question.
SUMIATI
2022 · Book · Open Access
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Struktur Batin dalam Kumpulan Sajak Dikatakan atau Tidak Dikatakan Itu Tetap Cinta karya Tere Liye (Kajian Struktural). Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Laporan penyajian data, disajikan secara terurai dalam bentuk kata-kata, kalimat ataupun paragraf. Data dalam penelitian ini adalah semua bentuk kata, kalimat dalam kumpulan sajak Tere Liye, yang sesuai dengan masalah yang diangkat peneliti, yakni tentang struktur batin. Sumber data penelitian ini adalah kumpulan sajak Dikatakan atau Tidak Dikatakan Itu Tetap Cinta Karya Tere Liye terdiri dari 103 halaman dan terdapat 24 puisi, diterbitkan oleh PT Gramedia Pustaka Utama Jakarta. Peneltian ini difokuskan pada permasalahan yang berkaitan dengan Struktur Batin dan menggunakan kajian Struktural. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam kumpulan sajak Dikatakan atau Tidak Dikatakan Itu Tetap Cinta menghasilkan temuan struktur batin yaitu (1) tema, yang terdiri atas bermacam-macam tema yaitu percintaan, kekecewaan dan kesedihan, kehidupan, kebencian, kekeliruan, patah hati, ketulusan, kasih sayang, kesendirian, kenangan, menunggu dan perasaan manusia. (2) perasaan, dalam sajak ini terdiri atas rasa sabar, tegar, kecewa, sedih, penasaran, hampa, tenang, kagum, bahagia, keliru, setia, sepi, kesendirian dan penuh harap. (3) nada puisi yang terdiri atas nada lugas, menasehati, informatif, hampa, gundah, penuh penyesalan, lembut, santai, kecewa, ungkapan rasa syukur dan nada tenang. (4) Amanat puisi terdiri atas bermacam-macam yaitu tidak berputus asa, tetap bersikap tabah, jangan menghabiskan waktu sia-sia, jangan terlalu banyak berharap, jangan sampai membenci orang lain, sebagai manusia harus selalu bersyukur, menjadi seseorang yang setia dan sabar, jangan terlalu larut dalam patah hati dan kecewa.
REZKY ANANDA PUTRI
2022 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan peran guru dalam proses pembelajaran ditinjau dari prespektif siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah siswa sekolah dasar. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 75 siswa yang diambil menggunakan sampel jenuh. Instrument yang digunakan dalam pengumpulan data berupa angket peran guru ditinjau dari perspektif siswa dan pedoman wawancara. Berdasarkan analisis data, hasil penelitian dan pembahasan, menunjukan mayoritas perspektif siswa terhadap peran guru dalam proses pembelajaran berada pada kategori baik, terutama pada peran guru sebagai fasilitator dengan persentase sebesar 76%, sementara itu peran guru sebagai motivator dengan persentase 74,6%, peran guru sebagai pendidik dengan persentase 73,3%, peran guru sebagai orang tua dengan persentase 72% dan peran guru sebagai pemimpin berada pada persentase sebesar 66,6%. Hal ini dapat dilihat dari sifat peduli yang guru miliki menciptakan kedekatan yang baik dengan siswa di kelas pada saat proses pembelajaran berlangsung, guru selalu memberikan ilmu atau pengetahuan yang baru kepada siswa, guru menjadi figure pemimpin di kelas seperti disiplin sehingga dapat memberi contoh yang baik di kelas, guru telah memfasilitasi siswa dengan pembelajaran yang menarik agar siswa menerima pembelajaran dengan baik oleh guru, guru selalu memberikan motivasi kepada siswa untuk semangat mengejar cita-cita mereka, namun kedekatan antara guru dan siswa juga berpengaruh dalam proses pembelajaran.
ACHMAD HANAPI
2022 · Book · Open Access
Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan mendeskripsikan pengaruh pembelajaran daring terhadap minat siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia akibat pandemi covid-19 di Madrasah Aliyah Negeri Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Jenis penelitian ini digunakan untuk menguji hipotesis tentang pengaruh pembelajaran daring terhadap minat siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia di Madrasah Aliyah Negeri Tarakan. Penelitian dilaksanakan secara daring (online) dengan membagikan angket melalui google formulir (google form) kepada siswa. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel, yaitu variabel bebas (independen) pembelajaran daring dan variabel terikat (dependen) minat belajar. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa Y = 35,342 + 0,168 X, yang memiliki arti bahwa pembelajaran daring berpengaruh positif dengan minat belajar Bahasa Indonesia pada siswa. Sedangkan uji hipotesis dengan menggunakan uji t yaitu Thitung sebesar 3,311 dan nilai Ttabel =2,023, maka Thitung 3,311 > Ttabel 2,023 dengan taraf signifikan 5% dengan Thitung > Ttabel maka hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Data hipotesis ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif pembelajaran daring terhadap minat belajar Bahasa Indonesia di Madrasah Aliyah Negeri Tarakan. Dampak positif pembelajaran daring terhadap minat belajar bahasa Indonesia di Madrasah Aliyah Negeri Tarakan adalah siswa mampu memahami terkait penggunaan dan pemanfaatan teknologi, meningkatkan kemandirian peserta didik, dan siswa dapat beradaptasi untuk dapat belajar dimana saja. Sejatinya pendemi covid-19 ini adalah sesuatu yang tidak dapat kita hindari, sehingga perlu hadirnya adaptasi-adaptasi baru terhadap segala aktivitas kita sehari-hari termasuk dalam kegiatan belajar mengajar.
NAZILA NUR AZNI SALMAH
2022 · Book · Open Access
Kesulitan membaca sering didefinisikan sebagai gejala kesulitan dalam memperlajari komponen-komponen kata dan kalimat, sedangkan kesulitan menulis ialah kesulitan mengekspresikan pikiran dalam bentuk lambang-lambang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan membaca dan menulis yang dialami siswa kelas III SD 002 Muhammadiyah Nunukan. Dan faktor-faktor apa yang menyebabkan kesulitan membaca dan menulis tersebut. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, Pengumpulan data dilakukan melalui tes keterampilan membaca dan menulis siswa yang dikonfirmasi dengan proses wawancara dan observasi. Sebanyak 15 siswa kelas III menjadi partisipan dalam penelitian dan mengikuti tes yang diberikan. Setelah ini peneliti memilih 4 siswa kelas III yang dari hasil tes diketahui mengalami kesulitan membaca dan menulis. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa memang masih adanya terdapat kesulitan membaca dan menulis yang dialami siswa. Berdasarkan hasil tes yang diikuti siswa tersebut dimana kesulitan membaca yang dialami siswa antara lain: siswa belum lancar dalam membaca, masih terbata-bata dalam mengeja, siswa sulit membedakan huruf yang bentuknya hampir mirip, siswa banyak melakukan kesalahan dengan menganti kata, mengulang kata, dan menghilangkan kata, karena kesulitan-kesulitan tersebutlah siswa banyak melakukan kesalahan. Dan hasil tes keterampilan menulis menunjukan bahwa memang masih adanya kesulitan yang dialami siswa antara lain; siswa terlambat dalam mengumpulkan tugas, tulisan tidak rapi, tulisan tidak bisa dibaca atau terlalu jelek, siswa banyak menghilangkan huruf dalam kata, dan siswa menulis dengan huruf besar dan kecil yang tidak beraturan, penggunaan tanda baca tidak tepat dan benar. Adapun faktor-faktor penyebab kesulitan membaca dan menulis siswa terbagi atas dua faktor yakni faktor internal dan faktor eksternal.
PRIALA ROIDA TUMANGGOR
2022 · Book · Open Access
Priala Roida Tumanggor, 2022. Skripsi berjudul tentang Prosesi Perkawinan Tradisional Adat Batak Toba di Kota Tarakan dengan menggunakan kajian Semiotika. Dalam penelitian ini, rumusan masalah yang diangkat adalah seperti apakah bentuk simbol-simbol yang digunakan pada saat perkawinan acara adat Batak Toba berlangsung di kota Tarakan kajian Semiotik, dan Bagaimana makna yang terdapat pada simbol yang digunakan pada saat perkawinan tradisional adat Batak Toba di kota Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna simbol-simbol dalam acara adat perkawinan batak Toba di kota Tarakan dengan menggunakan kajian Semiotik. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Data yang diperoleh dalam penelitian ini berupa jawaban atau pemaparan hasil dari wawancara yang telah dilaksanakan yang disampaikan oleh informan yang diwawancarai secara lisan. Sumber data dalam penelitian ini adalah informan yang memiliki pengetahuan tentang prosesi perkawinan adat Batak khususnya Batak Toba. Pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik wawancara, dokumentasi, catat dan rekam. Penyajian data berupa analisis deskriptif dengan menganalisis data menggunakan tabel, kemudian melakukan penguraian ataupun pengelompokan data berupa makna yang terdapat pada setiap benda, tindakan dan tuturan yang terdapat pada prosesi perkaiwinan tradisional adat Batak Toba yang kemudian dianalisis dengan menggunakan Teori Peirce yaitu Triangel semiotik (sign, object dan interpretatn). Hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa prosesi perkawinan adat Batak Toba merupakan sebuah proses yang sangat panjang sesuai tradisi yang dimulai dari perkenalan pengantin, pendekatan orangtua, pembahasan sinamot, marpudun saut, menikah hingga acara adat. Adapun tradisi yang dilaksanakan pada saat acara adat perkawinan Batak Toba yaitu mangulosi, manortor, dan pambagian jambar. Hasil penemuan data lebih banyak pada data berupa Simbol berupa benda sebanyak 15 data, tindakan 8 data dan tuturan ditemukaan 4 data yang dianalisis dalam kajian Semiotik.
MEY KRISLIANA GULTOM
2022 · Book · Open Access
Disiplin merupakan sikap mental yang dimiliki oleh individu dalam mengatur diri dan hakikatnya mencerminkan rasa ketaatan dan kepatuhan dalam menaati peraturan-peraturan yang ada guna meningkatkan karakter moral dan nilai-nilai yang baik dalam diri individu. Oleh karena itu kedisiplinan itu sangatlah penting diterapkan dimanapun khususya dilingkungan sekolah. Dalam kaitan ini maka dibutuhkan peran guru dalam meningkatkan karakter kedisiplinan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam meningkatkan kedisiplinan siswa kelas V melalui tata tertib sekolah di SDN 004 Tarakan serta faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan kedisiplinan siswa kelas V melalui tata tertib sekolah di SDN 004 Tarakan. Untuk mencapai tujuan diatas, digunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Instrumen kunci dalam penelitian ini adalah peneliti itu sendiri dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi dokumen. Adapaun tahapan analisis data dilakukan dengan cara yaitu: 1) data reduction, 2) data display, 3) conclusion. Dari hasil penelitian ini dapat dipahami bahwa dalam meningkatkan kedisiplinan siswa dibutuhkan peran aktif guru yaitu peran guru sebagai pendidik dan pengajar, peran guru sebagai model dan teladan, peran guru sebagai motivator, peran guru sebagai pembimbing dan evaluator. Faktor pendukung dan penghambat dalam penelitian ini dipengaruhi oleh faktor internal (faktor dari diri siswa itu sendiri) dan faktor eksteral (faktor dari luar siswa seperti lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat). Selain faktor internal dan ekternal faktor lain yang memengaruhi kedisiplinan siswa adalah faktor keteladanan, hukuman, lingkungan berdisiplin dan pembiasaan.
DEVI ESTHEVANI MASSOLO
2022 · Book · Open Access
ABSTRAK Devi Esthevani Massolo.2022. Implementasi Layanan Bimbingan Kelompok Selama Pembelajaran Online Di SMA Hang Tuah, oleh Ibu Suriata, M.Pd selaku pembimbing utama dan Bapak Riski Sovayunanto, S.Psi.,M.Si selaku pembimbing anggota. Pelaksanaan layanan bimbingan konseling melalui pembelajaran online membutuhkan sejumlah media pendukung yang disesuaikan dengan jenis dan sifat bimbingan. Untuk mendukung pelaksanaan layanan bimbingan konseling melalui pembelajaran online juga membutuhkan keterampilan konselor atau guru bimbingan konseling yang sudah terbiasa melakukan pola interaksi dan komunikasi secara online. tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan layanan bimbingan kelompok selama pembelajaran online di SMA Hang Tuah. Jenis penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah Guru Bimbingan Konseling yaitu MS. Instrumen dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun kesimpulan dari judul layanan bimbingan kelompok online adalah suatu upaya bantuan yang diberikan oleh konselor kepada klien yang dapat dilakukan secara jarak jauh yang tidak memungkinkan anggota kelompok daring berkumpul disuatu tempat dengan tujuan mengembangkan potensi klien baik dibidang pribadi, sosial, karir, belajar dan kemmapuan dalam mengambil keputusan serta kemampuan mencegah berkembangnya masalah dengan memanfaatkan dinamika kelompok dengan anggota kelompok dan berdasarkan pada bagaimana implementasi layanan bimbingan kelompok selama pembelajaran online di SMA Hang Tuah. Dan melalui tahapan tahap pembentukan, tahap peralihan, tahap kegiatan, tahap kegiatan, dan tahap pengakhiran.
ERDA JAYANTI SANDALA'BI'
2022 · Book · Open Access
Kesulitan menulis merupakan suatu ketidakmampuan seseorang dalam menuangkan pikiran, ide dan gagasannya menjadi sebuah tulisan. Keterampilan menulis tidak dapat berdiri sendiri, melainkan saling berkaitan dengan kemampuan lainnya yaitu, membaca, berbicara dan menyimak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kesulitan menulis yang dialami siswa kelas IV pada muatan pelajaran Bahasa Indonesia materi gagasan pokok dan gagasan pendukung. Penelitian ini dilakukan di kelas IV-A SDN 035 Tarakan. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu: tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapaun tahapan analisis data dilakukan yaitu: 1) Data reduction, 2) Data Display, 3) Conclusion. Dari hasil penelitian ini dapat dipahami bahwa kesulitan menulis yang dialami siswa pada materi gagasan pokok dan gagasan pendukung yaitu kurangnya pemahaman siswa terhadap materi dimana rendahnya minat membaca siswa, serta belum mampu membedakan antara gagasan pokok dan gagasan pendukung. Dalam kegiatan menulis terdapat kesulitan menulis yang dialami siswa yaitu dalam kegiatan menulis dengan tangan/menulis permulaan, mengeja dan ekspresif.