2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dapat mengatasi permasalahan modal terhadap layanan financial technology fitur market aggregator. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik penarikan informan yang digunakan adalah teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah pelaku Usaha mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Se Indonesia dengan jumlah sampel tidak dapat di tentukan . Metode analisis yang digunakan adalah metode triangulasi, yaitu metode yang menggabungkan data dengan berbagai Teknik pengumpulan data seperti wawancara, obsevasi untuk di uji keabsahan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hanya Sebagian kecil pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang mengetahui permasalahan modal yang terjadi dalam melakukan pinjaman di platform market aggregator dengan cara : (1) memiliki pengetahuan tentang persyaratan layanan pinjam meminjam; (2) Mengetahui legalitas penyedia layanan market aggregator apakah sudah terdaftar di OJK; (3) Mengetahui tentang regulasi akses data pribadi dan penyebarluasan data pribadi bagi pengguna layanan market aggregator. Dan kebanyakan pengguna market aggregator memiliki tingkat pendidikan Strata 1(S1) dengan usia 30 tahun sampai 40 tahun dan omset perbulan sebesar Rp 5.000.000 - 25.000.0000, lokasi usaha 90% berada di jawa dan 10% di Sumatera. Informan dalam penelitian ini sebagian besar telah mengetahui financial technology(fintech) dan fitur-fiturnya serta menggunakan layanan market aggregator dengan manfaat untuk memperbaiki kinerja usaha dan menambah modal usaha, akan tetapi ada beberapa informan yang tidak mengetahui resiko yang ada apabila menggunakan layanan market aggregator, sedangkan bagi informan dalam penggunaan market aggregator dapat mengatasi masalah keuangan dalam usaha karena pembayaran(transaksi) lebih mudah dan cepat serta membuat keuangan menjadi stabil dan aman.
2020 · Thesis ·
ABSTRAK Pengaruh Kebutuhan Prestasi Kerja, Kebutuhan Afiliasi dan Kebutuhan Kekuasaan terhadap Kinerja Pegawai Universitas Borneo Tarakan Gita Windasari (Nurul Hidayat, S.E., M.Sc., Ph.D) Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan seberapa besar pengaruh kebutuhan prestasi kerja, kebutuhan afiliasi dan kebutuhan kekuasaan terhadap kinerja karyawan Universitas Borneo Tarakan. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode angket atau kuesioner. Pengaruh secara parsial diperoleh hasil yaitu Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dan teknik slovin maka didapatkan 227 orang responden dari karyawan yakni dosen dan tenaga kependidikan Universitas Borneo Tarakan. Selanjutnya dilakukan uji hipotesis menggunakan model regresi linier berganda dengan uji t dengan bantuan program SPSS. Hasil analisis regresi berganda dengan uji t (parsial) dengan bantuan program spss terlihat terdapat pengaruh yang positif dari variabel kebutuhan prestasi, kebutuhan afiliasi dan kebutuhan kekuasaan terhadap kinerja pegawai di Universitas Borneo Tarakan, Hasil pengujian menunjukkan bahwa kebutuhan prestasi berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai, sehingga semakin tinggi kebutuhan prestasi kerja pegawai Universitas Borneo Tarakan, maka semakin tinggi pula kinerja pegawainya, kemudian kebutuhan afiliasi berpengaruh positif terhadap kinerja, sehingga semakin tinggi kebutuhan afiliasi pegawai Universitas Borneo Tarakan, maka semakin tinggi pula kinerja pegawainya dan kebutuhan kekuasaan berpengaruh positif terhadap kinerja, sehingga semakin tinggi kebutuhan kekuasaan pegawai Univeristas Borneo Tarakan, maka semakin tinggi pula kinerja pegawainya. Kata Kunci : Kebutuhan Prestasi Kerja, Kebutuhan Afiliasi, Kebutuhan kekuasaan, Pegawai Universitas Borneo Tarakan. ABSTRACT Pengaruh Kebutuhan Prestasi Kerja, Kebutuhan Afiliasi dan Kebutuhan Kekuasaan terhadap Kinerja Pegawai Universitas Borneo Tarakan Gita Windasari (Nurul Hidayat, S.E., M.Sc., Ph.D) The purpose of this research is to know and explain how much impact of work achievement needs, the needs of affiliates, and the needs of power to the performance of employees of Borneo Tarakan University . This study used a quantitative approach with a poll method or questionnaire. The effect is partially obtained by the results of sampling techniques conducted by purposive sampling techniques and techniques Slovin then obtained 227 respondents from employees who are lecturers and educational personnel of the University of Borneo Tarakan. The hypothesis test was subsequently conducted using a double linear regression model with T-Test with the help of the SPSS program. Results of multiple regression analysis with T-tests (partial) with the help of SPSS program seen there is a positive influence of variables of achievement needs, the needs of the Affiliate and the needs of power to the performance of employees at the Borneo Tarakan University, the test results showed that the needs of achievement positively affect the employee's performance, so that the higher needs of work achievement employees of Borneo Tarakan University, so the higher the needs of the Affiliate Borneo Tarakan University, the higher the performance of its employees and the needs of power has a positive effect on the performance, so the higher the need of power officer of the Borneo Tarakan University, then the higher the performance of its employees. Keywords: The Need of Achievement, The Need of Power, The Needs of Affiliation, The Performance of Employees, Borneo Tarakan University.