Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

SARLI

10 karya publik ditemukan.

2024: 22023: 22022: 42021: 2

Pelaksanaan layanan informasi untuk memberikan pemahaman mengenai emosi siswa di SMP negeri 5 Tarakan tahun 2023/2024

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Remaja adalah masa peralihan antara masa kanak-kanak menuju ke masa dewasa yang mengalami perkembangan psikologis, fisik, dan sosial emosional. Remaja SMP Negeri 5 Tarakan merupakan remaja awal yang usianya berkisar antara 12 tahun sampai 15 tahun. Berdasarkan latar belakang tersebut yang telah penelitih uraikan perlu melakukan penelitian tentang pelaksanaan layanan informasi untuk memberikan pemahaman mengenai emosi siswa. Maka dari itu judul yang ditetapkan “Pelaksanaan Layanan Informasi Untuk memberikan Pemahaman Mengenai Emosi Siswa Di SMP Negeri 5 Tarakan Tahun 2023/2024”. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh layanan informasi dalam memberikan pemahaman mengenai emosi siswa di SMP Negeri 5 Tarakan. Metode penelitian ini merupakan pendekatan kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dengan populasi siswa kelas VII-E dan sampel sebanyak 29 siswa. Teknik sampling menggunkan purposive sampling Teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Hasil pelaksanaan layanan informasi untuk memberikan pemahaman mengenai emosi siswa yaitu berpengaruh terhadap layanan informasi dalam pemberian pemahaman mengenai emosi siswa di SMP Negeri 5 Tarakan.

Pelaksanaan layanan informasi untuk memberikan pemahaman mengenai emosi siswa di SMP negeri 5 Tarakan tahun 2023/2024

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Remaja adalah masa peralihan antara masa kanak-kanak menuju ke masa dewasa yang mengalami perkembangan psikologis, fisik, dan sosial emosional. Remaja SMP Negeri 5 Tarakan merupakan remaja awal yang usianya berkisar antara 12 tahun sampai 15 tahun. Berdasarkan latar belakang tersebut yang telah penelitih uraikan perlu melakukan penelitian tentang pelaksanaan layanan informasi untuk memberikan pemahaman mengenai emosi siswa. Maka dari itu judul yang ditetapkan “Pelaksanaan Layanan Informasi Untuk memberikan Pemahaman Mengenai Emosi Siswa Di SMP Negeri 5 Tarakan Tahun 2023/2024”. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh layanan informasi dalam memberikan pemahaman mengenai emosi siswa di SMP Negeri 5 Tarakan. Metode penelitian ini merupakan pendekatan kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dengan populasi siswa kelas VII-E dan sampel sebanyak 29 siswa. Teknik sampling menggunkan purposive sampling Teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Hasil pelaksanaan layanan informasi untuk memberikan pemahaman mengenai emosi siswa yaitu berpengaruh terhadap layanan informasi dalam pemberian pemahaman mengenai emosi siswa di SMP Negeri 5 Tarakan.

PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENGEMBANGKAN MINAT DAN BAKAT SISWA DI SMA NEGERI 4 TARAKAN

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru bimbingan dan konseling dalam mengembangkan minat dan bakat siswa serta upaya yang dilakukan guru bimbingan dan konseling. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan dua informan untuk mendapatkan sumber data dari peneliti, terdiri dari satu guru bimbingan dan konseling informan utama, dan satu siswa sebagai informan pendukung. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskruptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Analisis data digunakan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ini peneliti menemukan bahwa peran guru bimbingan dan konseling di SMAN Negeri 4 Tarakan telah tercapai dengan baik dalam membantu siswa mengembangkan minat dan bakat siswa, maka dapat disimpulkan upaya yang dilakukan yaitu pemberian layanan bimbingan klasikal dengan memberikan informasi serta motivasi agar siswa bias lebih mampu memahami dan mengetahui potensi diri yang dimiliki, oleh sebab itu sangat penting peran guru bimbingan dan konseling dalam mengarahkan siswa untuk mengembangkan minat dan bakat kedepannya.

PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENGEMBANGKAN MINAT DAN BAKAT SISWA DI SMA NEGERI 4 TARAKAN

2023 · Thesis ·

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru bimbingan dan konseling dalam mengembangkan minat dan bakat siswa serta upaya yang dilakukan guru bimbingan dan konseling. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan dua informan untuk mendapatkan sumber data dari peneliti, terdiri dari satu guru bimbingan dan konseling informan utama, dan satu siswa sebagai informan pendukung. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskruptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Analisis data digunakan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ini peneliti menemukan bahwa peran guru bimbingan dan konseling di SMAN Negeri 4 Tarakan telah tercapai dengan baik dalam membantu siswa mengembangkan minat dan bakat siswa, maka dapat disimpulkan upaya yang dilakukan yaitu pemberian layanan bimbingan klasikal dengan memberikan informasi serta motivasi agar siswa bias lebih mampu memahami dan mengetahui potensi diri yang dimiliki, oleh sebab itu sangat penting peran guru bimbingan dan konseling dalam mengarahkan siswa untuk mengembangkan minat dan bakat kedepannya.

PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN LELE (CLARIAS GARIEPINUS) DENGAN PEMBERIAN PAKAN ALAMI CACING SUTRA (TUBIFEX SP)

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Ikan lele (Clarias gariepinus) merupakan ikan air tawar yang bernilai ekonomis penting dan salah satu komoditas utama dalam perikanan budidaya di Indonesia. Beberapa kelebihan atau keunggulan ikan lele dibandingkan dengan jenis ikan lainnya yaitu pertumbuhannya relatif lebih cepat serta pemeliharaannya yang mudah, tahan terhadap penyakit dan tahan terhadap buruknya kualitas air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan Tubifex sp dengan dosis yang optimal terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan lele Sangkuriang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan yaitu pakan pelet dengan dosis 7% (P0), cacing sutra dengan dosis 7% (P1), cacing sutra dengan dosis 10% (P2), cacing sutra dengan dosis 13% (P3) dengan pemberian pakan 3 kali sehari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan Tubifex sp tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan lele. Pemberian pakan terbaik dalam peningkatan pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan lele yaitu pada perlakuan P3 yaitu pemberian pakan cacing sutra 13% menghasilkan pertumbuhan panjang sebesar 4,6 cm dan pertambahan berat sebesar 2,51 g lebih tinggi dibanding perlakuan lainnya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian pakan alami cacing sutra dengan dosis yang berbeda memberikan hasil yang tidak berbeda nyata terhadap pertumbuhan panjang, pertumbuhan berat, laju pertumbuhan harian, tingkat kelangsungan hidup benih. Dosis pemberian pakan yang optimal terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih lele terdapat pada perlakuan dengan pemberian pakan cacing sutra 13%. Kata Kunci: Benih Ikan Lele (Clarias gariepinus), Cacing Sutra (Tubifex sp), Dosis pakan, Pertumbuhan.

PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN LELE (CLARIAS GARIEPINUS) DENGAN PEMBERIAN PAKAN ALAMI CACING SUTRA (TUBIFEX SP)

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ikan lele (Clarias gariepinus) merupakan ikan air tawar yang bernilai ekonomis penting dan salah satu komoditas utama dalam perikanan budidaya di Indonesia. Beberapa kelebihan atau keunggulan ikan lele dibandingkan dengan jenis ikan lainnya yaitu pertumbuhannya relatif lebih cepat serta pemeliharaannya yang mudah, tahan terhadap penyakit dan tahan terhadap buruknya kualitas air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan Tubifex sp dengan dosis yang optimal terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan lele Sangkuriang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan yaitu pakan pelet dengan dosis 7% (P0), cacing sutra dengan dosis 7% (P1), cacing sutra dengan dosis 10% (P2), cacing sutra dengan dosis 13% (P3) dengan pemberian pakan 3 kali sehari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan Tubifex sp tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan lele. Pemberian pakan terbaik dalam peningkatan pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan lele yaitu pada perlakuan P3 yaitu pemberian pakan cacing sutra 13% menghasilkan pertumbuhan panjang sebesar 4,6 cm dan pertambahan berat sebesar 2,51 g lebih tinggi dibanding perlakuan lainnya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian pakan alami cacing sutra dengan dosis yang berbeda memberikan hasil yang tidak berbeda nyata terhadap pertumbuhan panjang, pertumbuhan berat, laju pertumbuhan harian, tingkat kelangsungan hidup benih. Dosis pemberian pakan yang optimal terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih lele terdapat pada perlakuan dengan pemberian pakan cacing sutra 13%. Kata Kunci: Benih Ikan Lele (Clarias gariepinus), Cacing Sutra (Tubifex sp), Dosis pakan, Pertumbuhan.

Analisis Wilayah Basis dan Trend Perkembangan Produksi Tanaman Hortikultura di Kota Tarakan

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ANALISIS WILAYAH BASIS DAN TREND PERKEMBANGAN PRODUKSI TANAMAN HORTIKULTURA DI KOTA TARAKAN ABSTRAK Salah satu tanaman sektor pertanian yang banyak diusahakan oleh masyarakat adalah tanaman hortikultura yang berperan sebagai sumber gizi masyarakat, penyedia lapangan pekerjaan, dan penunjang kegiatan agrowisata dan agroindustri. Tujuan Penelitian ini adalah : (1) Mengetahui tanaman hortikultura basis di Kota Tarakan (2) Mengetahui trend perkembangan produksi tanaman hortikultura basis di Kota Tarakan (3) Mengetahui peramalan produksi tanaman hortikultura basis di Kota Tarakan pada tahun 2016-2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode analisis location quotient (LQ), trend linier, peramalan (Forecasting). Hasil analisis LQ menunjukan bahwa terdapat 6 tanaman hortikultura basis di Kecamatan Tarakan Timur, 6 tanaman hortikultura basis di Kecamatan Tarakan Tengah, 8 tanaman hortikultura basis di Kecamatan Tarakan Barat, dan 5 tanaman hortikultura basis di Kecamatan Tarakan Utara. Berdasarkan hasil analisis trend tanaman hortikultura di Kota Tarakan, tanaman hortikultura yang mengalami peningkatan diantaranya bawang daun, cabai besar, kangkung, dan bayam, tanaman hortikultura yang cenderung menurun diantaranya bawang merah, cabai rawit, tomat, terung, melon, dan tanaman hortikultura yang berfluktuasi yaitu petsai/sawi, kacang panjang, buncis, ketimun, semangka. Berdasarkan hasil peramalan produksi tanaman hortikultura di Kota Tarakan maka disimpulkan bahwa tanaman hortikultura yang akan mengalami peningakatan ditahun yang akan datang yaitu bawang merah, bawang daun, terung, ketimun, melon, semangka. Adapun saran penelitian ini Pemerintah Kota Tarakan melalui kebijakannya diharapkan dapat mempertahankan dan mengembangkan tanaman hortikultura yang menjadi basis pada setiap kecamatan sebagai komoditas unggulan sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah. Selain itu, pemerintah daerah diharapkan dapat lebih memperhatikan tanaman hortikultura yang di datangkan dari luar daerah atau non basis di Kota Tarakan yang masih bisa dikembangkan dalam wilayahnya sehingga tidak tergantung dengan wilayah lain.

Analisis Wilayah Basis dan Trend Perkembangan Produksi Tanaman Hortikultura di Kota Tarakan

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS WILAYAH BASIS DAN TREND PERKEMBANGAN PRODUKSI TANAMAN HORTIKULTURA DI KOTA TARAKAN ABSTRAK Salah satu tanaman sektor pertanian yang banyak diusahakan oleh masyarakat adalah tanaman hortikultura yang berperan sebagai sumber gizi masyarakat, penyedia lapangan pekerjaan, dan penunjang kegiatan agrowisata dan agroindustri. Tujuan Penelitian ini adalah : (1) Mengetahui tanaman hortikultura basis di Kota Tarakan (2) Mengetahui trend perkembangan produksi tanaman hortikultura basis di Kota Tarakan (3) Mengetahui peramalan produksi tanaman hortikultura basis di Kota Tarakan pada tahun 2016-2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode analisis location quotient (LQ), trend linier, peramalan (Forecasting). Hasil analisis LQ menunjukan bahwa terdapat 6 tanaman hortikultura basis di Kecamatan Tarakan Timur, 6 tanaman hortikultura basis di Kecamatan Tarakan Tengah, 8 tanaman hortikultura basis di Kecamatan Tarakan Barat, dan 5 tanaman hortikultura basis di Kecamatan Tarakan Utara. Berdasarkan hasil analisis trend tanaman hortikultura di Kota Tarakan, tanaman hortikultura yang mengalami peningkatan diantaranya bawang daun, cabai besar, kangkung, dan bayam, tanaman hortikultura yang cenderung menurun diantaranya bawang merah, cabai rawit, tomat, terung, melon, dan tanaman hortikultura yang berfluktuasi yaitu petsai/sawi, kacang panjang, buncis, ketimun, semangka. Berdasarkan hasil peramalan produksi tanaman hortikultura di Kota Tarakan maka disimpulkan bahwa tanaman hortikultura yang akan mengalami peningakatan ditahun yang akan datang yaitu bawang merah, bawang daun, terung, ketimun, melon, semangka. Adapun saran penelitian ini Pemerintah Kota Tarakan melalui kebijakannya diharapkan dapat mempertahankan dan mengembangkan tanaman hortikultura yang menjadi basis pada setiap kecamatan sebagai komoditas unggulan sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah. Selain itu, pemerintah daerah diharapkan dapat lebih memperhatikan tanaman hortikultura yang di datangkan dari luar daerah atau non basis di Kota Tarakan yang masih bisa dikembangkan dalam wilayahnya sehingga tidak tergantung dengan wilayah lain.

STRATEGI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L.) PADA KELOMPOK WANITA TANI (KWT) KAMPUNG SALAK KELURAHAN MAMBURUNGAN, KOTA TARAKAN

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

KWT Kampung Salak menghadapi berbagai permasalahan agribisnis diantaranya pada subsistem hulu, subsistem hilir dan subsistem on-farm. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui faktor internal dan eksternal yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dalam pengembangan agribisnis bunga telang di Kelurahan Mamburungan, Kota Tarakan.; (2) Mengetahui alternatif strategi yang tepat dilakukan dalam pengembangan agribisnis bunga telang di Kelurahan Mamburungan, Kota Tarakan.; (3) Mengetahui prioritas strategi yang dapat diterapkan dalam pengembangan agribisnis bunga telang di Kelurahan Mamburungan, Kota Tarakan. Penentuan sampel yang digunakan purposive sampling dengan menggunakan key informan yaitu pihak internal KWT diantaranya ketua, sekertaris, dan bendahara. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dokumentasi dan studi pustaka. Metode analisis menggunakan deskriptif kualitatif, matriks IFAS dan EFAS, Diagram SWOT, Matriks SWOT dan QSPM. Berdasarkan hasil wawancara terhadap pihak internal KWT Kampung Salak yang menjadi faktor internal kekuatan yaitu: memiliki lahan yang luas, fasilitas produksi dan operasional menunjang, harga produk bunga telang lebih murah, dan variasi yang ditawarkan, sedangkan yang menjadi kelemahan: manajeman KWT masih sederhana, pemanfaatan lahan belum optimal, penanganan hama dan penyakit kurang dan kurangnya kegiatan promosi. Faktor eksternal yang menjadi peluang yaitu: perkembangan industri obat herbal, perkembangan teknologi dan kebijakan pengembangan UMKM, ancaman: fluktuatif cuaca yang tidak dapat di prediksi dan pesaing usaha. Hasil analisis SWOT menunjukkan posisi KWT berada di kuadran III yang artinya keadaan usahatani bunga telang mendukung strategi trun-around.Strategi yang dapat digunakan KWT Kampung Salak yaitu strategi S-O dengan menggunakan lahan yang luas, fasilitas produksi dan operasional yang menunjang, harga produk, varian yang ditawarkan serta menggunakan perkembangan teknologi baik digunakan dalam proses produksi dan pemasaran dengan memanfaatkan sinergi kebijakan pemerintah yang mendukung perkembangan UMKM dengan konsep usaha agribisnis untuk meningkatkan kualitas produksi dengan nilai QSPM sebagai prioritas utama sebesar 6.610.

STRATEGI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L.) PADA KELOMPOK WANITA TANI (KWT) KAMPUNG SALAK KELURAHAN MAMBURUNGAN, KOTA TARAKAN

2021 · Thesis ·

KWT Kampung Salak menghadapi berbagai permasalahan agribisnis diantaranya pada subsistem hulu, subsistem hilir dan subsistem on-farm. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui faktor internal dan eksternal yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dalam pengembangan agribisnis bunga telang di Kelurahan Mamburungan, Kota Tarakan.; (2) Mengetahui alternatif strategi yang tepat dilakukan dalam pengembangan agribisnis bunga telang di Kelurahan Mamburungan, Kota Tarakan.; (3) Mengetahui prioritas strategi yang dapat diterapkan dalam pengembangan agribisnis bunga telang di Kelurahan Mamburungan, Kota Tarakan. Penentuan sampel yang digunakan purposive sampling dengan menggunakan key informan yaitu pihak internal KWT diantaranya ketua, sekertaris, dan bendahara. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dokumentasi dan studi pustaka. Metode analisis menggunakan deskriptif kualitatif, matriks IFAS dan EFAS, Diagram SWOT, Matriks SWOT dan QSPM. Berdasarkan hasil wawancara terhadap pihak internal KWT Kampung Salak yang menjadi faktor internal kekuatan yaitu: memiliki lahan yang luas, fasilitas produksi dan operasional menunjang, harga produk bunga telang lebih murah, dan variasi yang ditawarkan, sedangkan yang menjadi kelemahan: manajeman KWT masih sederhana, pemanfaatan lahan belum optimal, penanganan hama dan penyakit kurang dan kurangnya kegiatan promosi. Faktor eksternal yang menjadi peluang yaitu: perkembangan industri obat herbal, perkembangan teknologi dan kebijakan pengembangan UMKM, ancaman: fluktuatif cuaca yang tidak dapat di prediksi dan pesaing usaha. Hasil analisis SWOT menunjukkan posisi KWT berada di kuadran III yang artinya keadaan usahatani bunga telang mendukung strategi trun-around.Strategi yang dapat digunakan KWT Kampung Salak yaitu strategi S-O dengan menggunakan lahan yang luas, fasilitas produksi dan operasional yang menunjang, harga produk, varian yang ditawarkan serta menggunakan perkembangan teknologi baik digunakan dalam proses produksi dan pemasaran dengan memanfaatkan sinergi kebijakan pemerintah yang mendukung perkembangan UMKM dengan konsep usaha agribisnis untuk meningkatkan kualitas produksi dengan nilai QSPM sebagai prioritas utama sebesar 6.610.