2024 · Book ·
Pemanfaatan limbah dapat dilakukan dengan memformulasikan kepala ikan nomei menjadi campuran roti tawar yang dibuat dari tepung limbah kepala ikan nomei pada penelitian ini dianalisis parameter gizi yang meliputi energi, kadar air, kadar abu, karbohidrat, protein, lemak, dan serat. Parameter gizi tersebut kemudian dibandingkan dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Tabel komposisi Pangan Indonesia. Menganalisi hedonik pada roti yang diformulasikan dengan tepung ikan nomei (Harpodon nehereus) perbandingan 1%, 5%, dan 10% yang di formulasikan dengan tepung ikan nomei (Harpodon nehereus) Menganalisi protein, lemak, kadar abu, kadar air, dan karbohidrat pada roti yang di formulasikan dengan tepung ikan nomei (Harpodon nehereus) enelitian ini menggunakan kepala ikan nomei sebagai tepung tepung ikan analisis data yang dilakukan deskriptif – kualitataif. Mengetahui nilai variabel mandiri atau lebih (independen) tanpa membuat perbandingan atau menggabungkan antara variabel yang satu dengan lainnya erdasarkan analisis data dan pembahsan yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa roti tawar dengan formulasi 1% tepung kepala ikan nomeiadalah formulasi terpilih. mutu roti di SNI NO 1- 3840-1995 untuk kualitas dan uji kadar abu belum dikatakan standar SNI karena nilai kadar abu di formulasi tepung kepala ikan bernilai 4%. Semakin tinngi kadar abu suatu bahan pangan maka semakin buruk kualitas bahan pangan tersebut. Selain itu hasil uji kandungan gizi pada produk roti formulasi tepung kepala ikan nomei di proleh protein 22,75%, energi dari lemak 20,8, kadar air 32%, karbohidrat 51,82.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pemanfaatan limbah dapat dilakukan dengan memformulasikan kepala ikan nomei menjadi campuran roti tawar yang dibuat dari tepung limbah kepala ikan nomei pada penelitian ini dianalisis parameter gizi yang meliputi energi, kadar air, kadar abu, karbohidrat, protein, lemak, dan serat. Parameter gizi tersebut kemudian dibandingkan dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Tabel komposisi Pangan Indonesia. Menganalisi hedonik pada roti yang diformulasikan dengan tepung ikan nomei (Harpodon nehereus) perbandingan 1%, 5%, dan 10% yang di formulasikan dengan tepung ikan nomei (Harpodon nehereus) Menganalisi protein, lemak, kadar abu, kadar air, dan karbohidrat pada roti yang di formulasikan dengan tepung ikan nomei (Harpodon nehereus) enelitian ini menggunakan kepala ikan nomei sebagai tepung tepung ikan analisis data yang dilakukan deskriptif – kualitataif. Mengetahui nilai variabel mandiri atau lebih (independen) tanpa membuat perbandingan atau menggabungkan antara variabel yang satu dengan lainnya erdasarkan analisis data dan pembahsan yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa roti tawar dengan formulasi 1% tepung kepala ikan nomeiadalah formulasi terpilih. mutu roti di SNI NO 1- 3840-1995 untuk kualitas dan uji kadar abu belum dikatakan standar SNI karena nilai kadar abu di formulasi tepung kepala ikan bernilai 4%. Semakin tinngi kadar abu suatu bahan pangan maka semakin buruk kualitas bahan pangan tersebut. Selain itu hasil uji kandungan gizi pada produk roti formulasi tepung kepala ikan nomei di proleh protein 22,75%, energi dari lemak 20,8, kadar air 32%, karbohidrat 51,82.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis pantun menggunakan media puzzle dengan bantuan aplikasi powtoon pada siswa kelas VII-2 SMP Negeri 12 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di SMP Negeri 12 Tarakan pada semester I tahun ajaran 2021/2022. Subjek Penelitian adalah siswa kelas VII-2 SMP Negeri 12 Tarakan yang berjumlah 32 siswa yang terdiri dari 18 siswa perempuan dan 14 siswa laki-laki. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus dan setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Prosedur tiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media puzzle melalui aplikasi powtoon dapat meningkatkan kemampuan menulis pantun siswa kelas VII-2 SMP Negeri 12 Tarakan. Hal ini dapat dilihat dari hasil yang diperoleh pada setiap siklus. Pada siklus I, ketuntasan hasil belajar siswa ranah psikomotorik 72%. Selanjutnya pada siklus II hasil belajar siswa ranah psikomotorik 93% setelah siswa telah mampu untuk membuat pantun. Pada nilai ketuntasan 100% dapat dilihat berdasarkan jumlah siswa yang telah mencapai KKM dengan nilai standar KKM 70 hingga nilai 100. Perolehan nilai yang didapat oleh siswa berdasarkan hasil dari skor yang diperoleh dikali 100 dan dibagi dengan skor maksimal. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa media puzzle melalui aplikasi powtoon dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran bahasa Indonesia, khususnya aspek keterampilan menulis pantun dan penelitian ini dapat dikatakan berhasil dan sesuai dengan indikator keberhasilan.
2022 · Thesis ·
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis pantun menggunakan media puzzle dengan bantuan aplikasi powtoon pada siswa kelas VII-2 SMP Negeri 12 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di SMP Negeri 12 Tarakan pada semester I tahun ajaran 2021/2022. Subjek Penelitian adalah siswa kelas VII-2 SMP Negeri 12 Tarakan yang berjumlah 32 siswa yang terdiri dari 18 siswa perempuan dan 14 siswa laki-laki. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus dan setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Prosedur tiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media puzzle melalui aplikasi powtoon dapat meningkatkan kemampuan menulis pantun siswa kelas VII-2 SMP Negeri 12 Tarakan. Hal ini dapat dilihat dari hasil yang diperoleh pada setiap siklus. Pada siklus I, ketuntasan hasil belajar siswa ranah psikomotorik 72%. Selanjutnya pada siklus II hasil belajar siswa ranah psikomotorik 93% setelah siswa telah mampu untuk membuat pantun. Pada nilai ketuntasan 100% dapat dilihat berdasarkan jumlah siswa yang telah mencapai KKM dengan nilai standar KKM 70 hingga nilai 100. Perolehan nilai yang didapat oleh siswa berdasarkan hasil dari skor yang diperoleh dikali 100 dan dibagi dengan skor maksimal. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa media puzzle melalui aplikasi powtoon dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran bahasa Indonesia, khususnya aspek keterampilan menulis pantun dan penelitian ini dapat dikatakan berhasil dan sesuai dengan indikator keberhasilan.