Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Puspitasari

12 karya publik ditemukan.

2026: 52024: 22023: 12022: 22021: 2

PENERAPAN HUKUM PIDANA TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA NARKOTIKA (STUDI PUTUSAN NOMOR 68/PID.SUS/2020/PN TAR)

2026 · Book ·

ABSTRAK PENERAPAN HUKUM PIDANA TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA NARKOTIKA (STUDI PUTUSAN NOMOR 68/PID.SUS/2020/PN TAR) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis penerapan unsur-unsur tindak pidana dalam Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dalam Putusan Pengadilan Negeri Tarakan Nomor 68/Pid.Sus/2020/PN Tar, serta untuk mengetahui dan menganalisis pertimbangan hakim Pengadilan Negeri Tarakan dalam menjatuhkan putusan bebas kepada terdakwa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan menggunakan tiga pendekatan, yaitu pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan kasus (case approach), dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Sumber bahan hukum terdiri atas bahan hukum primer dan sekunder yang dianalisis secara analisis kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tarakan belum menerapkan unsur-unsur tindak pidana dalam Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 secara menyeluruh. Hakim menyatakan unsur “tanpa hak atau melawan hukum” tidak terbukti karena tidak ditemukan barang bukti pada terdakwa dan tidak ada bukti langsung mengenai pengetahuan terdakwa terhadap narkotika. Namun, terdapat rangkaian fakta yang menunjukkan keterlibatan terdakwa dalam pengambilan dan distribusi narkotika melalui pihak lain. Selain itu, hakim juga tidak menganalisis secara mendalam unsur permufakatan jahat. Pertimbangan hakim dinilai terlalu berfokus pada bukti langsung dan penguasaan fisik narkotika, padahal pembuktian tindak pidana narkotika dapat didasarkan pada rangkaian fakta yang saling berkaitan (circumstantial evidence). Penilaian ini sejalan dengan putusan Mahkamah Agung yang menyatakan terdakwa terbukti bersalah karena memiliki peran dalam mengatur pengambilan dan distribusi narkotika. Saran dalam penelitian ini adalah agar hakim dalam memeriksa dan memutus perkara tindak pidana narkotika lebih memperhatikan keterkaitan antara fakta-fakta hukum yang terungkap di persidangan serta tidak hanya berfokus pada bukti langsung atau penguasaan fisik terhadap barang bukti. Selain itu, hakim perlu menerapkan penilaian pembuktian secara menyeluruh terhadap unsur permufakatan jahat agar tercipta kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan dalam putusan pidana.

PENERAPAN HUKUM PIDANA TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA NARKOTIKA (STUDI PUTUSAN NOMOR 68/PID.SUS/2020/PN TAR)

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENERAPAN HUKUM PIDANA TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA NARKOTIKA (STUDI PUTUSAN NOMOR 68/PID.SUS/2020/PN TAR) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis penerapan unsur-unsur tindak pidana dalam Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dalam Putusan Pengadilan Negeri Tarakan Nomor 68/Pid.Sus/2020/PN Tar, serta untuk mengetahui dan menganalisis pertimbangan hakim Pengadilan Negeri Tarakan dalam menjatuhkan putusan bebas kepada terdakwa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan menggunakan tiga pendekatan, yaitu pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan kasus (case approach), dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Sumber bahan hukum terdiri atas bahan hukum primer dan sekunder yang dianalisis secara analisis kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tarakan belum menerapkan unsur-unsur tindak pidana dalam Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 secara menyeluruh. Hakim menyatakan unsur “tanpa hak atau melawan hukum” tidak terbukti karena tidak ditemukan barang bukti pada terdakwa dan tidak ada bukti langsung mengenai pengetahuan terdakwa terhadap narkotika. Namun, terdapat rangkaian fakta yang menunjukkan keterlibatan terdakwa dalam pengambilan dan distribusi narkotika melalui pihak lain. Selain itu, hakim juga tidak menganalisis secara mendalam unsur permufakatan jahat. Pertimbangan hakim dinilai terlalu berfokus pada bukti langsung dan penguasaan fisik narkotika, padahal pembuktian tindak pidana narkotika dapat didasarkan pada rangkaian fakta yang saling berkaitan (circumstantial evidence). Penilaian ini sejalan dengan putusan Mahkamah Agung yang menyatakan terdakwa terbukti bersalah karena memiliki peran dalam mengatur pengambilan dan distribusi narkotika. Saran dalam penelitian ini adalah agar hakim dalam memeriksa dan memutus perkara tindak pidana narkotika lebih memperhatikan keterkaitan antara fakta-fakta hukum yang terungkap di persidangan serta tidak hanya berfokus pada bukti langsung atau penguasaan fisik terhadap barang bukti. Selain itu, hakim perlu menerapkan penilaian pembuktian secara menyeluruh terhadap unsur permufakatan jahat agar tercipta kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan dalam putusan pidana.

ENGARUH HEDONIC SHOPPING DAN SHOPPING LIFESTYLE DIMODERASI OLEH MEDIA SOSIAL TERHADAP IMPULSE BUYING DI SHOPEE (Studi Pada Masyarakat Pengguna Shopee di Kota Malinau)

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Hedonic Shopping dan Shopping Lifestyle yang dimoderasi oleh Media Sosial terhadap Impulse Buying pada pengguna Shopee di Kota Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 200 responden dan dianalisis menggunakan PLS SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hedonic Shopping tidak berpengaruh signifikan terhadap Impulse Buying. Sebaliknya, Media Sosial dan Shopping Lifestyle berpengaruh positif dan signifikan terhadap Impulse Buying, dengan Shopping Lifestyle sebagai faktor paling dominan. Interaksi Media Sosial dengan Hedonic Shopping maupun Shopping Lifestyle tidak terbukti signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa gaya hidup berbelanja dan paparan media sosial lebih berperan dalam mendorong pembelian impulsif di bandingkan motivasi hedonis.

ENGARUH HEDONIC SHOPPING DAN SHOPPING LIFESTYLE DIMODERASI OLEH MEDIA SOSIAL TERHADAP IMPULSE BUYING DI SHOPEE (Studi Pada Masyarakat Pengguna Shopee di Kota Malinau)

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Hedonic Shopping dan Shopping Lifestyle yang dimoderasi oleh Media Sosial terhadap Impulse Buying pada pengguna Shopee di Kota Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 200 responden dan dianalisis menggunakan PLS SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hedonic Shopping tidak berpengaruh signifikan terhadap Impulse Buying. Sebaliknya, Media Sosial dan Shopping Lifestyle berpengaruh positif dan signifikan terhadap Impulse Buying, dengan Shopping Lifestyle sebagai faktor paling dominan. Interaksi Media Sosial dengan Hedonic Shopping maupun Shopping Lifestyle tidak terbukti signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa gaya hidup berbelanja dan paparan media sosial lebih berperan dalam mendorong pembelian impulsif di bandingkan motivasi hedonis.

ENGARUH HEDONIC SHOPPING DAN SHOPPING LIFESTYLE DIMODERASI OLEH MEDIA SOSIAL TERHADAP IMPULSE BUYING DI SHOPEE (Studi Pada Masyarakat Pengguna Shopee di Kota Malinau)

2026 · Thesis ·

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Hedonic Shopping dan Shopping Lifestyle yang dimoderasi oleh Media Sosial terhadap Impulse Buying pada pengguna Shopee di Kota Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 200 responden dan dianalisis menggunakan PLS SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hedonic Shopping tidak berpengaruh signifikan terhadap Impulse Buying. Sebaliknya, Media Sosial dan Shopping Lifestyle berpengaruh positif dan signifikan terhadap Impulse Buying, dengan Shopping Lifestyle sebagai faktor paling dominan. Interaksi Media Sosial dengan Hedonic Shopping maupun Shopping Lifestyle tidak terbukti signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa gaya hidup berbelanja dan paparan media sosial lebih berperan dalam mendorong pembelian impulsif di bandingkan motivasi hedonis.

Ancaman Radikalisme dalam Negara Pancasila

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku ini dapat menjadi “alarm” bagi kita bersama. Menimbang fenomena pelbagai aksi yang merongrong Pancasila di ruang publik. Demonstrasi berlabel agama, dugaan makar, kekerasan kelompok intoleran hingga kejahatan terorisme. Ancaman disintegrasi bangsa menjadi nyata yang tidak dapat dipandang enteng. Mencari solusi dari persoalan ini tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga seluruh elemen bangsa Indonesia. Keragaman bahasan dalam buku ini menunjukkan setidaknya tiga hal besar, pertama, bahwa dinamika kehidupan berbangsa merupakan sebuah proses konstruksi sosial dalam kurun waktu yang panjang. Kedua, konstruksi sosial yang terbentuk dalam masyarakat menemukan arena baru, yaitu media sosial sebagai tempat mengukuhkan habitus yang sudah terbentuk. Ketiga, Pancasila sesungguhnya dapat menjadi titik awal dalam memahami realitas bangsa, untuk merajut bina damai. Kumpulan tulisan terpilih ini merupakan salah satu bentuk upaya menggugah dan memperkuat kesadaran akan pentingnya Pancasila dalam kehidupan nasional kita, saat ini, dan masa mendatang. Selamat membaca!

A Study of Online Teaching by Using English Song via Google Classroom at Seventh Grade Students of SMPN 12 Tarakan

2022 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana proses pembelajaran bahasa inggris khususnya dengan menggunakan media lagu bahasa inggris. Selain itu, penelitian ini juga melakukan penelitian terhadap siswa untuk memperoleh informasi tambahan terkait tentang pembelajaran kosa kata menggunakan lagu bahasa inggris. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Penentuan sample dilakukan dengan teknik Purposive sampling. Peneliti mengambil 32 siswa dari kelas 7-6 di SMPN 12 Tarakan. Penelitian ini menggunakan dua instrumen, yaitu: observasi dan interview. Peneliti menggunakan analisis data terdiri dari tiga kegiatan, yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Peneliti melakukan penelitian dalam empat pertemuan. Setelah menganalisis data, ada empat poin kesimpulan. Pertama, proses mengajar dan belajar kosa kata melalui lagu. Kedua, siswa memperoleh beberapa kesulitan saat belajar bahasa inggris, yaitu: siswa kesulitan ketika mendengarkan lagu yang asing, siswa juga kesulitan cara mengucapkan kosa kata baru, siswa juga kurang paham dengan arti kosa kata baru. Ketiga, guru kesulitan untuk memonitoring siswa secara langsung, dikarenakan situasi pandemic. Dan keempat siswa dapat mengenal teknologi dengan menggunakan google classroom. Proses pembelajaran berlangsung melalui google classroom.

A Study of Online Teaching by Using English Song via Google Classroom at Seventh Grade Students of SMPN 12 Tarakan

2022 · Thesis ·

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana proses pembelajaran bahasa inggris khususnya dengan menggunakan media lagu bahasa inggris. Selain itu, penelitian ini juga melakukan penelitian terhadap siswa untuk memperoleh informasi tambahan terkait tentang pembelajaran kosa kata menggunakan lagu bahasa inggris. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Penentuan sample dilakukan dengan teknik Purposive sampling. Peneliti mengambil 32 siswa dari kelas 7-6 di SMPN 12 Tarakan. Penelitian ini menggunakan dua instrumen, yaitu: observasi dan interview. Peneliti menggunakan analisis data terdiri dari tiga kegiatan, yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Peneliti melakukan penelitian dalam empat pertemuan. Setelah menganalisis data, ada empat poin kesimpulan. Pertama, proses mengajar dan belajar kosa kata melalui lagu. Kedua, siswa memperoleh beberapa kesulitan saat belajar bahasa inggris, yaitu: siswa kesulitan ketika mendengarkan lagu yang asing, siswa juga kesulitan cara mengucapkan kosa kata baru, siswa juga kurang paham dengan arti kosa kata baru. Ketiga, guru kesulitan untuk memonitoring siswa secara langsung, dikarenakan situasi pandemic. Dan keempat siswa dapat mengenal teknologi dengan menggunakan google classroom. Proses pembelajaran berlangsung melalui google classroom.

The Profil of English National Examination Results of Junior High Schools in Tana Tidung

2021 · Book ·

This study aimed at describing profile of English National Examination Results of Junior High Schools in Tana Tidung and dinding out whether there where differences in the Examination Results in terms of Schools status, school accreditation, majors, gender and student achievement. There where 8 Schools student in Tana Tidung in the accademic year 2018/2019. This research used a quantitative method. The results showed (1) where the researcher found that Schools with lower accreditation can get better results, (2) female student s where better than male students (3) for student achievement oh the results of the English National Examination was in the very poor category (4) and each districy there is no significant difference. As the significant value in each variable was less than the significant level of 0.05, the Hp was rejected. It was indicated that there where differences in English National Examination scores of junior high school students on Tana Tidung in terms of student achievement, school accreditation, gender and sub-disrtict.

The Profil of English National Examination Results of Junior High Schools in Tana Tidung

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study aimed at describing profile of English National Examination Results of Junior High Schools in Tana Tidung and dinding out whether there where differences in the Examination Results in terms of Schools status, school accreditation, majors, gender and student achievement. There where 8 Schools student in Tana Tidung in the accademic year 2018/2019. This research used a quantitative method. The results showed (1) where the researcher found that Schools with lower accreditation can get better results, (2) female student s where better than male students (3) for student achievement oh the results of the English National Examination was in the very poor category (4) and each districy there is no significant difference. As the significant value in each variable was less than the significant level of 0.05, the Hp was rejected. It was indicated that there where differences in English National Examination scores of junior high school students on Tana Tidung in terms of student achievement, school accreditation, gender and sub-disrtict.