2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai pada Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Tarakan. Latar belakang penelitian didasarkan pada fenomena menurunnya tingkat kehadiran pegawai serta meningkatnya absensi tanpa keterangan yang mengindikasikan belum optimalnya kinerja pegawai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Disbudporapar Kota Tarakan. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh dengan jumlah responden sebanyak 57 orang. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistics versi 25. Variabel independen dalam penelitian ini adalah gaya kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja, sedangkan variabel dependen adalah kinerja pegawai. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris mengenai pengaruh kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai serta menjadi bahan pertimbangan bagi Disbudporapar Kota Tarakan dalam menyusun kebijakan pengelolaan sumber daya manusia guna meningkatkan kualitas kinerja pegawai dan pelayanan publik.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
The purpose of this study was to determine the effect of group guidance on the learning motivation of Grade XI students at Madrasah Aliyah Negeri Tarakan. Low learning motivation was seen from passive attitudes, a tendency to give up easily, a lack of concentration, and low student engagement during lessons, which negatively gave impact on learning outcomes. One strategy to address this issue was the implementation of group guidance services. The study employed a quantitative experimental approach using a pre-experimental one-group pre-test-post-test design. Data were collected using a learning motivation scale. The study population consisted of 147 Grade XI students, with a sample of 10 students which were selected using simple random sampling. Data analysis was conducted using both descriptive and inferential statistics using SPSS 21.0. The results showed that the mean pre-test score of 63.20 increased to 103.80 in the post-test. Hypothesis testing using a paired-sample t-test was a Sig. (2-tailed) value of 0.000 ( 0.05); thus, the alternative hypothesis (Ha) was accepted and the null hypothesis (H0) was rejected. Consequently, it can be concluded that group guidance has a significant effect on enhancing the learning motivation of Grade XI students at Madrasah Aliyah Negeri Tarakan.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Udang windu (Penaeus monodon) merupakan salah satu komoditas ekspor penting Indonesia, termasuk di Kota Tarakan yang mampu mengekspor hingga 13 ribu ton udang windu setiap tahun keberbagai negara sehingga kualitas dan keamanan produk menjadi aspek yang sangat diperhatikan dalam rantai pasok ekspor. Kitosan berpotensi menjadi solusi alternatif yang aman, efektif, ramah lingkungan, dan mendukung praktik budidaya berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi senyawa kimia kitosan yang berasal dari kerang kapah sebagai potensi antibakteri dalam menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio parahaemolyticus patogen udang windu, kitosan yang diperoleh merupakan senyawa hasil deasetilasi kitin yang berasal dari limbah cangkang kerang kapah. Pengujian derajat deasetilasi dilakukan menggunakan metode garis dasar Spektroskopi FTIR, kemudian dilanjutkan analisa difusi daya hambat. Hasil penelitian menunjukkan derajat deasetil kapah FTIR 3415 cm-1, kitin 3410 cm-1dan kitosan 3408 cm-1. Pengujian daya hambat menunjukkan rata-rata amoxilin 1% 1,00 mm, asam asetat 1% 1,67 mm, kemudian senyawa kitosan 0,5% 2,00 mm, 1% 1,67 mm, 1,5% 2,00 mm dan 2% 2,67 mm. Pengujian lanjutan perlakuan secara statistik terhadap potensi senyawa kitosan pada taraf kepercayaan 95% menunjukkan tidak terdapat perbedaan daya hambat antibakteri terhadap Vibrio parahaemolitycus, namun perlakuan 1,5% cukup menghambat dibanding perlakuan amoxilin 1%. Secara umum senyawa kitosan dari kerang kappah memiliki aktivitas antibakteri yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio parahaemolitycus.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Keamanan rumah walet pada umumnya masih dilakukan melalui pemantauan secara manual sehingga kurang efisien dan membutuhkan waktu yang relatif lama. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan keterlambatan dalam mendeteksi objek yang dapat mengganggu keberadaan sarang burung walet. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem keamanan rumah walet berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan sensor thermal MLX90614, mikrokontroler ESP32, dan metode Rule-Based System. Sistem dirancang untuk mendeteksi suhu objek secara non-kontak, mengklasifikasikan kondisi berdasarkan aturan suhu yang telah ditentukan, serta mengirimkan hasil deteksi dan notifikasi kepada pengguna melalui aplikasi Telegram. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah sistem deteksi otomatis rumah walet, yang meliputi tingkat ketepatan sistem dalam mendeteksi kondisi berdasarkan suhu dan kemampuan sistem dalam mengirimkan notifikasi secara real-time. Hipotesis penelitian ini adalah bahwa sistem mampu mendeteksi suhu ruangan dan objek manusia secara real-time menggunakan sensor thermal MLX90614. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kalibrasi berhasil meningkatkan kesesuaian pembacaan sensor terhadap termometer referensi. Pada objek manusia, error setelah kalibrasi berada pada rentang 0,004°C–0,134°C atau 0,01%–0,37%, sedangkan pada objek ruangan berada pada rentang 0,002°C–0,201°C atau 0,007%–0,57%, dengan nilai koefisien determinasi sebesar R² = 0,9744. Metode Rule-Based System berhasil mengklasifikasikan kondisi berdasarkan rentang suhu yang telah ditentukan dan memungkinkan proses pengambilan keputusan dilakukan secara otomatis. Pengujian komunikasi IoT menunjukkan tingkat keberhasilan pengiriman notifikasi sebesar 100% dengan rata-rata latency sebesar 1.809,3 ms atau sekitar 1,81 detik. Dengan demikian, sistem yang dirancang mampu melakukan deteksi suhu, klasifikasi kondisi, dan pengiriman notifikasi secara terintegrasi sehingga dapat digunakan sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan pemantauan keamanan rumah walet berbasis IoT.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini mengkaji peran guru sebagai pendidik dalam menanamkan sikap demokratis kepada siswa kelas VI di MIS Abnaul Amir. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian meliputi guru dan siswa kelas VI MIS Abnaul Amir. Data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menjalankan perannya sebagai pendidik dalam menanamkan sikap demokratis kepada siswa dengan baik. Hal tersebut tampak dari keteladanan yang diberikan guru melalui sikap sopan, penghargaan terhadap pendapat siswa, serta penyelesaian konflik secara damai. Guru juga memberikan kesempatan kepada setiap siswa untuk mengemukakan pendapat melalui kegiatan diskusi dan tanya jawab. Selain itu, guru membiasakan siswa bermusyawarah, bekerja sama, serta bersikap adil dan toleran dalam berinteraksi dengan teman. Penerapan nilai-nilai demokratis tersebut terlihat baik dalam proses pembelajaran maupun dalam interaksi sehari-hari di lingkungan sekolah.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Transportasi speed boat non-reguler rute Sebatik – Kota Tarakan merupakan salah satu moda transportasi laut yang banyak dimanfaatkan masyarakat karena fleksibilitas dan ketersediaannya. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai permasalahan terkait keamanan dan keselamatan, seperti keterbatasan fasilitas keselamatan, belum tersedianya perlengkapan darurat sesuai standar, jumlah penumpang yang melebihi kapasitas kapal, serta rendahnya penerapan standar operasional pelayaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas keamanan dan keselamatan speed boat non-reguler, mengidentifikasi atribut yang menjadi prioritas perbaikan, serta merumuskan strategi peningkatan berdasarkan kebutuhan pengguna jasa. Penelitian dilakukan di Jembatan Sungai Pancang Sebatik dengan responden penumpang speed boat non-reguler rute Sebatik–Kota Tarakan. Metode analisis yang digunakan adalah Importance Performance Analysis (IPA) untuk mengukur tingkat kesesuaian antara kepentingan dan kinerja serta Quality Function Deployment (QFD) untuk menentukan prioritas respon teknis berdasarkan kebutuhan pengguna jasa. Hasil analisis IPA menunjukkan bahwa kualitas keamanan dan keselamatan speed boat non-reguler belum sepenuhnya memenuhi harapan pengguna jasa. Terdapat empat atribut yang menjadi prioritas utama perbaikan pada Kuadran I, yaitu ketersediaan pelampung penolong (lifebuoy) beserta tali apung, kepatuhan terhadap kapasitas maksimum penumpang, ketersediaan baju keselamatan (lifejacket) sesuai kapasitas penumpang, serta fasilitas kesehatan darurat berupa P3K. Hasil analisis QFD menghasilkan respon teknis yang diprioritaskan, meliputi penyediaan dan pemeriksaan lifejacket, pendataan dan pengendalian kapasitas penumpang, serta penyediaan dan pemeriksaan lifebuoy dan P3K. Secara keseluruhan, kualitas keamanan dan keselamatan speed boat non-reguler berada pada kategori cukup baik, namun masih terdapat atribut prioritas yang perlu ditingkatkan agar kualitas pelayanan keamanan dan keselamatan dapat lebih optimal
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Vocabulary is considered one of the important aspects in learning English as a foreign language because it supports students in understanding and using the language effectively. However, many students still experience difficulties in developing their vocabulary. This study was conducted to determine whether a blended learning approach can improve the vocabulary of tenth grade students at SMA Negeri 5 Tarakan. This study used a quantitative approach with a one-group pre-test and post-test pre-experimental design. A total of 35 students from Class X-A participated in this study. Data were obtained through a vocabulary test conducted before and after the implementation of the blended learning approach. The research results were analyzed using descriptive and inferential statistics with SPSS version 16.0. The analysis showed an improvement in students' vocabulary performance, indicated by a higher average score on the post-test compared to the pre-test. Furthermore, the normality test conducted on the difference scores between the pre-test and post-test showed that the data were normally distributed. Therefore, a paired t-test was used to examine the presence of a significant difference in students' vocabulary scores before and after the implementation of the blended learning approach. The paired sample t-test results showed a p-value of 0.000, which is smaller than the significance level of 0.05. Therefore, the alternative hypothesis (Ha) is accepted, and the null hypothesis (Ho) is rejected. In addition, the N-Gain analysis indicated that the improvement is classified in the moderate category. Overall, these findings affirm that the blended learning approach contributes significantly to the enhancement of vocabulary among tenth grade students at SMA Negeri 5 Tarakan.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. N di RSD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh Lembar Kerja Siswa (LKPD) berbasis konteks terhadap prestasi sains siswa kelas VIII mengenai sistem ekskresi di SMP Mutiara Bangsa Sebatik. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimental yang melibatkan grup kontrol non-ekuivalen. Sampel penelitian terdiri dari 24 siswa kelas VIII dari Kelas 8A, yang ditetapkan sebagai kelompok eksperimen yang menggunakan Lembar Kerja Siswa berbasis konteks, dan 23 siswa kelas VIII dari Kelas 8B, yang berfungsi sebagai kelompok kontrol yang menggunakan Lembar Kerja Siswa konvensional. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest yang menggunakan soal pilihan ganda pada tingkat kognitif C1–C4. Data dianalisis melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan ANCOVA Peringkat, dengan ambang batas signifikansi ditetapkan pada 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata posttest kelompok eksperimen adalah 79,17, sedangkan kelompok kontrol mencapai nilai 73,70. Hasil uji Rank ANCOVA menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,797 untuk variabel kelompok, yang melebihi 0,05; oleh karena itu, H₀ diterima dan H₁ ditolak. Akibatnya, penerapan lembar kerja berbasis konteks tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap prestasi belajar sains siswa ketika memperhitungkan kemampuan awal mereka. Nilai prauji, yang berfungsi sebagai kovariat, memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar, yang dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,016, yang lebih kecil dari 0,05.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. N di RSD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENGGUNAAN MEDIA POP-UP BOOK PADA MATERI GAYA DI KELAS IV B SDIT IBNU ABBAS TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada materi gaya dikelas IV B SDIT Ibnu Abbas Tarakan akibat pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan keterbatasan media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penggunaan media pop-up book. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas IV B SDIT Ibnu Abbas Tarakan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi. Pelaksanaan penelitian dihentikan pada siklus I karena hasil yang diperoleh telah memenuhi indikator keberhasilan yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pop-up book dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa dalam pembelajaran materi gaya. Ketuntasan hasil belajar pada siklus I mencapai 91,30% dengan 21 siswa telah mencapai kriteria ketuntasan minimal ( KKM) dan 2 siswa belum mencapai KKM. Hasil observasi aktivitas siswa pada aspek sikap memperoleh presentase sebesar 84,35% dengan kategori sangat baik, sedangkan aspek keterampilan memperoleh persentase 82,52% dengan kategori sangat baik. Hasil tersebut melampaui indikator keberhasilan penelitian yang ditetapkan, yaitu 70% siswa mencapai nilai KKM 67. Dengan demikian, penggunaan media pop-up book dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi gaya di kelas IV B SDIT Ibnu Abbas Tarakan.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan pendekatan Mixed Methods yang bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Roda Pintar Edukasi (Rotari) pada materi hak dan kewajiban siswa kelas III sekolah dasar. Pendekatan Mixed Methods digunakan karena penelitian ini menganalisis data kualitatif dan kuantitatif secara terpisah, kemudian menggabungkannya sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih menyeluruh terhadap hasil pengembangan media pembelajaran. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE yang terdiri atas lima tahapan, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Produk yang dikembangkan divalidasi oleh ahli media, ahli materi, dan praktisi. Hasil validasi menunjukkan bahwa media pembelajaran Rotari memperoleh kriteria sangat layak dengan persentase rata-rata sebesar 93,3%, yang terdiri atas validator media sebesar 92%, validator materi sebesar 94%, dan praktisi sebesar 94%. Hasil respon siswa pada uji coba terbatas yang melibatkan 5 siswa memperoleh persentase sebesar 100% dengan kategori sangat tertarik. Sementara itu, pada uji coba lapangan yang melibatkan 28 siswa diperoleh persentase sebesar 92,9% dengan kategori sangat tertarik. Adapun hasil analisis pengetahuan siswa menunjukkan bahwa pada uji coba terbatas diperoleh nilai N-Gain sebesar 0,90 dengan kategori tinggi, dengan kriteria efektivitas sangat efektif sedangkan pada uji coba lapangan diperoleh nilai N-Gain sebesar 0,54 dengan kategori sedang atau cukup efektif. Hasil uji t menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Rotari cukup efektif pada materi hak dan kewajiban. Dengan demikian, media Roda Pintar Edukasi (Rotari) layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran PPKn di sekolah dasar.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan sarana dan prasarana dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila pada kelas I-C di SDN 024 Tarakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana penggunaan sarana dan prasarana dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru kelas. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui pengumpulan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan sarana dan prasarana dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila pada kelas I-C di SDN 024 Tarakan sudah berjalan cukup baik. Sarana dan prasarana yang tersedia seperti ruang kelas, perpustakaan, alat pelajaran, alat peraga, media pembelajaran, serta lingkungan sekolah dimanfaatkan untuk menunjang proses pembelajaran. Guru menggunakan sarana dan prasarana sesuai dengan materi pembelajaran dan kebutuhan siswa sehingga membantu menciptakan pembelajaran yang lebih efektif dan menarik. Selain itu, guru juga menggunakan lingkungan sekitar sebagai alternatif alat peraga dan media pembelajaran ketika fasilitas belum tersedia. Penggunaan sarana dan prasarana dalam pembelajaran disesuaikan dengan jadwal yang telah disusun oleh pihak sekolah untuk menghindari terjadinya benturan pemakaian seperti penyusunan jadwal atau roster pelajaran di setiap kelas. Secara keseluruhan, penggunaan sarana dan prasarana memberikan dampak positif terhadap kelancaran proses pembelajaran di SDN 024 Tarakan.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
NURUL HIDAYAH 2026. Nilai Moral dalam Novel “Freeter, Membeli Rumah” Karya Arikawa Hiro Berdasarkan Kondisi Psikologis Tokoh Utama (Kajian Psikologi Sastra). (dibimbing oleh Dr. Asih Riyanti, M.Pd. dan Muhammad Ilham, S.S., M.Pd.) Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai moral dalam novel Freeter Membeli Rumah karya Arikawa Hiro berdasarkan kondisi psikologis tokoh utama dengan kajian psikologi sastra. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perubahan kondisi psikologis tokoh utama Seiji yang mengalami berbagai konflik dalam kehidupan , keluarga, dan pekerjaan. Perubahan tersebut memengaruhi sikap dan perilaku Seiji sehingga memunculkan berbagai nilai moral yang dapat dijadikan pembelajaran dalam kehidupan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan psikologi sastra. Sumber data penelitian adalah novel Freeter Membeli Rumah karya Arikawa Hiro terjemahan Ribeka Ota yang diterbitkan oleh PT Haru Media Sejahtera tahun 2021 di kota Ponorogo, Jawa Timur. Data penelitian berupa kata, kalimat, dan paragraf yang terkandung nilai moral berdasarkan kondisi psikologis tokoh utama. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca, simak, dan catat, sedangkan teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 38 data yang menggambarkan nilai moral berdasarkan kondisi psikologis tokoh utama yang terdiri atas 4 data kebutuhan fisiologis, 8 data kebutuhan rasa aman, 16 data kebutuhan cinta dan memiliki, 9 data kebutuhan harga diri, dan 1 data kebutuhan aktualisasi diri berdasarkan teori hierarki kebutuhan Abraham Maslow. Nilai moral yang ditemukan meliputi hubungan manusia dengan diri sendiri, hubungan manusia dengan sesama dalam lingkungan sosial, dan hubungan manusia dengan Tuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan kondisi psikologis Seiji memengaruhi munculnya nilai-nilai moral sehingga ia berkembang menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab, mandiri, peduli terhadap keluarga, mampu menghargai diri sendiri, serta berusaha mengembangkan potensi yang dimilikinya.
2026 · Book ·
PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG TERHADAP PEKERJA MIGRAN INDONESIA DI KOTA TARAKAN Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) merupakan kejahatan yang mengancam hak asasi manusia dan sering menimpa Pekerja Migran Indonesia (PMI), terutama yang diberangkatkan secara non-prosedural. Kota Tarakan sebagai wilayah perbatasan yang berbatasan langsung dengan Malaysia memiliki kerentanan tinggi terhadap praktik TPPO. Oleh karena itu, Penyidik Imigrasi Kelas II TPI Tarakan memiliki peran penting dalam melakukan penegakan hukum dan pencegahan terhadap TPPO. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penegakan hukum represif terhadap pelaku TPPO terhadap PMI serta upaya preventif yang dilakukan oleh Penyidik Imigrasi Kelas II TPI Tarakan dalam penanggulangan TPPO. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis empiris dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dan wawancara dengan pihak Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum represif terhadap pelaku TPPO telah dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan TPPO dan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Namun, pelaksanaannya belum optimal karena masih sulit mengungkap jaringan pelaku secara menyeluruh dan peran imigrasi lebih banyak pada aspek pengawasan dan koordinasi. Upaya preventif dilakukan melalui pemeriksaan dokumen perjalanan, wawancara pemohon paspor, pengawasan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi, program Desa Binaan Imigrasi, sosialisasi kepada masyarakat, serta kerja sama dengan instansi terkait. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan pengawasan, banyaknya jalur ilegal di wilayah perbatasan, dan sulitnya mendeteksi calon PMI non-prosedural. Kesimpulannya, peran Penyidik Imigrasi Kelas II TPI Tarakan dalam penanggulangan TPPO telah berjalan melalui upaya represif dan preventif, namun masih perlu dioptimalkan. Disarankan adanya penguatan sinergi antarinstansi, peningkatan pengawasan keimigrasian, pemanfaatan teknologi, serta peningkatan edukasi masyarakat guna mencegah TPPO terhadap PMI.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pembelajaran saat ini diarahkan pada proses belajar yang tidak hanya menekankan penguasaan materi, tetapi juga mendorong peserta didik memahami konsep secara mendalam dan bermakna. Salah satu pendekatan yang sejalan dengan arah tersebut adalah deep learning, yang menekankan pembelajaran yang penuh kesadaran (mindful), bermakna (meaningful), dan menyenangkan (joyful). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan deep learning terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI pada materi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimental tipe Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Sebatik Tahun Ajaran 2025/2026, sedangkan sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri atas satu kelas eksperimen dan satu kelas kontrol. Kelas eksperimen memperoleh pembelajaran menggunakan pendekatan deep learning, sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Data hasil belajar kognitif diperoleh melalui tes pretest dan posttest, sedangkan data afektif dan psikomotorik diperoleh melalui lembar observasi sebagai data pendukung. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji ANCOVA dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan deep learning berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar kognitif peserta didik (Sig. = 0,000 0,05). Peserta didik pada kelas eksperimen memperoleh hasil belajar yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol setelah mengontrol kemampuan awal. Hasil observasi juga menunjukkan bahwa peserta didik pada kelas eksperimen memiliki sikap dan keterampilan praktikum yang lebih baik dibandingkan kelas kontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan deep learning yang menekankan prinsip mindful, meaningful, dan joyful learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pneumonia merupakan salah satu penyebab utama gangguan pernapasan pada anak yang ditandai dengan peningkatan frekuensi pernapasan akibat proses inflamasi pada paru sehingga menyebabkan pola napas tidak efektif. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diberikan untuk membantu memperbaiki pola napas adalah teknik Pursed Lips Breathing (PLB) melalui media pianika. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi perubahan frekuensi pernapasan pada anak dengan pneumonia setelah penerapan teknik Pursed Lips Breathing melalui media pianika. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus pada dua anak usia 6 tahun dengan diagnosis medis pneumonia dan diagnosis keperawatan pola napas tidak efektif. Intervensi berupa teknik Pursed Lips Breathing melalui media pianika diberikan selama tiga hari. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan frekuensi pernapasan sebelum dan sesudah intervensi serta mengamati perubahan kondisi klinis pasien. Hasil menunjukkan adanya penurunan frekuensi pernapasan pada kedua pasien. Pada An. A, frekuensi pernapasan menurun dari 35 kali/menit menjadi 28 kali/menit, sedangkan pada An. M menurun dari 33 kali/menit menjadi 27 kali/menit. Selain itu, keluhan sesak napas berkurang, penggunaan otot bantu pernapasan menurun, anak tampak lebih rileks dan kooperatif selama latihan, serta masalah keperawatan pola napas tidak efektif teratasi. Penerapan teknik Pursed Lips Breathing melalui media pianika dapat menjadi intervensi keperawatan nonfarmakologis yang efektif untuk membantu menurunkan frekuensi pernapasan, memperbaiki pola napas, dan mendukung peningkatan fungsi respirasi pada anak dengan pneumonia.
2026 · Book ·
Pneumonia merupakan salah satu penyebab utama gangguan pernapasan pada anak yang ditandai dengan peningkatan frekuensi pernapasan akibat proses inflamasi pada paru sehingga menyebabkan pola napas tidak efektif. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diberikan untuk membantu memperbaiki pola napas adalah teknik Pursed Lips Breathing (PLB) melalui media pianika. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi perubahan frekuensi pernapasan pada anak dengan pneumonia setelah penerapan teknik Pursed Lips Breathing melalui media pianika. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus pada dua anak usia 6 tahun dengan diagnosis medis pneumonia dan diagnosis keperawatan pola napas tidak efektif. Intervensi berupa teknik Pursed Lips Breathing melalui media pianika diberikan selama tiga hari. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan frekuensi pernapasan sebelum dan sesudah intervensi serta mengamati perubahan kondisi klinis pasien. Hasil menunjukkan adanya penurunan frekuensi pernapasan pada kedua pasien. Pada An. A, frekuensi pernapasan menurun dari 35 kali/menit menjadi 28 kali/menit, sedangkan pada An. M menurun dari 33 kali/menit menjadi 27 kali/menit. Selain itu, keluhan sesak napas berkurang, penggunaan otot bantu pernapasan menurun, anak tampak lebih rileks dan kooperatif selama latihan, serta masalah keperawatan pola napas tidak efektif teratasi. Penerapan teknik Pursed Lips Breathing melalui media pianika dapat menjadi intervensi keperawatan nonfarmakologis yang efektif untuk membantu menurunkan frekuensi pernapasan, memperbaiki pola napas, dan mendukung peningkatan fungsi respirasi pada anak dengan pneumonia.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG TERHADAP PEKERJA MIGRAN INDONESIA DI KOTA TARAKAN Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) merupakan kejahatan yang mengancam hak asasi manusia dan sering menimpa Pekerja Migran Indonesia (PMI), terutama yang diberangkatkan secara non-prosedural. Kota Tarakan sebagai wilayah perbatasan yang berbatasan langsung dengan Malaysia memiliki kerentanan tinggi terhadap praktik TPPO. Oleh karena itu, Penyidik Imigrasi Kelas II TPI Tarakan memiliki peran penting dalam melakukan penegakan hukum dan pencegahan terhadap TPPO. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penegakan hukum represif terhadap pelaku TPPO terhadap PMI serta upaya preventif yang dilakukan oleh Penyidik Imigrasi Kelas II TPI Tarakan dalam penanggulangan TPPO. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis empiris dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dan wawancara dengan pihak Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum represif terhadap pelaku TPPO telah dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan TPPO dan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Namun, pelaksanaannya belum optimal karena masih sulit mengungkap jaringan pelaku secara menyeluruh dan peran imigrasi lebih banyak pada aspek pengawasan dan koordinasi. Upaya preventif dilakukan melalui pemeriksaan dokumen perjalanan, wawancara pemohon paspor, pengawasan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi, program Desa Binaan Imigrasi, sosialisasi kepada masyarakat, serta kerja sama dengan instansi terkait. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan pengawasan, banyaknya jalur ilegal di wilayah perbatasan, dan sulitnya mendeteksi calon PMI non-prosedural. Kesimpulannya, peran Penyidik Imigrasi Kelas II TPI Tarakan dalam penanggulangan TPPO telah berjalan melalui upaya represif dan preventif, namun masih perlu dioptimalkan. Disarankan adanya penguatan sinergi antarinstansi, peningkatan pengawasan keimigrasian, pemanfaatan teknologi, serta peningkatan edukasi masyarakat guna mencegah TPPO terhadap PMI.