2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kedelai merupakan salah satu produk hasil pertanian yang diolah menjadi tahu dan tempe untuk memberikan nilai tambah produk hasil pertanian. Pengolahan kedelai menjadi tahu dan tempe adalah salah satu pilihan usaha kecil menengah di Kota Tarakan. Adapun penelitian ini bertujuan: 1). mengetahui produk olahan kedelai yang dihasilkan di UKM Surya Maulana 2). mengetahui proses pengolahan kedelai di UKM Surya Maulana 3). mengetahui nilai tambah yang dihasilkan produk kedelai di UKM Surya Maulana 4). mengetahui perbandingan nilai tambah diversifikasi produk kedelai di UKM Surya Maulana. Analisis data yang dgunakan adalah perhitungan nilai tambah dengan metode hayami. Nilai tambah yang didapatkan pada produk tahu dalam satu hari produksi adalah sebesar Rp. 86.865,75 dengan rasio nilai tambah sebesar 91.92 persen dan tingkat keuntungan yang didapatkan sebesar 98,51 persen. Sedangkan nilai tambah yang didapatkan pada produk tempe dalam satu hari produksi sebesar Rp. 15.389 dengan rasio nilai tambah sebesar 64,12 persen dan tingkat keuntungan yang didapatkan sebesar 91,55 persen. Adapun perbandingan nilai tambah antara kedua produk olahan kedelai menunjukkan bahwa dengan jumlah bahan baku kedelai yang sama, produksi tahu memberikan nilai tambah yang lebih tinggi dibandingkan produksi tempe.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
SINTA NPM. 16..405010.05 PERLINDUNGAN HUKUM HAK CIPTA LAGU ATAU MUSIK ATAS PERBUATAN MELAWAN HUKUM MELALUI MEDIA INTERNET. Dibawah bimbingan dan arahan bapak Darwis Manurung, S.H.,M.Hum selaku pembimbing I dan ibu Zulvia Makka,S.H.,M.H selaku pembimbing II.
Lagu atau musik merupakan salah satu karya cipta yang dilindungi oleh undang-undang Nomor 28 tahun 2014 tentang hak cipta. Namun sering kali terjadi pelanggaran-pelanggaran terhadap karya cipta lagu atau musik yang merupakan hak milik dari seorang pencipta. Tidak ada kewajiban mendaftarkan setiap ciptaan, karena hak cipta tidak diperoleh berdasarkan pendaftaran namun hak cipta dimiliki penciptanya secara otomatis ketika ide itu selesai diekspresikan dalam bentuk suatu karya atau ciptaan yang berwujud.
Penelitian ini dilakukan dengan tipe penelitian yang bersifat yuridis normatif. yuridis normatif adalah Penelitian yuridis normatif adalah penelitian hukum kepustkaan yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau data sekunder. Pendekatan yang digunakan untuk menjawab isu hukum ini adalah Pendekatan Perundang-undangan (Statute approach), Pendekatan kasus (Case approach ), Pendekatan konseptual (conceptual approach).
Tipe penelitian ini yang dapat menjawab rumusan masalah yang pertama yaitu bentuk perlindungan hukum yang diberikan bagi pemegang hak cipta atau pencipta lagu atau musik atas perbuatan melawan hukum ada dua yaitu perlindung preventif dimana pemerintah berkerjasama dengan menteri telekomunikasi dan informasi untuk memberikan pencegahan sebelum terjadinya sengkete yaitu penutupan situs atau pembelokiran situs yang dianggap telah terjadinya perbuatan melawan hukum selama 14 hari sesuai dengan ketentuan Pasal 54 sampai dengan Pasal 56 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta. Rumusan kedua mekanisme penyelesaian sengketa perdata terhadap pelanggaran hak Cipta yaitu bagi pencipta, pemegang hak cipta atau hak terkait yang merasa dirugikan dapat mengajukan tuntutan ganti rugi di Pengadilan Niaga yang sesuai dengan Pasal 95 sampai dengan Pasal 108 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta.
Kata Kunci : Perlindungan Hukum, Hak Cipta Lagu, Media Internet.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Menurut data World Health Organization (WHO), kematian ibu setiap hari
830 ibu di dunia (Indonesia 38 ibu berdasarkan AKI 305) meninggal akibat
penyakit atau komplikasi terkait kehamilan dan persalinan. Sekitar 15% dari
kehamilan atau persalinan mengalami komplikasi 85% normal. Kira-kira 75%
kematian ibu disebabkan oleh perdarahan parah (sebagian besar perdarahan
pasca salin), infeksi (biasanya pasca salin), tekanan darah tinggi saat
kehamilan (preeclampsia/eklampsia), partus lama atau macet, aborsi yang
tidak aman (WHO, 2018).. Asuhan Kebidanan pada kehamilan mengacu pada standar pelayanan
minimal 10 T yang dilakukan sebanyak tiga kali kunjungan. Penatalaksanaan
asuhan persalinan menggunakan standar Asuhan Persalinan Normal (APN).
Lama persalinan Ny.B dimulai dari kala I yaitu 30 menit , Kala II selama 35
menit, Kala III selama 10 menit dan Kala IV berlangsung selama 2 jam.
Kunjungan Nifas (KF) dilakukan sebanyak 3 kali bersamaan dengan
kunjungan bayi (KN) yaitu pada 6 jam, 2 hari, 4 hari dan 13 hari. Persiapan
KB ibu telah diberikan motivasi untuk ber-KB dan telah dijelaskan macam- macam KB. Keuntungan dan keterbatasan KB, menyakinkan kembali tentang
KB yang digunakan dan ibu memustuskan untuk menggunakan KB suntik 3
bulan.
Pelaksanaan Asuhan Kebidanan komprehensif dimulai tanggal 05
november 2019 di Puskesmas Gunung Lingkas tarakan pada Ny.B sebagai
responden untuk pelaksanaan asuhan. Kunjungan awal dilakukan pada usia
kehamilan 36 minggu dan selanjutnya dilakukan kunjungan ulang sebanyak
dua kali setiap satu minggu sekali kunjungan ulang. Persalinan pada usia 38
minggu. Asuhan persalinan menggunakan 60 langkah APN. berdasarkan
hasil Asuhan Kebidanan Komprehensif yang telah dilakukan pada Ny.B
didapatkan bahwa masa kehamilan, persalinan dan masa nifas Ny.B berjalan
dengan normal tanpa ada faktor resiko atau komplikasi apapun dan bayi Ny.B
dalam kondisi baik, tidak ada infeksi dan cacat bawaan serta dengan
dilakukannya Asuhan tersebut diharapkan klien dapat menerapkan konseling
yang telah diberikan selama dilakukan asuhan kebidanan sehingga kondisi
ibu dan bayi tetap dapat mencegah terjadinya komplikasi hingga kematian.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
ASUHAN KEPERAWATAN PADA An. K DENGAN DIAGNOSA KEJANG
DEMAM SEDERHARANA DI RUANG ANGGREK B
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TARAKAN
Jasni, Sulidah, Nurman Hidaya
Abstrak
Kejang demam merupakan gangguan transien pada anak-anak yang terjadi bersamaan dengan demam. Keadaan ini merupakan salah satu gangguan neurologik yang paling sering dijumpai pada masa kanak-kanak dan menyerang sekitar 4% anak. Kejang demam yang tidak teratasi dapat menyebabkan kerusakan sel otak. Asuhan keperawatan yang komprehensif diperlukan untuk mencegah serangan kejang dan meminimalkan resiko komplikasi.
Kajian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran nyata tentang penerapan proses keperawatan pada anak yang dirawat dengan kejang demam sederhana. Kajian ini merupakan penelitian kualitatif tipe studi kasus dengan kasus tunggal pada An. K. Peneliti menggunakan pendekatan asuhan keperawatan yang mencakup lima langkah proses keperawatan. Hasil penelitian menemukan perbedaan tidak bermakna pada semua tahap proses asuhan. Prosedur diagnostik yang tidak lengkap merupakan kesenjangan utama pada tahap pengkajian. Didapatkan empat diagnosa keperawatan pada An. K yaitu hipertemi, resiko cedera, resiko defisit nutri, dan kurang pngetahuan. Intervensi keperawatan dan implementasi disesuaikan dengan kondisi klien dan ketersediaan sarana penunjang. Evaluasi akhir berdasarkan kriteria hasil menunjukkan tiga diagnosa keperawatan dapat teratasi dan satu diagnosa keperawatan tidak teratasi. Dapat disimpulkan bahwa perawat telah mampu melakukan asuhan keperawatan secara baik.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA An. K DENGAN DIAGNOSA KEJANG
DEMAM SEDERHARANA DI RUANG ANGGREK B
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TARAKAN
Jasni, Sulidah, Nurman Hidaya
Abstrak
Kejang demam merupakan gangguan transien pada anak-anak yang terjadi bersamaan dengan demam. Keadaan ini merupakan salah satu gangguan neurologik yang paling sering dijumpai pada masa kanak-kanak dan menyerang sekitar 4% anak. Kejang demam yang tidak teratasi dapat menyebabkan kerusakan sel otak. Asuhan keperawatan yang komprehensif diperlukan untuk mencegah serangan kejang dan meminimalkan resiko komplikasi.
Kajian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran nyata tentang penerapan proses keperawatan pada anak yang dirawat dengan kejang demam sederhana. Kajian ini merupakan penelitian kualitatif tipe studi kasus dengan kasus tunggal pada An. K. Peneliti menggunakan pendekatan asuhan keperawatan yang mencakup lima langkah proses keperawatan. Hasil penelitian menemukan perbedaan tidak bermakna pada semua tahap proses asuhan. Prosedur diagnostik yang tidak lengkap merupakan kesenjangan utama pada tahap pengkajian. Didapatkan empat diagnosa keperawatan pada An. K yaitu hipertemi, resiko cedera, resiko defisit nutri, dan kurang pngetahuan. Intervensi keperawatan dan implementasi disesuaikan dengan kondisi klien dan ketersediaan sarana penunjang. Evaluasi akhir berdasarkan kriteria hasil menunjukkan tiga diagnosa keperawatan dapat teratasi dan satu diagnosa keperawatan tidak teratasi. Dapat disimpulkan bahwa perawat telah mampu melakukan asuhan keperawatan secara baik.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Asuhan kebidanan komprehensif adalah asuhan yang diberikan secara berkesinambungan kepada ibu selama kehamilan, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir (BBL), neonatus dan keluarga berencana (KB). Peran bidan selain memberikan asuhan komprehensif juga harus meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam penanganan dan memberikan pelayanan kesehatan mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana.
Pelaksanaan Asuhan Kebidanan Komprehensif dimulai pada tanggal 28 Oktober 2019 di Puskesmas Karang Rejo Tarakan dengan Ny. N sebagai responden. Kunjungan Awal dilakukan pada saat klien memasuki usia kehamilan 34 minggu dan selanjutnya dilakukan kunjungan ulang sebanyak 2 kali kunjungan dan dilakukan setiap 1 minggu 1 kali kunjungan. Persalinan terjadi pada usia kehamilan 38 minggu, yang dilakukan sesuai dengan standar asuhan persalinan normal (APN). Asuhan kunjungan masa nifas dilakukan sebanyak 4 kali dan asuhan kunjungan neonatal sebanyak 3 kali. Penatalaksanaan asuhan masa nifas dan bayi baru lahir menyesuaikan kebutuhan selama masa nifas dan bayi baru lahir.
Selama melakukan asuhan kebidanan komprehensif tidak didapatkan masalah pada kehamilan kunjungan awal dan kunjungan ulang pertama dan kedua. Namun didapatkan masalah pada persalinan yaitu ketuban pecah dini (kpd). Hal tersebut dilakukan tindakan segera dengan merujuk pasien ke rumah sakit agar tidak menimbulkan masalah dan komplikasi selama proses persalinan. Pada kunjungan nifas dan bayi tidak ditemukan adanya m asalah, ibu dan bayi dalam keadaan baik, asuhan yang diberikan sesuai standar yang telah ditetapkan.
Berdasarkan asuhan yang diberikan, masalah yang terjadi pada persalinan tidak menyebabkan komplikasi selama proses persalinan. Ibu dan bayi dalam kondisi normal dan asuhan yang diberikan sesuai dengan teori. Asuhan kebidanan komprehensif telah di dokumentasikan dalam bentuk SOAP.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
KEMAMPUAN MENULIS PUISI MELALUI MEDIA PROYEKSI DENGAN TEKNIK KHAYALAN VISUAL PADA SISWA KELAS VIII-2 SMP NEGERI 11 TARAKAN
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai kemampuan menulis puisi siswa kelas VIII-2 SMPN 11 Tarakan dengan menggunakan media proyeksi dengan teknik khyalan visual. Penelitian ini merupakan penelitian kelas (PK). Jenis penelitian ini bersifat penelitian kuantitatif, dengan menggunakan data berupa angka dan pencapaian kemampuan siswa dalam menulis puisi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-2 SMPN 11 Tarakan, yang berjumlah 26 siswa terdiri dari 16 laki-laki dan 10 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, metode tes dan dokumentasi. Berdasarkan analisis data bahwa pencapaian kemampuan menulis puisi siswa kelas VIII-2 SMPN 11 Tarakan dapat disimpulkan dengan hasil rata-rata kelas adalah 84 dengan kriteria sangat baik dengan bobot A (80-100). Setelah dilakukan analisis pada nilai ketuntasan siswa, terdapat 20 siswa yang tuntas dengan persentase 78% mencapai nilai KKM. Sedangkan 6 siswa belum tuntas dengan persentase 23% tidak mencapai KKM. Selain itu penelitian dengan menggunakan media proyeksi dapat dinyatakan berhasil dengan melihat pencapaian siswa pada setiap aspek yang nilai, siswa mampu berperan aktif dengan adanya media yang digunakan kemudian, dapat dilihat dari nilai perolehan kemampuan siswa dalam menuliskan puisi pada setiap aspek, untuk aspek tema dengan nilai 93 persentase 46,3%, untuk aspek diksi dengan nilai 78 persentase 38,8%, untuk aspek struktur bait dengan nilai 83 persentase 41,3%, untuk aspek bahasa kias dengan nilai 83 persentase 41,3%, untuk aspek citraan/imaji dengan nilai 88 persentase 43,8%, untuk aspek versifikasi dengan nilai 83 persentase 41,7%, dan untuk aspek amanat dengan nilai 82 persentase 40,8%. Dengan menggunakan media proyeksi siswa kelas VIII-2 lebih aktif dan lebih antusias selama proses pembelajaran berlangsung. Setiap siswa lebih mempusatkan perhatiannya pada video wisata alam yang di putarkan menggunakan media proyeksi (proyektor).
Kata Kunci: Kemampuan, Media Proyeksi, Menulis Puisi
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. R DENGAN DIAGNOSA GAGAL GINJAL KRONIK DI RUANG ANGGREK A RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TARAKAN
ABSTRAK
Gagal ginjal kronik merupakan suatu penurunan fungsi ginjal yang cukup berat dan irreversible, umumnya tidak pulih, dimana tubuh tidak mampu memelihara metabolisme dan gagal memelihara keseimbangan cairan dan elektrolit yang menjadikan menurunya volume vaskuler dan gangguan reabsornsi. Berdasarkan hasil dari system review metaanalysis yang dilakukan didapatkan prevalensi di dunia gagal ginjal kronik sebesar 13,4% (Hill et al,2016). Dan di Indonesia menurut Riskesdas (2018) terdapat 0,38% penderita terdiagnosa Gagal ginjal kronik dan terjadi peningkatan dari tahun sebelumnya. Tujuan penulisan adalah melakukan proses keperawatan, membandingkan antar terori dan kasus, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghaambat, melaksanakan pemecahan masalah. Penyusuna laporan tugas akhir ini penulis menggunakan studi kasus. Subjek penelitian adalah Tn. R dengan gagal ginjal kronik di Ruang Anggrek A RSUD Tarakan Provinsi Kalimantan Utara. Hasil yang didapatkan terdapat lima masalah keperawatan yang ditegakkan pada Tn. R, pola nafas tidak efektif, hipervolemi, resiko perfusi perifer tidak efektif,nyeri akut, intoleransi aktivitas, ansietas, dan defisit pengetahuan. Dari hasil analisis didapatkan kesenjagan antara teori dan kasus pada Tn.R yaitu dari pengkajian pada aktivitas, sirkulasi, eliminasi, makanan/cairan, nyeri/kenyamanan, intergritas ego, neurosensori, keamanan, pernapasan. Pada diagnosa dikasus yaitu defisit nutrisi,gangguan intergritas, gangguan pertukaran gas. Intervensi harus disesuaikan dengan kondisi dan sarana prasarana. Evaluasi hasil yang didapatkan dari lima diagnosa keperawatan dua yang tidak teratasi dan tiga yang teratasi.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. B DENGAN DIAGNOSA MEDIK DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RUANG DAHLIA B RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TARAKAN
ABSTRAK
Diabetes mellitus (DM) adalah penyakit gangguan metabolik yang terjadi akibat pankreas tidak memproduksi cukup insulin atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksinya secara efektif sehingga mengakibatkan terjadinya peningkatan konsentrasi glukosa dalam darah, yang dikenal dengan istilah hiperglikemi, pada tahun 2013 menjadi 1,5% pada tahun 2018 dengan proporsi DM 6,3 %, Toleransi glukosa terganggu 29,9 % dan gula darah puasa terganggu 36,6 % dari jumlah penduduk yang berusia lebih dari 15 tahun. Penulis menggunakan metode desain penelitian studi kasus dengan pendekatan pemecahan masalah menggunakan proses keperawatan dimulai dari tahap pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi dan evaluasi. Subjek penelitian adalah Ny. B dengan DM Tipe 2 di Ruang Perawatan Dahlia RSUD Tarakan Provinsi Kalimantan Utara dari tanggal 25-27 Februari 2020. Hasil analisa didapatkan tujuh diagnosis keperawatan yang dapat ditegakkan pada Ny. B, ketidakseimbangan kadar glukosa darah, ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh, nyeri akut, gangguan pola tidur, kerusakan integritas jaringan, intoleransi aktifitas..
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Skizofrenia merupakan gangguan jiwa psikotik paling lazim dengan ciri hilangnya perasaan afektif atau respons emosional dan menarik diri dari hubungan antar pribadi normal. Sering kali diikuti dengan delusi (keyakinan yang salah) dan halusinasi (persepsi tanpa ada rangsang pancaindra). Tujuan penulis mendapatkan gambaran dan pengalaman nyata tentang penerapan asuhan keperawatan pada Tn. S. Metode penulisan: deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan, pada Tn. “S”. Hasil pengkajian klien terdapat 5 masalah keperawatan yaitu: isolasi sosial: menarik diri, gangguankonsep diri: harga diri rendah, defisit perawatan diri: mandi dan berpakaian, risiko gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran, dan defisit pengetahuan, dan 4 yang menjadi diagnosa prioritas yaitu: isolasi sosial: menarik diri, gangguan konsep diri: harga diri rendah, defisit perawatan diri: mandi dan berpakaian, risiko gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran. Kesimpulan: penulis menemukan 2 kesenjangan yang ada pada teori tapi tidak ada pada kasus, dan pada saat pelaksanaan ada satu diagnosa yang intervensinya belum teratasi yaitu isolasi sosial: menarik diri. Proses asuhan keperawatan klien membutuhkan stimulus dari perawat, untuk melakukan tindakan yang dianjurkan karena klien mampu melakukan dengan benar tetapi klien belum mampu melakukan secara mandiri, intervensi didelegasikan pada perawat ruangan. Diharapkan perawat mampu melanjutkan intervensi sesuai dengan yang diharapkan perawat agar indikator dapat teratasi.