2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan respon peserta didik terhadap Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik (E-LKPD) Berbasis Potensi Lokal pada materi ekosistem. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek uji coba dalam penelitian ini yaitu siswa kelas X MIA 1 SMAN 2 Tarakan yang berjumlah 33 siswa. Kelayakan E-LKPD dinilai berdasarkan hasil rata-rata penilaian ahli materi, ahli media, dan praktisi guru dengan presentase kelayakan sebesar 90,3% termasuk dalam kategori sangat layak. Respon peserta didik diperoleh dari rata-rata penilaian respon peserta didik dalam uji skala besar dengan presentase 89,75% termasuk dalam kategori sangat menarik. Berdasarkan hasil tersebut lembar kerja peserta didik elektronik (E-LKPD) materi ekosistem berbasis potensi lokal layak untuk digunakan dalam pembelajaran.
2022 · Thesis ·
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan respon peserta didik terhadap Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik (E-LKPD) Berbasis Potensi Lokal pada materi ekosistem. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek uji coba dalam penelitian ini yaitu siswa kelas X MIA 1 SMAN 2 Tarakan yang berjumlah 33 siswa. Kelayakan E-LKPD dinilai berdasarkan hasil rata-rata penilaian ahli materi, ahli media, dan praktisi guru dengan presentase kelayakan sebesar 90,3% termasuk dalam kategori sangat layak. Respon peserta didik diperoleh dari rata-rata penilaian respon peserta didik dalam uji skala besar dengan presentase 89,75% termasuk dalam kategori sangat menarik. Berdasarkan hasil tersebut lembar kerja peserta didik elektronik (E-LKPD) materi ekosistem berbasis potensi lokal layak untuk digunakan dalam pembelajaran.
2019 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI TAMBAK UDANG WINDU SISTEM TRADISIONAL DI KALIMANTAN UTARA Muhammad Rivaldi Jafar Sidik Salim, S.E., M.Si Budidaya udang windu sistem tradisional di Kalimantan Utara ini sangat dibutuhkan untuk mendorong ekspor dari sektor bagian perikanan dan dapat meningkatkan pertumbuhan perekonomian sehingga dapat mempenggaruhi pembangunan di Daerah Kalimantan Utara. Hasil dari budidaya udang windu dalam sistem tradisional ini juga dapat menyediakan permintaan udang windu yang sangat tinggi yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat lokal sehingga produksi budidaya udang windu dalam sistem tradisional ini harus ditingkatkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jumlah bibit, luas lahan, jumlah tenaga kerja, pemupukan lahan, pemberian pestisida, dan pemeliharaan terhadap produksi budidaya udang windu sistem tradisional yang ada di Kabupaten Bulungan dan Kabupaten Tana Tidung. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Data diolah menggunakan Eviews9 dan responden sebanyak 52 responden sebagai sampel dengan menggunakan metode random sampling dari 110 populasi. Hasil dari penelitian ini bahwa secara parsial (uji t), bahwa jumlah bibit, luas lahan, pemberian pestisida, dan pemeliharaan berpengaruh nyata terhadap produksi, sedangkan jumlah tenaga kerja, dan pemupukan lahan tidak berpengaruh secara nyata. Secara serempak (uji f), bahwa jumlah bibit, luas lahan, jumlah tenaga kerja, pemupukan lahan, pemberian pestisida, dan pemeliharaan berpengaruh nyata terhadap produksi budidaya udang windu sistem tradisional ini. Persamaan regresi LnY = -7,629541 + 0,681558 (X1) + 0,729861 (X2) + 0,212685 (X3) + 0,055199 (X4) + 0,264375 (X5) + 0,390764 (X6) + e, dan R2 sebesar 0,755886 hal ini menunjukan bahwa sebesar 75% variabel terikat (produksi) dapat dijelaskan oleh variabel bebas (jumlah bibit, luas lahan, jumlah tenaga kerja, pemupukan lahan, pemberian pestisida, dan pemeliharaan). Sedangkan sisanya 25% dipengaruhi oleh variabel bebas lainnya yang belum dimasukan ke dalam model.