ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PEDAGANG KULINER TEPIAN KAYAN KABUPATEN BULUNGAN Fajar Maulana Akbar Ahmad Rizani, S.E., M.Ec. Dev Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh dari modal usaha, lama usaha, dan jumlah tenaga kerja terhadap pendapatan pedagang kuliner tepian kayan Kabupaten Bulungan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai dari persamaan model untuk Koefisien β1 adalah sebesar 0,472805 menunjukkan bahwa setiap penambahan modal usaha (X1) sebesar satu satuan maka akan meningkatkan pendapatan pedagang kuliner tepian kayan sebesar 0.472805 per bulan dengan asumsi variabel lain (lama usaha dan jumlah tenaga kerja) tetap atau konstan, koefisien β2 sebesar 0,262076 menunjukkan bahwa setiap penambahan lama usaha (X2) sebesar satu satuan maka akan meningkatkan pendapatan pedagang kuliner tepian kayan sebesar 0,262076 per bulan dengan asumsi variabel lain (modal usaha dan jumlah tenaga kerja) tetap atau konstan, dan koefisien β3 sebesar 0,203460 menunjukkan bahwa setiap penambahan jumlah tenaga kerja (X3) sebesar satu orang maka pendapatan pedagang kuliner tepian kayan akan mengalami penurunan sebesar 0,203460 per bulan dengan asumsi variabel lain (modal usaha dan lama usaha) tetap atau konstan. Adapun nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,720209 atau 72,02% hal ini menunjukkan bahwa variabel modal usaha, lama usaha, dan jumlah tenaga kerja menjelaskan variabel pendapatan sebesar 72,02% sedangkan sisanya 27,98% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak ada dalam model regresi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI TAMBAK UDANG WINDU SISTEM TRADISIONAL DI KALIMANTAN UTARA Muhammad Rivaldi Jafar Sidik Salim, S.E., M.Si Budidaya udang windu sistem tradisional di Kalimantan Utara ini sangat dibutuhkan untuk mendorong ekspor dari sektor bagian perikanan dan dapat meningkatkan pertumbuhan perekonomian sehingga dapat mempenggaruhi pembangunan di Daerah Kalimantan Utara. Hasil dari budidaya udang windu dalam sistem tradisional ini juga dapat menyediakan permintaan udang windu yang sangat tinggi yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat lokal sehingga produksi budidaya udang windu dalam sistem tradisional ini harus ditingkatkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jumlah bibit, luas lahan, jumlah tenaga kerja, pemupukan lahan, pemberian pestisida, dan pemeliharaan terhadap produksi budidaya udang windu sistem tradisional yang ada di Kabupaten Bulungan dan Kabupaten Tana Tidung. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Data diolah menggunakan Eviews9 dan responden sebanyak 52 responden sebagai sampel dengan menggunakan metode random sampling dari 110 populasi. Hasil dari penelitian ini bahwa secara parsial (uji t), bahwa jumlah bibit, luas lahan, pemberian pestisida, dan pemeliharaan berpengaruh nyata terhadap produksi, sedangkan jumlah tenaga kerja, dan pemupukan lahan tidak berpengaruh secara nyata. Secara serempak (uji f), bahwa jumlah bibit, luas lahan, jumlah tenaga kerja, pemupukan lahan, pemberian pestisida, dan pemeliharaan berpengaruh nyata terhadap produksi budidaya udang windu sistem tradisional ini. Persamaan regresi LnY = -7,629541 + 0,681558 (X1) + 0,729861 (X2) + 0,212685 (X3) + 0,055199 (X4) + 0,264375 (X5) + 0,390764 (X6) + e, dan R2 sebesar 0,755886 hal ini menunjukan bahwa sebesar 75% variabel terikat (produksi) dapat dijelaskan oleh variabel bebas (jumlah bibit, luas lahan, jumlah tenaga kerja, pemupukan lahan, pemberian pestisida, dan pemeliharaan). Sedangkan sisanya 25% dipengaruhi oleh variabel bebas lainnya yang belum dimasukan ke dalam model.