Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

CILLINA

4 karya publik ditemukan.

2025: 22024: 2

ASUHAN KEBIDANAN PADA REMAJA PUTRI DENGAN PEMBERIAN KOMPRES HANGAT ELEKTRIK UNTUK MENGURANGI DISMENORE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LONG LOREH

2025 · Book ·

Dismenore primer merupakan keluhan yang umum terjadi pada remaja perempuan, ditandai dengan nyeri perut bagian bawah saat menstruasi tanpa adanya kelainan organik. Nyeri ini dapat mengganggu aktivitas harian dan kualitas hidup remaja. Penanganan yang tepat diperlukan untuk mengurangi intensitas nyeri dan meningkatkan kenyamanan selama menstruasi. Salah satu intervensi non-farmakologis yang efektif adalah penggunaan kompres hangat elektrik. Studi kasus ini bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan melalui penerapan kompres hangat elektrik untuk mengurangi dismenore pada remaja. Jenis asuhan yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada remaja usia 17 tahun yang mengalami dismenore. Intervensi dilakukan dengan memberikan kompres hangat elektrik bersuhu 45°C selama 20 menit, dua kali sehari selama dua hari pertama menstruasi. Hasil menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri secara bertahap dari skala nyeri 7 menjadi 0 setelah intervensi. Penerapan kompres hangat elektrik terbukti efektif sebagai alternatif intervensi non-farmakologis dalam mengurangi dismenore primer dan dapat diterapkan secara mandiri di rumah pasien dengan edukasi dan pengawasan yang tepat.

ASUHAN KEBIDANAN PADA REMAJA PUTRI DENGAN PEMBERIAN KOMPRES HANGAT ELEKTRIK UNTUK MENGURANGI DISMENORE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LONG LOREH

2025 · Thesis ·

Dismenore primer merupakan keluhan yang umum terjadi pada remaja perempuan, ditandai dengan nyeri perut bagian bawah saat menstruasi tanpa adanya kelainan organik. Nyeri ini dapat mengganggu aktivitas harian dan kualitas hidup remaja. Penanganan yang tepat diperlukan untuk mengurangi intensitas nyeri dan meningkatkan kenyamanan selama menstruasi. Salah satu intervensi non-farmakologis yang efektif adalah penggunaan kompres hangat elektrik. Studi kasus ini bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan melalui penerapan kompres hangat elektrik untuk mengurangi dismenore pada remaja. Jenis asuhan yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada remaja usia 17 tahun yang mengalami dismenore. Intervensi dilakukan dengan memberikan kompres hangat elektrik bersuhu 45°C selama 20 menit, dua kali sehari selama dua hari pertama menstruasi. Hasil menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri secara bertahap dari skala nyeri 7 menjadi 0 setelah intervensi. Penerapan kompres hangat elektrik terbukti efektif sebagai alternatif intervensi non-farmakologis dalam mengurangi dismenore primer dan dapat diterapkan secara mandiri di rumah pasien dengan edukasi dan pengawasan yang tepat.

HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KEIKUTSERTAAN IBU PADA KELAS IBU BALITA DI PUSKESMAS LONG LOREH KABUPATEN MALINAU

2024 · Book ·

Salah satu upaya yang dilakukan dalam menurunkan angka kematian bayi dan balita yaitu dengan meningkatkan program kesehatan anak, salah satunya adalah mengadakan kelas ibu balita. Kegiatan kelas ibu balita adalah media untuk belajar dalam kelompok tatap muka tentang kesehatan ibu dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu tentang perawatan pada anak usia 0-5 tahun dan perawatan bayi baru lahir melalui praktik menggunakan buku KIA (Maternal and Child) Kesehatan). Di Puskesmas Long Loreh masih kurangnya partisipasi ibu dalam kegiatan kelas ibu balita sehingga kelas menjadi kurang efektif. Selama ini tingkat kehadiran ibu balita pada saat penyelenggaraan kelas hanya sekitar 7 orang (50% ) yang hadir dari total ideal jumlah peserta yaitu 15 peserta. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan keikutsertaan ibu pada kelas ibu balita. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Long Loreh, dengan metode penelitian bersifat kuantitatif. Jenis penelitian deskriptif analitik dengan design cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai anak usia 0-5 tahun di wilayah kerja Puskesmas Long Loreh sejumlah 86 ibu. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan random sampling. Sehingga didapatkan responden sebanyak 46 ibu. Responden diberikan kuesioner untuk menilai tingkat pengetahuan ibu tentang kelas ibu balita, analisis bivariat menggunakan chis square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pengetahuan ibu tentang kelas ibu balita dengan keikutsertaan ibu dalam kelas ibu balita dengan menilai P-Value 0,0010,05. Penelitian ini diharapkan memberi kontribusi terhadap petugas kesehatan khususnya puskesmas hendaknya melakukan sosialisasi kepada masyarakat khususnya ibu balita agar mengikuti kelas ibu balita untuk meningkatkan pengetahuan ibu dalam merawat dan mengasuh anaknya.

HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KEIKUTSERTAAN IBU PADA KELAS IBU BALITA DI PUSKESMAS LONG LOREH KABUPATEN MALINAU

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Salah satu upaya yang dilakukan dalam menurunkan angka kematian bayi dan balita yaitu dengan meningkatkan program kesehatan anak, salah satunya adalah mengadakan kelas ibu balita. Kegiatan kelas ibu balita adalah media untuk belajar dalam kelompok tatap muka tentang kesehatan ibu dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu tentang perawatan pada anak usia 0-5 tahun dan perawatan bayi baru lahir melalui praktik menggunakan buku KIA (Maternal and Child) Kesehatan). Di Puskesmas Long Loreh masih kurangnya partisipasi ibu dalam kegiatan kelas ibu balita sehingga kelas menjadi kurang efektif. Selama ini tingkat kehadiran ibu balita pada saat penyelenggaraan kelas hanya sekitar 7 orang (50% ) yang hadir dari total ideal jumlah peserta yaitu 15 peserta. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan keikutsertaan ibu pada kelas ibu balita. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Long Loreh, dengan metode penelitian bersifat kuantitatif. Jenis penelitian deskriptif analitik dengan design cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai anak usia 0-5 tahun di wilayah kerja Puskesmas Long Loreh sejumlah 86 ibu. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan random sampling. Sehingga didapatkan responden sebanyak 46 ibu. Responden diberikan kuesioner untuk menilai tingkat pengetahuan ibu tentang kelas ibu balita, analisis bivariat menggunakan chis square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pengetahuan ibu tentang kelas ibu balita dengan keikutsertaan ibu dalam kelas ibu balita dengan menilai P-Value 0,0010,05. Penelitian ini diharapkan memberi kontribusi terhadap petugas kesehatan khususnya puskesmas hendaknya melakukan sosialisasi kepada masyarakat khususnya ibu balita agar mengikuti kelas ibu balita untuk meningkatkan pengetahuan ibu dalam merawat dan mengasuh anaknya.