Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

ASTIKA

7 karya publik ditemukan.

2024: 22023: 22022: 22020: 1

PENGARUH PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI, SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL DAN KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KAULITAS LAPORAN KEUANGAN (STUDI KASUS PADA BPBD KOTA TARAKAN)

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010, laporan keuangan adalah laporan terstruktur tentang laporan posisi keuangan serta transaksi dilakukan untuk entitas pelaporan. Faktar-faktor penunjang yang dapat meningkatkan kualitas laporan keuangan yakni dengan adanya pengaruh sistem informasi akuntansi, sistem pengendalian internal dan kompetensi sumber daya manusia. Penelitian ini tujuan untuk mengetahui pengaruh sistem informasi akuntansi,sistem pengendalian internal dan kompetensi sumber daya manusia terhadap kualitas laporan keuangan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang menjelaskan hubungan kasual serta pengaruh antara faktor-faktor dengan pengujian hipotesis. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel pada penelitian ini adalah Teknik Sampling Jenuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pengaruh sistem informasi akuntansi berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan pada BPBD Kota Tarakan. (2) Sistem pengendalian internal berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan pada BPBD Kota Tarakan. (3) kompetensi sumber daya manusia tidak berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan pada BPBD Kota Tarakan (4) Sistem informasi akuntansi,sistem pengendalian internal dan kompetensi sumber daya manusia secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan pada BPBD Kota Tarakan.

PENGARUH PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI, SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL DAN KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN (STUDI KASUS PADA BPBD KOTA TARAKAN)

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010, laporan keuangan adalah laporan terstruktur tentang laporan posisi keuangan serta transaksi dilakukan untuk entitas pelaporan. Faktar-faktor penunjang yang dapat meningkatkan kualitas laporan keuangan yakni dengan adanya pengaruh sistem informasi akuntansi, sistem pengendalian internal dan kompetensi sumber daya manusia. Penelitian ini tujuan untuk mengetahui pengaruh sistem informasi akuntansi,sistem pengendalian internal dan kompetensi sumber daya manusia terhadap kualitas laporan keuangan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang menjelaskan hubungan kasual serta pengaruh antara faktor-faktor dengan pengujian hipotesis. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel pada penelitian ini adalah Teknik Sampling Jenuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pengaruh sistem informasi akuntansi berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan pada BPBD Kota Tarakan. (2) Sistem pengendalian internal berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan pada BPBD Kota Tarakan. (3) kompetensi sumber daya manusia tidak berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan pada BPBD Kota Tarakan (4) Sistem informasi akuntansi,sistem pengendalian internal dan kompetensi sumber daya manusia secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan pada BPBD Kota Tarakan.

KEANEKARAGAMAN JAMUR MAKROSKOPIS DI HUTAN WISATA AIR PANAS SEMOLON DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI SISWA SMA/MA DI KECAMATAN MENTARANG KABUPATEN MALINAU

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Jamur makroskopis adalah organisme eukariota (sel-selnya mempunyai inti sejati) yang dimasukkan ke dalam golongan kelompok cendawan sejati. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis indeks keanekaragaman jamur makroskopis yang di temukan di kawasan Hutan Wisata Air Panas Semolon Kecamatan Mentarang Kabupaten Malinau dan mengidentifikasi potensi implementasi hasil penelitian ini pada proses pembelajaran Biologi kelas X SMA/MA. Penelitian dilakuakan di Hutan Wisata Air Panas Semolon Kecamatan Mentarang Kabupaten Malinau. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif eksploratif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu Indeks keanekaragaman jenis jamur makroskopis di Hutan Wisata Air Panas Semolon untuk stasiun 1 dan stasiun 3 tergolong sedang dengan nilai indeks keanekaragaaman untuk stasiun 1 yaitu 3 dan indeks keanekaragaman untuk stasiun 3 adalah 2.6. Sedangkan untuk Stasiun 2 tergolong rendah dengan indeks keanekaragaman 0.4, serta jenis jamur makroskopis yang diperolah di hutan wisata air panas semolon, ditemukan sebanyak 22 famili pada famili Pleurotaceae terdapat 2 spesies, famili Polyporaceae ditemukan 4 spesies, dan famili Marasmiaceae 5 spesies, sedangkan famili yang lain masing-masing hanya terdapat 1 spesies. Untuk pemanfaatan hasil penelitian jamur makroskopis di hutan wisata air panas semolon dapat digunakan sebagai sumber belajar siswa kelas X SMA/MA pada materi jamur ciri, dan karakteristik jamur dan perananya dalam kehidupan.

KEANEKARAGAMAN JAMUR MAKROSKOPIS DI HUTAN WISATA AIR PANAS SEMOLON DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI SISWA SMA/MA DI KECAMATAN MENTARANG KABUPATEN MALINAU

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jamur makroskopis adalah organisme eukariota (sel-selnya mempunyai inti sejati) yang dimasukkan ke dalam golongan kelompok cendawan sejati. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis indeks keanekaragaman jamur makroskopis yang di temukan di kawasan Hutan Wisata Air Panas Semolon Kecamatan Mentarang Kabupaten Malinau dan mengidentifikasi potensi implementasi hasil penelitian ini pada proses pembelajaran Biologi kelas X SMA/MA. Penelitian dilakuakan di Hutan Wisata Air Panas Semolon Kecamatan Mentarang Kabupaten Malinau. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif eksploratif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu Indeks keanekaragaman jenis jamur makroskopis di Hutan Wisata Air Panas Semolon untuk stasiun 1 dan stasiun 3 tergolong sedang dengan nilai indeks keanekaragaaman untuk stasiun 1 yaitu 3 dan indeks keanekaragaman untuk stasiun 3 adalah 2.6. Sedangkan untuk Stasiun 2 tergolong rendah dengan indeks keanekaragaman 0.4, serta jenis jamur makroskopis yang diperolah di hutan wisata air panas semolon, ditemukan sebanyak 22 famili pada famili Pleurotaceae terdapat 2 spesies, famili Polyporaceae ditemukan 4 spesies, dan famili Marasmiaceae 5 spesies, sedangkan famili yang lain masing-masing hanya terdapat 1 spesies. Untuk pemanfaatan hasil penelitian jamur makroskopis di hutan wisata air panas semolon dapat digunakan sebagai sumber belajar siswa kelas X SMA/MA pada materi jamur ciri, dan karakteristik jamur dan perananya dalam kehidupan.

Analisis keberlanjutan usaha peternakan ayam ras pedaging pola kemitraan di Kecamatan Tarakan Timur

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ANALISIS KEBERLANJUTAN USAHA PETERNAKAN AYAM RAS PEDAGING POLA KEMITRAAN DI KECAMATAN TARAKAN TIMUR Abstrak Peternakan menjadi salah satu bidang usaha yang memiliki peluang yang sangat besar untuk dikembangkan karena memiliki nilai strategis dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang terus mengalami meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status keberlanjutan usaha peternakan ayam ras pedaging pola kemitraan ditinjau berdasarkan dimensi ekologi, ekonomi, sosial, teknologi dan kelembagaan di Kecamatan Tarakan Timur serta untuk mengetahui atribut apa saja yang sensitif mempengaruhi keberlanjutan usaha peternakan ayam ras pedaging pola kemitraan di Kecamatan Tarakan Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu modifikasi dari Rapfish melalui pendekatan MultiDimensional Scalling (MDS). Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Tarakan Timur. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Metode penentuan sampel menggunakan kuota sampling dengan kriteria tertentu, dengan jumlah responden 5 peternak. Hasil analisis menunjukkan bahwa: Pertama, nilai indeks keberlanjutan usaha peternakan ayam ras pedaging pola kemitraan di Kecamatan Tarakan Timur sebesar 64,72 termasuk dalam kategori cukup berkelanjutan. Dimensi ekologi 52,54 (cukup berkelanjutan), dimensi ekonomi 64,13 (cukup berkelanjutan), dimensi sosial 62,05 (cukup berkelanjutan), dimensi teknologi 78,90 (berkelanjutan) dan dimensi kelembagaan 24,13 (kurang berkelanjutan). Kedua, analisis laverage menunjukkan bahwa terdapat 10 atribut yang sensitive dari keseluruhan dimensi.

Analisis keberlanjutan usaha peternakan ayam ras pedaging pola kemitraan di Kecamatan Tarakan Timur

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS KEBERLANJUTAN USAHA PETERNAKAN AYAM RAS PEDAGING POLA KEMITRAAN DI KECAMATAN TARAKAN TIMUR Abstrak Peternakan menjadi salah satu bidang usaha yang memiliki peluang yang sangat besar untuk dikembangkan karena memiliki nilai strategis dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang terus mengalami meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status keberlanjutan usaha peternakan ayam ras pedaging pola kemitraan ditinjau berdasarkan dimensi ekologi, ekonomi, sosial, teknologi dan kelembagaan di Kecamatan Tarakan Timur serta untuk mengetahui atribut apa saja yang sensitif mempengaruhi keberlanjutan usaha peternakan ayam ras pedaging pola kemitraan di Kecamatan Tarakan Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu modifikasi dari Rapfish melalui pendekatan MultiDimensional Scalling (MDS). Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Tarakan Timur. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Metode penentuan sampel menggunakan kuota sampling dengan kriteria tertentu, dengan jumlah responden 5 peternak. Hasil analisis menunjukkan bahwa: Pertama, nilai indeks keberlanjutan usaha peternakan ayam ras pedaging pola kemitraan di Kecamatan Tarakan Timur sebesar 64,72 termasuk dalam kategori cukup berkelanjutan. Dimensi ekologi 52,54 (cukup berkelanjutan), dimensi ekonomi 64,13 (cukup berkelanjutan), dimensi sosial 62,05 (cukup berkelanjutan), dimensi teknologi 78,90 (berkelanjutan) dan dimensi kelembagaan 24,13 (kurang berkelanjutan). Kedua, analisis laverage menunjukkan bahwa terdapat 10 atribut yang sensitive dari keseluruhan dimensi.

Pengaruh Penempatan Kerja dan Pengalaman Kerja Terhadap Kinerja Pegawai PT.PLN (Persero) Tarakan

2020 · Thesis ·

ABSTRAK PENGARUH PENEMPATAN KERJA DAN PENGALAMAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. PLN (PERSERO) TARAKAN Yuniar Wahyu Astika Widyastuti Cahyaningrum, S.E., M.SM Erick Karunia,S.E.,M.M Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penempatan Kerja dan Pengalaman Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada PT. PLN (Persero) Tarakan. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik nonprobability sampling dengan sampling jenuh. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey dengan instrument pernyataan dan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner (angket). Adapun sampel dalam penelitian ini adalah pegawai yang berjumlah 66 responden. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 22.0. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel penempatan kerja dan pengalaman kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai. Kata Kunci: Penempatan Kerja, Pengalaman Kerja, Kinerja.